Persoona.id – Idulfitri menjadi hal penting untuk menunjukan kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat.

Pemerintah Daerah tidak hanya menjalankan hal administratif, tetapi juga berperan sebagai fasilitator kebahagiaan untuk masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Aep saat memberikan sambutan pada agenda pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H / 2026 M. Yang berlangsung di Lapangan Karangpawitan, Karawang Barat, Sabtu (21/3/2026).

Bupati menambahkan, berbagai kebijakan dan program seperti operasi pasar bersubsidi, pengamanan arus mudik, mudik gratis. Hingga penyaluran bantuan sosial menjadi bentuk nyata kepedulian kami kepada masyarakat di bulan suci ramadan.

“Kami percaya semua yang kami lakukan bukan hanya rutinitas tahunan. Tetapi sebagai pembangunan kepercayaan publik serta memperkuat legitimasi pemerintah melalui pelayanan yang responsif, cepat, dan humanis,”ucap Bupati Aep.

Selain itu, Idulfitri menjadi titik temu bagi masyarakat pekerja industri, petani, hingga nelayan. Dalam momen ini sekat-sekat sosial mencair digantikan oleh rasa persaudaraan yang hangat.

“Kita mampu menunjukkan di tengah modernisasi, industrialisasi nilai-nilai gotong royong dan kekeluargaan dapat terpelihara baik di Kabupaten Karawang”ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pembangunan daerah. Bupati menyatakan Pemkab Karawang telah menetapkan 10 pembangunan program strategis daerah tahun 2026.

Adapun yang menjadi skala prioritas seperti pemberian layanan kesehatan gratis kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karawang. Pembangunan fasilitas, infrastruktur kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur lainnya.

“Program-program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan”paparnya.

Bupati menegaskan, meskipun di tengah keterbatasan anggaran, Pemkab Karawang tidak menyurutkan prioritas dalam melayani serta menjalankan program. Yang langsung dari masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat./kimkrw

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Festival Ngadulag Bedug dan Takbir Keliling. Dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H, Jumat (20/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Karawang untuk membangkitkan kembali tradisi lama. Yang sarat nilai budaya dan religius di tengah masyarakat.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga diarahkan sebagai wadah kegiatan positif. Bagi masyarakat guna meminimalisir potensi aktivitas negatif pada malam takbiran. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi seluruh kecamatan yang turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

“Alhamdulillah, ribuan masyarakat meriahkan. InsyaAllah kegiatan seperti inilah yang diinginkan masyarakat,” kata Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE

Pelaksanaan festival dipusatkan di tiga titik, yakni Kantor Bupati Karawang sebagai pusat acara, Kecamatan Cikampek, dan Kecamatan Jayakerta. Penyelenggaraan di beberapa lokasi ini bertujuan untuk menjangkau partisipasi masyarakat secara lebih luas sekaligus menjaga kondusifitas wilayah.

Ajang budaya yang menampilkan kreativitas tabuhan bedug ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana melestarikan tradisi lokal.

Dalam pengumuman resmi panitia, grup peserta dari berbagai kecamatan menunjukkan performa terbaik mereka. Setelah melalui penilaian ketat dari dewan juri, akhirnya keluar sebagai juara utama. Adalah Grup Ngadulag dari Kecamatan Majalaya dengan skor 747.

Juara kedua diraih Grup Ngadulag dari Kecamatan Karawang Barat dengan skor 725. Sementara juara ketiga disabet oleh Grup Ngadulag dari Kecamatan Klari dengan skor 690.

Usai pelaksanaan festival, Bupati Karawang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Melaksanakan monitoring pengamanan malam takbiran di sejumlah titik strategis, di antaranya Bunderan Ciplaz dan kawasan Galuh Mas.

Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

Pemerintah Kabupaten Karawang mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Hari Raya. Dengan penuh suka cita, serta terus menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersamaan./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE resmi lantik 9 Kepala Desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Berbasis Elektronik bertempat di Aula Husni Hamid, Senin (16/3/2026).

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Pilkades Serentak Berbasis Elektronik Serentak Tahun 2026 Gelombang III yang telah sukses dilaksanakan pada 28 Desember 2025 lalu.

Bupati Aep berpesan, kepada seluruh kepala desa yang dilantik agar tetap rendah hati dan membuktikan kinerja yang nyata untuk masyarakat.

