Persoona.id – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karawang menggelar aksi nyata Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, indah) di Kawasan Ekowisata Mangrove Dusun Tangkolak, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan pada Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dandim 0604/Karawang Letkol Inf. Naryanto, Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah, Ketua DPRD Kabupaten Karawang H. Endang Sodikin, Wakil Bupati Karawang H. Maslani, Danyon 305/Tengkorak Mayor Inf. Afdal Eko Putra, dan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para camat di lingkungan Kabupaten Karawang.

Hujan tidak menjadi halangan yang menyertai langkah puluhan aparatur pemerintah yang turun langsung memunguti sampah di kawasan pesisir tersebut. Bukan sekadar simbolik, aksi bersih-bersih ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Bupati Aep dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan ASRI yang menjadi instruksi Presiden kepada para kepala daerah saat Taklimat Presiden pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Kemarin saat rakor bersama Presiden, beliau menginginkan Indonesia harus asri. Hari ini kita hadir di Tangkolak bukan untuk seremonial, tapi kerja nyata. Kita ingin kebersihan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga dan pengunjung,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat dalam aksi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama menjaga lingkungan, khususnya di kawasan wisata. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tetap hadir meski kegiatan dilaksanakan di hari libur dan gerakan ini harus memberi dampak langsung bagi masyarakat, bukan sekadar agenda seremonial semata.

Alhamdulillah hari ini kami disupport oleh Forkopimda, termasuk juga rekan-rekan TNI-Polri dan para ASN yang hari ini kita sama-sama ikut melakukan Gerakan ASRI, bukan hanya datang ke sini lalu seremonial tetapi kita juga menginginkan ada aksi-aksi nyata yang memang betul-betul dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Pantai Mangrove Tangkolak dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis edukasi dan lingkungan, khususnya ekosistem mangrove.

Bupati Aep menyebut kawasan tersebut sebagai salah satu ikon wisata pesisir di wilayah Cilamaya yang perlu dijaga bersama agar terus berkembang dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar./kimkrw

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Pekerjaan Umum sepakat melakukan penataan dan rekonstruksi sejumlah ruas jalan strategis di wilayah Kabupaten Karawang.

Kesepakatan tersebut mencakup pembagian tanggung jawab penanganan akses Tol Karawang Barat dan Tol Karawang Timur, serta rencana rekonstruksi menyeluruh ruas jalan Klari hingga Jatisari oleh pemerintah pusat.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyampaikan bahwa pembagian tugas dilakukan sesuai dengan kewenangan masing-masing pemerintah.

“Kami bagi tugas sesuai kewenangan. Bapak Gubernur akan mengawal penyelesaian akses Tol Karawang Barat, sementara Pemerintah Kabupaten Karawang akan fokus membenahi akses Tol Karawang Timur,” ujar Bupati Aep usai pertemuan di Bale Tri Tangtu Lembur Pakuan, Subang, Kamis (5/2/2026).

Selain penanganan akses tol, Kementerian Pekerjaan Umum juga akan melakukan rekonstruksi total pada ruas jalan Klari–Jatisari. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur, memperlancar arus lalu lintas, serta mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di kawasan industri Karawang.

Bupati Aep mengapresiasi perhatian dan respons cepat Gubernur Jawa Barat dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat Karawang terkait kondisi infrastruktur jalan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

“Kolaborasi ini penting agar perbaikan infrastruktur dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat guna memastikan seluruh proses perencanaan dan pelaksanaan rekonstruksi berjalan sesuai target serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh melantik dan mengambil sumpah 13 Pejabat Administrator, Pejabat Fungsional serta Tugas Tambahan sebagai Kepala Puskesmas di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang, bertempat di Halaman Kantor Disdukcatpil, Selasa (3/2/26).

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Karawang Nomor: 800.1.3.3/Kep.147-BKPSDM/2026 Tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dari dan Dalam Jabatan Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang.

