Persoona.id – Kabupaten Karawang kembali memperkokoh posisinya sebagai pusat industri nasional dengan meresmikan pabrik PT Changsu Indonesia di Kawasan Industri Surya Cipta, Kamis (15/1/2026). Perusahaan manufaktur ini hadir dengan teknologi tinggi di bidang produksi biji plastik berkualitas, termasuk kemasan makanan (food grade) hingga komponen baterai kendaraan listrik.

Kehadiran PT Changsu Indonesia menjadi sinyal positif bagi iklim investasi di Jawa Barat. Pemerintah Kabupaten Karawang di bawah kepemimpinan Bupati H. Aep Syaepuloh terus berkomitmen memberikan kemudahan bagi investor yang taat regulasi sembari memastikan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Prioritas Tenaga Kerja Lokal Karawang
Salah satu poin penting dalam peresmian ini adalah kontribusi nyata perusahaan terhadap pengurangan angka pengangguran di daerah. Saat ini, tercatat sekitar 40 persen karyawan PT Changsu Indonesia adalah putra daerah ber-KTP Karawang.

Bupati Aep Syaepuloh menegaskan bahwa industri harus menjadi motor penggerak kesejahteraan warga lokal.

“Kami tidak hanya menyambut kehadiran industri, tetapi juga memastikan bahwa manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Inovasi Produk: Dari Kemasan Makanan hingga Baterai EV
PT Changsu Indonesia tidak hanya membawa modal besar, tetapi juga teknologi mutakhir. Produk yang dihasilkan memiliki aplikasi luas, di antaranya:

Kemasan Makanan (Food Grade): Menggunakan standar keamanan tinggi untuk industri pangan.

Lapisan Film Baterai Kendaraan Listrik (EV): Mendukung ekosistem transportasi hijau yang sedang digalakkan pemerintah.

Teknologi Berkelanjutan: Pemanfaatan sistem manajemen terintegrasi untuk menjamin operasional yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Karawang Sebagai Destinasi Utama Investasi Nasional
Dengan luas kawasan industri yang mencapai 5.000 hektar, masuknya PT Changsu Indonesia membuktikan bahwa Karawang masih menjadi magnet utama bagi sektor padat karya dan padat modal. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI untuk menjadikan daerah sebagai pilar pertumbuhan ekonomi melalui hilirisasi industri.

Bupati Aep berharap, PT Changsu Indonesia dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem industri yang sehat, inovatif, dan memberikan nilai tambah bagi ekonomi nasional dari Karawang./fk-kim

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen serius dalam membenahi estetika kota sekaligus meningkatkan faktor keselamatan warga. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyatakan kesiapan jajarannya untuk segera melakukan perapihan dan penertiban jaringan kabel utilitas udara yang kian semrawut.

Komitmen ini ditegaskan saat Bupati Aep melakukan kunjungan kerja dan studi tiru ke Pemerintah Kota Bogor pada Senin (12/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas PUPR, Kepala Diskominfo, dan Kepala Bapperida Karawang untuk melihat langsung sistem penataan kabel bawah tanah yang telah sukses diterapkan di Kota Hujan.

Antisipasi Bahaya dan Gangguan Estetika
Bupati Aep Syaepuloh menilai kondisi kabel udara di berbagai sudut Kabupaten Karawang saat ini sudah sangat tidak teratur. Selain merusak pemandangan kota (estetika), jaringan kabel yang menjuntai rendah seringkali menjadi ancaman keselamatan bagi para pengendara dan warga sekitar.

“Memang di Karawang ini kita harus antisipatif dari sekarang. Jangan sampai penanganan terlambat saat masalah sudah semakin kompleks. Langkah efektif harus segera kita ambil,” tegas Bupati Aep.

Belajar dari Kesuksesan Kota Bogor
Pemilihan Kota Bogor sebagai lokasi studi tiru bukan tanpa alasan. Berdasarkan hasil pertemuan dengan Walikota Bogor, Pemkab Karawang mencatat keberhasilan signifikan Kota Bogor yang telah menertibkan kabel utilitas udara sepanjang kurang lebih 17.280 meter.

