Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengawasan Koperasi Merah Putih di Aula Husni Hamid Komplek Pemda Karawang pada hari Rabu (20/8/2025). Acara ini diikuti oleh 309 peserta, termasuk Ketua Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Kecamatan Merah Putih dari seluruh Kabupaten Karawang.

Dalam sambutannya, Bupati Aep menjelaskan bahwa program Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif strategis dari pemerintah pusat yang digagas langsung oleh Presiden Republik Indonesia. “Program Koperasi Merah Putih ini adalah program strategis dari pemerintah pusat skala nasional yang diinisiasi oleh bapak Presiden RI. Untuk itu kami harus pastikan program ini benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Baca juga : Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Karawang Berlangsung Khidmat, Wakil Bupati Pimpin Acara

Ia menegaskan bahwa program ini bertujuan utama untuk memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Koperasi Merah Putih (KMP) diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi berbagai persoalan klasik seperti rantai pasok yang panjang dan dominasi tengkulak. “KMP lahir sebagai upaya memperkuat ekonomi desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mengatasi berbagai persoalan klasik,” ujar Bupati Aep.

Lebih lanjut, Bupati Aep berharap Bimtek ini dapat menciptakan iklim profesionalisme yang baik bagi para pengawas koperasi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan antara pengawas dengan lembaga-lembaga terkait.

“Semoga Bimtek ini bisa meningkatkan kapasitas profesionalisme SDM pengawas koperasi, mendorong efisiensi dan efektivitas pengawasan koperasi, serta memperkuat kolaborasi yang baik dari kecamatan, pengawas koperasi, dan pihak eksternal seperti kejaksaan, babinsa, bhabinkamtibmas, maupun lembaga terkait lainnya,” pungkasnya.

Baca juga : 928 Warga Binaan Lapas Karawang Terima Remisi HUT RI ke-80, Termasuk Remisi Dasawarsa 2025

Bimtek ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Karawang untuk memastikan bahwa program strategis Koperasi Merah Putih berjalan optimal dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.(*)

Persoona.id – Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Karawang berlangsung khidmat di Lapangan Karangpawitan pada Minggu (17/8/2025) sore. Upacara ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Karawang, H. Maslani.

Baca juga : 928 Warga Binaan Lapas Karawang Terima Remisi HUT RI ke-80, Termasuk Remisi Dasawarsa 2025

Dimulai pukul 16.00 WIB, jalannya upacara berjalan lancar dan penuh kekhidmatan. Bertindak sebagai Komandan Upacara adalah AKP Hasanudin Bahar, S.H. yang menjabat sebagai Kasubag Kerjasama Polres Karawang, sementara Perwira Upacara dipercayakan kepada Kompol Sutejo, S.H., M.H., Kepala Bagian Perencanaan Polres Karawang.

Tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Karawang tahun 2025 kembali menunjukkan performa terbaiknya. Tugas membawa baki bendera dipercayakan kepada Anissa Fayruzzain, siswi dari SMAN 1 Karawang.

Sementara itu, tim inti yang bertugas mengerek dan membentangkan bendera adalah:

Novel Arjasa Pratama (SMAN 5 Karawang)

Romeo Cheliini (SMAN 1 Rengasdengklok)

Satya Nur Hawzan (SMA IT Harapan Umat)

Baca juga : Karawang Peringati HUT ke-80 RI, Bupati Aep Ajak Semua Pihak Bangun Kekuatan Baru Indonesia

Kehadiran para pelajar berprestasi ini menambah suasana upacara semakin sakral, sekaligus menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-80 RI di tingkat kabupaten.(*)

Persoona.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang memberikan remisi umum kepada 928 warga binaan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Momen istimewa ini juga diwarnai dengan pemberian Remisi Dasawarsa 2025 yang hanya diadakan setiap 10 tahun sekali, dan diterima oleh 957 orang.

Baca juga : Karawang Peringati HUT ke-80 RI, Bupati Aep Ajak Semua Pihak Bangun Kekuatan Baru Indonesia

Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Christo Victor Nixon Toar, menjelaskan rincian pemberian remisi. Dari 928 penerima remisi umum, 889 orang di antaranya mendapatkan Remisi Umum I, sementara 25 orang mendapatkan Remisi Umum II, dan 14 orang sisanya memperoleh Remisi Umum II dengan subsider.

“Untuk besaran remisi, 150 orang mendapat potongan 1 bulan, 153 orang 2 bulan, 276 orang 3 bulan, 193 orang 4 bulan, 141 orang 5 bulan, dan 15 orang mendapat remisi 6 bulan,” jelas Christo.