Dalam sambutannya, Bupati Aep menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia untuk mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya titip untuk yang sudah dilantik, ini merupakan kepercayaan yang diberikan kami juga saya kepada bapak/ibu tolong mulai hari ini kita sama-sama bekerja, bekerja bersama-sama,” lanjutnya.

Ia juga menginginkan sinergitas dan kolaborasi terkait program-program prioritas yang ada salah satunya yaitu peningkatan dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Tolong benahi semuanya (yang kurang baik), berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kalau misalkan gratis ya gratis jangan sampai tidak,” ujarnya.

Selain itu, ia berpesan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang untuk meningkatkan kinerjanya dalam hal pelayanan kepada masyarakat.

“Saya hanya minta, disaat hari kerja berikan pelayanan terbaiknya, utamakan pekerjaan untuk kepentingan masyarakat bukan untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan briefing staf rutin bersama Kepala Perangkat Daerah dan Kecamatan se-Kabupaten Karawang di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, melakukan kunjungan langsung ke Dusun Kalijaya, Desa Rengasdengklok Utara, Kecamatan Rengasdengklok yang terdampak banjir, pada Rabu (28/1/ 2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk kehadiran Pemerintah Kabupaten Karawang untuk memastikan kondisi warga tetap terjaga, baik dari sisi kesehatan maupun pemenuhan kebutuhan dasar.

Setibanya di lokasi, Bupati Aep menyapa warga dan meninjau kondisi lingkungan serta tempat pengungsian. Ia berdialog dengan masyarakat untuk mendengar langsung kebutuhan dan keluhan yang dihadapi, sekaligus memastikan langkah penanganan yang dilakukan pemerintah daerah berjalan optimal.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang mendistribusikan bantuan logistik berupa kebutuhan pangan, alat kesehatan, serta tenda darurat bagi warga yang terpaksa mengungsi.

Bantuan ini diberikan untuk menunjang kebutuhan sehari-hari masyarakat sekaligus menjaga kondisi kesehatan warga selama berada di pengungsian.

Bupati Aep menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk bergerak cepat dan hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat.

Ia juga memastikan seluruh perangkat daerah terkait, terus melakukan pemantauan dan pendampingan agar kebutuhan warga dapat terpenuhi dengan baik.

“Kami ingin memastikan warga dalam kondisi aman, sehat, dan kebutuhan dasarnya tercukupi. Pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Bupati Aep.

Kunjungan tersebut disambut antusias oleh warga Dusun Kalijaya. Mereka menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Karawang, serta berharap pendampingan dan penanganan dapat terus dilakukan hingga kondisi kembali normal./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bersama anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir di Desa Karangligar, Telukjambe Barat pada Sabtu (24/1/26).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang terus berupaya dalam memitigasi banjir yang terjadi di sejumlah wilayah termasuk Karangligar. Salah satu yang tengah ditempuh yaitu pembangunan rumah pompa.

Terkait pembangunan rumah pompa, ia menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang telah menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan berkolaborasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karawang.

“Pemerintah daerah untuk anggaran pembebasan tanah udah kami siapkan, udah clear. Kita udah berkolaborasi dengan BPN Karawang,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Kementerian terus dilakukan.

“Besar harapan mudah-mudahan juga ke depan apa yang menjadikan keinginan masyarakat, kami sudah koordinasi dengan BBWS dan Kementerian mudah-mudahan di bulan Juli ini selesai,” ujarnya.

Sementara itu, Ia menyebutkan bahwa data yang dihimpun BPBD Karawang pagi ini tercatat sebanyak sebanyak 21 kecamatan dan 53 desa yang terdampak banjir.

“Hingga tadi pagi, ini sudah ada 21 Kecamatan, ada 53 desa tentunya yang terdampak banjir. Kita akan lihat situasi sampai sore ini kira-kira seperti apa,” ujarnya.

