Persoona.id – Antusias Masyarakat Padati Gebyar Paten Cilamaya Kulon

Kab Karawang – Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) Tahun 2026 disambut baik oleh masyarakat Kabupaten Karawang. Hal tersebut terlihat saat pelaksanaan Gebyar Paten di Kecamatan Cilamaya Kulon.

Ratusan masyarakat memadati halaman Kantor Kecamatan Cilamaya Kulon untuk mengakses berbagai layanan publik, Rabu (13/5/26).

Gebyar Paten sendiri menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mengurus berbagai keperluan administratif hingga kesehatan tanpa harus menempuh jarak jauh ke pusat pemerintahan.

Adapun layanan yang disediakan dalam Gebyar Paten tahun 2026 diantaranya Administrasi Kependudukan, Pemeriksaan kesehatan gratis dan layanan KB (IUD & Implan), Perpanjangan SIM/STNK, dan pembayaran Pajak hingga konsultasi izin usaha dan berbagai layanan sektoral lainnya.

Baca juga : FTPBS 2026 Karawang Resmi Dibuka: Ajang Pelajar Unjuk Gigi di Panggung Teater Basa Sunda

Dalam kegiatan tersebut juga menjadi ajang promosi bagi produk lokal. Berbagai stand UMKM turut memeriahkan dengan memamerkan produk unggulan mulai dari olahan ikan pindang hingga berbagai camilan.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dan Wakil Bupati Karawang H. Maslani beserta unsur Forkopimda meninjau pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasinya atas antusiasme warga yang luar biasa dalam mengakses pelayanan yang ada.

Ia menegaskan bahwa program tersebut adalah komitmen pemerintah dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai informasi, Gebyar Paten ini dipastikan akan terus dilaksanakan secara bergantian di setiap kecamatan di Kabupaten Karawang sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. (Diskominfo)

Persoona.id – Kirab Budaya dalam rangka peringatan Milangkala Tatar Sunda di Kabupaten Karawang berlangsung meriah, Sabtu malam (9/5/26). Ribuan masyarakat antusias memadati ruas jalan Ir. H. Juanda – Arif Rahman Hakim – Tuparev hingga Alun-alun Karawang.

Acara dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dan Wakil Bupati Karawang H. Maslani. Rombongan turut ambil bagian dalam kirab budaya dengan menunggangi kuda, mengiringi kereta kencana yang membawa Mahkota Binokasih.

Kirab Budaya tersebut menampilkan pertunjukan seni khas dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat termasuk Kabupaten Karawang yang menampilkan Jajangkungan hingga Topeng Banjet.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa Kabupaten Karawang menjadi salah satu

Ia juga mengungkapkan rencana terkait penataan infrastruktur yang akan dilakukan di Kabupaten Karawang salah satunya adalah pembangunan pelataran cinta (penataan lampu jalan, trotoar, taman, serta pemindahan tiang listrik dan penguburan kabel listrik di bawah tanah) yang dilakukan di sepanjang Jalan Arif Rahman Hakim hingga Alun-alun Karawang .

Baca juga : FTPBS 2026 Karawang Resmi Dibuka: Ajang Pelajar Unjuk Gigi di Panggung Teater Basa Sunda

“Kedepan pak Bupati, kita tata oleh provinsi dan kabupaten, kita tata lampu, trotoar hingga taman dari sana (Jalan Arif Rahman Hakim) sampai sini (Alun-alun). Kita buat batu tulis isinya pesan-pesan cinta,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Jawa Barat beserta jajaran atas terselenggaranya perayaan kirab budaya di Kabupaten Karawang serta apresiasi kepada masyarakat yang antusias hadir memeriahkan Milangkala Tatar Sunda.

“Alhamdulillah Kabupaten Karawang ini yang ketujuh. Terimakasih Kepada pak Gubernur dan masyarakat, kita kalau melihat antusias masyarakat ini sangat luar biasa,” ujarnya.

Menanggapi terkait penataan infrastruktur, Bupati Aep mengapresiasi dan siap mendukung terkait penataan infrastruktur yang akan dilakukan oleh Provinsi Jawa Barat.

