Persoona.id – Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE, bersama Wakil Bupati Maslani, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Danyon 305/Tengkorak melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM), guna memastikan kepatuhan terhadap aturan penutupan selama bulan suci Ramadan. Senin 23 Februari 2026.

Sidak tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menjaga ketertiban umum, kenyamanan masyarakat, serta menghormati kekhusyukan umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa.

Dalam keterangannya, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah telah mengeluarkan imbauan sekaligus penegasan agar seluruh THM tidak beroperasi selama Ramadan hingga H+3 Idul Fitri.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh pelaku usaha menaati ketentuan yang telah ditetapkan. Ini bukan semata-mata soal penegakan aturan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebersamaan dan toleransi selama bulan suci,” ujar Bupati.

Dari hasil sidak yang dilakukan di sejumlah titik, didapati bahwa tempat-tempat hiburan malam dalam kondisi tidak beroperasi. Hal ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati.

“Alhamdulillah, hasil pemantauan menunjukkan bahwa para pengelola THM patuh dan tidak beroperasi. Kami menyampaikan terima kasih atas kerja samanya dalam menjaga situasi tetap kondusif selama Ramadan,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan aturan berjalan konsisten hingga batas waktu yang telah ditentukan.

Pemerintah Kabupaten Karawang berharap, dengan adanya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan pelaku usaha, suasana Ramadan di Karawang dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, melakukan kunjungan strategis menemui Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, di Lembur Pakuan Subang pada Jumat (20/2). Pertemuan ini membahas agenda besar revitalisasi tambak di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat yang akan dilaksanakan secara terintegrasi dan lintas wilayah.

Program strategis ini bertujuan untuk menghidupkan kembali produktivitas lahan perikanan budidaya yang selama puluhan tahun mengalami penurunan akibat faktor lingkungan dan infrastruktur.

Karawang Jadi Prioritas Tahap Pertama 2026
Dari total rencana revitalisasi seluas ±14.090,38 hektare yang mencakup empat kabupaten di Jawa Barat, Kabupaten Karawang tercatat sebagai wilayah dengan luasan terbesar. Karawang dipastikan akan masuk dalam tahap pertama pelaksanaan pada tahun 2026.

Bupati Aep Syaepuloh mengungkapkan bahwa Karawang memiliki potensi lahan tambak mencapai 6.209 hektare yang tersebar di empat kecamatan kunci:

  • Kecamatan Batujaya
  • Kecamatan Cibuaya
  • Kecamatan Pakisjaya
  • Kecamatan Tirtajaya

“Program revitalisasi ini adalah jawaban atas tantangan lingkungan seperti abrasi dan banjir rob yang membuat tambak kita idle selama hampir 40 tahun. Kami ingin mendorong pengelolaan perikanan yang ramah lingkungan dan berbasis teknologi,” ujar Bupati Aep.

Mengatasi Lahan Tidur dan Mendorong Ekonomi Inklusif
Data menunjukkan terdapat sekitar 78.550 hektare tambak di Pantura yang tidak produktif dalam empat dekade terakhir. Revitalisasi ini tidak hanya fokus pada perbaikan fisik, tetapi juga penerapan konsep Ekonomi Biru (Blue Economy) yang menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian alam.

Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, menyambut baik sinergi ini sebagai langkah konkret untuk memperkuat ekosistem hulu-hilir perikanan. Program ini diyakini mampu:

  • Membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat pesisir.
  • Meningkatkan pendapatan petambak dan nelayan lokal.
  • Memperkuat ketahanan pangan sektor perikanan budidaya.

Komitmen Perizinan dan Tata Ruang
Sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada Juni 2025, Pemerintah Kabupaten Karawang menyatakan komitmen penuh untuk memfasilitasi aspek perizinan dan pendampingan masyarakat.

“Kami memastikan pelaksanaan ini tetap sesuai tata ruang dan prinsip keberlanjutan. Manfaatnya harus dirasakan langsung oleh masyarakat penggarap dan pelaku usaha lokal di Karawang,” pungkas Bupati Aep./kimkrw

Persoona.id – Kabupaten Karawang kembali memperkokoh posisinya sebagai pusat industri nasional dengan meresmikan pabrik PT Changsu Indonesia di Kawasan Industri Surya Cipta, Kamis (15/1/2026). Perusahaan manufaktur ini hadir dengan teknologi tinggi di bidang produksi biji plastik berkualitas, termasuk kemasan makanan (food grade) hingga komponen baterai kendaraan listrik.

