Persoona.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang kembali menggelar Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) Tahun 2025, sebagai bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Halaman Kantor Kecamatan Cibuaya, Selasa (3/6/2025).

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dalam sambutannya menyampaikan bahwa Gebyar Paten merupakan bentuk nyata komitmen Pemkab Karawang dalam memberikan pelayanan publik yang terintegrasi dan mudah dijangkau oleh masyarakat.

Baca juga : Bupati Karawang Serahkan SK CPNS dan PPPK 2024: “Kesabaran Membuahkan Kebahagiaan”

“Gebyar Paten ini menjadi upaya pemerintah daerah untuk mendekatkan dan memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik dalam satu lokasi yang terintegrasi,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Rapat Minggon Kecamatan, yang sekaligus menjadi momentum silaturahmi antara jajaran Pemkab Karawang dengan masyarakat serta aparatur pemerintahan desa di Kecamatan Cibuaya.

“Setiap desa pasti memiliki permasalahan yang berbeda. Dengan hadirnya para kepala desa, masyarakat bisa memahami tujuan dari Gebyar Paten ini. Kami juga bisa menyampaikan langsung program-program yang menjadi bagian dari visi dan misi saya bersama Wakil Bupati Haji Maslani,” tambah Bupati Aep.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan yang merata, khususnya di bidang infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.

Baca juga : Perkuat Perlindungan Anak, DPRD Jabar Sosialisasikan Perda di Karawang

“Mari kita bersinergi. Pemerintah desa punya dana desa, kami dari daerah punya APBD. Jika disatukan, pembangunan akan lebih optimal demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Pemkab Karawang berharap pelaksanaan Gebyar Paten dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan pelayanan publik dan mempererat kolaborasi antarpemerintahan, terutama dalam membangun Karawang yang maju dan sejahtera.(FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2024 kepada ratusan peserta di Plaza Pemda Karawang, Senin (2/6).

Sebanyak 287 CPNS dan 521 PPPK kini telah resmi menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang. Dalam acara tersebut, Bupati Aep turut didampingi oleh Wakil Bupati Karawang H. Maslani dan Sekretaris Daerah.

Baca juga : Perkuat Perlindungan Anak, DPRD Jabar Sosialisasikan Perda di Karawang

Dalam sambutannya, Bupati Aep menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah melewati berbagai tahapan seleksi dengan penuh kesabaran dan ketekunan.

“Saya, atas nama Bupati Karawang, Wakil Bupati Haji Maslani, dan Sekda, mengucapkan selamat kepada seluruh CPNS dan PPPK yang hari ini resmi bergabung. Tentunya, apa yang telah dilalui penuh tantangan. Alhamdulillah, kesabaran membuahkan kebahagiaan, dan semoga menjadi keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Aep mengajak seluruh ASN baru untuk bekerja dengan penuh profesionalisme, menjunjung tinggi integritas, dan mendukung visi-misi Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Baca juga : Layar Tatar Pasundan Hadirkan Film Komunitas di Karawang

“Saya berharap kita semua bisa bersinergi dalam menjalankan visi dan misi Karawang Maju, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pelayanan publik. Mari berikan yang terbaik untuk masyarakat,” tegasnya.

Penyerahan SK ini menandai langkah awal pengabdian para CPNS dan PPPK kepada daerah dan negara. Pemerintah Kabupaten Karawang berharap kehadiran para ASN baru ini dapat memperkuat kinerja birokrasi dan pelayanan publik di berbagai sektor.(FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id – Perumdam Tirta Tarum Rayakan HUT Ke-38 Tahun, Bupati Aep Apresiasi Langkah Strategis Tingkatkan Pelayanan Pada Masyarakat

Kab. Karawang – Perusahaan Daerah Air Minum atau Perumdam Tirta Tarum Kabupaten Karawang menggelar acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-38 tahun yang mengangkat tema “Tangguh Melayani dan Tumbuh Untuk Karawang Maju”. Bertempat di Kantor SPAM Regional Jatiluhur I, Rabu (28/5/25).