Alhamdulillah mudah-mudahan Pak Gub perencanaan untuk penurunan kabel dan lain-lain berjalan lancar. Dan insyaallah Karawang maju tentunya Jabar istimewa,” tutupnya. (Diskominfo)

Persoona.id – Wakil Bupati Karawang H. Maslani menghadiri gelaran perdana Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) yang diselenggarakan di Kecamatan Cilamaya Wetan pada Rabu (29/4/2026).

Gebyar Paten ini merupakan agenda jemput bola yang rutin dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang setiap tahunnya untuk mendekatkan berbagai pelayanan kepada masyarakat.

“Tujuan kami hadir disini tentunya untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, yakni meningkatkan pelayanan dekat dengan masyarakat,” ujar Wabup Maslani.

Berbagai pelayanan administrasi di Gebyar Paten ini mulai dari kependudukan, pajak daerah PBB, BPHTB, perizinan, kesehatan, dinas tenaga kerja, dan seluruh layanan dinas di Kabupaten Karawang.

Baca juga : Gubernur Dedi Mulyadi dan Bupati Aep Syaepuloh Sinkronisasi Penataan Tambang dan Jalan di Karawang

Tidak hanya itu, Gebyar Paten juga bekerja sama dengan instansi vertikal, seperti samsat pembayaran pajak kendaraan, perpanjang SIM, Bank BJB, BPJS Ketenagakerjaan, hingga BPJS Kesehatan.

Selain menyediakan berbagai layanan administrasi, terdapat stand UMKM dari desa-desa di Kecamatan Cilamaya Wetan. Dengan demikian, pihaknya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

“Semuanya kami sediakan dan kami layani. Kami pun di sini menyediakan UMKM unggulan dari desa-desa, tentunya hal ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” tuturnya.

Pada kesempatan itu pula, Wabup Maslani menyempatkan diri untuk mendonorkan darah karena pada Gebyar Paten di Kecamatan Cilamaya Wetan ini dihadirkan juga pelayanan bagi masyarakat yang ingin mendonorkan darah.

Kemudian, ia menyambangi Puskesmas Cilamaya Wetan untuk meninjau pelayanan KB Implan dan IUD, menjenguk pasien-pasien rawat inap dan sekaligus meresmikan Ruang Vision Center sebagai upaya peningkatan layanan kesehatan mata bagi masyarakat./***

Persoona.id – Siapa bilang mahasiswa pertanian hanya akrab dengan lumpur, lahan, dan tanaman? Stigma klasik tersebut baru saja dipatahkan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Multimedia Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).

Melalui sebuah workshop kreatif yang digelar baru-baru ini, mereka membuktikan bahwa keahlian agrikultur dan teknologi digital bisa menjadi kombinasi yang kuat di era transformasi digital. Mengusung konsep intimate sharing session, kegiatan ini fokus pada pelatihan pembuatan teks carousel untuk mengoptimalkan konten edukasi dan promosi di media sosial.

Sesi berbagi ilmu ini dipandu langsung oleh Agung Dwi Julianto, S.P., salah satu founder dari Multimedia Unsika. Ia secara aktif menantang para mahasiswa untuk berani terjun ke dunia digital kreatif.

Baca juga : Wujudkan Digitalisasi Karawang, UKM Prisain Politeknik Kepribadian Hadirkan ‘Digi Talks’: Ruang Ekspresi Inklusif bagi UMKM hingga Tokoh Publik

Bukan Sekadar Lahan dan Tanaman
Dalam sesi tersebut, Agung menekankan bahwa latar belakang keilmuan agrikultur bukanlah penghalang untuk mengeksplorasi potensi diri sebagai seorang content creator. Justru, pengetahuan teknis pertanian yang dikemas dengan visual menarik bisa menjadi konten edukasi berharga untuk memajukan potensi tani lokal Karawang.

“Bentar, bentar… kayaknya anak pertanian bisa kayak gini juga lho,” tegas Agung dengan nada bercanda namun serius saat melihat hasil karya para peserta.

Ia menegaskan bahwa kemampuan copywriting dan visualisasi konten adalah keterampilan wajib di masa kini bagi setiap mahasiswa, apa pun disiplin ilmunya.