Kehadiran PT Changsu Indonesia menjadi sinyal positif bagi iklim investasi di Jawa Barat. Pemerintah Kabupaten Karawang di bawah kepemimpinan Bupati H. Aep Syaepuloh terus berkomitmen memberikan kemudahan bagi investor yang taat regulasi sembari memastikan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Prioritas Tenaga Kerja Lokal Karawang
Salah satu poin penting dalam peresmian ini adalah kontribusi nyata perusahaan terhadap pengurangan angka pengangguran di daerah. Saat ini, tercatat sekitar 40 persen karyawan PT Changsu Indonesia adalah putra daerah ber-KTP Karawang.

Bupati Aep Syaepuloh menegaskan bahwa industri harus menjadi motor penggerak kesejahteraan warga lokal.

“Kami tidak hanya menyambut kehadiran industri, tetapi juga memastikan bahwa manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Inovasi Produk: Dari Kemasan Makanan hingga Baterai EV
PT Changsu Indonesia tidak hanya membawa modal besar, tetapi juga teknologi mutakhir. Produk yang dihasilkan memiliki aplikasi luas, di antaranya:

Kemasan Makanan (Food Grade): Menggunakan standar keamanan tinggi untuk industri pangan.

Lapisan Film Baterai Kendaraan Listrik (EV): Mendukung ekosistem transportasi hijau yang sedang digalakkan pemerintah.

Teknologi Berkelanjutan: Pemanfaatan sistem manajemen terintegrasi untuk menjamin operasional yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Karawang Sebagai Destinasi Utama Investasi Nasional
Dengan luas kawasan industri yang mencapai 5.000 hektar, masuknya PT Changsu Indonesia membuktikan bahwa Karawang masih menjadi magnet utama bagi sektor padat karya dan padat modal. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI untuk menjadikan daerah sebagai pilar pertumbuhan ekonomi melalui hilirisasi industri.

Bupati Aep berharap, PT Changsu Indonesia dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem industri yang sehat, inovatif, dan memberikan nilai tambah bagi ekonomi nasional dari Karawang./fk-kim

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang terus membuktikan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Pada Kamis (15/1/2026), Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., melakukan peninjauan langsung ke SDN Dawuan Tengah 1 untuk memastikan hasil pembangunan gedung sekolah memenuhi standar keamanan dan kenyamanan.

Dalam inspeksi mendadak tersebut, Bupati didampingi oleh Kapolres Karawang, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang. Kehadiran unsur pimpinan daerah ini bertujuan untuk mengevaluasi secara menyeluruh hasil kerja kontraktor di lapangan.

Kualitas Bangunan Sebagai Investasi Masa Depan
Bupati Aep menegaskan bahwa pembangunan sarana pendidikan tidak boleh dilakukan dengan asal-asalan. Ia meninjau setiap sudut bangunan, mulai dari kekuatan struktur hingga material yang digunakan, guna memastikan ketahanan bangunan dalam jangka panjang.

“Pembangunan fasilitas pendidikan harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Kualitas bangunan yang baik merupakan investasi jangka panjang demi keselamatan, kenyamanan, serta peningkatan mutu pendidikan bagi anak-anak sebagai pemimpin masa depan,” ujar Bupati Aep Syaepuloh.

Ia juga memberikan instruksi keras kepada para kontraktor pelaksana agar selalu mengutamakan mutu pekerjaan dan menerapkan standar keselamatan kerja (K3) yang tinggi. Menurutnya, pemda tidak akan menoleransi pekerjaan yang di bawah standar teknis karena menyangkut nyawa siswa dan tenaga pendidik.

Pemerataan Infrastruktur Pendidikan di Karawang
Peninjauan di SDN Dawuan Tengah 1 ini merupakan bagian dari program besar Pemkab Karawang dalam merehabilitasi dan membangun sarana prasarana sekolah di seluruh wilayah kabupaten.

Selain tingkat dasar (SD), Pemkab Karawang juga tengah menggenjot peningkatan fasilitas di tingkat menengah. Upaya ini dilakukan agar tidak ada lagi ketimpangan kualitas sarana antara sekolah di perkotaan dan wilayah penyangga.

