Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 200 Kepala Sekolah serta menyerahkan pengangkatan jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE, di Plaza Pemkab Karawang, Jumat 24 April 2026.

Adapun kepala sekolah yang dilantik terdiri dari 191 Kepala Sekolah Dasar (SD) dan 9 Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP). Selain itu, Pemerintah Kabupaten Karawang juga menyerahkan pengangkatan kepada 256 pejabat fungsional di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang serta 6 jabatan fungsional di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Dalam sambutannya, Bupati Karawang menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan dan pengangkatan jabatan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh tahapan juga telah dilaporkan dan dilaksanakan sesuai mekanisme yang ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Baca juga : Wujudkan Digitalisasi Karawang, UKM Prisain Politeknik Kepribadian Hadirkan ‘Digi Talks’: Ruang Ekspresi Inklusif bagi UMKM hingga Tokoh Publik

“Semua proses berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Tidak ada unsur titipan, kedekatan, maupun praktik yang tidak sesuai kaidah dalam pelaksanaan pelantikan dan pengangkatan jabatan ini,” ujar Bupati Karawang.

Ia menambahkan, penempatan dan pengangkatan jabatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, kompetensi, integritas, serta kinerja aparatur sipil negara guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Karawang.

Bupati Aep juga berharap para kepala sekolah dan pejabat fungsional yang telah dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, serta dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.

Baca juga : Kreator Logo HUT Karawang & Ketua Forum Film Pilih Kuliah di Bisnis Digital Politeknik Prisain

Momentum ini harus menjadi penguat semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan pelayanan pemerintahan.

“Mari bersama-sama membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berintegritas demi kemajuan Kabupaten Karawang,” pungkasnya./kimkrw

Persoona.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karawang, Senin (30/3/2026).

Di hadapan rapat paripurna, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh memaparkan sejumlah capaian indikator makro yang mengalami kenaikan signifikan.

Berdasarkan dokumen LKPJ tersebut, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Karawang tahun 2025 naik menjadi 74,59 dari sebelumnya 73,82 pada tahun 2024. Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 7,86 persen menjadi 7,08 persen.

Pertumbuhan ekonomi daerah juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) mencapai 5,06 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 4,2 persen.

“Laporan ini adalah bentuk keterbukaan pemerintah daerah untuk dievaluasi dan diperbaiki. Karena kami meyakini, pemerintahan yang kuat adalah pemerintahan yang mampu mendengar, menerima masukan, dan menjadikannya sebagai energi untuk terus berbenah,” ujar Aep Syaepuloh dalam sambutannya.

Realisasi Anggaran dan Infrastruktur dari sisi fiskal, realisasi Pendapatan Daerah tahun 2025 mencapai Rp 5,67 triliun atau 96,25 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 5,89 triliun.

Sementara itu, realisasi Belanja Daerah tercatat sebesar Rp 5,76 triliun dari total anggaran Rp 6,35 triliun.

Di sektor infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Karawang melaporkan penyelesaian sejumlah proyek strategis sepanjang tahun 2025, antara lain: Pembangunan jalan sepanjang 187,35 km. Rehabilitasi 328 unit ruang kelas SD dan SMP.Pembangunan 3.768 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi masyarakat.

Penyelesaian 1 unit RSUD dan pemeliharaan 16 unit Puskesmas.Tentang Indikator Kinerja meskipun mencatat banyak keberhasilan, Bupati mengungkapkan bahwa dari 14 Indikator Kinerja Utama (IKU) yang ditetapkan, terdapat 6 indikator (42,8 persen) yang belum mencapai target. Beberapa poin yang menjadi catatan evaluasi meliputi indeks kesehatan, indeks kesejahteraan sosial, dan indeks konektivitas wilayah.(diskominfo)

Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menunjukkan empati mendalam dengan mengunjungi rumah duka para korban kecelakaan maut Majalengka. Yang berada di wilayah Warudoyong, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Selasa (24/3).