Lebih lanjut, remisi umum diberikan kepada 511 orang kasus pidana umum, 391 orang kasus narkoba, 9 orang kasus tindak pidana korupsi, dan 5 orang kasus perdagangan orang. Tidak ada penerima remisi yang berasal dari kasus terorisme.

Tahun ini, pemberian Remisi Dasawarsa menjadi sorotan utama. Sebanyak 957 warga binaan mendapat keringanan masa hukuman. Rinciannya, 890 orang menerima Remisi Dasawarsa I (RD-I) dan 22 orang menerima Remisi Dasawarsa II (RD-II). Sementara itu, 16 orang menerima Remisi Dasawarsa Pidana Denda I (RDDP-I) dan 29 orang menerima Remisi Dasawarsa Pidana Denda II (RDDP-II).

Menurut Christo, pemberian remisi ini adalah bentuk apresiasi negara sekaligus motivasi agar warga binaan terus mengikuti program pembinaan. Lapas Karawang menyediakan beragam program, mulai dari pembinaan kepribadian (keagamaan, kesenian, kebangsaan) hingga pembekalan keterampilan kerja (pertanian, perikanan, bengkel motor, cukur rambut, hingga usaha roti dan kopi).

“Tujuannya agar mereka bisa mandiri ketika kembali ke masyarakat,” tambah Christo.

Baca juga : Eks Kantor Kawedanaan Rengasdengklok, Saksi Bisu Pengibaran Merah Putih Pertama di Karawang

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, yang hadir dalam acara tersebut, menegaskan bahwa kemerdekaan adalah kebahagiaan bagi semua, termasuk warga binaan. “Remisi ini bukan sekadar pengurangan masa hukuman, tapi juga peluang bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan menata masa depan lebih baik,” tutur Bupati Aep.

Hingga 17 Agustus 2025, Lapas Kelas IIA Karawang menampung 1.161 penghuni, dengan rincian 113 tahanan dan 1.048 narapidana. Dari jumlah tersebut, 862 orang berasal dari Karawang.(*)

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Karangpawitan, Minggu (17/8/2025). Mengusung tema “Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju,” upacara ini dihadiri oleh ribuan masyarakat dan jajaran pemerintahan, menandai komitmen Karawang untuk terus berkontribusi pada kemajuan bangsa.

Dalam sambutannya sebagai inspektur upacara, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menekankan pentingnya menjaga identitas Karawang sebagai Lumbung Padi Nasional sembari terus berinovasi. Ia menyoroti harmoni antara sektor pertanian dan industri yang menjadikan Karawang tidak hanya sebagai penyumbang beras strategis, tetapi juga sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara.

Baca juga : Eks Kantor Kawedanaan Rengasdengklok, Saksi Bisu Pengibaran Merah Putih Pertama di Karawang

“Sebagai Lumbung Padi Nasional Karawang menyumbang pasokan beras strategis untuk Indonesia, sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara kita menyokong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Bupati Aep. Ia juga menambahkan bahwa Karawang berperan penting sebagai simpul perdagangan antar wilayah, memperkuat posisinya di kancah nasional.

Bupati Aep juga menegaskan bahwa pembangunan di Karawang bergerak sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, fokus pada kemajuan pendidikan, kesejahteraan, pemerataan, dan pembangunan berkelanjutan. Ia menyebut Karawang sebagai “kekuatan baru Indonesia” yang berdiri di garis depan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih adil dan sejahtera.

Sebagai penutup, Bupati Aep mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dan bekerja sama membangun masa depan Karawang. “Tidak ada mimpi yang terlalu besar bagi bangsa yang mau bekerja sama. Mari kita terus bekerja, bukan hanya dengan tangan tapi juga dengan hati,” serunya.

Upacara ini semakin khidmat dengan kehadiran petugas upacara yang berdedikasi. Bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Kapten Inf. Suryadi (Danramil 0412/Klari) dan Perwira Upacara Letda cpm (K) Titin Mulyati (Pasi Pers Kodim 0604/Karawang).

Baca juga : Sejarah Upacara Bendera di Indonesia: Dari Pengibaran Bendera Pusaka Hingga Wajib di Sekolah

Momen puncak upacara adalah pengibaran bendera Merah Putih oleh tim Paskibraka 2025 yang beranggotakan pelajar terbaik dari Karawang:

  • Rafi Naufal Suryadi Putra (SMAN 1 Karawang)
  • Farha Nur Fauzi (SMK Taruna Karya 1 Karawang)
  • Al Fathir Fadliansyah (SMKN 1 Cikampek)

Pembawa baki bendera dipercayakan kepada Kirana Christina Dewantari dari SMAN 1 Klari.