Beberapa poin keberhasilan teknis yang akan diadaptasi oleh Pemkab Karawang antara lain:

Metode Boring: Realisasi pekerjaan boring untuk kabel bawah tanah yang telah mencapai ±5.664 meter.

Sistem Cut Off & Dismantle: Pemutusan dan pembongkaran kabel udara yang sudah tidak berfungsi (mencapai ±2.650 meter).

Efisiensi Anggaran: Proses penertiban dilakukan secara tepat sasaran dengan manajemen anggaran yang transparan dan cepat.

Langkah Karawang ke Depan
Melalui OPD terkait seperti Dinas PUPR dan Diskominfo, Pemkab Karawang akan mulai memetakan titik-titik krusial yang memerlukan penanganan segera. Penataan ini diharapkan tidak hanya mempercantik wajah Karawang, tetapi juga mendukung transformasi Karawang menuju smart city dengan infrastruktur kabel bawah tanah yang modern dan terintegrasi.

Dengan koordinasi yang kuat antara pemerintah dan penyedia layanan (provider) telekomunikasi, Bupati Aep optimis penataan utilitas ini akan berjalan lancar dan memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat Karawang./fk-kim

Persoona.id – Jajaran Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Karawang untuk periode 2025–2029 resmi dilantik pada Selasa (2/12/2025). Upacara pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Husni Hamid, Komplek Plaza Pemda Karawang, dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh.

Pelantikan ini menandai dimulainya tugas kepengurusan baru yang dikukuhkan melalui Surat Keputusan Bupati Karawang Nomor 100.3.3.2/Kep.383 Huk/2025 tertanggal 1 Oktober 2025. Dalam kepengurusan baru ini, H. Zeni Zaelani resmi mengemban amanah sebagai Ketua DKM Masjid Agung Karawang. Ia didampingi oleh Ifan R. Fansuri sebagai Sekretaris dan Nurali sebagai Bendahara. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Karawang dan Anggota DPRD Provinsi Jabar, Rahmat Hidayat Djati.

Perkuat Sinergi dan Dorong Masjid Jadi Ruang Nyaman

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan menekankan pentingnya kolaborasi dan kekompakan antara DKM dengan pemerintah daerah, serta dengan DKM masjid lain di Kabupaten Karawang.

“Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi yang akan membawa banyak kemudahan dalam memakmurkan masjid. Saya meyakini insyaallah dengan kebersamaan semua bisa mudah, tidak menjadikan susah. Kekompakan wajib dijaga,” ujar Bupati Aep.

Baca juga : Rahmat Hidayat Djati Dukung Penuh Program “Satu Kecamatan Satu Lapangan Standar Nasional” di Karawang

Bupati Aep juga menyampaikan mandat visioner bagi pengurus baru, yaitu menjadikan masjid sebagai tempat yang nyaman bagi seluruh kalangan, terutama bagi generasi muda. Ia mencontohkan keberhasilan sebuah masjid di Sukabumi dalam menarik perhatian anak muda sebagai inspirasi utama.

“Keinginan saya agar Masjid Agung Karawang itu makmur, selain dari jamaah juga bisa banyak orang hadir di sana, memberikan kenyamanan. Lingkungan masjid harus menjadi tempat yang nyaman bagi seluruh kalangan,” tegasnya.

Komitmen Melayani Umat

Menanggapi mandat tersebut, H. Zeni Zaelani, Ketua DKM Masjid Agung Karawang yang baru, menegaskan kesiapan timnya dalam mengemban amanah tersebut.

“Tugas utama DKM adalah melayani umat. Kami berkomitmen menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya demi kemaslahatan umat dan kemakmuran masjid,” ucap H. Zeni Zaelani.