Direktur Utama Perumdam Tirta Tarum Ade Dikdik menyampaikan bahwa dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-38 Tirta Tarum diwarnai dengan berbagai kegiatan seperti pemberian hadiah kepada para pelanggan yang loyal, santunan anak yatim hingga pemberian penghargaan kepada pegawai.

Baca juga : 1.800 Lowongan Dibuka di Gebyar Jobfair Karawang 2025 Secara Online

Selain itu, ia juga menyampaikan berbagai pencapaian yang berhasil diraih Tirta Tarum setiap tahunnya seperti peningkatan kapasitas Water Treatment Plant (WTP) menjadi 1386 lps, peningkatan pelanggan aktif sebanyak 113rb, pengoperasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di bulan Desember 2024 hingga peningkatan laba bersih menjadi Rp11 miliar pada tahun 2024.

“Target tahun ini, tahun 2025 insyaallah menjadi Rp18 Miliar, semoga ini bisa tercapai,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengucapkan selamat hari jadi Perumdam Tirta Tarum ke-38 tahun dan berharap momentum tersebut mampu menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik dan memastikan ketersediaan air bersih yang berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Karawang.

Baca juga : Kang Lili Mahali Serap Aspirasi Guru Madrasah Saat Reses di Cilebar

“38 tahun bukan perjalanan yang mudah, tentu banyak lika-likunya. Terus jaga dan tingkatkan kinerjanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebagai penutup, Bupati Aep mengapresiasi langkah-langkah strategis yang dilakukan Perumdam Tirta Tarum Kabupaten Karawang untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami juga sampaikan apresiasi kepada Perumdam atas langkah-langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.(FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh secara resmi membuka perhelatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Olahraga Tradisional (Oltrad) tingkat Kabupaten Karawang Tahun 2025, yang berlangsung di Lapang Karangpawitan, Rabu (28/5/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Aep menyampaikan bahwa penyelenggaraan O2SN dan Oltrad ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung visi pendidikan nasional, khususnya dalam pengembangan potensi peserta didik agar menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berilmu.

Baca juga : 1.800 Lowongan Dibuka di Gebyar Jobfair Karawang 2025 Secara Online

“Kami berharap kegiatan O2SN ini dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus mengasah bakat dan potensi diri mereka. Ini adalah momentum untuk menemukan bibit-bibit unggul dalam dunia olahraga yang bisa dibina dan dikembangkan lebih lanjut,” ujar Bupati Aep.

Ia juga menegaskan pentingnya keberlanjutan pembinaan pasca-O2SN, agar para siswa yang menunjukkan prestasi tidak hanya berhenti pada ajang ini saja.

“Jangan sampai setelah O2SN selesai, tidak ada kelanjutannya. Harus ada program pembinaan yang berkelanjutan agar para siswa yang berprestasi bisa terus berkembang,” imbuhnya.

Selain mendukung kegiatan olahraga pelajar, Bupati Aep juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur olahraga di Karawang. Ia menyebut sejumlah proyek yang telah dan akan rampung sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, tahun ini stadion sudah jadi. GOR Panatayudha, Sport Center Adiarsa juga terus dikembangkan. Kami berkomitmen agar semua fasilitas olahraga bisa merata, tidak ada perbedaan, dan bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga : Bupati Karawang Serap Aspirasi Warga dalam Gebyar Paten Cilebar 2025

Ia menutup sambutannya dengan harapan agar penyelenggaraan O2SN 2025 membawa keberkahan dan menjadi langkah awal menuju peningkatan prestasi pelajar Karawang di bidang olahraga.

Ajang O2SN dan Oltrad Kabupaten Karawang 2025 ini diikuti oleh perwakilan siswa-siswi dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Karawang, dengan berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan selama satu pekan ke depan.(FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id -Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang melalui program Seratus Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati (SEHATI) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Melalui Gebyar Jobfair 2025, sebanyak 1.800 lowongan pekerjaan resmi dibuka dan bisa diakses secara online melalui situs infoloker.karawangkab.go.id. Kegiatan ini berlangsung mulai 28 Mei hingga 12 Juni 2025.

