Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menggelar Gerakan Masal Peningkatan Produksi Pertanian Mendukung Hilirisasi Kios Tani atau yang dikenal dengan GEMA PETANI, sebagai bagian dari Program Seratus Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Karawang (SEHATI). Kegiatan ini berlangsung serentak di 30 kecamatan dan dipusatkan di Kantor DPKP Karawang, Kamis (22/5).

Gerakan masal ini mencakup berbagai kegiatan strategis untuk mendukung ketahanan dan produksi pangan daerah, di antaranya :

Baca juga : Workshop Audit Keamanan SPBE Perkuat Sistem Informasi Pemerintah Karawang

  • GEMA PETUAH (Gerakan Masal Pengukuran pH Tanah),
  • GEMA SIMPONI (Gerakan Vaksinasi, Desinfeksi, dan Sistem Pelaporan Dini PMK),
  • GEMA BASMIKUS (Gerakan Masal Basmi Tikus).

Selain itu, juga dilakukan launching Kios Pangan, Kincir Air, dan Traktor Perahu. Kios Pangan ini diharapkan menjadi solusi distribusi pangan yang efisien dengan tujuan menjaga stabilitas pasokan, harga pangan pokok, dan memperkuat aksesibilitas masyarakat terhadap pangan berkualitas.

Kepala DPKP Karawang, Rohman, melaporkan bahwa kegiatan GEMA PETUAH tahun ini menyasar 309 titik, GEMA SIMPONI telah memberikan 1.750 dosis vaksin dan sedang berlangsung di tiga titik, serta GEMA BASMIKUS menyasar wilayah-wilayah endemis hama tanaman sesuai dengan kebutuhan.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sektor pertanian adalah pilar utama pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen menjaga kecukupan pangan yang aman dan bergizi bagi masyarakat melalui program-program pertanian berkelanjutan.

“Kios Pangan merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Kehadirannya diharapkan meningkatkan daya beli masyarakat dengan harga komoditas yang terjangkau namun tetap berkualitas,” jelas Bupati.

Baca juga : Bupati Karawang Serahkan Beasiswa dan BPJS Nelayan

Ia juga menegaskan bahwa Program SEHATI tidak hanya berhenti dalam 100 hari kerja, tetapi akan terus berlanjut sebagai bentuk komitmen jangka panjang, terutama dalam sektor pertanian. “Ini bagian dari upaya kita meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendorong kemandirian dalam menghadapi tantangan global,” tutupnya. (FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id – Dalam upaya memperkuat tata kelola keamanan informasi di lingkungan Pemerintah Daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karawang menggelar Workshop Audit Keamanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pada Rabu (21/5/2025). Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong penyelenggaraan pemerintahan digital yang aman, terpercaya, dan sesuai regulasi.

Workshop dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karawang, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Bidang Aplikasi Informatika. Dalam sambutannya, Kepala Dinas menegaskan pentingnya audit keamanan SPBE sebagai fondasi utama dalam transformasi digital pemerintahan.

Baca juga : Bupati Karawang Serahkan Beasiswa dan BPJS Nelayan

“Audit Keamanan SPBE merupakan bentuk nyata pelaksanaan Peraturan BSSN Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pedoman Manajemen Keamanan Informasi SPBE serta standar teknis dan prosedur keamanannya,” ujar Kepala Dinas dalam sambutannya.

Melalui workshop ini, peserta diharapkan mampu:
✅ Memahami standar dan proses audit keamanan SPBE,
✅ Menyusun rencana tindak lanjut hasil audit secara sistematis,
✅ Meningkatkan kesiapan sistem dan SDM dalam menghadapi potensi ancaman siber,
✅ Serta memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan digital pemerintah.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini dua perwakilan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), yakni Sandiman Ahli Madya Raden Muhammad Ival Tirtakusumah dan Sandiman Ahli Muda Ivan Bashofi. Keduanya memaparkan tata cara pelaksanaan audit keamanan SPBE sesuai ketentuan yang berlaku, dilengkapi dengan tips praktis serta simulasi audit.