Di akhir acara, Bupati Aep juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus lama atas dedikasi yang telah diberikan, seraya berharap dedikasi tersebut menjadi amal ibadah./pep

Persoona.id – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menghadiri kegiatan spiritual akbar, Polres Karawang Bersholawat, yang digelar di Lapang Uji Praktek SIM Polres Karawang. Acara ini semakin meriah dengan kehadiran ulama kharismatik, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, pada Senin malam (1/12/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah dan seluruh keluarga besar Polres Karawang atas penyelenggaraan acara yang sukses ini.

Menjaga Karawang Kondusif dengan Silaturahmi Umat

Bupati Aep menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat tali silaturahmi, menjaga kerukunan umat beragama, dan memperkuat persatuan bangsa di Kabupaten Karawang.

“Semoga senantiasa perjalanan kita dari rumah menjadikan amal ibadah bagi kita, setiap langkah InsyaAllah akan Allah catat dan mudah-mudahan menjadikan keberkahan bagi semua,” tutur Bupati Aep, menyambut ribuan jamaah yang hadir.

Doa Bersama untuk Korban Bencana Sumatera

Sebagai tuan rumah, Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengajak seluruh masyarakat Karawang yang hadir untuk menyisihkan doa bagi saudara-saudara yang sedang mengalami musibah bencana di wilayah Sumatera, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Kepulauan Nias.

Baca juga : DKM Masjid Agung Karawang Periode 2025–2029 Dilantik, Bupati H. Aep Dorong Masjid Jadi Ruang Nyaman dan Inspiratif bagi Generasi Muda

“Kita doakan semoga lekas pulih sediakala, dan untuk korban yang telah mendahului semoga Khusnul khatimah, Aamiin,” ucap Kapolres.

Kapolres Fiki berharap momentum kebersamaan dan sholawat ini dapat membawa dampak positif. “Kita juga niatkan semoga melalui kegiatan Polres Karawang Bersholawat ini, kita semua diberikan keberkahan dan juga mendapatkan syafaat. Semoga Kabupaten Karawang senantiasa kondusif, aman, dan damai,” tutupnya.

Kegiatan ini menegaskan sinergi kuat antara Pemerintah Daerah dan aparat keamanan di Karawang dalam menciptakan suasana yang harmonis dan damai melalui pendekatan spiritual./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, memimpin apel pagi di Plaza Pemda Karawang pada Senin, 28 Juli 2025. Acara tersebut sekaligus menjadi momen penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Daerah (PD) Petrogas Persada Karawang yang baru.

Baca juga : PKB 27 Tahun: Syaiful Huda Tegaskan Momentum Lepas dari Jebakan Partai Menengah

Yayat Rohayati, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Ekonomi Setda Karawang, ditunjuk sebagai Ketua Dewas PD Petrogas Persada dari unsur pemerintah daerah. Sementara itu, Agus Rivai dipercaya sebagai Anggota Dewas dari unsur independen.

Dalam sambutannya, Bupati Aep berpesan agar kedua Dewas yang baru dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab. “Saya titipkan kepada Dewas yang baru untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, tolong bekerja yang baik,” tegasnya.

Baca juga : Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak TPA Jalupang Karawang

Selain itu, Bupati Aep juga menekankan pentingnya disiplin dan tanggung jawab bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang. Ia mengajak semua pihak untuk berkomitmen mewujudkan cita-cita bersama menuju Karawang Maju.(*)

Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang serius menangani masalah sekolah rusak yang tersebar di berbagai wilayah. Dalam peresmian bangunan baru SDN Palumbonsari I Karawang Timur, Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, menyampaikan bahwa ada 3.080 sekolah yang masuk kategori rusak ringan hingga rusak berat.

Baca juga : Pencairan Bansos Triwulan Pertama 2025 Hampir Rampung, Target Selesai Sebelum Ramadan

Pembangunan gedung baru SDN Palumbonsari I sendiri merupakan hasil dari dana swadaya masyarakat, yang berhasil terkumpul dan dimanfaatkan untuk renovasi sekolah. Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan, H. Cecep Mulyawan. Rabu 19/02/2025


“Total ada 3.080 unit masuk kategori rusak ringan dan rusak berat. Dan ini menjadi tugas kita menuntaskan persoalan sekolah rusak,” kata Sekda Asep Aang dalam pengarahannya.

