Persoona.id – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Gus Muhaimin, menyampaikan pesan mendalam dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah, Sabtu (21/3/2026).

Gus Muhaimin menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan ritual tahunan, melainkan momentum krusial bagi bangsa Indonesia untuk kembali ke fitrah kesucian dan memperkuat ikatan kebangsaan.

“Di tengah perbedaan, kita dipertemukan oleh nilai yang sama: saling memaafkan, saling menguatkan, dan saling menjaga sebagai satu bangsa,” tegas Gus Muhaimin di Jakarta.

Sebagai Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, ia memberikan penekanan khusus pada aspek solidaritas sosial. Menurutnya, semangat berbagi yang dipupuk selama Ramadan harus bertransformasi menjadi aksi nyata dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat pasca-lebaran.

Gus Muhaimin mendorong agar seluruh elemen bangsa fokus pada penguatan ekonomi keluarga dan dukungan terhadap usaha kecil sebagai jalan mewujudkan keadilan sosial.

“Pemberdayaan adalah kunci. Kita ingin masyarakat bangkit bersama, mendukung usaha kecil, dan membuka peluang bagi sesama. Dari situlah keadilan sosial bisa kita wujudkan,” lanjutnya.

Mengakhiri pesannya, Gus Muhaimin yang mewakili keluarga besar PKB menghaturkan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh rakyat Indonesia, serta menitipkan salam hangat bagi para pemudik yang tengah berkumpul bersama keluarga di kampung halaman./***

Persoona.id – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, resmi melepas keberangkatan 1.200 peserta program Mudik Gratis PKB 2026. Acara pelepasan yang berlangsung meriah ini dipusatkan di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh No. 9, Jakarta Pusat, Minggu (15/3/2026).

Gus Muhaimin, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa program ini merupakan agenda rutin tahunan PKB sebagai bentuk nyata aksi gotong royong dan kepedulian partai terhadap masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri di kampung halaman.

“Setiap tahun kami melaksanakan ini sebagai bagian dari kebersamaan dan bahu-membahu berbagi bahagia. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita bisa kembali ke rumah masing-masing dengan nyaman,” ujar Gus Muhaimin saat melepas rombongan.

Dalam kapasitasnya sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Gus Muhaimin menjelaskan bahwa tahun ini PKB menyiagakan 25 armada bus dengan standar kenyamanan tinggi. Bus-bus tersebut membawa pemudik menuju berbagai kota strategis di Pulau Jawa, mulai dari Semarang, Rembang, Klaten, Surabaya, Wonogiri, hingga Yogyakarta.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa mudik bukan sekadar rutinitas perjalanan, melainkan momen “kembali ke akar” untuk mempererat silaturahmi keluarga. Ia berharap bantuan fasilitas transportasi ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah momentum hari raya.

“Semoga seluruh peserta sampai di tujuan dengan selamat, aman, dan sehat walafiat untuk bertemu sanak keluarga. InsyaAllah, program mudik gratis ini akan terus kami laksanakan secara konsisten di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya./***