“Sumpah yang diucapkan bukan sekadar kata-kata, tapi harus dibuktikan dengan kerja nyata untuk rakyat. Kita ini superteam, bukan superman, bapak dan ibu tidak bisa bekerja sendirian, rangkul semua pihak,” ucap Bupati.

Selain itu, Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada para Pejabat Sementara (Pjs) Kades yang sudah menjaga dan menggerakan roda pemerintahan desa selama masa transisi.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dan masyarakat, saya berterima kasih kepada para Pjs yang telah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Ini adalah bukti bahwa tanggung jawab kita sebagai pelayan masyarakat dijalankan dengan integritas,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan ini pun, Bupati Aep juga mengapresiasi seluruh masyarakat Kabupaten Karawang yang telah bekerjasama dalam mensukseskan Pilkades Serentak Berbasis Elektronik dengan aman dan lancar.

Sebagai informasi, berikut adalah nama-nama kepala desa yang resmi menjabat mulai hari ini yaitu; Amah Maryamah Desa Wanakerta (Kec. Telukjambe Barat), Jumadi Desa Sarimulya (Kec. Kotabaru), Casmita Desa Jatisari (Kec. Jatisari), Nurki Desa Cadaskertajaya (Kec. Telagasari), Edi Suparjono Desa Cikampek Selatan (Kec. Cikampek), Wadma (Kec. Rawamerta): Amas Subhan, S.Hut Desa Payungsari (Kec. Pedes), Umar Desa Cikampek Utara (Kec. Kotabaru), Helen Aini Syifa Desa Tanjungmekar (Kec. Pakisjaya)./kimkrw

Persooona.id – Sebanyak 1.756 aparat gabungan dari TNI-Polri dan instansi lainnya dikerahkan untuk pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Hal itu diketahui, setelah pelaksanaan apel gabungan di Mapolres Karawang, dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026. Kamis 12 Maret 2026.

Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah mengatakan, personel keseluruhan ada lebih dari 1.756 personel yang terdiri dari 785 personil dari Polres Karawang, dibantu TNI dengan 165 personel, sedangkan 806 lebih personel dari instansi terkait, baik dari Kodim, Subdenpom, Dishub, Satpol PP, BPBD, Dinkes, Damkar, PMI.

“Kemudian dari seluruh lapisan masyarakat yang ikut serta dalam mengamankan mudik dan arus balik Lebaran 2026,” ujar Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah.

Fiki mengatakan, Operasi Ketupat digelar pada 13-25 Maret 2026. Pihaknya menyiapkan 17 pos pengamanan, 1 pos terpadu dan 4 pos pengamanan di wilayah Kabupaten Karawang.

“Kita juga sudah menyiapkan beberapa pos, terdapat 17 pos pengamanan yang sudah kita siapkan. Untuk lokasinya, pos pengamanan tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten Karawang di 17 titik,” jelasnya.

Kemudian terdapat empat pos pelayanan yang berada di rest area KM 57, KM 62, KM 42 dan Bunderan Ciplaz. Pos tersebut dapat digunakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kemudian ada satu lagi yaitu pos terpadu yang ditempatkan di Pos Galuh Mas. Nanti posnya pergunakan untuk melayani masyarakat yang melaksanakan mudik,” imbuhnya.

Fiki menambahkan, Polres Karawang membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang hendak mudik Lebaran 2026.

Layanan ini disediakan untuk memberikan rasa aman dan tenang bagi warga selama menjalani perjalanan mudik. Kendaraan dapat dititipkan di Markas Polres Karawang maupun di kantor kepolisian sektor (polsek) yang tersebar di wilayah Kabupaten Karawang.

Sementara itu, Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE mengapresiasi kerja keras jajaran Polres Karawang, TNI, serta seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan mudik tahun ini./kimkrw

Persoona.id – Suasana di Kampung Tanjung, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, terasa berbeda. Warga berkumpul di depan rumah sederhana milik Acem.

Dinding rumahnya rapuh, sebagian kayu mulai lapuk dimakan usia. Namun hari itu, harapan baru datang mengetuk pintu rumahnya.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh SE, datang langsung ke kampung tersebut bersama rombongan pemerintah daerah.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Karawang itu bukan sekadar kunjungan biasa. Ia membawa kabar baik, yakni bantuan Rumah Layak Huni (Rulahu) bagi dua warga yang selama ini tinggal dalam kondisi rumah yang jauh dari kata layak.