Target Perbaikan 600 Sekolah per Tahun
Untuk mengatasi persoalan ini, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, telah menyusun roadmap yang jelas. Dengan masa jabatan selama lima tahun, Bupati Aep menargetkan renovasi 600 sekolah rusak per tahun agar semua selesai dalam waktu lima tahun.


“Kalau 3.000 dibagi 5, maka setahun kita harus menyelesaikan 600 sekolah,” jelas Sekda Asep Aang saat menyampaikan arahan dari Bupati.

Penanganan sekolah rusak ini akan dilakukan secara bertahap dan fokus berdasarkan wilayah daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Sebagai contoh, wilayah Karawang Timur yang termasuk dapil 6 mencakup daerah Karawang Timur, Majalaya, Klari, Ciampel, dan Purwasari akan menjadi prioritas perbaikan di tahun pertama.

“Setahun itu berarti fokus di dapil itu. Sehingga nanti di tahun ke-5 semua selesai,” tambahnya.

Efektivitas dan Kualitas Renovasi Jadi Prioritas
Bupati Aep juga menegaskan bahwa perbaikan sekolah harus dilakukan secara efektif dan berkualitas untuk memastikan tidak ada lagi sekolah rusak di Karawang. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan fasilitas yang layak bagi siswa di seluruh wilayah Karawang.

Baca juga : Tempat Hiburan Malam di Karawang Sepakat Hentikan Aktivitas Selama Ramadhan 2025

Kunjungan Sekda ke SDN Palumbonsari I juga bertujuan untuk melihat langsung kondisi bangunan baru serta memastikan penataan inventaris aset sekolah berjalan dengan baik. Kerja sama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik di Karawang.(FK-KIM Diskominfo)

Karawang, 24 Januari 2025 — Program pemberian makanan bergizi gratis (MBG) untuk anak-anak sekolah mulai digencarkan di Karawang. Namun, pemerintah setempat menghadapi tantangan dalam mendirikan dapur untuk program ini karena biaya peralatan yang tinggi.Sebanyak 3.000 porsi makanan bergizi telah didistribusikan kepada siswa SD, SMP, dan SMA. Program ini bertujuan untuk mendukung kebutuhan gizi anak-anak guna meningkatkan kesehatan dan kualitas pendidikan.

Dukungan dari Pemerintah Daerah

Bupati Karawang, Aep Syaepulloh, menyampaikan bahwa pemerintah daerah mengambil peran aktif dalam mendukung program ini. Ia menjelaskan, “Kodim menyiapkan lahan yang dibangun oleh BGN (Badan Gizi Nasional), sementara pemerintah daerah hadir dengan dukungan sarana seperti kebutuhan lainnya. Mudah-mudahan sinergi ini terus berjalan dengan baik.”

Baca juga : Kementerian PKP Kirim Draf Road Map 3 Juta Rumah, Wakil Ketua Komisi V DPR Beri Apresiasi

Evaluasi dan Anggaran

Meskipun program telah berjalan, evaluasi lebih lanjut masih dalam proses. Pemerintah daerah memastikan bahwa pelaksanaan program MBG ini akan selaras dengan kebijakan dan kebutuhan masyarakat. Dalam hal anggaran, pemerintah daerah telah menyiapkan alokasi melalui APBD murni. Namun, petunjuk teknis (juknis) dan struktur organisasi tata kerja (SOTK) program masih menunggu penyelesaian.Bupati Aep menambahkan, “Kalau pemerintah harus membuat dapur sendiri, tantangannya cukup berat karena biaya peralatan tinggi. Saya lebih mendorong pemberdayaan sumber daya yang sudah ada, dengan dukungan dan pengawasan dari Dinas Kesehatan.”