Ia menyebutkan upaya lain yang telah dilakukan pemerintah saat ini untuk penanganan banjir di sejumlah wilayah yaitu pendirian posko pengungsian, dapur umum, posko kesehatan, pompa air hingga bantuan sembako.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Aep bersama Rieke Diah Pitaloka menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada warga terdampak banjir. Sebelumnya, rombongan juga telah melakukan peninjauan banjir di Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat./kimkrw

Persoona.id –  Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, meninjau langsung dapur umum milik Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang yang berlokasi di area Kantor Dinas Sosial Kabupaten Karawang, pada Rabu, (21/1/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan logistik serta kualitas pelayanan makanan bagi warga terdampak banjir yang saat ini masih mengungsi.

Dalam peninjauan itu, Bupati Aep melihat secara langsung proses pengolahan makanan, mulai dari ketersediaan bahan pangan, kebersihan dapur, hingga sistem distribusi makanan ke lokasi pengungsian.

Ia juga menyempatkan diri mencicipi masakan yang disiapkan oleh petugas dapur umum sebagai bentuk pengecekan langsung terhadap rasa, kelayakan, dan kualitas makanan.

Menurut Bupati Aep, dapur umum memiliki peran vital dalam penanganan bencana, khususnya di musim hujan yang berpotensi menimbulkan banjir di sejumlah wilayah Karawang.

“Kami ingin memastikan stok bahan pangan dalam kondisi aman dan mencukupi, serta makanan yang disajikan benar-benar layak, bergizi, dan sesuai standar kesehatan. Warga yang mengungsi harus tetap mendapatkan pelayanan terbaik, meskipun dalam kondisi darurat,” ujar Bupati Aep.

Selain meninjau dapur umum, Bupati Aep juga menegaskan pentingnya koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penanganan bencana banjir.

Ia meminta agar seluruh OPD terkait, seperti Dinas Sosial, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, hingga aparat kecamatan dan desa, terus memperkuat sinergi dan respons cepat di lapangan.

“Penanganan bencana tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan koordinasi yang solid antar OPD agar penyaluran bantuan, layanan kesehatan, hingga penanganan infrastruktur terdampak dapat berjalan cepat dan tepat sasaran,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa musim hujan masih berpotensi berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. Oleh karena itu, kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan, baik dari sisi logistik, personel, maupun sistem penanganan darurat.

Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan kebutuhan dasar warga terdampak bencana./kimkrw

Persoona.id – Wakil Bupati Karawang H. Maslani bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dampingi Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming saat meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, Senin (19/01/2026).

Dalam kesempatan ini Wapres Gibran mengunjungi tiga posko pengungsian, yakni Posko DTA Al-Furqon, Posko Masjid Al-Furqon, dan Posko Aula Kelurahan Tanjungpura. Di setiap lokasi, ia berdialog dengan para pengungsi dan menyerap aspirasi dan kebutuhan mereka selama berada di pengungsian.

Wakil Bupati Karawang H. Maslani mengungkapkan, Wapres menegaskan pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, terutama layanan kesehatan bagi kelompok rentan.

“Pak Wapres menekankan agar pelayanan kesehatan benar-benar diprioritaskan, terutama untuk anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas,” ungkapnya.

Selain layanan kesehatan, sebut Wabup Maslani menambahkan, Wapres juga menginstruksikan agar kebutuhan pengungsi lainnya segera didata dan dipenuhi. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat penanganan darurat sekaligus mendukung proses pemulihan.

“Insya Allah akan kami rekap, mulai dari rumah yang rubuh, kebutuhan WC portable, hingga kekurangan logistik lain yang dibutuhkan para pengungsi,” ujarnya.

Lebih lanjut Wabup Maslani menambahkan, pemerintah pusat juga akan turut membantu penyediaan berbagai kebutuhan tersebut.