Acara pembukaan dilakukan langsung oleh Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bersama Wakil Bupati Karawang di Aula Gedung Singaperbangsa lantai 3, Rabu (28/5/2025).

Baca juga : Bupati Karawang Serap Aspirasi Warga dalam Gebyar Paten Cilebar 2025

Sebanyak 61 perusahaan dari berbagai sektor mulai dari manufaktur, perbankan, jasa hingga industri kreatif turut berpartisipasi dalam jobfair ini. Seluruh lowongan diperuntukkan khusus bagi pencari kerja ber-KTP Karawang.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Karawang untuk mengurangi angka pengangguran, membuka akses kerja yang luas, serta meminimalisir praktik perekrutan ilegal yang merugikan masyarakat.

“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami untuk menyerap tenaga kerja lokal. Terima kasih kepada seluruh perusahaan yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini,” ungkap Bupati Aep.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Karawang siap memfasilitasi kebutuhan teknis seperti tempat tes atau seleksi bagi perusahaan yang berpartisipasi.

Baca juga : Kang Lili Mahali Serap Aspirasi Guru Madrasah Saat Reses di Cilebar

“Kalau membutuhkan sarana tes, silakan gunakan fasilitas kami. Dan bila ada intervensi yang tidak sehat, laporkan kepada kami,” tegasnya.

Jobfair online ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif di era digital, mempertemukan para pencari kerja dan perusahaan secara cepat, mudah, dan transparan.(FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id -Dalam upaya memperkuat pelayanan publik dan menjangkau masyarakat secara langsung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang kembali menggelar Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) Tahun 2025. Kali ini, Kecamatan Cilebar menjadi tuan rumah kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Cilebar, Selasa (27/5/2025).

Baca juga : Kang Lili Mahali Serap Aspirasi Guru Madrasah Saat Reses di Cilebar

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Gebyar Paten merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat dalam satu lokasi terpadu dan mudah dijangkau.

“Gebyar Paten ini kita hadir di sini untuk belanja masalah, belanja problem, permasalahan-permasalahan yang ada di tiap kecamatan. Kita ingin mendengar langsung dari masyarakat,” ujar Bupati Aep.

Kegiatan ini juga dikolaborasikan dengan Rapat Minggon Kecamatan, sehingga menjadi sarana efektif untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Bupati menyebutkan bahwa selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini menjadi momen penting untuk merumuskan langkah intervensi pembangunan di berbagai sektor seperti infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.

Bupati Aep juga menegaskan bahwa semangat pelayanan publik tidak hanya hadir saat acara Gebyar Paten berlangsung, melainkan harus terus berkelanjutan di masing-masing kecamatan dan desa.

“Saya berharap camat, kapolsek, danramil, serta kepala desa tidak ada gap. Semua harus mau mendengar dan menyelesaikan masalah masyarakat secara terbuka dan bersama,” tegasnya.

Baca juga : Diskominfo Karawang Luncurkan DIGIKAR untuk Dorong Digitalisasi Layanan Publik

Gebyar Paten Cilebar 2025 ini menghadirkan lebih dari 20 jenis layanan publik dari berbagai instansi, seperti:

  • Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil,
  • Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP),
  • Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (DPPKB),
  • BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan,
  • Layanan Pos dan Giro,
    dan banyak layanan administratif lainnya.

Masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan ini, karena selain lebih dekat dan efisien, mereka juga dapat menyampaikan berbagai keluhan maupun saran langsung kepada para pemangku kebijakan.(FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id -Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karawang terus berinovasi dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Melalui program Seratus Hari Kerja Bupati (SEHATI), Diskominfo resmi meluncurkan Digitalisasi Karawang (DIGIKAR) sebagai bentuk transformasi pelayanan publik berbasis digital.