Diharapkan, dengan gedung baru yang representatif, proses belajar mengajar di SDN Dawuan Tengah 1 dapat berjalan lebih efektif, memotivasi siswa untuk berprestasi, dan menciptakan lingkungan pendidikan yang layak bagi masyarakat Karawang./fk-kim

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen serius dalam membenahi estetika kota sekaligus meningkatkan faktor keselamatan warga. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyatakan kesiapan jajarannya untuk segera melakukan perapihan dan penertiban jaringan kabel utilitas udara yang kian semrawut.

Komitmen ini ditegaskan saat Bupati Aep melakukan kunjungan kerja dan studi tiru ke Pemerintah Kota Bogor pada Senin (12/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas PUPR, Kepala Diskominfo, dan Kepala Bapperida Karawang untuk melihat langsung sistem penataan kabel bawah tanah yang telah sukses diterapkan di Kota Hujan.

Antisipasi Bahaya dan Gangguan Estetika
Bupati Aep Syaepuloh menilai kondisi kabel udara di berbagai sudut Kabupaten Karawang saat ini sudah sangat tidak teratur. Selain merusak pemandangan kota (estetika), jaringan kabel yang menjuntai rendah seringkali menjadi ancaman keselamatan bagi para pengendara dan warga sekitar.

“Memang di Karawang ini kita harus antisipatif dari sekarang. Jangan sampai penanganan terlambat saat masalah sudah semakin kompleks. Langkah efektif harus segera kita ambil,” tegas Bupati Aep.

Belajar dari Kesuksesan Kota Bogor
Pemilihan Kota Bogor sebagai lokasi studi tiru bukan tanpa alasan. Berdasarkan hasil pertemuan dengan Walikota Bogor, Pemkab Karawang mencatat keberhasilan signifikan Kota Bogor yang telah menertibkan kabel utilitas udara sepanjang kurang lebih 17.280 meter.

Beberapa poin keberhasilan teknis yang akan diadaptasi oleh Pemkab Karawang antara lain:

Metode Boring: Realisasi pekerjaan boring untuk kabel bawah tanah yang telah mencapai ±5.664 meter.

Sistem Cut Off & Dismantle: Pemutusan dan pembongkaran kabel udara yang sudah tidak berfungsi (mencapai ±2.650 meter).

Efisiensi Anggaran: Proses penertiban dilakukan secara tepat sasaran dengan manajemen anggaran yang transparan dan cepat.

Langkah Karawang ke Depan
Melalui OPD terkait seperti Dinas PUPR dan Diskominfo, Pemkab Karawang akan mulai memetakan titik-titik krusial yang memerlukan penanganan segera. Penataan ini diharapkan tidak hanya mempercantik wajah Karawang, tetapi juga mendukung transformasi Karawang menuju smart city dengan infrastruktur kabel bawah tanah yang modern dan terintegrasi.

Dengan koordinasi yang kuat antara pemerintah dan penyedia layanan (provider) telekomunikasi, Bupati Aep optimis penataan utilitas ini akan berjalan lancar dan memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat Karawang./fk-kim

Persoona.id – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menghadiri kegiatan spiritual akbar, Polres Karawang Bersholawat, yang digelar di Lapang Uji Praktek SIM Polres Karawang. Acara ini semakin meriah dengan kehadiran ulama kharismatik, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, pada Senin malam (1/12/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah dan seluruh keluarga besar Polres Karawang atas penyelenggaraan acara yang sukses ini.

Menjaga Karawang Kondusif dengan Silaturahmi Umat

Bupati Aep menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat tali silaturahmi, menjaga kerukunan umat beragama, dan memperkuat persatuan bangsa di Kabupaten Karawang.

“Semoga senantiasa perjalanan kita dari rumah menjadikan amal ibadah bagi kita, setiap langkah InsyaAllah akan Allah catat dan mudah-mudahan menjadikan keberkahan bagi semua,” tutur Bupati Aep, menyambut ribuan jamaah yang hadir.

Doa Bersama untuk Korban Bencana Sumatera

Sebagai tuan rumah, Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengajak seluruh masyarakat Karawang yang hadir untuk menyisihkan doa bagi saudara-saudara yang sedang mengalami musibah bencana di wilayah Sumatera, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Kepulauan Nias.