Komitmen untuk Keberlanjutan Program

Pemerintah daerah berkomitmen untuk mengoptimalkan fasilitas yang sudah ada daripada memulai dari awal dengan biaya yang besar. Fokus utama adalah memastikan distribusi makanan bergizi dapat berjalan secara efektif dan efisien.“Yang terpenting adalah bagaimana anak-anak mendapatkan makanan bergizi yang terjamin kualitasnya. Kami akan terus memantau dan mengontrol program ini agar memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” tambah Bupati Aep.Program MBG ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak di Karawang, sekaligus menjadi model kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga nasional, dan instansi lainnya.(*)

Karawang – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, didampingi Kapolres Karawang, Dandim 0604 Karawang, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, dan sejumlah kepala OPD, melakukan kunjungan ke PT Chang Sin Indonesia di Desa Gintungkerta, Kecamatan Klari, pada Senin (20/1/2025). Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyelesaikan persoalan penutupan gerbang belakang perusahaan yang menjadi keluhan masyarakat.

Menurut Bupati Aep, penutupan gerbang belakang PT Chang Sin berdampak signifikan terhadap aktivitas perekonomian warga sekitar, terutama pedagang dan pemilik usaha kecil. Banyak dari mereka mengaku kehilangan pendapatan sejak gerbang tersebut tidak lagi digunakan.

Baca juga : Damkar Karawang Tangani 720 Penyelamatan: Ular, ODGJ, hingga Curhat Warga

Pihak manajemen PT Chang Sin sebelumnya menutup gerbang belakang setelah adanya gugatan dari seorang pengusaha pemilik lahan di sekitar lokasi. Gugatan itu dilayangkan dengan alasan aktivitas di gerbang belakang menyebabkan kemacetan di kawasan tersebut.

Namun, Bupati Aep menegaskan bahwa akses pintu belakang merupakan jalan umum yang seharusnya dapat digunakan oleh masyarakat luas. “Saya sudah menyampaikan kepada jajaran manajemen untuk segera membuka pintu gerbang belakang. Pemkab akan membantu menangani permasalahan ini karena akses tersebut penting untuk masyarakat,” ujar Bupati Aep.

Bupati juga menyoroti dampak positif gerbang tersebut terhadap kehidupan masyarakat. Selain mempermudah akses karyawan, gerbang belakang mendukung berbagai aktivitas ekonomi seperti perdagangan, jasa penitipan sepeda motor, dan usaha kos-kosan.

Ia memberi batas waktu satu minggu kepada manajemen PT Chang Sin untuk membuka kembali akses tersebut. Saat kunjungannya, Bupati Aep juga mendengar langsung keluhan dari masyarakat dan karyawan yang meminta agar gerbang kembali dibuka demi kelancaran aktivitas sehari-hari.

“Mayoritas karyawan mendukung pembukaan gerbang karena jika hanya menggunakan pintu depan, waktu tempuh menjadi lebih jauh dan memakan waktu lama,” tutupnya.(FK-KIM Diskominfo)

Karawang, 17 Januari 2025 – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, bersama Sekretaris Daerah H. Asep Aang Rahmatullah dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melakukan kunjungan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mekarjati di Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung proses pengolahan sampah yang dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Jalupang yang semakin penuh.

Bupati Aep menjelaskan bahwa TPST Mekarjati memiliki peran penting dalam mengatasi permasalahan sampah di Kabupaten Karawang. Tempat ini dapat mengolah sampah organik menjadi bahan yang ekonomis, seperti pupuk organik, yang sangat berguna untuk pertanian. Dengan begitu, keberadaan TPST dapat mengurangi tekanan terhadap TPAS Jalupang, yang terus mengalami peningkatan volume sampah dari waktu ke waktu.

Baca juga : Bupati Aep Hadiri Pembekalan Kerja Praktik UBP Karawang 2024

“Saat ini, TPST Mekarjati dapat memproses hingga 5 ton sampah per hari, dan kami berharap kapasitas ini dapat meningkat menjadi 20 ton dalam sekali proses. Namun, untuk mencapai efisiensi maksimal, kami membutuhkan pemilahan sampah yang lebih baik dari masyarakat,” ujar Bupati Aep.