Baca juga : GEMA PETANI: Langkah Nyata Pemkab Karawang Dorong Produksi Pertanian dan Ketahanan Pangan

Kepala Diskominfo Karawang, Wahidin, menjelaskan bahwa peluncuran DIGIKAR merupakan strategi nyata untuk mendukung komitmen Bupati Karawang dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif dan terintegrasi secara digital.

“DIGIKAR ini terdiri dari enam aplikasi unggulan dari berbagai perangkat daerah. Dari Diskominfo sendiri, terdapat aplikasi SAKATA (dashboard pimpinan terintegrasi) dan SATU PETA (peta dan informasi spasial Karawang),” jelas Wahidin.

Selain itu, dalam DIGIKAR juga terdapat aplikasi:

  • SAPA AKANG dari DPMPTSP (layanan perizinan dan administrasi),
  • SIJANTAN dari PUPR (informasi jalan dan jembatan),
  • SIIMAH dari PRKP (informasi perumahan),
  • SITARIK dari Disparbud (data deskripsi tempat wisata).

Tidak hanya itu, Diskominfo Karawang juga memperkenalkan superapp berbasis WhatsApp bernama PAK HAJI (Pelayanan WhatsApp Karawang Handal dan Teruji), yang sebelumnya telah diluncurkan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-391.

PAK HAJI merupakan chatbot layanan digital yang terintegrasi dengan berbagai informasi dan layanan publik, seperti:

  • Profil Karawang,
  • Layanan Publik (izin, pajak, kependudukan, MPP, inovasi),
  • Pengaduan Publik (Tangkar dan SP4N-Lapor),
  • Layanan Darurat (dinsos, damkar, 119),
  • Informasi Publik (PPID, Open Data, harga pasar),
  • Informasi Stunting.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi yang digagas Diskominfo.

Baca juga : Karawang Kembali Raih Opini WTP dari BPK untuk Ke-10 Kalinya

“Transformasi digital harus kita lakukan. Saya sangat mengapresiasi DIGIKAR dan PAK HAJI yang menjadi solusi nyata kebutuhan masyarakat Karawang,” ujar Bupati.

Ia juga berharap setiap tahun muncul terobosan baru untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karawang.(FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.

Baca juga : Workshop Audit Keamanan SPBE Perkuat Sistem Informasi Pemerintah Karawang

Penghargaan ini menjadi kali ke-10 secara berturut-turut bagi Kabupaten Karawang dalam meraih opini tertinggi dari BPK RI tersebut. Penyerahan penghargaan dilakukan secara langsung oleh perwakilan BPK RI Jawa Barat dan diterima langsung oleh Bupati Karawang pada Senin (26/5/2025), di Kantor BPK RI Jawa Barat.

Dalam proses pemeriksaannya, BPK RI melaksanakan tiga jenis pemeriksaan, yaitu pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu. Kabupaten Karawang dinilai sebagai salah satu daerah yang konsisten menunjukkan komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola keuangan yang baik dan profesional.

Predikat opini WTP ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan dalam pengelolaan keuangan, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja keras seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang.

Baca juga : GEMA PETANI: Langkah Nyata Pemkab Karawang Dorong Produksi Pertanian dan Ketahanan Pangan

“Ini adalah hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemkab Karawang dalam memastikan pengelolaan keuangan berjalan sesuai standar akuntansi pemerintahan, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Bupati Karawang.(FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menggelar Gerakan Masal Peningkatan Produksi Pertanian Mendukung Hilirisasi Kios Tani atau yang dikenal dengan GEMA PETANI, sebagai bagian dari Program Seratus Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Karawang (SEHATI). Kegiatan ini berlangsung serentak di 30 kecamatan dan dipusatkan di Kantor DPKP Karawang, Kamis (22/5).