Selain menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada pihak keluarga. Bupati Aep juga menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp50 juta untuk masing-masing ahli waris korban yang meninggal dunia.

Dalam kunjungannya, Bupati menjelaskan bahwa para korban meninggal dalam insiden tersebut tidak mendapatkan santunan dari Jasa Raharja. Hal ini dikarenakan kendaraan yang digunakan saat kejadian adalah mobil pribadi (plat hitam), bukan angkutan umum resmi.

“Karena menggunakan plat hitam, meskipun statusnya sewa, namun tetap tidak bisa mendapatkan bantuan dari Jasa Raharja. Karena dianggap bukan kendaraan resmi angkutan umum,” ujar Bupati Aep saat memberikan penjelasan kepada keluarga korban.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang mengambil langkah cepat untuk meringankan beban keluarga. Bupati menegaskan bahwa Pemda Karawang hadir untuk menutupi ketiadaan santunan tersebut.

“Karena tidak dapat dari Jasa Raharja, maka kami dari Pemda Karawang. Memberikan bantuan sebesar Rp50 juta untuk masing-masing korban meninggal dunia,” terangnya.

Tanggung Biaya Pengobatan Korban Luka
Tak hanya bagi korban meninggal, Bupati Aep juga memastikan bahwa seluruh korban luka-luka. Yang saat ini masih dalam masa pemulihan akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.

“Untuk yang luka atau sedang dirawat, semua biaya akan kita tanggung. RSUD Rengasdengklok juga sudah siap menampung pasien kecelakaan ini kapanpun mereka butuh kontrol atau perawatan lanjutan,” tegas Bupati.

Setelah mengunjungi titik di Rengasdengklok Selatan, Bupati beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke rumah korban lainnya. Desa Medang Asem, Kecamatan Jayakerta, serta menuju wilayah Kecamatan Pedes untuk menemui keluarga sopir mobil tersebut.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang. Dalam memastikan setiap warganya yang tertimpa musibah mendapatkan perhatian dan pelayanan maksimal dari negara./***

Persoona.id – Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE, bersama Wakil Bupati Maslani, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Danyon 305/Tengkorak melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM), guna memastikan kepatuhan terhadap aturan penutupan selama bulan suci Ramadan. Senin 23 Februari 2026.

Sidak tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menjaga ketertiban umum, kenyamanan masyarakat, serta menghormati kekhusyukan umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa.

Dalam keterangannya, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah telah mengeluarkan imbauan sekaligus penegasan agar seluruh THM tidak beroperasi selama Ramadan hingga H+3 Idul Fitri.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh pelaku usaha menaati ketentuan yang telah ditetapkan. Ini bukan semata-mata soal penegakan aturan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebersamaan dan toleransi selama bulan suci,” ujar Bupati.

Dari hasil sidak yang dilakukan di sejumlah titik, didapati bahwa tempat-tempat hiburan malam dalam kondisi tidak beroperasi. Hal ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati.

“Alhamdulillah, hasil pemantauan menunjukkan bahwa para pengelola THM patuh dan tidak beroperasi. Kami menyampaikan terima kasih atas kerja samanya dalam menjaga situasi tetap kondusif selama Ramadan,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan aturan berjalan konsisten hingga batas waktu yang telah ditentukan.

Pemerintah Kabupaten Karawang berharap, dengan adanya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan pelaku usaha, suasana Ramadan di Karawang dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, melakukan kunjungan strategis menemui Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, di Lembur Pakuan Subang pada Jumat (20/2). Pertemuan ini membahas agenda besar revitalisasi tambak di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat yang akan dilaksanakan secara terintegrasi dan lintas wilayah.

Program strategis ini bertujuan untuk menghidupkan kembali produktivitas lahan perikanan budidaya yang selama puluhan tahun mengalami penurunan akibat faktor lingkungan dan infrastruktur.

