Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi melepas keberangkatan 443 jemaah haji yang tergabung dalam kloter JKS 04, pada Jumat (24/4/2026). Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, bersama Forkopimda Kabupaten Karawang di Islamic Center.

Bupati Aep menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pemberangkatan. Ia menjelaskan, total jemaah yang diberangkatkan dalam kloter ini berjumlah 443 orang, termasuk petugas pendamping.

“Alhamdulillah hari ini kami melepas jemaah haji kloter JKS 04 sebanyak 443 orang. Pemberangkatan ini merupakan bagian dari lima gelombang yang telah disiapkan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, jemaah tertua dalam rombongan ini berusia sekitar 82 tahun, sementara yang termuda berusia 21 tahun.

Baca juga : Ubah Skill Digital Jadi Peluang Bisnis, Dosen Bisnis Digital Politeknik Prisain Cetak Young Entrepreneur di SMKN 1 Kota Bekasi

Bupati Aep menegaskan, persiapan pemberangkatan haji tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui evaluasi rutin setiap tahun. Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi para calon jemaah.

“Persiapan ini bukan hanya hari ini saja, tapi setiap tahun kami evaluasi. Alhamdulillah seluruh jemaah dalam kondisi sehat, berkat dukungan dari Dinas Kesehatan yang telah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh,” katanya.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara Pemkab Karawang dengan Kementerian Haji dan Umroh serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemberangkatan.

Selain pemeriksaan kesehatan, Pemkab Karawang turut memberikan berbagai fasilitas kepada jemaah, mulai dari konsumsi, perlengkapan, hingga atribut identitas daerah.

Menurutnya, atribut tersebut penting sebagai penanda identitas jemaah asal Karawang, sehingga memudahkan koordinasi selama berada di Tanah Suci, terutama bagi jemaah lanjut usia.

Baca juga : Wujudkan Digitalisasi Karawang, UKM Prisain Politeknik Kepribadian Hadirkan ‘Digi Talks’: Ruang Ekspresi Inklusif bagi UMKM hingga Tokoh Publik

“Dengan adanya identitas ini, diharapkan memudahkan pengenalan, baik oleh petugas maupun sesama jemaah, apalagi jumlah jemaah haji dari seluruh dunia sangat banyak,” jelasnya.

Bupati Aep juga berencana meningkatkan fasilitas pemberangkatan di Islamic Center Karawang agar semakin representatif. Terkait kondisi di Timur Tengah, ia memastikan bahwa situasi di Arab Saudi aman dan kondusif bagi pelaksanaan ibadah haji.
“InsyaAllah aman, jalur penerbangan juga normal, sekitar sembilan jam. Kita doakan seluruh jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, dan kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur,” ungkapnya./***

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 200 Kepala Sekolah serta menyerahkan pengangkatan jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE, di Plaza Pemkab Karawang, Jumat 24 April 2026.

Adapun kepala sekolah yang dilantik terdiri dari 191 Kepala Sekolah Dasar (SD) dan 9 Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP). Selain itu, Pemerintah Kabupaten Karawang juga menyerahkan pengangkatan kepada 256 pejabat fungsional di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang serta 6 jabatan fungsional di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Dalam sambutannya, Bupati Karawang menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan dan pengangkatan jabatan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh tahapan juga telah dilaporkan dan dilaksanakan sesuai mekanisme yang ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Baca juga : Wujudkan Digitalisasi Karawang, UKM Prisain Politeknik Kepribadian Hadirkan ‘Digi Talks’: Ruang Ekspresi Inklusif bagi UMKM hingga Tokoh Publik

“Semua proses berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Tidak ada unsur titipan, kedekatan, maupun praktik yang tidak sesuai kaidah dalam pelaksanaan pelantikan dan pengangkatan jabatan ini,” ujar Bupati Karawang.

Ia menambahkan, penempatan dan pengangkatan jabatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, kompetensi, integritas, serta kinerja aparatur sipil negara guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Karawang.

Bupati Aep juga berharap para kepala sekolah dan pejabat fungsional yang telah dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, serta dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.

