Persoona.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang melaksanakan kunjungan lapangan ke salah satu pelaku ekonomi kreatif di Desa Kalibuaya, Kecamatan Telagasari. Kunjungan ini merupakan bagian dari program pendataan dan pemetaan potensi Ekonomi Kreatif (Ekraf) di tingkat desa.

Tim mahasiswa mengunjungi MA Production Live Streaming, sebuah media partner lokal milik Asep Saepul Bakhri. Usaha ini bergerak di bidang jasa dokumentasi acara dan siaran langsung (live streaming) berbasis multimedia. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa berinteraksi langsung dan menggali informasi seputar perjalanan usaha, tantangan, serta peluang pengembangan industri kreatif di era digital.

“Kegiatan ini sangat positif, karena mempertemukan mahasiswa dengan pelaku usaha nyata di lapangan,” ujar Asep Saepul Bakhri. Ia menambahkan bahwa mahasiswa tidak hanya mendapatkan data akademik, tetapi juga bisa belajar langsung tentang bagaimana industri kreatif dapat tumbuh dari desa.

Potensi Ekonomi Digital di Pedesaan
Salah satu mahasiswa KKN UBP Karawang mengungkapkan bahwa usaha seperti MA Production menjadi bukti nyata potensi besar yang dimiliki masyarakat desa dalam memanfaatkan teknologi dan kreativitas.

“Kami melihat langsung bagaimana usaha live streaming ini berkontribusi pada masyarakat, khususnya dalam dokumentasi berbagai kegiatan sosial dan budaya,” jelasnya. Hal ini menunjukkan relevansi antara semangat ekonomi kreatif dengan inovasi berbasis teknologi yang dapat dikembangkan di pedesaan.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap praktik langsung di sektor ekonomi kreatif, menjalin kolaborasi antara akademisi dan pelaku usaha lokal, serta mendorong apresiasi terhadap potensi usaha kreatif di tingkat desa. Lebih jauh, kunjungan ini memberikan eksposur positif bagi pelaku UMKM multimedia untuk memperluas jaringan dan promosi.

Kunjungan lapangan ini menegaskan komitmen UBP Karawang dalam mendukung pembangunan desa yang berbasis data, dengan partisipasi aktif mahasiswa dalam menggali dan mengembangkan potensi lokal.(*)

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui program Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten). Kali ini, Gebyar Paten dilaksanakan di Kantor Kecamatan Jatisari pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyampaikan bahwa acara ini menjadi wadah untuk mendekatkan pelayanan administrasi kepada masyarakat agar lebih efektif dan efisien. Kegiatan ini juga dipadukan dengan rapat minggon yang melibatkan seluruh kepala desa di Kecamatan Jatisari untuk berdiskusi dan mencari solusi atas berbagai kendala di lapangan.

“Hari ini kita Pemda mengadakan Gebyar Paten yang dipadukan dengan rapat minggon bersama para kepala desa di Kecamatan Jatisari,” ujar Bupati Aep.

Alokasi Anggaran dan Sinergi Pembangunan
Bupati Aep menyebutkan bahwa pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Karawang mengalokasikan anggaran sekitar Rp 31 miliar untuk Kecamatan Jatisari. Anggaran ini dialokasikan ke berbagai dinas, termasuk Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), serta Dinas Lingkungan Hidup. Dana tersebut akan digunakan untuk berbagai proyek, seperti pembangunan ruang kelas, perbaikan jalan dan drainase, hingga pembangunan rumah layak huni (rulahu) dan MCK.

Bupati Aep juga menitipkan pesan kepada para kepala desa untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung program pemerintah daerah. Ia secara khusus menyoroti pentingnya peran desa dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI terkait Swasembada Pangan.

“Kecamatan Jatisari ini selain zona industri, hampir rata-rata sawah dan IP (Indeks Pertanaman) 3. Saya harap para lurah bisa sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden terkait Swasembada Pangan,” pungkasnya.(*)

Persoona.id – Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah, memberikan penghargaan kepada sejumlah personel Polres dan Pegawai Harian Lepas (PHL) atas dedikasi dan prestasi gemilang. Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dan motivasi untuk meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat.

Upacara pemberian penghargaan digelar di halaman Mapolres Karawang pada Senin (4/8/2025). Salah satu prestasi yang diapresiasi adalah keberhasilan meraih Juara IV Lomba Pengoptimalan Kualitas Layanan Polisi 110 tingkat Polda Jawa Barat dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79.