Baca juga : Pemkab Karawang Peringati Harkitnas 2025: Momen Refleksi dan Penggerak Semangat Bangsa

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pengelola SPBE dari berbagai perangkat daerah di Karawang, di antaranya: Dinas Komunikasi dan Informatika, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Satuan Polisi Pamong Praja, serta dua rumah sakit daerah, yaitu RSUD Karawang dan RSUD Jatisari.

Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan keamanan sistem digital pemerintahan daerah semakin kokoh, sejalan dengan tuntutan era digital yang semakin kompleks dan dinamis.(FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang menyerahkan bantuan beasiswa untuk 3.150 anak tidak sekolah, jaminan ketenagakerjaan bagi 3.448 nelayan, serta perpustakaan digital bagi enam desa sebagai bagian dari program kerja 100 Hari Bupati dan Wakil Bupati Karawang (SEHATI). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Gedung Singaperbangsa Lantai 3, pada Selasa (20/5/2025).

Pendidikan, Perlindungan Nelayan, dan Literasi Digital
Program ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan manusia dan penguatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Karawang.

Baca juga : Fraksi PKB Dorong Dukungan Madrasah, Aksioma Buktikan Potensi Siswa Madrasah

Bantuan beasiswa diberikan kepada ribuan anak yang tidak melanjutkan pendidikan formal untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan kesetaraan di Karawang.
Sementara itu, jaminan ketenagakerjaan untuk nelayan berupa perlindungan kecelakaan kerja dan kematian merupakan tindak lanjut dari Perda Nomor 10 Tahun 2024 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam.

Di sektor literasi, enam desa menerima perpustakaan digital melalui program Spot Baca Geplak (Gerakan Perubahan dengan Literasi Inklusi). Hal ini dilakukan untuk memperluas akses literasi berbasis digital hingga pelosok desa.

“Saya bersama Pak Wakil Bupati mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah bersinergi membantu pembangunan Karawang,” kata Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh.

Menuju Indonesia Emas 2045
Bupati Aep menyatakan bahwa pemberian beasiswa merupakan langkah konkret dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Sedangkan pemberian perpustakaan digital, menurutnya, menjadi wujud adaptasi pemerintah daerah terhadap perkembangan teknologi digital dan komitmen menyediakan layanan publik yang inklusif.

Baca juga : Pemkab Karawang Peringati Harkitnas 2025: Momen Refleksi dan Penggerak Semangat Bangsa

“Diharapkan akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan menjadi lebih mudah dan merata,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, CSR berupa mobil PUSTAKLING (Perpustakaan Keliling) juga diserahkan oleh PT Daihatsu kepada Pemkab Karawang sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi.

Pemerintah Kabupaten Karawang terus mendorong sinergi lintas sektor demi mewujudkan pelayanan publik yang merata, manusiawi, dan berkeadilan.(FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 Tahun 2025 dengan tema “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat”, bertempat di Plaza Kantor Bupati Karawang, Selasa (20/5/2025).

Tema tersebut menggambarkan semangat kolektif bangsa Indonesia untuk bangkit dari berbagai tantangan dan bergerak maju membangun negara yang kuat, mandiri, dan sejahtera.

Baca juga : Pemda Karawang Gandeng Usaha Besar, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat MoU Strategis

Bupati Aep: Ini Momen Refleksi dan Penggerak Semangat
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, yang bertindak sebagai inspektur upacara menyampaikan bahwa Harkitnas bukan hanya seremonial tahunan, melainkan menjadi momentum reflektif bagi seluruh elemen bangsa untuk terus bergerak maju dan beradaptasi menghadapi dinamika zaman.

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini harus menjadi pengingat untuk memperkuat semangat juang, kolaborasi, dan inovasi dalam membangun bangsa, termasuk di Kabupaten Karawang,” tegas Bupati.

Wujud Nyata Semangat Kebangkitan di Daerah
Lebih lanjut, Bupati Aep menegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional telah diwujudkan di Karawang melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), hingga percepatan digitalisasi pelayanan publik.

Kita berkomitmen membangun infrastruktur inklusif, meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi serta industri berkelanjutan,” ujarnya.

Ajak Masyarakat Melangkah Bersama Menuju Indonesia Kuat
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh komponen masyarakat untuk melangkah bersama, saling menguatkan, dan menjaga kebersamaan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih kuat, adil, dan beradab.

