Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Pekerjaan Umum sepakat melakukan penataan dan rekonstruksi sejumlah ruas jalan strategis di wilayah Kabupaten Karawang.

Kesepakatan tersebut mencakup pembagian tanggung jawab penanganan akses Tol Karawang Barat dan Tol Karawang Timur, serta rencana rekonstruksi menyeluruh ruas jalan Klari hingga Jatisari oleh pemerintah pusat.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyampaikan bahwa pembagian tugas dilakukan sesuai dengan kewenangan masing-masing pemerintah.

“Kami bagi tugas sesuai kewenangan. Bapak Gubernur akan mengawal penyelesaian akses Tol Karawang Barat, sementara Pemerintah Kabupaten Karawang akan fokus membenahi akses Tol Karawang Timur,” ujar Bupati Aep usai pertemuan di Bale Tri Tangtu Lembur Pakuan, Subang, Kamis (5/2/2026).

Selain penanganan akses tol, Kementerian Pekerjaan Umum juga akan melakukan rekonstruksi total pada ruas jalan Klari–Jatisari. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur, memperlancar arus lalu lintas, serta mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di kawasan industri Karawang.

Bupati Aep mengapresiasi perhatian dan respons cepat Gubernur Jawa Barat dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat Karawang terkait kondisi infrastruktur jalan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

“Kolaborasi ini penting agar perbaikan infrastruktur dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat guna memastikan seluruh proses perencanaan dan pelaksanaan rekonstruksi berjalan sesuai target serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bersama anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir di Desa Karangligar, Telukjambe Barat pada Sabtu (24/1/26).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang terus berupaya dalam memitigasi banjir yang terjadi di sejumlah wilayah termasuk Karangligar. Salah satu yang tengah ditempuh yaitu pembangunan rumah pompa.

Terkait pembangunan rumah pompa, ia menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang telah menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan berkolaborasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karawang.

“Pemerintah daerah untuk anggaran pembebasan tanah udah kami siapkan, udah clear. Kita udah berkolaborasi dengan BPN Karawang,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Kementerian terus dilakukan.

“Besar harapan mudah-mudahan juga ke depan apa yang menjadikan keinginan masyarakat, kami sudah koordinasi dengan BBWS dan Kementerian mudah-mudahan di bulan Juli ini selesai,” ujarnya.

Sementara itu, Ia menyebutkan bahwa data yang dihimpun BPBD Karawang pagi ini tercatat sebanyak sebanyak 21 kecamatan dan 53 desa yang terdampak banjir.

“Hingga tadi pagi, ini sudah ada 21 Kecamatan, ada 53 desa tentunya yang terdampak banjir. Kita akan lihat situasi sampai sore ini kira-kira seperti apa,” ujarnya.

Ia menyebutkan upaya lain yang telah dilakukan pemerintah saat ini untuk penanganan banjir di sejumlah wilayah yaitu pendirian posko pengungsian, dapur umum, posko kesehatan, pompa air hingga bantuan sembako.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Aep bersama Rieke Diah Pitaloka menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada warga terdampak banjir. Sebelumnya, rombongan juga telah melakukan peninjauan banjir di Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat./kimkrw

Persoona.id –  Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, meninjau langsung dapur umum milik Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang yang berlokasi di area Kantor Dinas Sosial Kabupaten Karawang, pada Rabu, (21/1/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan logistik serta kualitas pelayanan makanan bagi warga terdampak banjir yang saat ini masih mengungsi.

Dalam peninjauan itu, Bupati Aep melihat secara langsung proses pengolahan makanan, mulai dari ketersediaan bahan pangan, kebersihan dapur, hingga sistem distribusi makanan ke lokasi pengungsian.

Ia juga menyempatkan diri mencicipi masakan yang disiapkan oleh petugas dapur umum sebagai bentuk pengecekan langsung terhadap rasa, kelayakan, dan kualitas makanan.

Menurut Bupati Aep, dapur umum memiliki peran vital dalam penanganan bencana, khususnya di musim hujan yang berpotensi menimbulkan banjir di sejumlah wilayah Karawang.

“Kami ingin memastikan stok bahan pangan dalam kondisi aman dan mencukupi, serta makanan yang disajikan benar-benar layak, bergizi, dan sesuai standar kesehatan. Warga yang mengungsi harus tetap mendapatkan pelayanan terbaik, meskipun dalam kondisi darurat,” ujar Bupati Aep.

Selain meninjau dapur umum, Bupati Aep juga menegaskan pentingnya koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penanganan bencana banjir.