Upacara ini sukses menyatukan semangat kebangsaan dan harapan untuk masa depan yang lebih baik, menandai perayaan kemerdekaan yang penuh makna bagi seluruh warga Karawang.(*)

Persoona.id – Bupati dan Wakil Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh dan H. Maslani, menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Karawang pada Jumat (15/8/2025). Acara yang digelar di Gedung DPRD ini mengagendakan mendengarkan pidato kenegaraan dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bupati Aep Syaepuloh menyampaikan bahwa momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus mengisi kemerdekaan dengan karya nyata. “Ini pengingat akan tanggung jawab kami sebagai pemerintah daerah maupun wakil rakyat untuk terus mengisi kemerdekaan dengan karya nyata demi kemajuan bangsa, khususnya Kabupaten Karawang,” ujarnya.

Baca juga : Grand Final Lomba Bercerita Karawang, Tingkatkan Literasi dan Kreativitas Anak

Raperda Pajak dan Retribusi Resmi Ditetapkan
Sebelum mendengarkan pidato kenegaraan, DPRD Karawang juga menggelar rapat paripurna dengan agenda persetujuan dan penetapan Raperda Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Menurut Bupati Aep, perubahan raperda ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan, sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 35 Tahun 2023. Penyesuaian ini bukan hanya pemenuhan regulasi, melainkan juga bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Di akhir pidatonya, Bupati Aep mengajak seluruh pihak untuk bersinergi mengoptimalkan pendapatan daerah tanpa menambah beban berlebihan bagi masyarakat. Tujuannya adalah untuk menjaga keberlanjutan pembangunan Karawang yang maju, berdaya saing, adil, dan sejahtera.(*)

Persoona.id – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang di Desa Karang Mekar, Kecamatan Kedung Waringin, berakhir dengan kesan mendalam bagi para mahasiswa. Selama beberapa pekan, mereka tidak hanya mengaplikasikan ilmu, tetapi juga merasakan kehangatan dan semangat gotong royong dari masyarakat desa. Kamis 14 Agustus 2025

Selama KKN, para mahasiswa terlibat dalam berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan warga, mulai dari edukasi kesehatan, pendampingan UMKM, pelatihan digital marketing, hingga kegiatan gotong royong dan keagamaan. Interaksi ini membuat proses adaptasi mahasiswa berjalan lancar dan penuh kekeluargaan.

Baca juga : Dukungan DPRD Jabar Pacu Pembentukan Kabupaten Cirebon Timur, SKB Segera Terbit

“Kami merasa seperti di rumah sendiri. Warga desa sangat mendukung setiap kegiatan kami. Banyak ilmu dan pengalaman baru yang kami dapatkan di sini,” ungkap salah satu perwakilan mahasiswa KKN UBP.

Kepala Desa Karang Mekar mengapresiasi kontribusi mahasiswa yang dinilai membawa ide segar dan bermanfaat. “Kegiatan mereka sangat membantu, terutama dalam memberikan pengetahuan baru dan mendorong semangat warga untuk berinovasi. Kami berharap hubungan baik ini terus terjalin,” katanya.

Program KKN ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih maju. Pengalaman ini juga menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan sosial, komunikasi, dan manajerial di lapangan.(*)

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang, melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan, sukses menggelar Grand Final Lomba Bercerita tingkat SD/MI se-Kabupaten Karawang Tahun 2025. Acara yang berlangsung di Mall Technomart pada Rabu (13/8/2025) ini merupakan bagian dari strategi Pemkab untuk membangun budaya literasi yang kuat dan berkelanjutan.

Sebanyak 28 siswa/i terbaik dari berbagai sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di Karawang berhasil lolos ke babak grand final. Mereka menampilkan kemampuan bercerita yang memukau, menunjukkan bakat dan kreativitas dalam olah vokal, ekspresi, dan pendalaman karakter.

Dalam sambutannya, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ini. Ia berharap lomba ini dapat diselenggarakan setiap tahun dan berjanji akan memberikan dukungan penuh.

“Saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kalau bisa, setiap tahun diselenggarakan, dan Insyaallah akan saya fasilitasi,” ujar Bupati Aep.

Bupati Aep juga menekankan pentingnya kolaborasi antara semua pihak—orang tua, guru, dan pemerintah—untuk meningkatkan budaya literasi di kalangan anak-anak. Menurutnya, peran guru sangat sentral dalam menumbuhkan minat baca dan bercerita.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Karawang, H. Wahidin, menambahkan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang menghafal teks, melainkan media pembelajaran komprehensif yang melatih kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik. “Ini adalah investasi jangka panjang untuk membentuk generasi emas Karawang yang literat, kreatif, dan berkarakter,” tegasnya.