“InsyaAllah, program Rulahu ini adalah salah satu program unggulan Pemkab. Dan saya pastikan tepat sasaran karena saya langsung terjun untuk mengeceknya,” kata Bupati Aep.

Penerima pertama adalah Acem, warga Tanjung RT 025/RW 006, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur. Rumah yang selama ini ia tempati akan segera diperbaiki agar menjadi hunian yang lebih aman dan nyaman bagi keluarganya.

Tak jauh dari sana, bantuan serupa juga diberikan kepada Tamin, warga RW 05 RT 22, Kelurahan Plawad. Selama bertahun-tahun, ia harus bertahan di rumah dengan kondisi terbatas. Program Rulahu yang disalurkan pemerintah daerah kini menjadi titik awal perubahan bagi kehidupannya.

Kedatangan Bupati Karawang bersama Asisten Daerah, Asep Hazar, dan Lurah Plawad Nabiyil Anzar Diaswara disambut hangat oleh warga sekitar. Senyum dan sapaan warga mengiringi langkah rombongan saat meninjau langsung kondisi rumah para penerima bantuan.

Bagi masyarakat setempat, kehadiran pemerintah di tengah kampung mereka menjadi bukti bahwa perhatian itu benar-benar hadir.

Tak hanya menyerahkan bantuan pembangunan rumah, dalam kesempatan tersebut pemerintah daerah juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Tim kesehatan melakukan pengecekan kondisi masyarakat, memastikan bahwa mereka juga mendapatkan perhatian dari sisi kesehatan./kimkrw

Persoona.id – Agenda Tarawih Keliling (Tarling), merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang untuk hadir langsung di tengah-tengah masyarakat bersilaturahmi dan ikut serta merasakan kebahagiaan di bulan ramadan.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Karawang H. Maslani saat hadir pada agenda Tarling Ramadan 1447 H di Masjid Asy Syuhada, Kecamatan Cikampek, Kamis (26/2/2026).

Selain itu, Wabup Maslani juga menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Cikampek atas sambutan hangatnya dalam pelaksanaan Tarling kali ini.

“Saya mengapresiasi kepada seluruh pengurus Masjid Asy Syuhada dan masyarakat Cikampek atas sambutan hangatnya, mudah-mudahan silaturahmi ini membawa keberkahan bagi kita semua”ucapnya.

Bagi Wabup Maslani, Cikampek sudah diperlakukan sebagai rumahnya sendiri sebab banyak hal-hal yang Ia cintai mulai dari kerukunaannya, kebersamaannya, dan semangat gotong royongnya.

“Cikampek merupakan salah satu kecamatan yang kompleks, banyak memiliki potensi sehingga kita harus kembangkan. Kami berkomitmen kedepan, penataan akan terus kami lakukan di Cikampek mulai dari infrastruktur, jalan, dan sarana prasarananya”ungkapnya.

Sebagai informasi, dalam agenda Tarling Kecamatan Cikampek Pemkab Karawang beserta unsur-unsur terkait lainnya memberikan sejumlah bantuan diantaranya : Santunan kepada 100 anak yatim piatu, pemberian 3 sound system, dan 6 karpet yang diberikan untuk 3 kecamatan.

Selain itu, pada tahun ini Pemkab Karawang mengalokasikan bantuan kepada guru ngaji, DTA, MI, MTS, TPQ, amil, dan marbot sebesar Rp. 25,6 miliar untuk 16.693 penerima./kimkrw

Persoona.id – Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf mengapresiasi, capaian Pemkab Karawang. Dalam merealisasikan Universal Health Coverage (UHC) 100 persen sebagai bentuk komitmen menjamin akses kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Hal itu disampaikan Mensos Saifullah Yusuf saat hadir dalam Sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Yang digelar di Aula Husni Hamid, Kamis (26/2/2026).

Selain Mensos Saifullah Yusuf dalam kesempatan yang sama turut hadir Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto.

Kedatangan kedua menteri disambut langsung oleh Bupati Karawang H Aep Syaepuloh SE bersama jajaran Forkopimda. Turut hadir anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka, unsur TNI-Polri, Kejaksaan Negeri, Kepala Dinas Sosial Jawa Barat. Para kepala OPD, camat, kepala desa, operator SIKS-NG, pendamping desa, pilar-pilar sosial, hingga relawan se-Kabupaten Karawang.

