Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menunjukkan empati mendalam dengan mengunjungi rumah duka para korban kecelakaan maut Majalengka. Yang berada di wilayah Warudoyong, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Selasa (24/3).

Selain menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada pihak keluarga. Bupati Aep juga menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp50 juta untuk masing-masing ahli waris korban yang meninggal dunia.

Dalam kunjungannya, Bupati menjelaskan bahwa para korban meninggal dalam insiden tersebut tidak mendapatkan santunan dari Jasa Raharja. Hal ini dikarenakan kendaraan yang digunakan saat kejadian adalah mobil pribadi (plat hitam), bukan angkutan umum resmi.

“Karena menggunakan plat hitam, meskipun statusnya sewa, namun tetap tidak bisa mendapatkan bantuan dari Jasa Raharja. Karena dianggap bukan kendaraan resmi angkutan umum,” ujar Bupati Aep saat memberikan penjelasan kepada keluarga korban.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang mengambil langkah cepat untuk meringankan beban keluarga. Bupati menegaskan bahwa Pemda Karawang hadir untuk menutupi ketiadaan santunan tersebut.

“Karena tidak dapat dari Jasa Raharja, maka kami dari Pemda Karawang. Memberikan bantuan sebesar Rp50 juta untuk masing-masing korban meninggal dunia,” terangnya.

Tanggung Biaya Pengobatan Korban Luka
Tak hanya bagi korban meninggal, Bupati Aep juga memastikan bahwa seluruh korban luka-luka. Yang saat ini masih dalam masa pemulihan akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.

“Untuk yang luka atau sedang dirawat, semua biaya akan kita tanggung. RSUD Rengasdengklok juga sudah siap menampung pasien kecelakaan ini kapanpun mereka butuh kontrol atau perawatan lanjutan,” tegas Bupati.

Setelah mengunjungi titik di Rengasdengklok Selatan, Bupati beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke rumah korban lainnya. Desa Medang Asem, Kecamatan Jayakerta, serta menuju wilayah Kecamatan Pedes untuk menemui keluarga sopir mobil tersebut.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang. Dalam memastikan setiap warganya yang tertimpa musibah mendapatkan perhatian dan pelayanan maksimal dari negara./***

Persoona.id – Kebahagiaan ganda menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang pada Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Sebanyak tiga orang warga binaan dinyatakan langsung bebas setelah mendapatkan Remisi Khusus (RK) Lebaran, Minggu (22/03/2026).

Kepala Lapas Karawang, Christo Toar, mengungkapkan bahwa pada momentum Idul Fitri tahun ini, total terdapat 855 warga binaan yang memenuhi syarat untuk menerima pengurangan masa hukuman.

“Ratusan warga binaan tersebut mendapat pengurangan masa hukuman yang bervariasi, mulai dari 15 hari hingga dua bulan. Bahkan, ada tiga orang yang langsung menghirup udara bebas hari ini,” ujar Christo di Karawang.

Syarat dan Makna Remisi
Remisi Khusus merupakan hak narapidana yang diberikan pada hari besar keagamaan. Namun, pemberian ini tidak dilakukan sembarangan. Para penerima harus memenuhi syarat administratif dan substantif, di antaranya:

  • Berkelakuan baik selama masa tahanan.
  • Telah menjalani masa pidana minimal enam bulan.
  • Aktif mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan pihak Lapas.

Christo menegaskan bahwa remisi ini adalah bentuk apresiasi negara atas perubahan perilaku positif para warga binaan. Ia berharap hal ini menjadi motivasi bagi mereka yang masih menjalani masa tahanan untuk terus memperbaiki diri dan menaati aturan.

Kisah Bahagia di Hari Kemenangan
Salah satu warga binaan yang langsung bebas, Ramadhan, tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Setelah menerima pengurangan masa pidana selama satu bulan, ia kini bisa merayakan lebaran di rumah bersama keluarga.

“Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan remisi dan langsung bebas di hari lebaran. Ini adalah kado terindah bagi saya dan keluarga,” ungkap Ramadhan singkat.

Pihak Lapas Karawang berharap, momentum pemberian remisi ini menjadi titik balik bagi para warga binaan untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik dan kontributif saat kembali ke tengah masyarakat nanti./***

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Festival Ngadulag Bedug dan Takbir Keliling. Dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H, Jumat (20/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Karawang untuk membangkitkan kembali tradisi lama. Yang sarat nilai budaya dan religius di tengah masyarakat.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga diarahkan sebagai wadah kegiatan positif. Bagi masyarakat guna meminimalisir potensi aktivitas negatif pada malam takbiran. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi seluruh kecamatan yang turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

“Alhamdulillah, ribuan masyarakat meriahkan. InsyaAllah kegiatan seperti inilah yang diinginkan masyarakat,” kata Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE

Pelaksanaan festival dipusatkan di tiga titik, yakni Kantor Bupati Karawang sebagai pusat acara, Kecamatan Cikampek, dan Kecamatan Jayakerta. Penyelenggaraan di beberapa lokasi ini bertujuan untuk menjangkau partisipasi masyarakat secara lebih luas sekaligus menjaga kondusifitas wilayah.

Ajang budaya yang menampilkan kreativitas tabuhan bedug ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana melestarikan tradisi lokal.

Dalam pengumuman resmi panitia, grup peserta dari berbagai kecamatan menunjukkan performa terbaik mereka. Setelah melalui penilaian ketat dari dewan juri, akhirnya keluar sebagai juara utama. Adalah Grup Ngadulag dari Kecamatan Majalaya dengan skor 747.

Juara kedua diraih Grup Ngadulag dari Kecamatan Karawang Barat dengan skor 725. Sementara juara ketiga disabet oleh Grup Ngadulag dari Kecamatan Klari dengan skor 690.

Usai pelaksanaan festival, Bupati Karawang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Melaksanakan monitoring pengamanan malam takbiran di sejumlah titik strategis, di antaranya Bunderan Ciplaz dan kawasan Galuh Mas.

Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

Pemerintah Kabupaten Karawang mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Hari Raya. Dengan penuh suka cita, serta terus menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersamaan./kimkrw