Baca juga : Kreator Logo HUT Karawang & Ketua Forum Film Pilih Kuliah di Bisnis Digital Politeknik Prisain

Momentum ini harus menjadi penguat semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan pelayanan pemerintahan.

“Mari bersama-sama membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berintegritas demi kemajuan Kabupaten Karawang,” pungkasnya./kimkrw

Persoona.id – Wakil Bupati Karawang H. Maslani secara resmi membuka kegiatan Kick Off Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal bagi Ibu Hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan Balita bermasalah gizi dipadukan dengan Gebyar Pekan Imunisasi Dunia (PID) Kabupaten Karawang tahun 2026, bertempat di Desa Gintungkerta, Klari pada Kamis (9/4/26).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah strategis yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menciptakan generasi sehat dan bebas stanting sesuai dengan arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Adapun target penurunan angka Stunting pada tahun 2026 sebanyak 5 persen.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Karawang, H. Maslani menekankan terkait keberhasilan program terletak pada ketepatan sasaran intervensi gizi. Ia meminta seluruh jajaran untuk tidak sekedar menjalankan rutinitas melainkan fokus pada hasil yang berkelanjutan.

“Kita harus serius menangani gizi balita. Saat ini angka stunting kita 17,6%, dan target kita harus turun jadi 14,08% di tahun ini. Tujuannya bukan cuma naik berat badan, tapi status gizinya benar-benar membaik secara permanen,” ujarnya.

Selain itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Karawang Ns. Kurniasih menyampaikan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) menjadi salah satu instrumen penting untuk memperbaiki kualitas kesehatan balita secara menyeluruh, bukan sekadar bantuan pangan saja. (Diskominfo)

Persoona.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karawang, Senin (30/3/2026).

Di hadapan rapat paripurna, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh memaparkan sejumlah capaian indikator makro yang mengalami kenaikan signifikan.

Berdasarkan dokumen LKPJ tersebut, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Karawang tahun 2025 naik menjadi 74,59 dari sebelumnya 73,82 pada tahun 2024. Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 7,86 persen menjadi 7,08 persen.

Pertumbuhan ekonomi daerah juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) mencapai 5,06 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 4,2 persen.

“Laporan ini adalah bentuk keterbukaan pemerintah daerah untuk dievaluasi dan diperbaiki. Karena kami meyakini, pemerintahan yang kuat adalah pemerintahan yang mampu mendengar, menerima masukan, dan menjadikannya sebagai energi untuk terus berbenah,” ujar Aep Syaepuloh dalam sambutannya.

Realisasi Anggaran dan Infrastruktur dari sisi fiskal, realisasi Pendapatan Daerah tahun 2025 mencapai Rp 5,67 triliun atau 96,25 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 5,89 triliun.

Sementara itu, realisasi Belanja Daerah tercatat sebesar Rp 5,76 triliun dari total anggaran Rp 6,35 triliun.

Di sektor infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Karawang melaporkan penyelesaian sejumlah proyek strategis sepanjang tahun 2025, antara lain: Pembangunan jalan sepanjang 187,35 km. Rehabilitasi 328 unit ruang kelas SD dan SMP.Pembangunan 3.768 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi masyarakat.

Penyelesaian 1 unit RSUD dan pemeliharaan 16 unit Puskesmas.Tentang Indikator Kinerja meskipun mencatat banyak keberhasilan, Bupati mengungkapkan bahwa dari 14 Indikator Kinerja Utama (IKU) yang ditetapkan, terdapat 6 indikator (42,8 persen) yang belum mencapai target. Beberapa poin yang menjadi catatan evaluasi meliputi indeks kesehatan, indeks kesejahteraan sosial, dan indeks konektivitas wilayah.(diskominfo)

Persoona.id – Mengawali hari pertama kerja setelah libur panjang Idulfitri 1447 H. Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang menggelar Apel Bersama yang dirangkaikan dengan acara Halalbihalal di Plaza Pemda Karawang pada Rabu (25/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN). Di lingkungan Pemkab Karawang untuk saling memaafkan dan memperkuat silaturahmi. Dalam suasana penuh kekeluargaan, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyampaikan ucapan selamat hari raya secara langsung kepada para pegawai.

