Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, menjenguk seorang balita berusia 2,5 tahun yang menjadi korban tindak kekerasan dan tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang, pada Sabtu 14 Februari 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah daerah terhadap korban sekaligus memastikan balita tersebut mendapatkan penanganan medis terbaik dari pihak rumah sakit.

Saat berada di ruang perawatan, Bupati Aep berinteraksi langsung dengan tenaga medis serta keluarga korban untuk mengetahui kondisi terkini anak tersebut.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang akan memastikan seluruh proses perawatan berjalan optimal hingga korban benar-benar pulih.

“Kami hadir untuk memastikan anak ini mendapatkan penanganan terbaik. Keselamatan dan pemulihan korban menjadi prioritas utama,” ujar Bupati Aep.

Selain memberikan dukungan moral, Bupati juga menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada korban dan keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aep menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras tindakan kekerasan yang dialami balita tersebut.

Menurutnya, segala bentuk kekerasan terhadap anak merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi dan harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kekerasan terhadap anak adalah tindakan yang sangat memprihatinkan dan tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun. Kami mengecam keras perbuatan pelaku dan berharap proses hukum berjalan tegas,” tegasnya.

Bupati Aep juga memberikan motivasi dan semangat kepada ibu korban agar tetap kuat mendampingi proses pemulihan anaknya. Ia mengingatkan bahwa pemerintah daerah hadir untuk memberikan dukungan, baik secara moral maupun melalui layanan yang dibutuhkan.

“Yang terpenting sekarang ibu harus tetap kuat. Fokus kita bersama adalah kesembuhan anak ini. Pemerintah daerah akan terus memantau dan mendampingi,” ungkapnya memberi semangat.

Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak serta mendorong masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitar./kimkrw

Persoona.id – Peresmian Jembatan Curug 533 Meter Perkuat Konektivitas Klari–Ciampel dan Akses Menuju Purwakarta

Kab. Karawang – Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE meresmikan Jembatan Curug di Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jumat 13 Februari 2026.

Jembatan sepanjang 533 meter tersebut dibangun dengan anggaran kurang lebih Rp60 miliar yang bersumber dari APBN.

Peresmian ini menandai beroperasinya infrastruktur strategis yang menghubungkan wilayah Klari dan Ciampel, serta memperkuat akses lintas kabupaten menuju Purwakarta.

Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang antarwilayah, sehingga dapat mendukung perkembangan industri.

Dalam sambutannya, Bupati Aep menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, atas dukungan dan realisasi pembangunan Jembatan Curug.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PU yang telah membangun jembatan ini. Infrastruktur ini sangat penting dalam mendukung aktivitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Aep.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Curug merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan akses yang lebih baik, diharapkan terjadi efisiensi waktu tempuh serta peningkatan aktivitas ekonomi di kawasan Klari–Ciampel dan jalur perdagangan menuju Purwakarta.

Bupati juga menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, guna menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami juga harap agar jalan-jalan milik pusat di Kabupaten Karawang ini cepat diatasi,” kata Bupati./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karawang menggelar aksi nyata Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, indah) di Kawasan Ekowisata Mangrove Dusun Tangkolak, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan pada Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dandim 0604/Karawang Letkol Inf. Naryanto, Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah, Ketua DPRD Kabupaten Karawang H. Endang Sodikin, Wakil Bupati Karawang H. Maslani, Danyon 305/Tengkorak Mayor Inf. Afdal Eko Putra, dan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para camat di lingkungan Kabupaten Karawang.

Hujan tidak menjadi halangan yang menyertai langkah puluhan aparatur pemerintah yang turun langsung memunguti sampah di kawasan pesisir tersebut. Bukan sekadar simbolik, aksi bersih-bersih ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Bupati Aep dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan ASRI yang menjadi instruksi Presiden kepada para kepala daerah saat Taklimat Presiden pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Kemarin saat rakor bersama Presiden, beliau menginginkan Indonesia harus asri. Hari ini kita hadir di Tangkolak bukan untuk seremonial, tapi kerja nyata. Kita ingin kebersihan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga dan pengunjung,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat dalam aksi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama menjaga lingkungan, khususnya di kawasan wisata. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tetap hadir meski kegiatan dilaksanakan di hari libur dan gerakan ini harus memberi dampak langsung bagi masyarakat, bukan sekadar agenda seremonial semata.

Alhamdulillah hari ini kami disupport oleh Forkopimda, termasuk juga rekan-rekan TNI-Polri dan para ASN yang hari ini kita sama-sama ikut melakukan Gerakan ASRI, bukan hanya datang ke sini lalu seremonial tetapi kita juga menginginkan ada aksi-aksi nyata yang memang betul-betul dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Pantai Mangrove Tangkolak dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis edukasi dan lingkungan, khususnya ekosistem mangrove.