Kolaborasi Ekspresi Seni dan Masa Depan Digital
Meski digelar dengan peserta terbatas agar lebih eksklusif, antusiasme audiens sangat tinggi. Mahasiswa diajarkan cara menyusun pesan yang kuat agar setiap slide pada konten carousel mampu mengikat perhatian audiens (engagement rate) hingga akhir.

Baca juga : Ubah Skill Digital Jadi Peluang Bisnis, Dosen Bisnis Digital Politeknik Prisain Cetak Young Entrepreneur di SMKN 1 Kota Bekasi

Kegiatan ini merupakan langkah awal dari serangkaian program peningkatan kapasitas yang dicanangkan oleh Multimedia Faperta Unsika. Ke depannya, mereka berencana untuk terus mengulik ranah digital lainnya, termasuk teknik fotografi dan videografi profesional untuk mendokumentasikan hasil riset pertanian.

Semangat pergerakan mahasiswa ini juga berjalan selaras dengan semangat rekan-rekan UKM Ekspresi Seni. Melalui jargon kebanggaan mereka, “Seni, Ekspresi, Entitas Diri”, kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan talenta kreatif baru dari Karawang yang siap bersaing di kancah nasional tanpa meninggalkan identitas sebagai pejuang pangan./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang H. Asep Aang Rahmatullah menghadiri Rapat Koordinasi Strategis terkait Penataan Tata Kelola Tambang dan Rencana Penataan Kabel Udara di wilayah Jawa Barat. Bertempat di Ruang Rapat Balai Pakuan, Bandung pada Senin (27/4/26).

Turut mendampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Kepala Dinas Perhubungan, unsur Kecamatan Pangkalan, Kepala Desa Tamansari serta unsur terkait lainnya.

Baca juga : Bupati Aep Lepas 443 Jemaah Haji Kloter JKS 04 Karawang, Ingatkan Pentingnya Atribut Identitas Daerah

Rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tersebut menyoroti terkait pentingnya kepatuhan operasional industri di Kabupaten Karawang guna memastikan ketertiban infrastruktur dan perlindungan aset daerah.

“Ada dua masalah utama yang harus segera dibenahi. Perusahaan semen menggunakan bahan baku dan aktivitas angkutan besarnya melewati jalan provinsi,” ujar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat memimpin rapat.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa setiap investasi wajib selaras dengan pemeliharaan infrastruktur dan kepatuhan terhadap tata ruang.

Rapat tersebut juga menjadi sarana sinkronisasi kebijakan antara Pemprov Jabar dan Pemkab Karawang guna memastikan pihak perusahaan bertanggung jawab penuh atas dampak operasional yang ditimbulkan./***

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi melepas keberangkatan 443 jemaah haji yang tergabung dalam kloter JKS 04, pada Jumat (24/4/2026). Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, bersama Forkopimda Kabupaten Karawang di Islamic Center.

Bupati Aep menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pemberangkatan. Ia menjelaskan, total jemaah yang diberangkatkan dalam kloter ini berjumlah 443 orang, termasuk petugas pendamping.

“Alhamdulillah hari ini kami melepas jemaah haji kloter JKS 04 sebanyak 443 orang. Pemberangkatan ini merupakan bagian dari lima gelombang yang telah disiapkan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, jemaah tertua dalam rombongan ini berusia sekitar 82 tahun, sementara yang termuda berusia 21 tahun.

Baca juga : Ubah Skill Digital Jadi Peluang Bisnis, Dosen Bisnis Digital Politeknik Prisain Cetak Young Entrepreneur di SMKN 1 Kota Bekasi

Bupati Aep menegaskan, persiapan pemberangkatan haji tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui evaluasi rutin setiap tahun. Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi para calon jemaah.

“Persiapan ini bukan hanya hari ini saja, tapi setiap tahun kami evaluasi. Alhamdulillah seluruh jemaah dalam kondisi sehat, berkat dukungan dari Dinas Kesehatan yang telah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh,” katanya.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara Pemkab Karawang dengan Kementerian Haji dan Umroh serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemberangkatan.