Kegiatan ini menjadi langkah penting pemerintah dalam menyatukan dan memperbarui data sosial ekonomi masyarakat. Agar penyaluran bantuan dan program afirmasi benar-benar tepat sasaran. 

Sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 yang menetapkan DTSEN. Sebagai satu-satunya rujukan dalam penyaluran bantuan sosial dan berbagai program pemerintah. Sejak 9 Februari 2026, seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah wajib menggunakan data terpadu ini.

Dalam arahannya, Mensos Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pembenahan data adalah kunci utama memperbaiki akurasi penyaluran bantuan. 

Selama satu tahun terakhir, pemerintah terus melakukan verifikasi dan pemutakhiran data agar semakin akurat, transparan, dan akuntabel. Ia juga mengungkapkan adanya evaluasi pada program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK). 

Berdasarkan DTSEN, masih terdapat masyarakat pada desil 1–5 yang belum menerima PBI-JK, sementara sebagian masyarakat. Pada desil 6–10 justru masih tercatat sebagai penerima. 

Ke depan, mekanisme penonaktifan peserta yang tidak lagi sesuai kriteria. Akan dilakukan secara bertahap dengan pemberitahuan masa transisi selama tiga bulan.

Di Kabupaten Karawang sendiri, tercatat sebanyak 181.584 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan sosial. Dengan total anggaran mencapai Rp 585,787 miliar. Program tersebut meliputi bantuan sembako, PKH, permakanan, santunan yatim piatu, hingga PBI-JK.

Sementara itu, Mendes PDT Yandri Susanto menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor hingga tingkat desa dalam memastikan validitas data. 

Sesuai mandat Inpres Nomor 4 Tahun 2025, pemutakhiran data dilakukan secara berjenjang. Dan partisipatif, mulai dari RT/RW, pendamping PKH dan desa, operator desa, hingga dibahas secara terbuka melalui musyawarah desa.

Menurutnya, dengan mekanisme tersebut, proses pendataan menjadi lebih transparan dan akuntabel sehingga potensi ketidaktepatan sasaran dapat diminimalisir. 

DTSEN pun tidak hanya menjadi dasar penyaluran bansos. Tetapi juga rujukan berbagai program pembangunan desa seperti rumah layak huni dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan terima kasih atas kehadiran para menteri di Karawang. Ia menegaskan bahwa validitas data sangat menentukan arah kebijakan dan masa depan kesejahteraan masyarakat.

“Data yang akurat akan memastikan masyarakat yang berhak benar-benar menerima haknya. Kami juga mendorong agar kepesertaan yang sudah ada dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitas layanannya,” ujarnya.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Pemkab Karawang optimistis implementasi DTSEN. Akan semakin memperkuat ketepatan sasaran bantuan sosial sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial./kimkrw

Persoona.id – Wakil Bupati Karawang, H. Maslani menghadiri kegiatan Safari Ramadhan Tarawih Keliling di Masjid Darussalam, Desa Karangjaya, Kecamatan Pedes, pada Selasa (24/2/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong masyarakat Kecamatan Pedes.

Menurutnya, pembangunan sebuah daerah bukan hanya menjadi tugas pemerintah saja namun juga membutuhkan semangat gotong royong masyarakat.

“Membangun Karawang tidak bisa hanya oleh pemerintah saja, harus bersama-sama. Seperti shalat berjamaah, kalau imamnya sudah benar, makmumnya harus kompak agar tujuan kita menuju Karawang yang maju dan sejahtera dapat tercapai,” ujar Wakil Bupati.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, dalam kegiatan tersebut diserahkan secara simbolis sejumlah bantuan, diantaranya santunan kepada anak yatim, fasilitas penunjang ibadah, serta insentif kepada Guru Ngaji, Guru TPQ, dan Guru DTA, Guru Madrasah (MI dan MTS), Amil dan Marbot Masjid.

Kegiatan pun ditutup dengan buka puasa bersama, dan dilanjutkan shalat tarawih bersama dengan unsur masyarakat Kecamatan Pedes dan sekitarnya.