Bupati Aep menyebut kawasan tersebut sebagai salah satu ikon wisata pesisir di wilayah Cilamaya yang perlu dijaga bersama agar terus berkembang dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar./kimkrw

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Pekerjaan Umum sepakat melakukan penataan dan rekonstruksi sejumlah ruas jalan strategis di wilayah Kabupaten Karawang.

Kesepakatan tersebut mencakup pembagian tanggung jawab penanganan akses Tol Karawang Barat dan Tol Karawang Timur, serta rencana rekonstruksi menyeluruh ruas jalan Klari hingga Jatisari oleh pemerintah pusat.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyampaikan bahwa pembagian tugas dilakukan sesuai dengan kewenangan masing-masing pemerintah.

“Kami bagi tugas sesuai kewenangan. Bapak Gubernur akan mengawal penyelesaian akses Tol Karawang Barat, sementara Pemerintah Kabupaten Karawang akan fokus membenahi akses Tol Karawang Timur,” ujar Bupati Aep usai pertemuan di Bale Tri Tangtu Lembur Pakuan, Subang, Kamis (5/2/2026).

Selain penanganan akses tol, Kementerian Pekerjaan Umum juga akan melakukan rekonstruksi total pada ruas jalan Klari–Jatisari. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur, memperlancar arus lalu lintas, serta mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di kawasan industri Karawang.

Bupati Aep mengapresiasi perhatian dan respons cepat Gubernur Jawa Barat dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat Karawang terkait kondisi infrastruktur jalan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

“Kolaborasi ini penting agar perbaikan infrastruktur dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat guna memastikan seluruh proses perencanaan dan pelaksanaan rekonstruksi berjalan sesuai target serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bersama anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir di Desa Karangligar, Telukjambe Barat pada Sabtu (24/1/26).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang terus berupaya dalam memitigasi banjir yang terjadi di sejumlah wilayah termasuk Karangligar. Salah satu yang tengah ditempuh yaitu pembangunan rumah pompa.

Terkait pembangunan rumah pompa, ia menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang telah menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan berkolaborasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karawang.

“Pemerintah daerah untuk anggaran pembebasan tanah udah kami siapkan, udah clear. Kita udah berkolaborasi dengan BPN Karawang,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Kementerian terus dilakukan.

“Besar harapan mudah-mudahan juga ke depan apa yang menjadikan keinginan masyarakat, kami sudah koordinasi dengan BBWS dan Kementerian mudah-mudahan di bulan Juli ini selesai,” ujarnya.

Sementara itu, Ia menyebutkan bahwa data yang dihimpun BPBD Karawang pagi ini tercatat sebanyak sebanyak 21 kecamatan dan 53 desa yang terdampak banjir.

“Hingga tadi pagi, ini sudah ada 21 Kecamatan, ada 53 desa tentunya yang terdampak banjir. Kita akan lihat situasi sampai sore ini kira-kira seperti apa,” ujarnya.

Ia menyebutkan upaya lain yang telah dilakukan pemerintah saat ini untuk penanganan banjir di sejumlah wilayah yaitu pendirian posko pengungsian, dapur umum, posko kesehatan, pompa air hingga bantuan sembako.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Aep bersama Rieke Diah Pitaloka menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada warga terdampak banjir. Sebelumnya, rombongan juga telah melakukan peninjauan banjir di Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat./kimkrw

Persoona.id –  Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, meninjau langsung dapur umum milik Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang yang berlokasi di area Kantor Dinas Sosial Kabupaten Karawang, pada Rabu, (21/1/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan logistik serta kualitas pelayanan makanan bagi warga terdampak banjir yang saat ini masih mengungsi.

Dalam peninjauan itu, Bupati Aep melihat secara langsung proses pengolahan makanan, mulai dari ketersediaan bahan pangan, kebersihan dapur, hingga sistem distribusi makanan ke lokasi pengungsian.

Ia juga menyempatkan diri mencicipi masakan yang disiapkan oleh petugas dapur umum sebagai bentuk pengecekan langsung terhadap rasa, kelayakan, dan kualitas makanan.

Menurut Bupati Aep, dapur umum memiliki peran vital dalam penanganan bencana, khususnya di musim hujan yang berpotensi menimbulkan banjir di sejumlah wilayah Karawang.