“Di hari yang fitri ini, saya atas nama pribadi dan pemerintah. Memohon maaf jika selama menjabat sebagai bupati dan wakil bupati terdapat kesalahan. Dari lubuk hati yang paling dalam, kami mengucapkan mohon maaf lahir dan batin,” ujar Bupati Aep di hadapan peserta apel.

Apresiasi Pengamanan Mudik dan Wisata
Selain silaturahmi. Bupati memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras selama masa libur lebaran. Ia memuji kesigapan Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol-PP, BPBD, hingga para Camat dalam mengamankan arus mudik dan balik.

Terkait lonjakan wisatawan di wilayah Karawang bagian selatan, Bupati memberikan catatan khusus. Meski terjadi kepadatan, situasi secara umum dinilai tetap terkendali berkat koordinasi yang baik dari para petugas di lapangan.

Fokus Pelayanan dan Infrastruktur
Menutup arahannya, Bupati Aep menegaskan agar seluruh ASN. Segera kembali ke ritme kerja normal dan meningkatkan performa pelayanan publik. Ia menekankan dua poin utama: profesionalisme dan percepatan pembangunan.

“Kita bekerja bersama-sama. Tunjukkan profesionalisme, dan saya titip pesan untuk percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Karawang. Agar terus dikawal dengan baik sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tutup Bupati.

Dengan berakhirnya masa libur lebaran, seluruh pelayanan publik di Kabupaten Karawang dipastikan kembali beroperasi secara optimal mulai hari ini./kimkrw

Persoona.id – Idulfitri menjadi hal penting untuk menunjukan kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat.

Pemerintah Daerah tidak hanya menjalankan hal administratif, tetapi juga berperan sebagai fasilitator kebahagiaan untuk masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Aep saat memberikan sambutan pada agenda pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H / 2026 M. Yang berlangsung di Lapangan Karangpawitan, Karawang Barat, Sabtu (21/3/2026).

Bupati menambahkan, berbagai kebijakan dan program seperti operasi pasar bersubsidi, pengamanan arus mudik, mudik gratis. Hingga penyaluran bantuan sosial menjadi bentuk nyata kepedulian kami kepada masyarakat di bulan suci ramadan.

“Kami percaya semua yang kami lakukan bukan hanya rutinitas tahunan. Tetapi sebagai pembangunan kepercayaan publik serta memperkuat legitimasi pemerintah melalui pelayanan yang responsif, cepat, dan humanis,”ucap Bupati Aep.

Selain itu, Idulfitri menjadi titik temu bagi masyarakat pekerja industri, petani, hingga nelayan. Dalam momen ini sekat-sekat sosial mencair digantikan oleh rasa persaudaraan yang hangat.

“Kita mampu menunjukkan di tengah modernisasi, industrialisasi nilai-nilai gotong royong dan kekeluargaan dapat terpelihara baik di Kabupaten Karawang”ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pembangunan daerah. Bupati menyatakan Pemkab Karawang telah menetapkan 10 pembangunan program strategis daerah tahun 2026.

Adapun yang menjadi skala prioritas seperti pemberian layanan kesehatan gratis kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karawang. Pembangunan fasilitas, infrastruktur kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur lainnya.

“Program-program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan”paparnya.

