Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, melakukan kunjungan strategis menemui Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, di Lembur Pakuan Subang pada Jumat (20/2). Pertemuan ini membahas agenda besar revitalisasi tambak di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat yang akan dilaksanakan secara terintegrasi dan lintas wilayah.

Program strategis ini bertujuan untuk menghidupkan kembali produktivitas lahan perikanan budidaya yang selama puluhan tahun mengalami penurunan akibat faktor lingkungan dan infrastruktur.

Karawang Jadi Prioritas Tahap Pertama 2026
Dari total rencana revitalisasi seluas ±14.090,38 hektare yang mencakup empat kabupaten di Jawa Barat, Kabupaten Karawang tercatat sebagai wilayah dengan luasan terbesar. Karawang dipastikan akan masuk dalam tahap pertama pelaksanaan pada tahun 2026.

Bupati Aep Syaepuloh mengungkapkan bahwa Karawang memiliki potensi lahan tambak mencapai 6.209 hektare yang tersebar di empat kecamatan kunci:

  • Kecamatan Batujaya
  • Kecamatan Cibuaya
  • Kecamatan Pakisjaya
  • Kecamatan Tirtajaya

“Program revitalisasi ini adalah jawaban atas tantangan lingkungan seperti abrasi dan banjir rob yang membuat tambak kita idle selama hampir 40 tahun. Kami ingin mendorong pengelolaan perikanan yang ramah lingkungan dan berbasis teknologi,” ujar Bupati Aep.

Mengatasi Lahan Tidur dan Mendorong Ekonomi Inklusif
Data menunjukkan terdapat sekitar 78.550 hektare tambak di Pantura yang tidak produktif dalam empat dekade terakhir. Revitalisasi ini tidak hanya fokus pada perbaikan fisik, tetapi juga penerapan konsep Ekonomi Biru (Blue Economy) yang menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian alam.

Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, menyambut baik sinergi ini sebagai langkah konkret untuk memperkuat ekosistem hulu-hilir perikanan. Program ini diyakini mampu:

  • Membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat pesisir.
  • Meningkatkan pendapatan petambak dan nelayan lokal.
  • Memperkuat ketahanan pangan sektor perikanan budidaya.

Komitmen Perizinan dan Tata Ruang
Sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada Juni 2025, Pemerintah Kabupaten Karawang menyatakan komitmen penuh untuk memfasilitasi aspek perizinan dan pendampingan masyarakat.

“Kami memastikan pelaksanaan ini tetap sesuai tata ruang dan prinsip keberlanjutan. Manfaatnya harus dirasakan langsung oleh masyarakat penggarap dan pelaku usaha lokal di Karawang,” pungkas Bupati Aep./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang Aep Syaepuloh bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke dua pasar tradisional utama, yakni Pasar Johar Karawang dan Pasar Baru Karawang, Rabu (18/2/2026).

Sidak ini dilakukan sebagai langkah antisipatif Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang dan selama bulan suci Ramadan 2026.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Karawang, Dandim 0604 Karawang, serta Kapolres Karawang. Kehadiran unsur Forkopimda menunjukkan sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Harga Relatif Stabil, Kenaikan Masih Wajar

Dalam peninjauan tersebut, rombongan memantau langsung harga komoditas strategis seperti beras, cabai merah, cabai rawit, bawang putih, bawang merah, daging sapi, dan daging ayam.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga kebutuhan pokok secara umum masih relatif stabil. Meski terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, angkanya dinilai masih dalam batas wajar dan terkendali.

“Dari hasil pemantauan hari ini, secara umum harga relatif stabil, meskipun terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan namun masih dalam batas wajar,” ujar Bupati.

Stok Bahan Pokok Dipastikan Aman

Selain aspek harga, Bupati juga memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Karawang dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

Pemkab Karawang akan terus melakukan pemantauan berkala serta memperkuat koordinasi dengan pedagang dan distributor guna menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasaran.

Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok.

Imbauan Belanja Secara Bijak

Pemerintah Kabupaten Karawang turut mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying) yang berpotensi memicu kenaikan harga.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan para pelaku usaha, diharapkan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Karawang dapat terus terjaga sepanjang Ramadan 2026./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang Aep Syaepuloh bersama Kapolres Karawang Fiki Novian Ardiansyah meresmikan gedung baru Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) di Mapolres Karawang, Rabu (18/2/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Polres Karawang, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karawang, serta BNNK Karawang, dan diikuti seluruh jajaran Satresnarkoba.