“Kami ingin memastikan stok bahan pangan dalam kondisi aman dan mencukupi, serta makanan yang disajikan benar-benar layak, bergizi, dan sesuai standar kesehatan. Warga yang mengungsi harus tetap mendapatkan pelayanan terbaik, meskipun dalam kondisi darurat,” ujar Bupati Aep.

Selain meninjau dapur umum, Bupati Aep juga menegaskan pentingnya koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penanganan bencana banjir.

Ia meminta agar seluruh OPD terkait, seperti Dinas Sosial, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, hingga aparat kecamatan dan desa, terus memperkuat sinergi dan respons cepat di lapangan.

“Penanganan bencana tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan koordinasi yang solid antar OPD agar penyaluran bantuan, layanan kesehatan, hingga penanganan infrastruktur terdampak dapat berjalan cepat dan tepat sasaran,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa musim hujan masih berpotensi berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. Oleh karena itu, kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan, baik dari sisi logistik, personel, maupun sistem penanganan darurat.

Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan kebutuhan dasar warga terdampak bencana./kimkrw

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menerima kunjungan penting dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas. Kunjungan ini bertujuan untuk menjadikan Karawang sebagai lokasi percontohan dalam penerapan konsep Water, Energi, and Food (WEF) Nexus yang berkelanjutan. Pertemuan berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Singaperbangsa Komplek Pemda Karawang pada Rabu (20/8/2025).

Dalam kesempatan ini, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, memaparkan secara langsung capaian Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Kabupaten Karawang di hadapan perwakilan Bappenas. Ia menjelaskan bahwa data menunjukkan ketahanan pangan dan gizi Karawang sangat baik, sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.

Baca juga : Karawang Diguncang Gempa Dangkal M4,7, BMKG Imbau Masyarakat Tenang

“Pada tahun 2019-2024, Kabupaten Karawang masuk dalam kelompok 6 atau sangat tahan dan bisa disebut kelompok prioritas,” ujar Bupati Aep. “IKP menunjukkan peningkatan stabil dari 84,51 persen pada 2020 menjadi 89,04 persen pada 2024.”

Kenaikan ini, lanjut Bupati Aep, menjadi indikasi kuat adanya kemajuan dalam berbagai aspek, mulai dari produksi dan distribusi pangan lokal, kesejahteraan petani, hingga edukasi gizi masyarakat.

Baca juga : Bupati Aep Buka Bimtek Pengawasan Koperasi Merah Putih, Perkuat Ekonomi Desa di Karawang

“Ini mencerminkan kondisi ketahanan pangan yang semakin baik,” tambahnya.

Bupati Aep juga menegaskan peran strategis Karawang sebagai lumbung padi Jawa Barat dalam menjaga kestabilan IKP dan ketahanan pangan nasional. Ia berharap, kolaborasi dengan Bappenas ini akan memperkuat posisi Karawang sebagai daerah percontohan yang mampu menyeimbangkan ketahanan pangan dengan aspek lingkungan dan energi.(*)

Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengawasan Koperasi Merah Putih di Aula Husni Hamid Komplek Pemda Karawang pada hari Rabu (20/8/2025). Acara ini diikuti oleh 309 peserta, termasuk Ketua Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Kecamatan Merah Putih dari seluruh Kabupaten Karawang.

Dalam sambutannya, Bupati Aep menjelaskan bahwa program Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif strategis dari pemerintah pusat yang digagas langsung oleh Presiden Republik Indonesia. “Program Koperasi Merah Putih ini adalah program strategis dari pemerintah pusat skala nasional yang diinisiasi oleh bapak Presiden RI. Untuk itu kami harus pastikan program ini benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Baca juga : Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Karawang Berlangsung Khidmat, Wakil Bupati Pimpin Acara

Ia menegaskan bahwa program ini bertujuan utama untuk memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Koperasi Merah Putih (KMP) diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi berbagai persoalan klasik seperti rantai pasok yang panjang dan dominasi tengkulak. “KMP lahir sebagai upaya memperkuat ekonomi desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mengatasi berbagai persoalan klasik,” ujar Bupati Aep.

Lebih lanjut, Bupati Aep berharap Bimtek ini dapat menciptakan iklim profesionalisme yang baik bagi para pengawas koperasi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan antara pengawas dengan lembaga-lembaga terkait.

“Semoga Bimtek ini bisa meningkatkan kapasitas profesionalisme SDM pengawas koperasi, mendorong efisiensi dan efektivitas pengawasan koperasi, serta memperkuat kolaborasi yang baik dari kecamatan, pengawas koperasi, dan pihak eksternal seperti kejaksaan, babinsa, bhabinkamtibmas, maupun lembaga terkait lainnya,” pungkasnya.