Sebagai informasi, banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengakibatkan meluapnya Sungai Citarum dan Sungai Cibeet. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Karawang, sebanyak 4.304 kepala keluarga atau sekitar 14.000 jiwa terdampak banjir di 12 kecamatan./kimkrw

Persoona.id – Kabupaten Karawang kembali memperkokoh posisinya sebagai pusat industri nasional dengan meresmikan pabrik PT Changsu Indonesia di Kawasan Industri Surya Cipta, Kamis (15/1/2026). Perusahaan manufaktur ini hadir dengan teknologi tinggi di bidang produksi biji plastik berkualitas, termasuk kemasan makanan (food grade) hingga komponen baterai kendaraan listrik.

Kehadiran PT Changsu Indonesia menjadi sinyal positif bagi iklim investasi di Jawa Barat. Pemerintah Kabupaten Karawang di bawah kepemimpinan Bupati H. Aep Syaepuloh terus berkomitmen memberikan kemudahan bagi investor yang taat regulasi sembari memastikan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Prioritas Tenaga Kerja Lokal Karawang
Salah satu poin penting dalam peresmian ini adalah kontribusi nyata perusahaan terhadap pengurangan angka pengangguran di daerah. Saat ini, tercatat sekitar 40 persen karyawan PT Changsu Indonesia adalah putra daerah ber-KTP Karawang.

Bupati Aep Syaepuloh menegaskan bahwa industri harus menjadi motor penggerak kesejahteraan warga lokal.

“Kami tidak hanya menyambut kehadiran industri, tetapi juga memastikan bahwa manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Inovasi Produk: Dari Kemasan Makanan hingga Baterai EV
PT Changsu Indonesia tidak hanya membawa modal besar, tetapi juga teknologi mutakhir. Produk yang dihasilkan memiliki aplikasi luas, di antaranya:

Kemasan Makanan (Food Grade): Menggunakan standar keamanan tinggi untuk industri pangan.

Lapisan Film Baterai Kendaraan Listrik (EV): Mendukung ekosistem transportasi hijau yang sedang digalakkan pemerintah.

Teknologi Berkelanjutan: Pemanfaatan sistem manajemen terintegrasi untuk menjamin operasional yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Karawang Sebagai Destinasi Utama Investasi Nasional
Dengan luas kawasan industri yang mencapai 5.000 hektar, masuknya PT Changsu Indonesia membuktikan bahwa Karawang masih menjadi magnet utama bagi sektor padat karya dan padat modal. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI untuk menjadikan daerah sebagai pilar pertumbuhan ekonomi melalui hilirisasi industri.

Bupati Aep berharap, PT Changsu Indonesia dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem industri yang sehat, inovatif, dan memberikan nilai tambah bagi ekonomi nasional dari Karawang./fk-kim

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang terus membuktikan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Pada Kamis (15/1/2026), Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., melakukan peninjauan langsung ke SDN Dawuan Tengah 1 untuk memastikan hasil pembangunan gedung sekolah memenuhi standar keamanan dan kenyamanan.

Dalam inspeksi mendadak tersebut, Bupati didampingi oleh Kapolres Karawang, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang. Kehadiran unsur pimpinan daerah ini bertujuan untuk mengevaluasi secara menyeluruh hasil kerja kontraktor di lapangan.

Kualitas Bangunan Sebagai Investasi Masa Depan
Bupati Aep menegaskan bahwa pembangunan sarana pendidikan tidak boleh dilakukan dengan asal-asalan. Ia meninjau setiap sudut bangunan, mulai dari kekuatan struktur hingga material yang digunakan, guna memastikan ketahanan bangunan dalam jangka panjang.

“Pembangunan fasilitas pendidikan harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Kualitas bangunan yang baik merupakan investasi jangka panjang demi keselamatan, kenyamanan, serta peningkatan mutu pendidikan bagi anak-anak sebagai pemimpin masa depan,” ujar Bupati Aep Syaepuloh.