Simbol Komitmen Bersama Perangi Narkoba

Kapolres Karawang menyampaikan bahwa peresmian gedung baru Satresnarkoba bukan sekadar pembangunan fasilitas fisik, melainkan simbol komitmen bersama dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Karawang.

“Dalam momen ini bukan hanya sekadar meresmikan gedung baru saja, akan tetapi menjadi komitmen bersama, baik dari kami Polres, juga Pemda Karawang, Kodim beserta Forkopimda dan semua jajaran agar kita sama-sama bersinergi untuk memberantas narkoba di Kabupaten Karawang yang kita cintai ini,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam perang terhadap narkotika yang mengancam generasi muda dan stabilitas sosial daerah.

Titik Awal Semangat Baru

Sementara itu, Bupati Aep Syaepuloh mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Karawang atas dedikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami tentunya mengucapkan selamat kepada Kapolres yang mana Alhamdulillah pada hari ini rasa syukur dan bahagia kita yang InsyaAllah gedung baru Satresnarkoba ini menjadikan salah satu titik awal kesemangatan kita,” ungkapnya.

Bupati Aep menegaskan bahwa perang terhadap narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

“Berbicara tentang narkoba, ini adalah perang. Jadi perang terhadap narkoba ini bukan hanya kita saja, bukan Polres saja, akan tetapi harus ada peran juga dari masyarakat yang harus ikut serta dalam memerangi narkoba,” tegasnya.

Perkuat Upaya Pencegahan dan Penindakan

Dengan diresmikannya gedung baru Satresnarkoba, diharapkan kinerja penindakan, pencegahan, serta edukasi bahaya narkoba di Kabupaten Karawang semakin optimal. Fasilitas baru ini menjadi bagian dari penguatan kelembagaan dalam menjaga generasi muda dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Sinergi antara Pemkab Karawang, aparat kepolisian, TNI, BNNK, serta elemen masyarakat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, menjenguk seorang balita berusia 2,5 tahun yang menjadi korban tindak kekerasan dan tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang, pada Sabtu 14 Februari 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah daerah terhadap korban sekaligus memastikan balita tersebut mendapatkan penanganan medis terbaik dari pihak rumah sakit.

Saat berada di ruang perawatan, Bupati Aep berinteraksi langsung dengan tenaga medis serta keluarga korban untuk mengetahui kondisi terkini anak tersebut.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang akan memastikan seluruh proses perawatan berjalan optimal hingga korban benar-benar pulih.

“Kami hadir untuk memastikan anak ini mendapatkan penanganan terbaik. Keselamatan dan pemulihan korban menjadi prioritas utama,” ujar Bupati Aep.

Selain memberikan dukungan moral, Bupati juga menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada korban dan keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aep menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras tindakan kekerasan yang dialami balita tersebut.

Menurutnya, segala bentuk kekerasan terhadap anak merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi dan harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kekerasan terhadap anak adalah tindakan yang sangat memprihatinkan dan tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun. Kami mengecam keras perbuatan pelaku dan berharap proses hukum berjalan tegas,” tegasnya.

Bupati Aep juga memberikan motivasi dan semangat kepada ibu korban agar tetap kuat mendampingi proses pemulihan anaknya. Ia mengingatkan bahwa pemerintah daerah hadir untuk memberikan dukungan, baik secara moral maupun melalui layanan yang dibutuhkan.

“Yang terpenting sekarang ibu harus tetap kuat. Fokus kita bersama adalah kesembuhan anak ini. Pemerintah daerah akan terus memantau dan mendampingi,” ungkapnya memberi semangat.

Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak serta mendorong masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitar./kimkrw

Persoona.id – Peresmian Jembatan Curug 533 Meter Perkuat Konektivitas Klari–Ciampel dan Akses Menuju Purwakarta

Kab. Karawang – Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE meresmikan Jembatan Curug di Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jumat 13 Februari 2026.

Jembatan sepanjang 533 meter tersebut dibangun dengan anggaran kurang lebih Rp60 miliar yang bersumber dari APBN.

Peresmian ini menandai beroperasinya infrastruktur strategis yang menghubungkan wilayah Klari dan Ciampel, serta memperkuat akses lintas kabupaten menuju Purwakarta.

Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang antarwilayah, sehingga dapat mendukung perkembangan industri.

