Persoona.id –  Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, meninjau langsung dapur umum milik Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang yang berlokasi di area Kantor Dinas Sosial Kabupaten Karawang, pada Rabu, (21/1/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan logistik serta kualitas pelayanan makanan bagi warga terdampak banjir yang saat ini masih mengungsi.

Dalam peninjauan itu, Bupati Aep melihat secara langsung proses pengolahan makanan, mulai dari ketersediaan bahan pangan, kebersihan dapur, hingga sistem distribusi makanan ke lokasi pengungsian.

Ia juga menyempatkan diri mencicipi masakan yang disiapkan oleh petugas dapur umum sebagai bentuk pengecekan langsung terhadap rasa, kelayakan, dan kualitas makanan.

Menurut Bupati Aep, dapur umum memiliki peran vital dalam penanganan bencana, khususnya di musim hujan yang berpotensi menimbulkan banjir di sejumlah wilayah Karawang.

“Kami ingin memastikan stok bahan pangan dalam kondisi aman dan mencukupi, serta makanan yang disajikan benar-benar layak, bergizi, dan sesuai standar kesehatan. Warga yang mengungsi harus tetap mendapatkan pelayanan terbaik, meskipun dalam kondisi darurat,” ujar Bupati Aep.

Selain meninjau dapur umum, Bupati Aep juga menegaskan pentingnya koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penanganan bencana banjir.

Ia meminta agar seluruh OPD terkait, seperti Dinas Sosial, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, hingga aparat kecamatan dan desa, terus memperkuat sinergi dan respons cepat di lapangan.

“Penanganan bencana tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan koordinasi yang solid antar OPD agar penyaluran bantuan, layanan kesehatan, hingga penanganan infrastruktur terdampak dapat berjalan cepat dan tepat sasaran,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa musim hujan masih berpotensi berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. Oleh karena itu, kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan, baik dari sisi logistik, personel, maupun sistem penanganan darurat.

Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan kebutuhan dasar warga terdampak bencana./kimkrw

Karawang – Dalam suasana bulan suci Ramadan yang ke-8, masyarakat Karawang menghadapi tantangan besar akibat banjir menahun yang mengancam kebahagiaan warga. Namun, semangat untuk membantu meringankan beban penderitaan mereka tetap menyala. Berbagai bentuk bantuan dari pemerintah daerah dan masyarakat terus mengalir, menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap sesama.

Baca juga : Pelantikan Pengurus Karang Taruna Karawang 2024-2029

Pada malam yang penuh kepedulian, Sekretaris Daerah, bersama beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melakukan peninjauan langsung ke dapur umum BPBD. Mereka memastikan bahwa para korban banjir mendapatkan kebutuhan dasar, terutama makanan yang layak. Dalam upaya tersebut, Sekretaris Daerah menegaskan pentingnya kualitas makanan yang disajikan.

“Makanan yang diberikan harus menjadi asupan terbaik,” ujarnya, sambil mencicipi langsung untuk memastikan bahwa makanan tersebut layak dan enak, dengan harapan bahwa setiap sajian dapat memberikan kenyamanan bagi para pengungsi.

Setiap hari, dapur umum ini mampu menyajikan tak kurang dari 500 bungkus nasi untuk para pengungsi. Apresiasi disampaikan kepada para pejuang kemanusiaan seperti Tagana, Pramuka, dan BPBD yang selalu sigap membantu warga yang terkena musibah.

Selain fokus pada makanan, tim juga melakukan pengecekan terhadap sarana dan prasarana yang digunakan untuk evakuasi. Hal ini termasuk ambulance, perahu, pelampung, tenda, genset, dan mobil pemadam. Semua sarana tersebut harus dalam kondisi prima demi keamanan petugas dan kelancaran operasi penyelamatan.

Baca juga : Bupati Karawang Ajak Orang Tua Awasi Anak di Tarling Ramadan 1446 H

Dalam kesempatan tersebut, BPBD juga menerima bantuan dari BNPB yang mencakup perahu, pelampung, tenda, dan logistik lainnya, menambah kesiapan dalam menghadapi situasi darurat.

Sekretaris Daerah mengajak semua pihak untuk terus mengawal kepentingan masyarakat Karawang, dengan komitmen untuk selalu mengabdi dan memenuhi kebutuhan mereka. “Segala kebaikan pasti berbuah kebaikan,” tutupnya.(FK-KIM Diskominfo)