Karawang Jadi Prioritas Tahap Pertama 2026
Dari total rencana revitalisasi seluas ±14.090,38 hektare yang mencakup empat kabupaten di Jawa Barat, Kabupaten Karawang tercatat sebagai wilayah dengan luasan terbesar. Karawang dipastikan akan masuk dalam tahap pertama pelaksanaan pada tahun 2026.

Bupati Aep Syaepuloh mengungkapkan bahwa Karawang memiliki potensi lahan tambak mencapai 6.209 hektare yang tersebar di empat kecamatan kunci:

  • Kecamatan Batujaya
  • Kecamatan Cibuaya
  • Kecamatan Pakisjaya
  • Kecamatan Tirtajaya

“Program revitalisasi ini adalah jawaban atas tantangan lingkungan seperti abrasi dan banjir rob yang membuat tambak kita idle selama hampir 40 tahun. Kami ingin mendorong pengelolaan perikanan yang ramah lingkungan dan berbasis teknologi,” ujar Bupati Aep.

Mengatasi Lahan Tidur dan Mendorong Ekonomi Inklusif
Data menunjukkan terdapat sekitar 78.550 hektare tambak di Pantura yang tidak produktif dalam empat dekade terakhir. Revitalisasi ini tidak hanya fokus pada perbaikan fisik, tetapi juga penerapan konsep Ekonomi Biru (Blue Economy) yang menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian alam.

Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, menyambut baik sinergi ini sebagai langkah konkret untuk memperkuat ekosistem hulu-hilir perikanan. Program ini diyakini mampu:

  • Membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat pesisir.
  • Meningkatkan pendapatan petambak dan nelayan lokal.
  • Memperkuat ketahanan pangan sektor perikanan budidaya.

Komitmen Perizinan dan Tata Ruang
Sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada Juni 2025, Pemerintah Kabupaten Karawang menyatakan komitmen penuh untuk memfasilitasi aspek perizinan dan pendampingan masyarakat.

“Kami memastikan pelaksanaan ini tetap sesuai tata ruang dan prinsip keberlanjutan. Manfaatnya harus dirasakan langsung oleh masyarakat penggarap dan pelaku usaha lokal di Karawang,” pungkas Bupati Aep./kimkrw

Persoona.id – Kabupaten Karawang kembali memperkokoh posisinya sebagai pusat industri nasional dengan meresmikan pabrik PT Changsu Indonesia di Kawasan Industri Surya Cipta, Kamis (15/1/2026). Perusahaan manufaktur ini hadir dengan teknologi tinggi di bidang produksi biji plastik berkualitas, termasuk kemasan makanan (food grade) hingga komponen baterai kendaraan listrik.

Kehadiran PT Changsu Indonesia menjadi sinyal positif bagi iklim investasi di Jawa Barat. Pemerintah Kabupaten Karawang di bawah kepemimpinan Bupati H. Aep Syaepuloh terus berkomitmen memberikan kemudahan bagi investor yang taat regulasi sembari memastikan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Prioritas Tenaga Kerja Lokal Karawang
Salah satu poin penting dalam peresmian ini adalah kontribusi nyata perusahaan terhadap pengurangan angka pengangguran di daerah. Saat ini, tercatat sekitar 40 persen karyawan PT Changsu Indonesia adalah putra daerah ber-KTP Karawang.

Bupati Aep Syaepuloh menegaskan bahwa industri harus menjadi motor penggerak kesejahteraan warga lokal.

“Kami tidak hanya menyambut kehadiran industri, tetapi juga memastikan bahwa manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Inovasi Produk: Dari Kemasan Makanan hingga Baterai EV
PT Changsu Indonesia tidak hanya membawa modal besar, tetapi juga teknologi mutakhir. Produk yang dihasilkan memiliki aplikasi luas, di antaranya:

Kemasan Makanan (Food Grade): Menggunakan standar keamanan tinggi untuk industri pangan.