Dalam sambutannya, Bupati Aep menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, atas dukungan dan realisasi pembangunan Jembatan Curug.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PU yang telah membangun jembatan ini. Infrastruktur ini sangat penting dalam mendukung aktivitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Aep.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Curug merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan akses yang lebih baik, diharapkan terjadi efisiensi waktu tempuh serta peningkatan aktivitas ekonomi di kawasan Klari–Ciampel dan jalur perdagangan menuju Purwakarta.

Bupati juga menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, guna menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami juga harap agar jalan-jalan milik pusat di Kabupaten Karawang ini cepat diatasi,” kata Bupati./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karawang menggelar aksi nyata Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, indah) di Kawasan Ekowisata Mangrove Dusun Tangkolak, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan pada Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dandim 0604/Karawang Letkol Inf. Naryanto, Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah, Ketua DPRD Kabupaten Karawang H. Endang Sodikin, Wakil Bupati Karawang H. Maslani, Danyon 305/Tengkorak Mayor Inf. Afdal Eko Putra, dan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para camat di lingkungan Kabupaten Karawang.

Hujan tidak menjadi halangan yang menyertai langkah puluhan aparatur pemerintah yang turun langsung memunguti sampah di kawasan pesisir tersebut. Bukan sekadar simbolik, aksi bersih-bersih ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Bupati Aep dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan ASRI yang menjadi instruksi Presiden kepada para kepala daerah saat Taklimat Presiden pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Kemarin saat rakor bersama Presiden, beliau menginginkan Indonesia harus asri. Hari ini kita hadir di Tangkolak bukan untuk seremonial, tapi kerja nyata. Kita ingin kebersihan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga dan pengunjung,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat dalam aksi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama menjaga lingkungan, khususnya di kawasan wisata. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tetap hadir meski kegiatan dilaksanakan di hari libur dan gerakan ini harus memberi dampak langsung bagi masyarakat, bukan sekadar agenda seremonial semata.

Alhamdulillah hari ini kami disupport oleh Forkopimda, termasuk juga rekan-rekan TNI-Polri dan para ASN yang hari ini kita sama-sama ikut melakukan Gerakan ASRI, bukan hanya datang ke sini lalu seremonial tetapi kita juga menginginkan ada aksi-aksi nyata yang memang betul-betul dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Pantai Mangrove Tangkolak dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis edukasi dan lingkungan, khususnya ekosistem mangrove.

Bupati Aep menyebut kawasan tersebut sebagai salah satu ikon wisata pesisir di wilayah Cilamaya yang perlu dijaga bersama agar terus berkembang dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar./kimkrw

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Pekerjaan Umum sepakat melakukan penataan dan rekonstruksi sejumlah ruas jalan strategis di wilayah Kabupaten Karawang.

Kesepakatan tersebut mencakup pembagian tanggung jawab penanganan akses Tol Karawang Barat dan Tol Karawang Timur, serta rencana rekonstruksi menyeluruh ruas jalan Klari hingga Jatisari oleh pemerintah pusat.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyampaikan bahwa pembagian tugas dilakukan sesuai dengan kewenangan masing-masing pemerintah.

“Kami bagi tugas sesuai kewenangan. Bapak Gubernur akan mengawal penyelesaian akses Tol Karawang Barat, sementara Pemerintah Kabupaten Karawang akan fokus membenahi akses Tol Karawang Timur,” ujar Bupati Aep usai pertemuan di Bale Tri Tangtu Lembur Pakuan, Subang, Kamis (5/2/2026).

Selain penanganan akses tol, Kementerian Pekerjaan Umum juga akan melakukan rekonstruksi total pada ruas jalan Klari–Jatisari. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur, memperlancar arus lalu lintas, serta mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di kawasan industri Karawang.

Bupati Aep mengapresiasi perhatian dan respons cepat Gubernur Jawa Barat dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat Karawang terkait kondisi infrastruktur jalan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

“Kolaborasi ini penting agar perbaikan infrastruktur dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat guna memastikan seluruh proses perencanaan dan pelaksanaan rekonstruksi berjalan sesuai target serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh melantik dan mengambil sumpah 13 Pejabat Administrator, Pejabat Fungsional serta Tugas Tambahan sebagai Kepala Puskesmas di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang, bertempat di Halaman Kantor Disdukcatpil, Selasa (3/2/26).