Baca juga : DKM Masjid Agung Karawang Periode 2025–2029 Dilantik, Bupati H. Aep Dorong Masjid Jadi Ruang Nyaman dan Inspiratif bagi Generasi Muda

“Kita doakan semoga lekas pulih sediakala, dan untuk korban yang telah mendahului semoga Khusnul khatimah, Aamiin,” ucap Kapolres.

Kapolres Fiki berharap momentum kebersamaan dan sholawat ini dapat membawa dampak positif. “Kita juga niatkan semoga melalui kegiatan Polres Karawang Bersholawat ini, kita semua diberikan keberkahan dan juga mendapatkan syafaat. Semoga Kabupaten Karawang senantiasa kondusif, aman, dan damai,” tutupnya.

Kegiatan ini menegaskan sinergi kuat antara Pemerintah Daerah dan aparat keamanan di Karawang dalam menciptakan suasana yang harmonis dan damai melalui pendekatan spiritual./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, secara resmi melantik dan mengambil sumpah 9 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Fungsional Tertentu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang. Upacara pelantikan berlangsung di Tugu Surotokunto, Karawang Timur, pada Kamis (21/8/25).

Adapun sembilan pejabat yang dilantik terdiri dari 4 Jabatan Pimpinan Tinggi dan 5 Jabatan Fungsional. Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Karawang Nomor: 800.1.3.3/kep.2348/BKPSDM dan Nomor: 800.1.3.3/kep.2276/BKPSDM.

Baca juga : Pemkab Karawang Terima Kunjungan Bappenas, Perkuat Peran sebagai Lumbung Padi Nasional

Dalam amanatnya, Bupati Aep menyampaikan bahwa rotasi dan mutasi jabatan adalah hal yang lumrah dalam sebuah organisasi pemerintahan. Ia menekankan bahwa pergeseran posisi ini merupakan kebutuhan untuk menciptakan sistem yang lebih profesional dan efisien.

“Saya sebagai bupati tentunya hari ini ingin menyampaikan kepada bapak ibu yang namanya jabatan mutasi rotasi itu hal yang sudah biasa, ini adalah sebuah kebutuhan organisasi,” ucap Bupati Aep.

Bupati Aep berharap para pejabat yang baru dilantik dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab dan bersinergi demi pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Bantu saya untuk bekerja sebaik-baiknya, memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Saya tidak minta apa-apa, saya hanya minta bapak ibu untuk bekerja sebaik-baiknya,” tegasnya.

Baca juga : Karawang Diguncang Gempa Dangkal M4,7, BMKG Imbau Masyarakat Tenang

Ia juga menambahkan bahwa setiap promosi dan mutasi di Pemkab Karawang dilakukan berdasarkan sistem meritokrasi, yang menilai kualifikasi, kompetensi, dan kinerja individu. Hal ini bertujuan untuk memastikan pemerintahan yang profesional, efisien, dan transparan.

Turut hadir dalam acara ini, Wakil Bupati Karawang, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta sejumlah pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Karawang.(*)

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang menyerahkan bantuan beasiswa untuk 3.150 anak tidak sekolah, jaminan ketenagakerjaan bagi 3.448 nelayan, serta perpustakaan digital bagi enam desa sebagai bagian dari program kerja 100 Hari Bupati dan Wakil Bupati Karawang (SEHATI). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Gedung Singaperbangsa Lantai 3, pada Selasa (20/5/2025).

Pendidikan, Perlindungan Nelayan, dan Literasi Digital
Program ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan manusia dan penguatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Karawang.

Baca juga : Fraksi PKB Dorong Dukungan Madrasah, Aksioma Buktikan Potensi Siswa Madrasah

Bantuan beasiswa diberikan kepada ribuan anak yang tidak melanjutkan pendidikan formal untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan kesetaraan di Karawang.
Sementara itu, jaminan ketenagakerjaan untuk nelayan berupa perlindungan kecelakaan kerja dan kematian merupakan tindak lanjut dari Perda Nomor 10 Tahun 2024 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam.

Di sektor literasi, enam desa menerima perpustakaan digital melalui program Spot Baca Geplak (Gerakan Perubahan dengan Literasi Inklusi). Hal ini dilakukan untuk memperluas akses literasi berbasis digital hingga pelosok desa.

“Saya bersama Pak Wakil Bupati mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah bersinergi membantu pembangunan Karawang,” kata Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh.