Wahidin mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan Karawang sebagai Kabupaten Literasi yang maju dan berdaya saing.(*)

Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten menyambut kedatangan Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dalam kunjungan kerja napak tilas ke Rengasdengklok. Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (13/8/2025) ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 RI.

Baca juga : Prabowo Minta Bansos Berubah Jadi Pemberdayaan, Gus Imin Libatkan Akademisi untuk Transformasi

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, beserta para Wakil Ketua MPR RI, termasuk Hidayat Nur Wahid, Edhie Baskoro Yudhoyono, Bambang Wuryanto, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, dan Rusdi Kirana.

Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mengingatkan kembali peran vital Kabupaten Karawang, khususnya Rengasdengklok, dalam sejarah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Seperti diketahui, rumah bersejarah di Jalan Sejarah, Desa Rengasdengklok Utara, menjadi lokasi pengasingan Soekarno dan Hatta sebelum proklamasi. Rumah tersebut adalah milik Djiauw Kie Siong, seorang petani keturunan Tionghoa.

Atas nama Pemerintah Daerah Karawang, Bupati Aep menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan Pimpinan MPR RI ini. “Kami sebagai Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang tentunya mengapresiasi yang sangat luar biasa,” ungkapnya.

Baca juga : Dukungan DPRD Jabar Pacu Pembentukan Kabupaten Cirebon Timur, SKB Segera Terbit

Selain mengunjungi rumah pengasingan Soekarno-Hatta, rombongan juga menapak tilas ke Tugu Proklamasi dan Monumen Rawagede. Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Karawang, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta tamu undangan lainnya.(*)

Persoona.id – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Karawang menggelar kegiatan Fun Mini Soccer di Lapang Antik, Palumbonsari, pada Rabu (13/8/2025) malam. Acara ini menjadi ajang silaturahmi yang efektif sekaligus memperkuat solidaritas di antara para pengusaha muda Karawang.

Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB ini diikuti oleh puluhan anggota HIPMI. Meskipun bertajuk permainan santai, jalannya pertandingan berlangsung seru dan penuh semangat. Para peserta menunjukkan kelihaian mengolah bola, yang diselingi dengan gelak tawa, sehingga suasana keakraban terasa kuat.

Baca juga : Kolaborasi Kejari dan Pemkab Karawang Sejahterakan Masyarakat Lewat Gebyar Paten Tirtamulya

Ketua HIPMI Karawang, David, menjelaskan bahwa Fun Mini Soccer menjadi wadah untuk mempererat hubungan personal dan membangun komunikasi yang lebih cair di luar forum resmi.

“Kami ingin HIPMI Karawang tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga membangun kedekatan dan kerja sama di antara anggota. Melalui kegiatan olahraga seperti ini, kita belajar strategi, kolaborasi, dan saling menghargai peran masing-masing,” pungkas David.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan kerja tim yang solid, yang akan berdampak positif pada kolaborasi bisnis dan kemajuan ekonomi di Karawang.(*)

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang berkolaborasi dalam sebuah acara gabungan yang meriah di Kecamatan Tirtamulya. Kegiatan ini memadukan Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) dengan Pasar Murah dan Bazar UMKM. Acara yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Tirtamulya pada Selasa, 12 Agustus 2025, ini sekaligus memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80 dan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80.

Kegiatan ini juga menjadi momen penting bagi Kejari Karawang untuk melakukan pertemuan daring dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, yang diikuti oleh seluruh Kejari di wilayah Jabar.

Kepala Kejari Karawang, Dedy Irwan Virantama, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ini. Ia menjelaskan bahwa kolaborasi ini memungkinkan peringatan hari jadi Kejaksaan yang biasanya digelar di kantor, bisa disatukan dengan program Pemkab Karawang yang menyentuh langsung masyarakat.

“Kolaborasi ini menjadi kebanggaan bagi kita. Dengan menggabungkan Gebyar Paten dan Pasar Murah, kami bisa ikut berkontribusi dalam menyejahterakan masyarakat,” ungkap Dedy.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, juga mengucapkan selamat Hari Lahir Kejaksaan RI. Ia berharap kolaborasi antara Pemkab dan Kejari Karawang dapat terus terjalin, khususnya dalam upaya menyejahterakan masyarakat Karawang.

Acara ini disambut antusias oleh masyarakat yang memadati area kegiatan. Berbagai layanan publik yang disediakan di Gebyar Paten, ditambah dengan keberadaan Pasar Murah dan Bazar UMKM, membuat acara ini menjadi sangat meriah dan bermanfaat.(*)