Ia meminta agar seluruh OPD terkait, seperti Dinas Sosial, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, hingga aparat kecamatan dan desa, terus memperkuat sinergi dan respons cepat di lapangan.

“Penanganan bencana tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan koordinasi yang solid antar OPD agar penyaluran bantuan, layanan kesehatan, hingga penanganan infrastruktur terdampak dapat berjalan cepat dan tepat sasaran,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa musim hujan masih berpotensi berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. Oleh karena itu, kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan, baik dari sisi logistik, personel, maupun sistem penanganan darurat.

Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan kebutuhan dasar warga terdampak bencana./kimkrw

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menerima kunjungan penting dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas. Kunjungan ini bertujuan untuk menjadikan Karawang sebagai lokasi percontohan dalam penerapan konsep Water, Energi, and Food (WEF) Nexus yang berkelanjutan. Pertemuan berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Singaperbangsa Komplek Pemda Karawang pada Rabu (20/8/2025).

Dalam kesempatan ini, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, memaparkan secara langsung capaian Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Kabupaten Karawang di hadapan perwakilan Bappenas. Ia menjelaskan bahwa data menunjukkan ketahanan pangan dan gizi Karawang sangat baik, sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.

Baca juga : Karawang Diguncang Gempa Dangkal M4,7, BMKG Imbau Masyarakat Tenang

“Pada tahun 2019-2024, Kabupaten Karawang masuk dalam kelompok 6 atau sangat tahan dan bisa disebut kelompok prioritas,” ujar Bupati Aep. “IKP menunjukkan peningkatan stabil dari 84,51 persen pada 2020 menjadi 89,04 persen pada 2024.”

Kenaikan ini, lanjut Bupati Aep, menjadi indikasi kuat adanya kemajuan dalam berbagai aspek, mulai dari produksi dan distribusi pangan lokal, kesejahteraan petani, hingga edukasi gizi masyarakat.

Baca juga : Bupati Aep Buka Bimtek Pengawasan Koperasi Merah Putih, Perkuat Ekonomi Desa di Karawang

“Ini mencerminkan kondisi ketahanan pangan yang semakin baik,” tambahnya.

Bupati Aep juga menegaskan peran strategis Karawang sebagai lumbung padi Jawa Barat dalam menjaga kestabilan IKP dan ketahanan pangan nasional. Ia berharap, kolaborasi dengan Bappenas ini akan memperkuat posisi Karawang sebagai daerah percontohan yang mampu menyeimbangkan ketahanan pangan dengan aspek lingkungan dan energi.(*)

Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengawasan Koperasi Merah Putih di Aula Husni Hamid Komplek Pemda Karawang pada hari Rabu (20/8/2025). Acara ini diikuti oleh 309 peserta, termasuk Ketua Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Kecamatan Merah Putih dari seluruh Kabupaten Karawang.

Dalam sambutannya, Bupati Aep menjelaskan bahwa program Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif strategis dari pemerintah pusat yang digagas langsung oleh Presiden Republik Indonesia. “Program Koperasi Merah Putih ini adalah program strategis dari pemerintah pusat skala nasional yang diinisiasi oleh bapak Presiden RI. Untuk itu kami harus pastikan program ini benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Baca juga : Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Karawang Berlangsung Khidmat, Wakil Bupati Pimpin Acara

Ia menegaskan bahwa program ini bertujuan utama untuk memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Koperasi Merah Putih (KMP) diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi berbagai persoalan klasik seperti rantai pasok yang panjang dan dominasi tengkulak. “KMP lahir sebagai upaya memperkuat ekonomi desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mengatasi berbagai persoalan klasik,” ujar Bupati Aep.

Lebih lanjut, Bupati Aep berharap Bimtek ini dapat menciptakan iklim profesionalisme yang baik bagi para pengawas koperasi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan antara pengawas dengan lembaga-lembaga terkait.

“Semoga Bimtek ini bisa meningkatkan kapasitas profesionalisme SDM pengawas koperasi, mendorong efisiensi dan efektivitas pengawasan koperasi, serta memperkuat kolaborasi yang baik dari kecamatan, pengawas koperasi, dan pihak eksternal seperti kejaksaan, babinsa, bhabinkamtibmas, maupun lembaga terkait lainnya,” pungkasnya.