Penghargaan atas prestasi ini diberikan kepada Bripda Willy Dwi Putra Siboro dari Bagops Polres Karawang, yang dinilai berhasil meningkatkan kualitas layanan darurat 110. Penghargaan juga diberikan kepada tiga PHL yang berkontribusi dalam keberhasilan tersebut: Jaka Nurdiansyah, Asep Saepul Bakhri, dan Yoga Pradana.

Motivasi untuk Pelayanan Prima
Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah, menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan sekadar apresiasi, melainkan pemicu semangat bagi seluruh jajaran. “Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan inovasi yang ditunjukkan. Semoga penghargaan ini dapat menjadi pemicu semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik Polres Karawang,” ujarnya.

Selain penghargaan untuk Layanan Polisi 110, dalam kesempatan yang sama, penghargaan juga diberikan kepada personel berprestasi di bidang lain, seperti pengungkapan kasus, ketahanan pangan, dan pengamanan kamtibmas.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polres Karawang untuk menumbuhkan budaya kerja yang profesional, produktif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(*)

Persoona.id – Pemusatan Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Karawang tahun 2025 secara resmi dimulai. Pembukaan kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Akshaya pada Senin, 4 Agustus 2025, menandai dimulainya persiapan para pelajar terbaik untuk mengemban tugas mulia.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Karawang, Mahpudin, menyampaikan bahwa Pusdiklat ini akan berlangsung selama 14 hari, dari 4 hingga 18 Agustus 2025.

“Hari ini merupakan hari pertama pemusatan latihan Calon Paskibraka Kabupaten Karawang. Mereka akan bertugas mengibarkan bendera pada 17 Agustus 2025 di Kabupaten Karawang,” ujar Mahpudin.

Sebanyak 50 pelajar terpilih, terdiri dari 25 putra dan 25 putri, akan mengikuti Pusdiklat. Mahpudin menekankan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk membentuk fisik, mental, karakter, dan jiwa nasionalisme para peserta.

Di akhir sambutannya, Mahpudin berharap para Calon Paskibraka (Capaska) Karawang dapat fokus dan disiplin selama pelatihan. Ia juga berpesan agar mereka memiliki wawasan kebangsaan yang luas serta integritas tinggi dalam menjalankan tugas mengibarkan bendera merah putih.

“Harapannya, melalui puslat ini, mereka memiliki karakter yang berwawasan nasional, berintegritas tinggi, berdedikasi, dan disiplin, sehingga mampu mengemban tugas yang telah diberikan,” pungkasnya.(*)

Persoona.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Bertempat di Desa Karang Mekar, Kecamatan Kedungwaringin, para mahasiswa secara aktif terlibat dalam Gerakan Indonesia Menanam (Gerina), sebuah inisiatif nasional untuk mendorong kemandirian pangan di tingkat rumah tangga. Jum’at 01/08/25

Baca juga : Rahmat Hidayat Djati Reses di Karangjaya: Serap Aspirasi Infrastruktur hingga Pemekaran Desa

Kegiatan ini berfokus pada dua program utama: pendirian kebun percontohan dan edukasi kepada masyarakat. Mahasiswa KKN UBP Karawang telah berhasil menanam berbagai tanaman pangan produktif di dua pekarangan rumah warga, menjadikannya model kebun yang dapat dicontoh. Jenis sayuran yang dibudidayakan meliputi cabai, kangkung, daun bawang, dan terong, yang dipilih karena kemudahan penanaman dan masa panen yang cepat.

Selain praktik menanam, para mahasiswa juga mengadakan sesi edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memanfaatkan pekarangan rumah secara optimal. Warga Desa Karang Mekar menyambut baik inisiatif ini, bersedia menjadikan lahan kosong di rumah mereka sebagai kebun percontohan.