Gerakan masal ini mencakup berbagai kegiatan strategis untuk mendukung ketahanan dan produksi pangan daerah, di antaranya :

Baca juga : Workshop Audit Keamanan SPBE Perkuat Sistem Informasi Pemerintah Karawang

  • GEMA PETUAH (Gerakan Masal Pengukuran pH Tanah),
  • GEMA SIMPONI (Gerakan Vaksinasi, Desinfeksi, dan Sistem Pelaporan Dini PMK),
  • GEMA BASMIKUS (Gerakan Masal Basmi Tikus).

Selain itu, juga dilakukan launching Kios Pangan, Kincir Air, dan Traktor Perahu. Kios Pangan ini diharapkan menjadi solusi distribusi pangan yang efisien dengan tujuan menjaga stabilitas pasokan, harga pangan pokok, dan memperkuat aksesibilitas masyarakat terhadap pangan berkualitas.

Kepala DPKP Karawang, Rohman, melaporkan bahwa kegiatan GEMA PETUAH tahun ini menyasar 309 titik, GEMA SIMPONI telah memberikan 1.750 dosis vaksin dan sedang berlangsung di tiga titik, serta GEMA BASMIKUS menyasar wilayah-wilayah endemis hama tanaman sesuai dengan kebutuhan.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sektor pertanian adalah pilar utama pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen menjaga kecukupan pangan yang aman dan bergizi bagi masyarakat melalui program-program pertanian berkelanjutan.

“Kios Pangan merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Kehadirannya diharapkan meningkatkan daya beli masyarakat dengan harga komoditas yang terjangkau namun tetap berkualitas,” jelas Bupati.

Baca juga : Bupati Karawang Serahkan Beasiswa dan BPJS Nelayan

Ia juga menegaskan bahwa Program SEHATI tidak hanya berhenti dalam 100 hari kerja, tetapi akan terus berlanjut sebagai bentuk komitmen jangka panjang, terutama dalam sektor pertanian. “Ini bagian dari upaya kita meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendorong kemandirian dalam menghadapi tantangan global,” tutupnya. (FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id – Dalam upaya memperkuat tata kelola keamanan informasi di lingkungan Pemerintah Daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karawang menggelar Workshop Audit Keamanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pada Rabu (21/5/2025). Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong penyelenggaraan pemerintahan digital yang aman, terpercaya, dan sesuai regulasi.

Workshop dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karawang, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Bidang Aplikasi Informatika. Dalam sambutannya, Kepala Dinas menegaskan pentingnya audit keamanan SPBE sebagai fondasi utama dalam transformasi digital pemerintahan.

Baca juga : Bupati Karawang Serahkan Beasiswa dan BPJS Nelayan

“Audit Keamanan SPBE merupakan bentuk nyata pelaksanaan Peraturan BSSN Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pedoman Manajemen Keamanan Informasi SPBE serta standar teknis dan prosedur keamanannya,” ujar Kepala Dinas dalam sambutannya.

Melalui workshop ini, peserta diharapkan mampu:
✅ Memahami standar dan proses audit keamanan SPBE,
✅ Menyusun rencana tindak lanjut hasil audit secara sistematis,
✅ Meningkatkan kesiapan sistem dan SDM dalam menghadapi potensi ancaman siber,
✅ Serta memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan digital pemerintah.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini dua perwakilan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), yakni Sandiman Ahli Madya Raden Muhammad Ival Tirtakusumah dan Sandiman Ahli Muda Ivan Bashofi. Keduanya memaparkan tata cara pelaksanaan audit keamanan SPBE sesuai ketentuan yang berlaku, dilengkapi dengan tips praktis serta simulasi audit.

Baca juga : Pemkab Karawang Peringati Harkitnas 2025: Momen Refleksi dan Penggerak Semangat Bangsa

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pengelola SPBE dari berbagai perangkat daerah di Karawang, di antaranya: Dinas Komunikasi dan Informatika, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Satuan Polisi Pamong Praja, serta dua rumah sakit daerah, yaitu RSUD Karawang dan RSUD Jatisari.

Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan keamanan sistem digital pemerintahan daerah semakin kokoh, sejalan dengan tuntutan era digital yang semakin kompleks dan dinamis.(FK-KIM Diskominfo)