Sebagai informasi Tarawih Keliling ini merupakan agenda tahunan Pemkab Karawang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan masyarakat di berbagai wilayah kecamatan. Selain sebagai sarana ibadah bersama, kegiatan Tarling ini menjadi ruang dialog terbuka bagi masyarakat sekitar./kimkrw

Persoona.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang secara resmi memulai rangkaian Tarawih Keliling Ramadan 1447 H yang dipusatkan di Kecamatan Pakisjaya pada Senin (23/2/26).

Agenda rutin tahunan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan masyarakat di berbagai wilayah kecamatan. Selain sebagai sarana ibadah bersama, kegiatan Tarling ini menjadi ruang dialog terbuka bagi masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, secara simbolis menyerahkan bantuan dari Baznas Karawang kepada Guru Ngaji, Guru TPQ, dan Guru DTA, Guru Madrasah (MI dan MTS), Amil dan Marbot Masjid serta penyerahan santunan bagi Anak Yatim.

“Hari ini kita melaksanakan Shalat Tarawih bersama. Ini merupakan rutinitas kita yang diniatkan untuk Tarawih Keliling. Dalam satu bulan ini, akan dilaksanakan di 10 titik, satu titik gabungan dari tiga kecamatan,” ujar Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh.

Bupati Aep menekankan bahwa kehadirannya beserta jajaran kali ini juga untuk memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat guna mendengar langsung aspirasi masyarakat setempat.

“Selama 10 hari ini kita hadir di tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi masyarakat, insyaallah saya dengan pak Wabup terus berupaya untuk memberikan apa yang diinginkan masyarakat,,” tambahnya.

Dalam tarawih keliling juga terdapat hal menarik yaitu hadirnya “Cepot Ngabuburit” sebagai media komunikasi publik yang ringan dan menghibur untuk menyampaikan berbagai informasi mengenai kebijakan, pencapaian serta program pembangunan pemerintah kepada masyarakat yang sedang menunggu waktu berbuka.

Sebagai informasi, kegiatan Tarawih Keliling akan berlangsung di 10 lokasi sesuai jadwal yang mencakup Kecamatan Pakisjaya, Kecamatan Pedes, Kecamatan Cilebar, Kecamatan Cikampek, Kecamatan Majalaya, Kecamatan Lemahabang, Kecamatan Telagasari, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kecamatan Pangkalan, dan Kecamatan Karawang Timur./kimkrw

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang secara resmi membuka Bazar Ramadan Karawang Maju 1447 H/2026 M yang digelar di Lapangan Karangpawitan, Sabtu (21/2/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Karawang Aep Syaepuloh bersama Wakil Bupati Karawang Maslani.

Bazar Ramadan tahun ini tidak hanya menghadirkan UMKM kuliner, tetapi juga melibatkan UMKM kriya binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Karawang, sehingga memberikan variasi produk yang lebih luas bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung selama 10 hari, mulai 21 Februari hingga 2 Maret 2026, digelar di Lapangan Karangpawitan dengan melibatkan 100 tenant. Bazar ini diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan berbuka puasa selama Ramadan.

“Jadi masyarakat kami mencari hidangan untuk berbuka puasa, tidak usah jauh-jauh tinggal datang saja ke Lapangan Karangpawitan, insya Allah semuanya ada di sini,” ujar Bupati Aep Syaepuloh.

Menurutnya, penyelenggaraan Bazar Ramadan ini merupakan bentuk keberpihakan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang terhadap para pelaku UMKM agar terus berkembang dan mendapatkan ruang promosi pada momen-momen penting.

“Tidak hanya masyarakat yang mendapatkan kemudahan, termasuk kami memberikan kemudahan kepada pelaku UMKM untuk berkegiatan di setiap momen-momen penting,” tambahnya.

Target Transaksi Rp2,5 Miliar dan 3.000 Pengunjung per Hari

Berdasarkan data dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang, target transaksi selama 10 hari pelaksanaan Bazar Ramadan Karawang Maju 1447 H ditetapkan sebesar Rp2,5 miliar, dengan target kunjungan mencapai 3.000 pengunjung per hari.

Bupati Aep optimistis target tersebut dapat tercapai melalui kolaborasi seluruh pihak, termasuk camat dan kepala desa di wilayah Kabupaten Karawang untuk mengajak masyarakat hadir dan meramaikan bazar.

“Kami optimis mudah-mudahan target ini bisa tercapai. Kami akan berkolaborasi dengan camat-camat di kewilayahan dan mengajak masyarakat untuk hadir bersama kepala desanya,” pungkasnya./kimkrw