Menuju Indonesia Emas 2045
Bupati Aep menyatakan bahwa pemberian beasiswa merupakan langkah konkret dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Sedangkan pemberian perpustakaan digital, menurutnya, menjadi wujud adaptasi pemerintah daerah terhadap perkembangan teknologi digital dan komitmen menyediakan layanan publik yang inklusif.

Baca juga : Pemkab Karawang Peringati Harkitnas 2025: Momen Refleksi dan Penggerak Semangat Bangsa

“Diharapkan akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan menjadi lebih mudah dan merata,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, CSR berupa mobil PUSTAKLING (Perpustakaan Keliling) juga diserahkan oleh PT Daihatsu kepada Pemkab Karawang sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi.

Pemerintah Kabupaten Karawang terus mendorong sinergi lintas sektor demi mewujudkan pelayanan publik yang merata, manusiawi, dan berkeadilan.(FK-KIM Diskominfo)

Karawang, 10 Maret 2025 – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang mengadakan kegiatan Taraweh Keliling (Tarling) di masjid Jami Al-Muhajirin, Kecamatan Tempuran. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, dan dihadiri oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, serta berbagai elemen masyarakat.

Baca juga : Kualitas Dapur Umum Dinsos dan Monitoring Sarana Prasarana Damkar dan BPBD di Tengah Musibah Banjir

Dalam acara tersebut, Bupati Aep Syaepuloh menyerahkan bantuan sosial insentif kepada para guru, termasuk guru ngaji, guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), amil, dan marbot. Selain itu, santunan juga diberikan kepada anak yatim, sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Aep menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, Baznas Kabupaten Karawang, dan para stakeholder lainnya dalam melaksanakan kegiatan tarawih keliling ini. Ia menyatakan, “Sebagai upaya peningkatan pada sektor keagamaan, Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang pada tahun 2025 kembali memberikan hibah keagamaan.”

Sebagai penutup, Bupati Aep meminta kepada seluruh camat, kepala desa, dan stakeholder terkait untuk menjaga kondusifitas daerah, terutama selama bulan suci Ramadan. “Tolong ya saya titip pak camat dan pak lurah, kita sama-sama berkomitmen, bersinergi di bulan suci Ramadan ini untuk menjaga kondusifitas, keamanan daerah, tidak ada tawuran ya pak,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aep beserta rombongan juga melakukan pembagian takjil kepada masyarakat dan meninjau stan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjual berbagai produk lokal.

Baca juga : Pelantikan Pengurus Karang Taruna Karawang 2024-2029

Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Wakil Bupati Karawang, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, dan masyarakat Kecamatan Tempuran. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat kebersamaan di masyarakat selama bulan suci Ramadan.(FK-KIM Diskominfo)

Karawang – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dan Wakil Bupati H. Maslani menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Jami Jamiatussaadah, Desa Kalangsurya, Kecamatan Rengasdengklok. Kamis 06/03/2025

Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, serta masyarakat setempat yang juga berkesempatan berbuka puasa bersama sebelum melaksanakan salat tarawih berjamaah.

Baca juga : Pemkab Karawang Salurkan Bantuan Sosial dalam Tarling Ramadan 1446 H

Dalam sambutannya, Bupati Aep menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka. Ia mengajak para orang tua untuk lebih aktif dalam membimbing anak-anak agar tidak terlibat dalam aksi tawuran yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

“Kami berharap peran orang tua semakin kuat dalam membimbing anak-anaknya. Jika perlu, bapak ibu cek HP anak kita, waspadai agar tidak terpengaruh oleh hal-hal negatif,” ujar Bupati Aep.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Bupati Aep memberikan bantuan sosial insentif kepada para guru, termasuk guru ngaji, guru TPQ, amil, dan marbot. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan dan kegiatan keagamaan di masyarakat.

Bupati Aep juga meninjau stan UMKM yang menjual berbagai produk lokal, dan sebagai bentuk dukungan, beliau membagikan produk gratis kepada masyarakat yang hadir.

Baca juga : Gubernur Dedi Mulyadi Kunjungi Karawang untuk Ngantor

Kegiatan Tarling ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, serta menjadi momen untuk meningkatkan kepedulian sosial dan kebersamaan di bulan Ramadan.(FK-KIM Diskominfo)