Ia juga memberikan instruksi keras kepada para kontraktor pelaksana agar selalu mengutamakan mutu pekerjaan dan menerapkan standar keselamatan kerja (K3) yang tinggi. Menurutnya, pemda tidak akan menoleransi pekerjaan yang di bawah standar teknis karena menyangkut nyawa siswa dan tenaga pendidik.

Pemerataan Infrastruktur Pendidikan di Karawang
Peninjauan di SDN Dawuan Tengah 1 ini merupakan bagian dari program besar Pemkab Karawang dalam merehabilitasi dan membangun sarana prasarana sekolah di seluruh wilayah kabupaten.

Selain tingkat dasar (SD), Pemkab Karawang juga tengah menggenjot peningkatan fasilitas di tingkat menengah. Upaya ini dilakukan agar tidak ada lagi ketimpangan kualitas sarana antara sekolah di perkotaan dan wilayah penyangga.

Diharapkan, dengan gedung baru yang representatif, proses belajar mengajar di SDN Dawuan Tengah 1 dapat berjalan lebih efektif, memotivasi siswa untuk berprestasi, dan menciptakan lingkungan pendidikan yang layak bagi masyarakat Karawang./fk-kim

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen serius dalam membenahi estetika kota sekaligus meningkatkan faktor keselamatan warga. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyatakan kesiapan jajarannya untuk segera melakukan perapihan dan penertiban jaringan kabel utilitas udara yang kian semrawut.

Komitmen ini ditegaskan saat Bupati Aep melakukan kunjungan kerja dan studi tiru ke Pemerintah Kota Bogor pada Senin (12/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas PUPR, Kepala Diskominfo, dan Kepala Bapperida Karawang untuk melihat langsung sistem penataan kabel bawah tanah yang telah sukses diterapkan di Kota Hujan.

Antisipasi Bahaya dan Gangguan Estetika
Bupati Aep Syaepuloh menilai kondisi kabel udara di berbagai sudut Kabupaten Karawang saat ini sudah sangat tidak teratur. Selain merusak pemandangan kota (estetika), jaringan kabel yang menjuntai rendah seringkali menjadi ancaman keselamatan bagi para pengendara dan warga sekitar.

“Memang di Karawang ini kita harus antisipatif dari sekarang. Jangan sampai penanganan terlambat saat masalah sudah semakin kompleks. Langkah efektif harus segera kita ambil,” tegas Bupati Aep.

Belajar dari Kesuksesan Kota Bogor
Pemilihan Kota Bogor sebagai lokasi studi tiru bukan tanpa alasan. Berdasarkan hasil pertemuan dengan Walikota Bogor, Pemkab Karawang mencatat keberhasilan signifikan Kota Bogor yang telah menertibkan kabel utilitas udara sepanjang kurang lebih 17.280 meter.

Beberapa poin keberhasilan teknis yang akan diadaptasi oleh Pemkab Karawang antara lain:

Metode Boring: Realisasi pekerjaan boring untuk kabel bawah tanah yang telah mencapai ±5.664 meter.

Sistem Cut Off & Dismantle: Pemutusan dan pembongkaran kabel udara yang sudah tidak berfungsi (mencapai ±2.650 meter).

Efisiensi Anggaran: Proses penertiban dilakukan secara tepat sasaran dengan manajemen anggaran yang transparan dan cepat.

Langkah Karawang ke Depan
Melalui OPD terkait seperti Dinas PUPR dan Diskominfo, Pemkab Karawang akan mulai memetakan titik-titik krusial yang memerlukan penanganan segera. Penataan ini diharapkan tidak hanya mempercantik wajah Karawang, tetapi juga mendukung transformasi Karawang menuju smart city dengan infrastruktur kabel bawah tanah yang modern dan terintegrasi.

Dengan koordinasi yang kuat antara pemerintah dan penyedia layanan (provider) telekomunikasi, Bupati Aep optimis penataan utilitas ini akan berjalan lancar dan memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat Karawang./fk-kim