Lapisan Film Baterai Kendaraan Listrik (EV): Mendukung ekosistem transportasi hijau yang sedang digalakkan pemerintah.

Teknologi Berkelanjutan: Pemanfaatan sistem manajemen terintegrasi untuk menjamin operasional yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Karawang Sebagai Destinasi Utama Investasi Nasional
Dengan luas kawasan industri yang mencapai 5.000 hektar, masuknya PT Changsu Indonesia membuktikan bahwa Karawang masih menjadi magnet utama bagi sektor padat karya dan padat modal. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI untuk menjadikan daerah sebagai pilar pertumbuhan ekonomi melalui hilirisasi industri.

Bupati Aep berharap, PT Changsu Indonesia dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem industri yang sehat, inovatif, dan memberikan nilai tambah bagi ekonomi nasional dari Karawang./fk-kim

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang terus membuktikan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Pada Kamis (15/1/2026), Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., melakukan peninjauan langsung ke SDN Dawuan Tengah 1 untuk memastikan hasil pembangunan gedung sekolah memenuhi standar keamanan dan kenyamanan.

Dalam inspeksi mendadak tersebut, Bupati didampingi oleh Kapolres Karawang, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang. Kehadiran unsur pimpinan daerah ini bertujuan untuk mengevaluasi secara menyeluruh hasil kerja kontraktor di lapangan.

Kualitas Bangunan Sebagai Investasi Masa Depan
Bupati Aep menegaskan bahwa pembangunan sarana pendidikan tidak boleh dilakukan dengan asal-asalan. Ia meninjau setiap sudut bangunan, mulai dari kekuatan struktur hingga material yang digunakan, guna memastikan ketahanan bangunan dalam jangka panjang.

“Pembangunan fasilitas pendidikan harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Kualitas bangunan yang baik merupakan investasi jangka panjang demi keselamatan, kenyamanan, serta peningkatan mutu pendidikan bagi anak-anak sebagai pemimpin masa depan,” ujar Bupati Aep Syaepuloh.

Ia juga memberikan instruksi keras kepada para kontraktor pelaksana agar selalu mengutamakan mutu pekerjaan dan menerapkan standar keselamatan kerja (K3) yang tinggi. Menurutnya, pemda tidak akan menoleransi pekerjaan yang di bawah standar teknis karena menyangkut nyawa siswa dan tenaga pendidik.

Pemerataan Infrastruktur Pendidikan di Karawang
Peninjauan di SDN Dawuan Tengah 1 ini merupakan bagian dari program besar Pemkab Karawang dalam merehabilitasi dan membangun sarana prasarana sekolah di seluruh wilayah kabupaten.

Selain tingkat dasar (SD), Pemkab Karawang juga tengah menggenjot peningkatan fasilitas di tingkat menengah. Upaya ini dilakukan agar tidak ada lagi ketimpangan kualitas sarana antara sekolah di perkotaan dan wilayah penyangga.

Diharapkan, dengan gedung baru yang representatif, proses belajar mengajar di SDN Dawuan Tengah 1 dapat berjalan lebih efektif, memotivasi siswa untuk berprestasi, dan menciptakan lingkungan pendidikan yang layak bagi masyarakat Karawang./fk-kim

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen serius dalam membenahi estetika kota sekaligus meningkatkan faktor keselamatan warga. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyatakan kesiapan jajarannya untuk segera melakukan perapihan dan penertiban jaringan kabel utilitas udara yang kian semrawut.

Komitmen ini ditegaskan saat Bupati Aep melakukan kunjungan kerja dan studi tiru ke Pemerintah Kota Bogor pada Senin (12/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas PUPR, Kepala Diskominfo, dan Kepala Bapperida Karawang untuk melihat langsung sistem penataan kabel bawah tanah yang telah sukses diterapkan di Kota Hujan.