Selain pemeriksaan kesehatan, Pemkab Karawang turut memberikan berbagai fasilitas kepada jemaah, mulai dari konsumsi, perlengkapan, hingga atribut identitas daerah.

Menurutnya, atribut tersebut penting sebagai penanda identitas jemaah asal Karawang, sehingga memudahkan koordinasi selama berada di Tanah Suci, terutama bagi jemaah lanjut usia.

Baca juga : Wujudkan Digitalisasi Karawang, UKM Prisain Politeknik Kepribadian Hadirkan ‘Digi Talks’: Ruang Ekspresi Inklusif bagi UMKM hingga Tokoh Publik

“Dengan adanya identitas ini, diharapkan memudahkan pengenalan, baik oleh petugas maupun sesama jemaah, apalagi jumlah jemaah haji dari seluruh dunia sangat banyak,” jelasnya.

Bupati Aep juga berencana meningkatkan fasilitas pemberangkatan di Islamic Center Karawang agar semakin representatif. Terkait kondisi di Timur Tengah, ia memastikan bahwa situasi di Arab Saudi aman dan kondusif bagi pelaksanaan ibadah haji.
“InsyaAllah aman, jalur penerbangan juga normal, sekitar sembilan jam. Kita doakan seluruh jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, dan kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur,” ungkapnya./***

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 200 Kepala Sekolah serta menyerahkan pengangkatan jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE, di Plaza Pemkab Karawang, Jumat 24 April 2026.

Adapun kepala sekolah yang dilantik terdiri dari 191 Kepala Sekolah Dasar (SD) dan 9 Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP). Selain itu, Pemerintah Kabupaten Karawang juga menyerahkan pengangkatan kepada 256 pejabat fungsional di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang serta 6 jabatan fungsional di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Dalam sambutannya, Bupati Karawang menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan dan pengangkatan jabatan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh tahapan juga telah dilaporkan dan dilaksanakan sesuai mekanisme yang ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Baca juga : Wujudkan Digitalisasi Karawang, UKM Prisain Politeknik Kepribadian Hadirkan ‘Digi Talks’: Ruang Ekspresi Inklusif bagi UMKM hingga Tokoh Publik

“Semua proses berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Tidak ada unsur titipan, kedekatan, maupun praktik yang tidak sesuai kaidah dalam pelaksanaan pelantikan dan pengangkatan jabatan ini,” ujar Bupati Karawang.

Ia menambahkan, penempatan dan pengangkatan jabatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, kompetensi, integritas, serta kinerja aparatur sipil negara guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Karawang.

Bupati Aep juga berharap para kepala sekolah dan pejabat fungsional yang telah dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, serta dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.

Baca juga : Kreator Logo HUT Karawang & Ketua Forum Film Pilih Kuliah di Bisnis Digital Politeknik Prisain

Momentum ini harus menjadi penguat semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan pelayanan pemerintahan.

“Mari bersama-sama membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berintegritas demi kemajuan Kabupaten Karawang,” pungkasnya./kimkrw

Persoona.id – Wakil Bupati Karawang H. Maslani secara resmi membuka kegiatan Kick Off Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal bagi Ibu Hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan Balita bermasalah gizi dipadukan dengan Gebyar Pekan Imunisasi Dunia (PID) Kabupaten Karawang tahun 2026, bertempat di Desa Gintungkerta, Klari pada Kamis (9/4/26).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah strategis yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menciptakan generasi sehat dan bebas stanting sesuai dengan arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Adapun target penurunan angka Stunting pada tahun 2026 sebanyak 5 persen.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Karawang, H. Maslani menekankan terkait keberhasilan program terletak pada ketepatan sasaran intervensi gizi. Ia meminta seluruh jajaran untuk tidak sekedar menjalankan rutinitas melainkan fokus pada hasil yang berkelanjutan.

“Kita harus serius menangani gizi balita. Saat ini angka stunting kita 17,6%, dan target kita harus turun jadi 14,08% di tahun ini. Tujuannya bukan cuma naik berat badan, tapi status gizinya benar-benar membaik secara permanen,” ujarnya.