Baca juga : DIGIKAR Resmi Diluncurkan, Pemkab Karawang Percepat Transformasi Digital Layanan Publik

Peringatan ini menjadi wujud nyata semangat kebangkitan nasional yang terus hidup di tengah masyarakat Karawang, selaras dengan upaya pemerintah pusat dan daerah dalam membangun bangsa secara holistik dan berkelanjutan.(FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) resmi melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kemitraan antara Usaha Besar dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), bertempat di Aula Gedung Singaperbangsa, Lantai 3, pada Kamis (15/5/2025).

Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemda Karawang dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang merata, berkeadilan, serta memperkuat jejaring usaha yang saling menguntungkan antara pelaku industri besar dan UMKM lokal.

Baca juga : Pemutakhiran Skema Sertifikasi Fotografi, Dorong Relevansi dan Kompetensi Fotografer

Lima Perusahaan Besar Jalin Kemitraan dengan UMKM Lokal Karawang
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak lima perusahaan besar menjalin kemitraan langsung dengan lima UMKM lokal yang bergerak di berbagai sektor, yaitu:

  • Tiga UMKM bidang jasa katering
  • Satu UMKM pengadaan seragam kerja
  • Satu UMKM jasa perbaikan kendaraan dan forklift

Melalui kemitraan ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat memperoleh akses pasar yang lebih luas, peningkatan kualitas layanan, serta pendampingan dalam pengembangan usaha secara berkelanjutan.

Bupati Karawang: Komitmen Dorong UMKM Naik Kelas
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyampaikan apresiasinya kepada perusahaan-perusahaan besar yang telah berkomitmen menjalin kemitraan dengan UMKM lokal.

Kolaborasi yang telah terjalin ini harus terus kita tingkatkan. Sampaikan kendala yang dihadapi, karena kami berkomitmen untuk menciptakan daerah yang ramah investasi,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang terus berupaya mendorong UMKM untuk naik kelas melalui berbagai strategi. Salah satunya adalah dengan mendorong pendirian kantor perwakilan BPOM di Karawang, sebagai bentuk dukungan terhadap sertifikasi produk dan peningkatan daya saing UMKM di pasar nasional dan internasional.

Baca juga : DIGIKAR Resmi Diluncurkan, Pemkab Karawang Percepat Transformasi Digital Layanan Publik

Dorong Ekosistem Usaha Inklusif dan Berkelanjutan
Kemitraan usaha besar dengan UMKM merupakan bagian dari strategi besar Pemda Karawang dalam membangun ekosistem investasi yang inklusif, membuka akses pasar yang luas, dan mendorong kolaborasi lintas sektor. Diharapkan, langkah ini mampu memperkuat ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Karawang.(FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi meluncurkan program Digitalisasi Karawang (DIGIKAR) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), bertempat di Command Center Gedung Singaperbangsa pada Kamis (15/5/2025). Program ini merupakan bagian dari implementasi Seratus Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati (SEHATI) Karawang.

Baca juga : KH. Ma’ruf Amin Pimpin Halaqoh PKB Jabar, Tegaskan Peran Politik Kyai

Peluncuran DIGIKAR menjadi langkah strategis untuk mendorong transformasi digital di lingkungan pemerintahan dan pelayanan publik. Kepala Diskominfo Karawang, Wahidin, menjelaskan bahwa DIGIKAR merupakan komitmen Pemkab Karawang untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berbasis teknologi dan data.

“DIGIKAR adalah bentuk nyata dari upaya inovatif pemerintah untuk memaksimalkan pelayanan publik melalui sistem digital yang terintegrasi,” jelas Wahidin.

Dalam platform DIGIKAR, terdapat enam aplikasi unggulan dari berbagai perangkat daerah, yaitu:

  • SAKATA (Dashboard Pimpinan Terintegrasi) dan SATU PETA dari Diskominfo: menyajikan data spasial dan informasi pemetaan Kabupaten Karawang.
  • SAPA AKANG dari DPMPTSP: sistem administrasi perkantoran dan layanan perizinan terpadu.
  • SIJANTAN dari Dinas PUPR: sistem informasi jalan dan jembatan.
  • SIIMAH dari Dinas PRKP: sistem informasi perumahan.
  • SITARIK dari Disparbud: sistem informasi tempat wisata yang lengkap dan terdeskripsi.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, mengapresiasi peluncuran DIGIKAR sebagai tonggak penting menuju digitalisasi layanan publik di Kabupaten Karawang.