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Karawang Nomor: 800.1.3.3/Kep.147-BKPSDM/2026 Tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dari dan Dalam Jabatan Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang.

Dalam sambutannya, Bupati Aep menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia untuk mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya titip untuk yang sudah dilantik, ini merupakan kepercayaan yang diberikan kami juga saya kepada bapak/ibu tolong mulai hari ini kita sama-sama bekerja, bekerja bersama-sama,” lanjutnya.

Ia juga menginginkan sinergitas dan kolaborasi terkait program-program prioritas yang ada salah satunya yaitu peningkatan dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Tolong benahi semuanya (yang kurang baik), berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kalau misalkan gratis ya gratis jangan sampai tidak,” ujarnya.

Selain itu, ia berpesan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang untuk meningkatkan kinerjanya dalam hal pelayanan kepada masyarakat.

“Saya hanya minta, disaat hari kerja berikan pelayanan terbaiknya, utamakan pekerjaan untuk kepentingan masyarakat bukan untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan briefing staf rutin bersama Kepala Perangkat Daerah dan Kecamatan se-Kabupaten Karawang di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, melakukan kunjungan langsung ke Dusun Kalijaya, Desa Rengasdengklok Utara, Kecamatan Rengasdengklok yang terdampak banjir, pada Rabu (28/1/ 2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk kehadiran Pemerintah Kabupaten Karawang untuk memastikan kondisi warga tetap terjaga, baik dari sisi kesehatan maupun pemenuhan kebutuhan dasar.

Setibanya di lokasi, Bupati Aep menyapa warga dan meninjau kondisi lingkungan serta tempat pengungsian. Ia berdialog dengan masyarakat untuk mendengar langsung kebutuhan dan keluhan yang dihadapi, sekaligus memastikan langkah penanganan yang dilakukan pemerintah daerah berjalan optimal.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang mendistribusikan bantuan logistik berupa kebutuhan pangan, alat kesehatan, serta tenda darurat bagi warga yang terpaksa mengungsi.

Bantuan ini diberikan untuk menunjang kebutuhan sehari-hari masyarakat sekaligus menjaga kondisi kesehatan warga selama berada di pengungsian.

Bupati Aep menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk bergerak cepat dan hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat.

Ia juga memastikan seluruh perangkat daerah terkait, terus melakukan pemantauan dan pendampingan agar kebutuhan warga dapat terpenuhi dengan baik.

“Kami ingin memastikan warga dalam kondisi aman, sehat, dan kebutuhan dasarnya tercukupi. Pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Bupati Aep.

Kunjungan tersebut disambut antusias oleh warga Dusun Kalijaya. Mereka menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Karawang, serta berharap pendampingan dan penanganan dapat terus dilakukan hingga kondisi kembali normal./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bersama anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir di Desa Karangligar, Telukjambe Barat pada Sabtu (24/1/26).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang terus berupaya dalam memitigasi banjir yang terjadi di sejumlah wilayah termasuk Karangligar. Salah satu yang tengah ditempuh yaitu pembangunan rumah pompa.

Terkait pembangunan rumah pompa, ia menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang telah menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan berkolaborasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karawang.

“Pemerintah daerah untuk anggaran pembebasan tanah udah kami siapkan, udah clear. Kita udah berkolaborasi dengan BPN Karawang,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Kementerian terus dilakukan.

“Besar harapan mudah-mudahan juga ke depan apa yang menjadikan keinginan masyarakat, kami sudah koordinasi dengan BBWS dan Kementerian mudah-mudahan di bulan Juli ini selesai,” ujarnya.

Sementara itu, Ia menyebutkan bahwa data yang dihimpun BPBD Karawang pagi ini tercatat sebanyak sebanyak 21 kecamatan dan 53 desa yang terdampak banjir.

“Hingga tadi pagi, ini sudah ada 21 Kecamatan, ada 53 desa tentunya yang terdampak banjir. Kita akan lihat situasi sampai sore ini kira-kira seperti apa,” ujarnya.

Ia menyebutkan upaya lain yang telah dilakukan pemerintah saat ini untuk penanganan banjir di sejumlah wilayah yaitu pendirian posko pengungsian, dapur umum, posko kesehatan, pompa air hingga bantuan sembako.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Aep bersama Rieke Diah Pitaloka menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada warga terdampak banjir. Sebelumnya, rombongan juga telah melakukan peninjauan banjir di Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat./kimkrw