Baca juga : 928 Warga Binaan Lapas Karawang Terima Remisi HUT RI ke-80, Termasuk Remisi Dasawarsa 2025

Bimtek ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Karawang untuk memastikan bahwa program strategis Koperasi Merah Putih berjalan optimal dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.(*)

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Karangpawitan, Minggu (17/8/2025). Mengusung tema “Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju,” upacara ini dihadiri oleh ribuan masyarakat dan jajaran pemerintahan, menandai komitmen Karawang untuk terus berkontribusi pada kemajuan bangsa.

Dalam sambutannya sebagai inspektur upacara, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menekankan pentingnya menjaga identitas Karawang sebagai Lumbung Padi Nasional sembari terus berinovasi. Ia menyoroti harmoni antara sektor pertanian dan industri yang menjadikan Karawang tidak hanya sebagai penyumbang beras strategis, tetapi juga sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara.

Baca juga : Eks Kantor Kawedanaan Rengasdengklok, Saksi Bisu Pengibaran Merah Putih Pertama di Karawang

“Sebagai Lumbung Padi Nasional Karawang menyumbang pasokan beras strategis untuk Indonesia, sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara kita menyokong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Bupati Aep. Ia juga menambahkan bahwa Karawang berperan penting sebagai simpul perdagangan antar wilayah, memperkuat posisinya di kancah nasional.

Bupati Aep juga menegaskan bahwa pembangunan di Karawang bergerak sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, fokus pada kemajuan pendidikan, kesejahteraan, pemerataan, dan pembangunan berkelanjutan. Ia menyebut Karawang sebagai “kekuatan baru Indonesia” yang berdiri di garis depan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih adil dan sejahtera.

Sebagai penutup, Bupati Aep mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dan bekerja sama membangun masa depan Karawang. “Tidak ada mimpi yang terlalu besar bagi bangsa yang mau bekerja sama. Mari kita terus bekerja, bukan hanya dengan tangan tapi juga dengan hati,” serunya.

Upacara ini semakin khidmat dengan kehadiran petugas upacara yang berdedikasi. Bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Kapten Inf. Suryadi (Danramil 0412/Klari) dan Perwira Upacara Letda cpm (K) Titin Mulyati (Pasi Pers Kodim 0604/Karawang).

Baca juga : Sejarah Upacara Bendera di Indonesia: Dari Pengibaran Bendera Pusaka Hingga Wajib di Sekolah

Momen puncak upacara adalah pengibaran bendera Merah Putih oleh tim Paskibraka 2025 yang beranggotakan pelajar terbaik dari Karawang:

  • Rafi Naufal Suryadi Putra (SMAN 1 Karawang)
  • Farha Nur Fauzi (SMK Taruna Karya 1 Karawang)
  • Al Fathir Fadliansyah (SMKN 1 Cikampek)

Pembawa baki bendera dipercayakan kepada Kirana Christina Dewantari dari SMAN 1 Klari.

Upacara ini sukses menyatukan semangat kebangsaan dan harapan untuk masa depan yang lebih baik, menandai perayaan kemerdekaan yang penuh makna bagi seluruh warga Karawang.(*)

Persoona.id – Bupati dan Wakil Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh dan H. Maslani, menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Karawang pada Jumat (15/8/2025). Acara yang digelar di Gedung DPRD ini mengagendakan mendengarkan pidato kenegaraan dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bupati Aep Syaepuloh menyampaikan bahwa momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus mengisi kemerdekaan dengan karya nyata. “Ini pengingat akan tanggung jawab kami sebagai pemerintah daerah maupun wakil rakyat untuk terus mengisi kemerdekaan dengan karya nyata demi kemajuan bangsa, khususnya Kabupaten Karawang,” ujarnya.

Baca juga : Grand Final Lomba Bercerita Karawang, Tingkatkan Literasi dan Kreativitas Anak

Raperda Pajak dan Retribusi Resmi Ditetapkan
Sebelum mendengarkan pidato kenegaraan, DPRD Karawang juga menggelar rapat paripurna dengan agenda persetujuan dan penetapan Raperda Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Menurut Bupati Aep, perubahan raperda ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan, sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 35 Tahun 2023. Penyesuaian ini bukan hanya pemenuhan regulasi, melainkan juga bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Di akhir pidatonya, Bupati Aep mengajak seluruh pihak untuk bersinergi mengoptimalkan pendapatan daerah tanpa menambah beban berlebihan bagi masyarakat. Tujuannya adalah untuk menjaga keberlanjutan pembangunan Karawang yang maju, berdaya saing, adil, dan sejahtera.(*)

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang berkolaborasi dalam sebuah acara gabungan yang meriah di Kecamatan Tirtamulya. Kegiatan ini memadukan Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) dengan Pasar Murah dan Bazar UMKM. Acara yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Tirtamulya pada Selasa, 12 Agustus 2025, ini sekaligus memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80 dan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80.