“Saya mengapresiasi peluncuran DIGIKAR. Transformasi digital adalah keniscayaan, dan melalui DIGIKAR – khususnya aplikasi SAKATA – para perangkat daerah dapat bersinergi untuk terus memperbarui informasi program kerja agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

Baca juga : Menggali Potensi Seni Budaya Karawang dalam Ekonomi Kreatif Jawa Barat

Ia juga mendorong agar setiap tahun muncul terobosan baru demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Karawang.

Dalam kesempatan yang sama, turut diluncurkan pula program Digitalisasi Pasar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan, yang mendukung digital marketing bagi pelaku pasar tradisional di Karawang.

Peluncuran DIGIKAR menandai dimulainya era baru dalam pelayanan publik yang lebih efisien, berbasis data, dan berorientasi pada kemudahan akses informasi bagi masyarakat Karawang.(FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 resmi dimulai di Desa Mekarasih, Kecamatan Banyusari, pada Selasa (6/5/2025). Upacara pembukaan menjadi simbol dimulainya program kolaboratif antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Karawang dalam membangun desa secara menyeluruh.

Mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah,” kegiatan ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup pemberdayaan sosial, ekonomi, serta pendidikan karakter masyarakat, terutama generasi muda.

Baca juga : Ratusan Pemuda Karawang Jalani Tes Magang Jepang

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyambut baik pelaksanaan TMMD ini dan mengapresiasi keterlibatan aktif sekitar 1.000 personel gabungan dari TNI Angkatan Darat, Laut, dan Udara.

“Saya harap warga aktif bekerja sama dengan TNI dalam program ini. TMMD bukan hanya soal pembangunan, tetapi juga wujud nyata gotong royong dan kepedulian terhadap masa depan desa,” ujar Bupati Aep.

Sementara itu, Dandim 0604/Karawang, Letkol Inf Dede Hermawan, menekankan bahwa TMMD adalah bentuk nyata komitmen TNI dalam mempercepat pembangunan desa, sekaligus memperkuat solidaritas sosial dan ketahanan masyarakat.

Selama sebulan penuh hingga 7 Juni 2025, program ini akan difokuskan pada:

Pembangunan fisik: perbaikan jalan desa, saluran irigasi, dan fasilitas umum.

Baca juga : 6.000 Penari Meriahkan Hari Tari Sedunia di Karawang

Kegiatan non-fisik: edukasi kebangsaan, penyuluhan kesehatan, pelatihan keterampilan, serta pendampingan UMKM lokal.

Dengan melibatkan semua unsur, TMMD Ke-124 diharapkan menjadi model sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.(FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id – Ribuan masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Batujaya memadati acara Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) yang digelar di Lapangan Kecamatan Batujaya, Selasa (6/5/2025). Sejak pagi, antusias warga terlihat tinggi terutama dalam memanfaatkan layanan kesehatan gratis dan administrasi kependudukan.

Layanan kesehatan ini diadakan oleh UPTD Puskesmas Batujaya bersama rumah sakit setempat, dengan menghadirkan program SAPA Lansia (Skrining Aktif Peduli Para Lansia) yang disambut positif oleh warga lanjut usia. Selain pemeriksaan kesehatan, warga juga mendapatkan edukasi pola hidup bersih dan sehat.

Baca juga : Ratusan Pemuda Karawang Jalani Tes Magang Jepang

Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, menegaskan bahwa kegiatan PATEN merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Karawang dalam memberikan pelayanan publik yang mudah, cepat, murah, dan menjangkau hingga pelosok desa.

“Kegiatan PATEN ini menjadi ruang membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah,” ujar Maslani.

Maslani juga mendorong seluruh kecamatan untuk terus bersinergi dengan stakeholder dan mendukung program pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga infrastruktur dan pelayanan sosial.

Baca juga : Pemkab Karawang Gelar Upacara Hardiknas 2025, Dorong Pendidikan Bermutu

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan minggon bersama para kepala desa se-Kecamatan Batujaya yang menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada Wakil Bupati.