Pada kunjungan tersebut, Bupati Aep melihat langsung proses pencacahan sampah dengan mesin yang digunakan di TPST. Namun, ia juga mencatat bahwa proses pemilahan sampah yang dilakukan secara manual masih menghambat efisiensi pengolahan. Oleh karena itu, Bupati Aep menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah, yaitu memisahkan sampah organik, sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), dan sampah non-organik.

“Pemilahan sampah yang baik akan mempercepat dan mempermudah proses pengolahan sampah di TPST, sehingga tidak perlu lagi dilakukan pemilahan secara manual yang memakan waktu dan tenaga. Kami akan gencarkan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya memilah sampah di sumbernya,” tambah Bupati Aep.

Pemerintah Kabupaten Karawang berharap dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dan dukungan terhadap program pemilahan sampah, TPST Mekarjati dapat beroperasi lebih efisien dan membantu mengurangi volume sampah yang masuk ke TPAS Jalupang. Program ini juga diharapkan dapat mendukung lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan, serta membuka peluang untuk peningkatan ekonomi melalui pengolahan sampah yang lebih produktif.

Dengan langkah-langkah tersebut, Kabupaten Karawang diharapkan dapat semakin efektif dalam mengelola sampah, menjaga kebersihan, dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi warganya.(FK-KIM Diskominfo)

Karawang – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menghadiri acara pembekalan kerja praktik (PKL) untuk mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang Tahun Akademik 2024/2025 yang diselenggarakan di Aula Husni Hamid, Jumat (17/1/2025). Acara ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa Fakultas Psikologi UBP Karawang dan diikuti dengan antusias oleh peserta.

Kegiatan pembekalan ini menghadirkan sejumlah narasumber penting yang memberikan wawasan seputar dunia kerja dan pengembangan karir bagi mahasiswa. Di antaranya hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Karawang, serta perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Karawang. Masing-masing narasumber berbagi pengetahuan tentang pentingnya persiapan matang dalam memasuki dunia kerja, terutama bagi mahasiswa yang akan memulai Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Dengan tema “Empowering Students to be Innovative, Creative and Problem Solvers”, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, dalam sambutannya menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh mahasiswa/i yang hadir. Ia mengingatkan pentingnya kreativitas dan inovasi dalam menghadapi tantangan di dunia profesional. “Sebagai mahasiswa, kalian adalah generasi penerus bangsa yang harus siap menghadapi berbagai tantangan di dunia kerja. Keberhasilan dalam berkarir tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuan untuk berinovasi dan memecahkan masalah,” ujar Bupati Aep.

Lebih lanjut, Bupati Aep juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan pembekalan ini. Menurutnya, PKL merupakan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah ke dalam dunia kerja yang sesungguhnya. Ia berharap kegiatan PKL dapat menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk memahami dinamika dunia kerja.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Aep juga mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan PKL untuk belajar dari pengalaman nyata yang mereka temui di lapangan. “Jangan hanya melihat PKL sebagai kewajiban, tetapi sebagai kesempatan untuk memperluas wawasan dan mengasah keterampilan,” tambahnya.

Sebagai penutup, Bupati Karawang memberikan semangat kepada mahasiswa/i yang akan memulai PKL. Ia berharap para mahasiswa dapat menjadikan pengalaman tersebut sebagai pijakan untuk meraih cita-cita dan berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Karawang di masa depan. “Selamat berjuang untuk para mahasiswa/i, semoga sukses dalam menjalankan tugas Praktik Kerja Lapangan,” tutupnya.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari mahasiswa yang sangat antusias dengan berbagai materi yang diberikan. Pembekalan PKL diharapkan dapat mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan di dunia kerja serta mengasah keterampilan yang dapat berguna di masa depan. (FK-KIM Diskominfo)