Persoona.id – Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Karawang sukses menyelenggarakan Workshop Tata Rias Karakter Seni Pertunjukan Tari dan Teater pada Kamis (6/11/2025). Kegiatan ini mengusung tema penting: “Tata Rias Sebagai Narasi Visual dalam Seni Pertunjukan Tari dan Teater untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi Kreatif.” Workshop ini menjadi langkah nyata kolaborasi antara pelaku seni dan pemerintah daerah, didukung penuh oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Karawang, dalam upaya memperkuat fondasi Ekonomi Kreatif Karawang berbasis seni budaya.
Workshop strategis ini diikuti oleh puluhan peserta yang berprofesi sebagai praktisi seni, guru Seni Budaya, pegiat teater, dan penari yang memiliki minat mendalam terhadap tata rias panggung dan seni pertunjukan. Fokus kegiatan ditekankan pada pemahaman bahwa tata rias adalah bahasa visual krusial yang berperan memperkuat karakter, emosi, dan keseluruhan narasi sebuah karya.
Tata Rias sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif
Dalam sambutannya, Kepala Bidang Ekraf Disparbud Kabupaten Karawang, Fazriyan Wardani Adithiya, ST., M.S.E., menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini. Ia melihat workshop ini sebagai pendorong peningkatan profesionalisme dan kapasitas pelaku Ekonomi Kreatif di Karawang.
“Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor seni pertunjukan dan tata rias di Karawang. Melalui kreativitas dan kolaborasi, kita dapat menjadikan seni sebagai bagian dari peningkatan nilai ekonomi masyarakat,” tegas Fazriyan Wardani Adithiya.
Materi workshop dibawakan oleh akademisi profesional di bidang tata rias karakter dan seni pertunjukan, Nadia Rchmaya N.B.S.Sn., M.Sn. Peserta mendapatkan wawasan mendalam dan teknik praktis merancang rias untuk berbagai jenis karakter, mulai dari tari tradisional hingga teater kontemporer, lengkap dengan sesi praktik langsung.
Mendorong Daya Saing Penata Rias Lokal
Herudin, Manager Deputy Bidang Analisis Data dan Sistem Informasi Komite Ekraf Karawang, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan spesifik untuk memperkuat subsektor seni pertunjukan dan memberdayakan para make up artist (MUA) lokal.
“Kami ingin mengangkat potensi rias karakter sebagai bentuk ekspresi kreatif sekaligus peluang ekonomi. Dengan penguasaan teknik dan konsep artistik, para pelaku rias dapat berperan aktif dalam industri seni pertunjukan dan event kreatif lainnya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Komite Ekraf Karawang berharap peserta tidak hanya meningkatkan wawasan, tetapi juga mampu mengaplikasikan kemampuan tata rias karakter mereka sebagai sumber pendapatan yang berkelanjutan, sekaligus berkontribusi aktif pada pertumbuhan Ekonomi Kreatif Karawang yang kompetitif./pep