Kegiatan ini juga menjadi momen penting bagi Kejari Karawang untuk melakukan pertemuan daring dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, yang diikuti oleh seluruh Kejari di wilayah Jabar.

Kepala Kejari Karawang, Dedy Irwan Virantama, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ini. Ia menjelaskan bahwa kolaborasi ini memungkinkan peringatan hari jadi Kejaksaan yang biasanya digelar di kantor, bisa disatukan dengan program Pemkab Karawang yang menyentuh langsung masyarakat.

“Kolaborasi ini menjadi kebanggaan bagi kita. Dengan menggabungkan Gebyar Paten dan Pasar Murah, kami bisa ikut berkontribusi dalam menyejahterakan masyarakat,” ungkap Dedy.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, juga mengucapkan selamat Hari Lahir Kejaksaan RI. Ia berharap kolaborasi antara Pemkab dan Kejari Karawang dapat terus terjalin, khususnya dalam upaya menyejahterakan masyarakat Karawang.

Acara ini disambut antusias oleh masyarakat yang memadati area kegiatan. Berbagai layanan publik yang disediakan di Gebyar Paten, ditambah dengan keberadaan Pasar Murah dan Bazar UMKM, membuat acara ini menjadi sangat meriah dan bermanfaat.(*)

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui program Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten). Kali ini, Gebyar Paten dilaksanakan di Kantor Kecamatan Jatisari pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyampaikan bahwa acara ini menjadi wadah untuk mendekatkan pelayanan administrasi kepada masyarakat agar lebih efektif dan efisien. Kegiatan ini juga dipadukan dengan rapat minggon yang melibatkan seluruh kepala desa di Kecamatan Jatisari untuk berdiskusi dan mencari solusi atas berbagai kendala di lapangan.

“Hari ini kita Pemda mengadakan Gebyar Paten yang dipadukan dengan rapat minggon bersama para kepala desa di Kecamatan Jatisari,” ujar Bupati Aep.

Alokasi Anggaran dan Sinergi Pembangunan
Bupati Aep menyebutkan bahwa pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Karawang mengalokasikan anggaran sekitar Rp 31 miliar untuk Kecamatan Jatisari. Anggaran ini dialokasikan ke berbagai dinas, termasuk Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), serta Dinas Lingkungan Hidup. Dana tersebut akan digunakan untuk berbagai proyek, seperti pembangunan ruang kelas, perbaikan jalan dan drainase, hingga pembangunan rumah layak huni (rulahu) dan MCK.

Bupati Aep juga menitipkan pesan kepada para kepala desa untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung program pemerintah daerah. Ia secara khusus menyoroti pentingnya peran desa dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI terkait Swasembada Pangan.

“Kecamatan Jatisari ini selain zona industri, hampir rata-rata sawah dan IP (Indeks Pertanaman) 3. Saya harap para lurah bisa sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden terkait Swasembada Pangan,” pungkasnya.(*)

Persoona.id – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karawang pada Kamis (31/7/2025). Dalam rapat yang membahas persetujuan dan penetapan sejumlah Raperda serta Rancangan Perubahan KU-APBD dan PPAS Tahun Anggaran 2025, Bupati Aep mengapresiasi sinergi antara eksekutif dan legislatif yang dinilainya sukseskan pembangunan Karawang.

Baca juga : Rahmat Hidayat Djati Reses di Karangjaya: Serap Aspirasi Infrastruktur hingga Pemekaran Desa

Menurut Bupati Aep, rapat paripurna ini memiliki makna strategis bagi keberlanjutan pembangunan daerah. “Melalui forum ini, kami mempertegas komitmen bersama dan mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Beberapa Raperda yang disetujui dalam rapat tersebut antara lain:

  • Raperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Pemukiman Kumuh.
  • Raperda tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik.
  • Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Karawang Tahun 2025-2029.

Bupati Aep mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Karawang atas sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin. Ia menilai komitmen bersama ini menjadi kunci suksesnya setiap program pemerintah daerah yang berjalan dengan baik, terarah, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca juga : Wabup Maslani Dorong Literasi dan Edukasi Anti Narkoba Melalui Gelaran Seni BNNK Karawang

“Saya sampaikan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Karawang atas sinergitas dan kolaborasi eksekutif dan legislatif yang menyukseskan pembangunan di Karawang,” pungkasnya.(*)