Bupati menegaskan, meskipun di tengah keterbatasan anggaran, Pemkab Karawang tidak menyurutkan prioritas dalam melayani serta menjalankan program. Yang langsung dari masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat./kimkrw

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Festival Ngadulag Bedug dan Takbir Keliling. Dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H, Jumat (20/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Karawang untuk membangkitkan kembali tradisi lama. Yang sarat nilai budaya dan religius di tengah masyarakat.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga diarahkan sebagai wadah kegiatan positif. Bagi masyarakat guna meminimalisir potensi aktivitas negatif pada malam takbiran. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi seluruh kecamatan yang turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

“Alhamdulillah, ribuan masyarakat meriahkan. InsyaAllah kegiatan seperti inilah yang diinginkan masyarakat,” kata Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE

Pelaksanaan festival dipusatkan di tiga titik, yakni Kantor Bupati Karawang sebagai pusat acara, Kecamatan Cikampek, dan Kecamatan Jayakerta. Penyelenggaraan di beberapa lokasi ini bertujuan untuk menjangkau partisipasi masyarakat secara lebih luas sekaligus menjaga kondusifitas wilayah.

Ajang budaya yang menampilkan kreativitas tabuhan bedug ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana melestarikan tradisi lokal.

Dalam pengumuman resmi panitia, grup peserta dari berbagai kecamatan menunjukkan performa terbaik mereka. Setelah melalui penilaian ketat dari dewan juri, akhirnya keluar sebagai juara utama. Adalah Grup Ngadulag dari Kecamatan Majalaya dengan skor 747.

Juara kedua diraih Grup Ngadulag dari Kecamatan Karawang Barat dengan skor 725. Sementara juara ketiga disabet oleh Grup Ngadulag dari Kecamatan Klari dengan skor 690.

Usai pelaksanaan festival, Bupati Karawang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Melaksanakan monitoring pengamanan malam takbiran di sejumlah titik strategis, di antaranya Bunderan Ciplaz dan kawasan Galuh Mas.

Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

Pemerintah Kabupaten Karawang mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Hari Raya. Dengan penuh suka cita, serta terus menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersamaan./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE resmi lantik 9 Kepala Desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Berbasis Elektronik bertempat di Aula Husni Hamid, Senin (16/3/2026).

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Pilkades Serentak Berbasis Elektronik Serentak Tahun 2026 Gelombang III yang telah sukses dilaksanakan pada 28 Desember 2025 lalu.

Bupati Aep berpesan, kepada seluruh kepala desa yang dilantik agar tetap rendah hati dan membuktikan kinerja yang nyata untuk masyarakat.

“Sumpah yang diucapkan bukan sekadar kata-kata, tapi harus dibuktikan dengan kerja nyata untuk rakyat. Kita ini superteam, bukan superman, bapak dan ibu tidak bisa bekerja sendirian, rangkul semua pihak,” ucap Bupati.

Selain itu, Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada para Pejabat Sementara (Pjs) Kades yang sudah menjaga dan menggerakan roda pemerintahan desa selama masa transisi.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dan masyarakat, saya berterima kasih kepada para Pjs yang telah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Ini adalah bukti bahwa tanggung jawab kita sebagai pelayan masyarakat dijalankan dengan integritas,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan ini pun, Bupati Aep juga mengapresiasi seluruh masyarakat Kabupaten Karawang yang telah bekerjasama dalam mensukseskan Pilkades Serentak Berbasis Elektronik dengan aman dan lancar.

Sebagai informasi, berikut adalah nama-nama kepala desa yang resmi menjabat mulai hari ini yaitu; Amah Maryamah Desa Wanakerta (Kec. Telukjambe Barat), Jumadi Desa Sarimulya (Kec. Kotabaru), Casmita Desa Jatisari (Kec. Jatisari), Nurki Desa Cadaskertajaya (Kec. Telagasari), Edi Suparjono Desa Cikampek Selatan (Kec. Cikampek), Wadma (Kec. Rawamerta): Amas Subhan, S.Hut Desa Payungsari (Kec. Pedes), Umar Desa Cikampek Utara (Kec. Kotabaru), Helen Aini Syifa Desa Tanjungmekar (Kec. Pakisjaya)./kimkrw

Persooona.id – Sebanyak 1.756 aparat gabungan dari TNI-Polri dan instansi lainnya dikerahkan untuk pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Hal itu diketahui, setelah pelaksanaan apel gabungan di Mapolres Karawang, dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026. Kamis 12 Maret 2026.

Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah mengatakan, personel keseluruhan ada lebih dari 1.756 personel yang terdiri dari 785 personil dari Polres Karawang, dibantu TNI dengan 165 personel, sedangkan 806 lebih personel dari instansi terkait, baik dari Kodim, Subdenpom, Dishub, Satpol PP, BPBD, Dinkes, Damkar, PMI.

“Kemudian dari seluruh lapisan masyarakat yang ikut serta dalam mengamankan mudik dan arus balik Lebaran 2026,” ujar Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah.

Fiki mengatakan, Operasi Ketupat digelar pada 13-25 Maret 2026. Pihaknya menyiapkan 17 pos pengamanan, 1 pos terpadu dan 4 pos pengamanan di wilayah Kabupaten Karawang.

“Kita juga sudah menyiapkan beberapa pos, terdapat 17 pos pengamanan yang sudah kita siapkan. Untuk lokasinya, pos pengamanan tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten Karawang di 17 titik,” jelasnya.

Kemudian terdapat empat pos pelayanan yang berada di rest area KM 57, KM 62, KM 42 dan Bunderan Ciplaz. Pos tersebut dapat digunakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kemudian ada satu lagi yaitu pos terpadu yang ditempatkan di Pos Galuh Mas. Nanti posnya pergunakan untuk melayani masyarakat yang melaksanakan mudik,” imbuhnya.

Fiki menambahkan, Polres Karawang membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang hendak mudik Lebaran 2026.

Layanan ini disediakan untuk memberikan rasa aman dan tenang bagi warga selama menjalani perjalanan mudik. Kendaraan dapat dititipkan di Markas Polres Karawang maupun di kantor kepolisian sektor (polsek) yang tersebar di wilayah Kabupaten Karawang.

Sementara itu, Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE mengapresiasi kerja keras jajaran Polres Karawang, TNI, serta seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan mudik tahun ini./kimkrw

Persoona.id – Suasana di Kampung Tanjung, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, terasa berbeda. Warga berkumpul di depan rumah sederhana milik Acem.

Dinding rumahnya rapuh, sebagian kayu mulai lapuk dimakan usia. Namun hari itu, harapan baru datang mengetuk pintu rumahnya.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh SE, datang langsung ke kampung tersebut bersama rombongan pemerintah daerah.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Karawang itu bukan sekadar kunjungan biasa. Ia membawa kabar baik, yakni bantuan Rumah Layak Huni (Rulahu) bagi dua warga yang selama ini tinggal dalam kondisi rumah yang jauh dari kata layak.

“InsyaAllah, program Rulahu ini adalah salah satu program unggulan Pemkab. Dan saya pastikan tepat sasaran karena saya langsung terjun untuk mengeceknya,” kata Bupati Aep.

Penerima pertama adalah Acem, warga Tanjung RT 025/RW 006, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur. Rumah yang selama ini ia tempati akan segera diperbaiki agar menjadi hunian yang lebih aman dan nyaman bagi keluarganya.

Tak jauh dari sana, bantuan serupa juga diberikan kepada Tamin, warga RW 05 RT 22, Kelurahan Plawad. Selama bertahun-tahun, ia harus bertahan di rumah dengan kondisi terbatas. Program Rulahu yang disalurkan pemerintah daerah kini menjadi titik awal perubahan bagi kehidupannya.

Kedatangan Bupati Karawang bersama Asisten Daerah, Asep Hazar, dan Lurah Plawad Nabiyil Anzar Diaswara disambut hangat oleh warga sekitar. Senyum dan sapaan warga mengiringi langkah rombongan saat meninjau langsung kondisi rumah para penerima bantuan.

Bagi masyarakat setempat, kehadiran pemerintah di tengah kampung mereka menjadi bukti bahwa perhatian itu benar-benar hadir.

Tak hanya menyerahkan bantuan pembangunan rumah, dalam kesempatan tersebut pemerintah daerah juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Tim kesehatan melakukan pengecekan kondisi masyarakat, memastikan bahwa mereka juga mendapatkan perhatian dari sisi kesehatan./kimkrw