Selain itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Karawang Ns. Kurniasih menyampaikan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) menjadi salah satu instrumen penting untuk memperbaiki kualitas kesehatan balita secara menyeluruh, bukan sekadar bantuan pangan saja. (Diskominfo)

Persoona.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karawang, Senin (30/3/2026).

Di hadapan rapat paripurna, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh memaparkan sejumlah capaian indikator makro yang mengalami kenaikan signifikan.

Berdasarkan dokumen LKPJ tersebut, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Karawang tahun 2025 naik menjadi 74,59 dari sebelumnya 73,82 pada tahun 2024. Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 7,86 persen menjadi 7,08 persen.

Pertumbuhan ekonomi daerah juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) mencapai 5,06 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 4,2 persen.

“Laporan ini adalah bentuk keterbukaan pemerintah daerah untuk dievaluasi dan diperbaiki. Karena kami meyakini, pemerintahan yang kuat adalah pemerintahan yang mampu mendengar, menerima masukan, dan menjadikannya sebagai energi untuk terus berbenah,” ujar Aep Syaepuloh dalam sambutannya.

Realisasi Anggaran dan Infrastruktur dari sisi fiskal, realisasi Pendapatan Daerah tahun 2025 mencapai Rp 5,67 triliun atau 96,25 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 5,89 triliun.

Sementara itu, realisasi Belanja Daerah tercatat sebesar Rp 5,76 triliun dari total anggaran Rp 6,35 triliun.

Di sektor infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Karawang melaporkan penyelesaian sejumlah proyek strategis sepanjang tahun 2025, antara lain: Pembangunan jalan sepanjang 187,35 km. Rehabilitasi 328 unit ruang kelas SD dan SMP.Pembangunan 3.768 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi masyarakat.

Penyelesaian 1 unit RSUD dan pemeliharaan 16 unit Puskesmas.Tentang Indikator Kinerja meskipun mencatat banyak keberhasilan, Bupati mengungkapkan bahwa dari 14 Indikator Kinerja Utama (IKU) yang ditetapkan, terdapat 6 indikator (42,8 persen) yang belum mencapai target. Beberapa poin yang menjadi catatan evaluasi meliputi indeks kesehatan, indeks kesejahteraan sosial, dan indeks konektivitas wilayah.(diskominfo)

Persoona.id – Mengawali hari pertama kerja setelah libur panjang Idulfitri 1447 H. Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang menggelar Apel Bersama yang dirangkaikan dengan acara Halalbihalal di Plaza Pemda Karawang pada Rabu (25/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN). Di lingkungan Pemkab Karawang untuk saling memaafkan dan memperkuat silaturahmi. Dalam suasana penuh kekeluargaan, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyampaikan ucapan selamat hari raya secara langsung kepada para pegawai.

“Di hari yang fitri ini, saya atas nama pribadi dan pemerintah. Memohon maaf jika selama menjabat sebagai bupati dan wakil bupati terdapat kesalahan. Dari lubuk hati yang paling dalam, kami mengucapkan mohon maaf lahir dan batin,” ujar Bupati Aep di hadapan peserta apel.

Apresiasi Pengamanan Mudik dan Wisata
Selain silaturahmi. Bupati memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras selama masa libur lebaran. Ia memuji kesigapan Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol-PP, BPBD, hingga para Camat dalam mengamankan arus mudik dan balik.

Terkait lonjakan wisatawan di wilayah Karawang bagian selatan, Bupati memberikan catatan khusus. Meski terjadi kepadatan, situasi secara umum dinilai tetap terkendali berkat koordinasi yang baik dari para petugas di lapangan.

Fokus Pelayanan dan Infrastruktur
Menutup arahannya, Bupati Aep menegaskan agar seluruh ASN. Segera kembali ke ritme kerja normal dan meningkatkan performa pelayanan publik. Ia menekankan dua poin utama: profesionalisme dan percepatan pembangunan.

“Kita bekerja bersama-sama. Tunjukkan profesionalisme, dan saya titip pesan untuk percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Karawang. Agar terus dikawal dengan baik sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tutup Bupati.

Dengan berakhirnya masa libur lebaran, seluruh pelayanan publik di Kabupaten Karawang dipastikan kembali beroperasi secara optimal mulai hari ini./kimkrw