Baca juga : 928 Warga Binaan Lapas Karawang Terima Remisi HUT RI ke-80, Termasuk Remisi Dasawarsa 2025

Bimtek ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Karawang untuk memastikan bahwa program strategis Koperasi Merah Putih berjalan optimal dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.(*)

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Karangpawitan, Minggu (17/8/2025). Mengusung tema “Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju,” upacara ini dihadiri oleh ribuan masyarakat dan jajaran pemerintahan, menandai komitmen Karawang untuk terus berkontribusi pada kemajuan bangsa.

Dalam sambutannya sebagai inspektur upacara, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menekankan pentingnya menjaga identitas Karawang sebagai Lumbung Padi Nasional sembari terus berinovasi. Ia menyoroti harmoni antara sektor pertanian dan industri yang menjadikan Karawang tidak hanya sebagai penyumbang beras strategis, tetapi juga sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara.

Baca juga : Eks Kantor Kawedanaan Rengasdengklok, Saksi Bisu Pengibaran Merah Putih Pertama di Karawang

“Sebagai Lumbung Padi Nasional Karawang menyumbang pasokan beras strategis untuk Indonesia, sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara kita menyokong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Bupati Aep. Ia juga menambahkan bahwa Karawang berperan penting sebagai simpul perdagangan antar wilayah, memperkuat posisinya di kancah nasional.

Bupati Aep juga menegaskan bahwa pembangunan di Karawang bergerak sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, fokus pada kemajuan pendidikan, kesejahteraan, pemerataan, dan pembangunan berkelanjutan. Ia menyebut Karawang sebagai “kekuatan baru Indonesia” yang berdiri di garis depan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih adil dan sejahtera.

Sebagai penutup, Bupati Aep mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dan bekerja sama membangun masa depan Karawang. “Tidak ada mimpi yang terlalu besar bagi bangsa yang mau bekerja sama. Mari kita terus bekerja, bukan hanya dengan tangan tapi juga dengan hati,” serunya.

Upacara ini semakin khidmat dengan kehadiran petugas upacara yang berdedikasi. Bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Kapten Inf. Suryadi (Danramil 0412/Klari) dan Perwira Upacara Letda cpm (K) Titin Mulyati (Pasi Pers Kodim 0604/Karawang).

Baca juga : Sejarah Upacara Bendera di Indonesia: Dari Pengibaran Bendera Pusaka Hingga Wajib di Sekolah

Momen puncak upacara adalah pengibaran bendera Merah Putih oleh tim Paskibraka 2025 yang beranggotakan pelajar terbaik dari Karawang:

  • Rafi Naufal Suryadi Putra (SMAN 1 Karawang)
  • Farha Nur Fauzi (SMK Taruna Karya 1 Karawang)
  • Al Fathir Fadliansyah (SMKN 1 Cikampek)

Pembawa baki bendera dipercayakan kepada Kirana Christina Dewantari dari SMAN 1 Klari.

Upacara ini sukses menyatukan semangat kebangsaan dan harapan untuk masa depan yang lebih baik, menandai perayaan kemerdekaan yang penuh makna bagi seluruh warga Karawang.(*)

Persoona.id – Bupati dan Wakil Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh dan H. Maslani, menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Karawang pada Jumat (15/8/2025). Acara yang digelar di Gedung DPRD ini mengagendakan mendengarkan pidato kenegaraan dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bupati Aep Syaepuloh menyampaikan bahwa momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus mengisi kemerdekaan dengan karya nyata. “Ini pengingat akan tanggung jawab kami sebagai pemerintah daerah maupun wakil rakyat untuk terus mengisi kemerdekaan dengan karya nyata demi kemajuan bangsa, khususnya Kabupaten Karawang,” ujarnya.

Baca juga : Grand Final Lomba Bercerita Karawang, Tingkatkan Literasi dan Kreativitas Anak

Raperda Pajak dan Retribusi Resmi Ditetapkan
Sebelum mendengarkan pidato kenegaraan, DPRD Karawang juga menggelar rapat paripurna dengan agenda persetujuan dan penetapan Raperda Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Menurut Bupati Aep, perubahan raperda ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan, sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 35 Tahun 2023. Penyesuaian ini bukan hanya pemenuhan regulasi, melainkan juga bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Di akhir pidatonya, Bupati Aep mengajak seluruh pihak untuk bersinergi mengoptimalkan pendapatan daerah tanpa menambah beban berlebihan bagi masyarakat. Tujuannya adalah untuk menjaga keberlanjutan pembangunan Karawang yang maju, berdaya saing, adil, dan sejahtera.(*)