Tak hanya layanan publik, Gebyar PATEN Batujaya juga menghadirkan stand UMKM lokal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Produk-produk unggulan masyarakat setempat dipamerkan untuk mendukung promosi dan penjualan usaha mikro di wilayah tersebut.(FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Biro Kerja Sama secara resmi menandatangani kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Karawang, Selasa (6/5/2025). Kesepakatan ini meliputi pengembangan potensi daerah dan peningkatan layanan publik, serta ditandai dengan pelaksanaan panen padi bersama program contract farming di Desa Kutawargi, Kecamatan Rawamerta.

Baca juga : Forkonas Desak Pemerintah Akhiri Moratorium Pemekaran Wilayah

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyampaikan bahwa Karawang memiliki lahan sawah seluas 88 ribu hektare dan berperan strategis dalam mendukung kebutuhan pangan nasional.

“Melalui kerja sama ini, sebanyak 600 hektare lahan telah dialokasikan untuk menyuplai kebutuhan beras Jakarta. Kami berterima kasih kepada Pemprov DKI atas dukungannya,” ujar Bupati Aep.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan pentingnya kolaborasi antar daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan, khususnya untuk wilayah ibu kota.

“Kebutuhan beras Jakarta mencapai 2.500 ton. Lewat kerja sama dengan daerah penghasil seperti Karawang, saat ini telah tersedia pengadaan dari 400 hektare lahan,” jelas Pramono.

Baca juga : 6.000 Penari Meriahkan Hari Tari Sedunia di Karawang

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para petani yang menjadi ujung tombak pemenuhan kebutuhan pangan warga Jakarta.

“Terima kasih untuk seluruh petani. Tanpa kerja keras mereka, ketersediaan pangan tidak akan aman,” tambahnya.

Kerja sama ini diharapkan menjadi model kemitraan antar wilayah dalam memperkuat ketersediaan pangan nasional yang berkelanjutan.(FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id – Ratusan peserta asal Kabupaten Karawang mengikuti Tes Magang ke Jepang yang dilaksanakan di Aula Husni Hamid, Senin (5/5/2025). Program ini merupakan bagian dari kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Karawang dan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, yang menjadikan Karawang sebagai pilot project nasional untuk program pemagangan ke Jepang.

Baca juga : Forkonas Desak Pemerintah Akhiri Moratorium Pemekaran Wilayah

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Kementerian Ketenagakerjaan yang telah mempercayakan Karawang sebagai daerah percontohan.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan yang telah memilih Kabupaten Karawang sebagai pilot project program pemagangan ke Jepang,” ujar Bupati Aep saat membuka kegiatan.

Antusiasme masyarakat Karawang terhadap program ini dinilai sangat tinggi. Menurut Bupati, hal ini menunjukkan semangat besar generasi muda Karawang untuk berkembang dan bersaing di dunia internasional.

“Saya berharap masyarakat Karawang, khususnya para pemuda, bisa survive dan mempersiapkan diri secara mental. Kalau kita ingin maju, kita harus siap menghadapi tantangan,” katanya.

Bupati juga menambahkan bahwa program ini merupakan peluang emas yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.

“Ini adalah angkatan pertama. Semoga bisa menjadi langkah awal yang sukses dan menginspirasi angkatan berikutnya,” tambahnya.

Komitmen Pemerintah Pusat dan Daerah

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan RI, Solahudin, mengungkapkan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi nyata antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Program pemagangan ke Jepang ini adalah bentuk komitmen untuk memberikan peluang kerja dan pelatihan bagi generasi muda, khususnya di Karawang,” tuturnya.

Menurut Solahudin, para alumni program ini telah terbukti sukses di berbagai sektor industri di Jepang dan kembali ke tanah air dengan kompetensi yang unggul.

Baca juga : Ketegangan Hercules vs Mardigu Dinilai Ganggu Stabilitas Politik Jabar

“Ini adalah langkah awal bagi para pemuda Karawang untuk membangun masa depan yang lebih cerah. Harus disambut dengan semangat dan kesiapan yang matang,” ujarnya.

Solahudin menambahkan bahwa dari sekian banyak daerah di Indonesia, Karawang menjadi salah satu prioritas seleksi program pemagangan ke Jepang tahun ini.(FK-KIM Diskominfo)