Baca juga : Wabup Maslani Dorong Literasi dan Edukasi Anti Narkoba Melalui Gelaran Seni BNNK Karawang

Partisipasi mahasiswa UBP Karawang dalam Gerina ini diharapkan tidak hanya menciptakan kebun percontohan, tetapi juga menumbuhkan semangat kemandirian serta budaya menanam di kalangan masyarakat setempat. Dengan demikian, upaya ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan ketahanan pangan yang dimulai dari lingkungan terkecil./heru

Persoona.id – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karawang pada Kamis (31/7/2025). Dalam rapat yang membahas persetujuan dan penetapan sejumlah Raperda serta Rancangan Perubahan KU-APBD dan PPAS Tahun Anggaran 2025, Bupati Aep mengapresiasi sinergi antara eksekutif dan legislatif yang dinilainya sukseskan pembangunan Karawang.

Baca juga : Rahmat Hidayat Djati Reses di Karangjaya: Serap Aspirasi Infrastruktur hingga Pemekaran Desa

Menurut Bupati Aep, rapat paripurna ini memiliki makna strategis bagi keberlanjutan pembangunan daerah. “Melalui forum ini, kami mempertegas komitmen bersama dan mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Beberapa Raperda yang disetujui dalam rapat tersebut antara lain:

  • Raperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Pemukiman Kumuh.
  • Raperda tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik.
  • Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Karawang Tahun 2025-2029.

Bupati Aep mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Karawang atas sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin. Ia menilai komitmen bersama ini menjadi kunci suksesnya setiap program pemerintah daerah yang berjalan dengan baik, terarah, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca juga : Wabup Maslani Dorong Literasi dan Edukasi Anti Narkoba Melalui Gelaran Seni BNNK Karawang

“Saya sampaikan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Karawang atas sinergitas dan kolaborasi eksekutif dan legislatif yang menyukseskan pembangunan di Karawang,” pungkasnya.(*)

Persoona.id – Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, menghadiri Gelaran Seni dan Anti Narkoba yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karawang pada Rabu, 30 Juli 2025. Bertempat di halaman kantor BNNK Karawang, acara ini bertujuan untuk ‘Memutus Rantai Peredaran Gelap Narkoba’ menuju Indonesia Emas 2045.

Baca juga : Rahmat Hidayat Djati Reses di Karangjaya: Serap Aspirasi Infrastruktur hingga Pemekaran Desa

Dalam sambutannya, Wabup Maslani menegaskan pentingnya peran kolaboratif dari berbagai pihak dalam upaya pencegahan narkoba. Ia menyoroti perlunya peningkatan literasi dan edukasi anti narkoba melalui kerja sama lintas sektor, termasuk dunia pendidikan dan komunitas.

Menurut Wabup, seni adalah media yang kuat untuk menyampaikan pesan. “Saya meyakini bahwa panggung pagelaran seni hari ini adalah bentuk kampanye yang menyentuh hati terutama bagi anak-anak muda,” ungkapnya.

Baca juga : Bupati Aep Serahkan SK Dewas PD Petrogas Persada Karawang, Minta Bekerja Profesional

Wabup Maslani berharap acara ini menjadi awal dari sebuah gerakan nyata dan berkelanjutan. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Karawang untuk terus berkolaborasi dengan BNNK, aparat penegak hukum, dan komunitas guna mewujudkan Karawang yang sehat, cerdas, dan bersih dari narkoba.(*)

Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, memimpin apel pagi di Plaza Pemda Karawang pada Senin, 28 Juli 2025. Acara tersebut sekaligus menjadi momen penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Daerah (PD) Petrogas Persada Karawang yang baru.

Baca juga : PKB 27 Tahun: Syaiful Huda Tegaskan Momentum Lepas dari Jebakan Partai Menengah

Yayat Rohayati, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Ekonomi Setda Karawang, ditunjuk sebagai Ketua Dewas PD Petrogas Persada dari unsur pemerintah daerah. Sementara itu, Agus Rivai dipercaya sebagai Anggota Dewas dari unsur independen.

Dalam sambutannya, Bupati Aep berpesan agar kedua Dewas yang baru dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab. “Saya titipkan kepada Dewas yang baru untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, tolong bekerja yang baik,” tegasnya.

Baca juga : Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak TPA Jalupang Karawang

Selain itu, Bupati Aep juga menekankan pentingnya disiplin dan tanggung jawab bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang. Ia mengajak semua pihak untuk berkomitmen mewujudkan cita-cita bersama menuju Karawang Maju.(*)

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan 1.500 paket sembako kepada warga Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru, yang terdampak aktivitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalupang. Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh SE, didampingi Wakil Bupati, Sekda, serta Kepala OPD terkait, pada Jumat (25/7) lalu.

Baca juga : Pemkab Karawang Perkuat Transparansi, Gelar Rakor Sinergi Pemberantasan Korupsi Bersama KPK RI

Komitmen Pemkab Karawang Tangani Permasalahan Sampah
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aep menegaskan keseriusan Pemkab Karawang dalam menangani persoalan sampah, khususnya di wilayah TPA Jalupang. “Persoalan sampah tidak hanya terjadi di Karawang, tetapi hampir di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia,” ungkapnya.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemkab Karawang berencana melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah di TPA Jalupang. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karawang saat ini tengah menyusun Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah terpadu.

Bupati Aep menjelaskan, lahan seluas enam hektare telah disiapkan untuk fasilitas ini. Nantinya, akan dibangun buffer zone atau zona penyangga di sekitar TPA untuk meredam bau dan debu yang dikeluhkan warga, serta Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT).

Baca juga : Bupati Aep Hadiri Pisah Sambut Kepala Kejari Karawang, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Daerah

Bantuan Berkelanjutan untuk Warga Terdampak
Kepala DLH Karawang, Iwan Ridwan F, menambahkan bahwa bantuan sembako untuk warga Wancimekar akan diberikan dua kali dalam setahun. “Rencananya bantuan tahap kedua akan disalurkan pada bulan Desember nanti,” jelas Iwan.

Ia berharap, bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dan meringankan beban 1.500 kepala keluarga yang terdampak TPA Jalupang.(*)

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang mempertegas komitmennya dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Sinergi Pemberantasan Korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Rakor yang fokus pada perbaikan tata kelola pemerintah daerah melalui Monitoring, Controlling Surveillance For Prevention (MCSP) ini digelar di Aula Husni Hamid pada Kamis (24/7/25).

Baca juga : Bupati Aep Hadiri Pisah Sambut Kepala Kejari Karawang, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Daerah

Bupati Karawang Apresiasi Bimbingan KPK
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyambut hangat kedatangan jajaran KPK RI. Ia berharap kegiatan ini dapat semakin memperkuat penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan transparan di Karawang.

“Selamat datang di Kabupaten Karawang, besar harapan dengan hadirnya bapak dan jajaran ini bisa memberikan pencerahan kepada kami terkait tata kelola pemerintahan yang baik, terbuka,” ungkap Bupati Aep. Beliau juga menegaskan bahwa Pemkab Karawang terus berupaya mewujudkan pemerintahan yang lebih transparan dan lebih baik lagi menuju Karawang Maju.

Apresiasi KPK atas Peningkatan Skor MCSP Karawang
Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK RI, Bahtiar Ujang Purnama, menjelaskan tujuan kehadiran pihaknya adalah untuk mengevaluasi langkah-langkah pemerintah daerah dalam pemberantasan korupsi melalui perbaikan tata kelola, serta membangun sinergi dalam melayani masyarakat.

KPK RI mengapresiasi kenaikan skor MCSP Kabupaten Karawang yang signifikan, mencapai 94,54. Angka ini menempatkan Karawang di posisi kedua tertinggi di Jawa Barat, menunjukkan kemajuan yang luar biasa dalam upaya perbaikan tata kelola pemerintahan.

“Kami meminta tetap konsisten dalam perbaikan tata kelola baik itu perencanaan, penganggaran, barang dan jasa termasuk manajemen ASN. Harapan kami respon terhadap langkah-langkah ini dirasakan langsung oleh masyarakat, oleh internal juga bahwa itu hal baik dan bermanfaat untuk Kabupaten Karawang dan ini telah disanggupi oleh Bupati Karawang,” tegas Bahtiar.

Baca juga : Bupati Aep Kukuhkan 2552 Pengurus Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Kerakyatan Karawang

MCSP sendiri merupakan sistem yang dikembangkan KPK untuk melakukan pengawasan dan langkah perbaikan pada delapan area intervensi utama, meliputi perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, pengelolaan barang milik daerah, optimalisasi pajak daerah, manajemen ASN, dan pengawasan APIP.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Karawang, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, para staf ahli, para Asisten Daerah, para kepala perangkat daerah, kecamatan, kepala desa, serta tamu undangan lainnya, menunjukkan komitmen kolektif seluruh elemen pemerintahan di Karawang.(fk-kim diskominfo)