Antisipasi Bahaya dan Gangguan Estetika
Bupati Aep Syaepuloh menilai kondisi kabel udara di berbagai sudut Kabupaten Karawang saat ini sudah sangat tidak teratur. Selain merusak pemandangan kota (estetika), jaringan kabel yang menjuntai rendah seringkali menjadi ancaman keselamatan bagi para pengendara dan warga sekitar.

“Memang di Karawang ini kita harus antisipatif dari sekarang. Jangan sampai penanganan terlambat saat masalah sudah semakin kompleks. Langkah efektif harus segera kita ambil,” tegas Bupati Aep.

Belajar dari Kesuksesan Kota Bogor
Pemilihan Kota Bogor sebagai lokasi studi tiru bukan tanpa alasan. Berdasarkan hasil pertemuan dengan Walikota Bogor, Pemkab Karawang mencatat keberhasilan signifikan Kota Bogor yang telah menertibkan kabel utilitas udara sepanjang kurang lebih 17.280 meter.

Beberapa poin keberhasilan teknis yang akan diadaptasi oleh Pemkab Karawang antara lain:

Metode Boring: Realisasi pekerjaan boring untuk kabel bawah tanah yang telah mencapai ±5.664 meter.

Sistem Cut Off & Dismantle: Pemutusan dan pembongkaran kabel udara yang sudah tidak berfungsi (mencapai ±2.650 meter).

Efisiensi Anggaran: Proses penertiban dilakukan secara tepat sasaran dengan manajemen anggaran yang transparan dan cepat.

Langkah Karawang ke Depan
Melalui OPD terkait seperti Dinas PUPR dan Diskominfo, Pemkab Karawang akan mulai memetakan titik-titik krusial yang memerlukan penanganan segera. Penataan ini diharapkan tidak hanya mempercantik wajah Karawang, tetapi juga mendukung transformasi Karawang menuju smart city dengan infrastruktur kabel bawah tanah yang modern dan terintegrasi.

Dengan koordinasi yang kuat antara pemerintah dan penyedia layanan (provider) telekomunikasi, Bupati Aep optimis penataan utilitas ini akan berjalan lancar dan memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat Karawang./fk-kim

Persoona.id – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menghadiri kegiatan spiritual akbar, Polres Karawang Bersholawat, yang digelar di Lapang Uji Praktek SIM Polres Karawang. Acara ini semakin meriah dengan kehadiran ulama kharismatik, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, pada Senin malam (1/12/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah dan seluruh keluarga besar Polres Karawang atas penyelenggaraan acara yang sukses ini.

Menjaga Karawang Kondusif dengan Silaturahmi Umat

Bupati Aep menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat tali silaturahmi, menjaga kerukunan umat beragama, dan memperkuat persatuan bangsa di Kabupaten Karawang.

“Semoga senantiasa perjalanan kita dari rumah menjadikan amal ibadah bagi kita, setiap langkah InsyaAllah akan Allah catat dan mudah-mudahan menjadikan keberkahan bagi semua,” tutur Bupati Aep, menyambut ribuan jamaah yang hadir.

Doa Bersama untuk Korban Bencana Sumatera

Sebagai tuan rumah, Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengajak seluruh masyarakat Karawang yang hadir untuk menyisihkan doa bagi saudara-saudara yang sedang mengalami musibah bencana di wilayah Sumatera, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Kepulauan Nias.

Baca juga : DKM Masjid Agung Karawang Periode 2025–2029 Dilantik, Bupati H. Aep Dorong Masjid Jadi Ruang Nyaman dan Inspiratif bagi Generasi Muda

“Kita doakan semoga lekas pulih sediakala, dan untuk korban yang telah mendahului semoga Khusnul khatimah, Aamiin,” ucap Kapolres.

Kapolres Fiki berharap momentum kebersamaan dan sholawat ini dapat membawa dampak positif. “Kita juga niatkan semoga melalui kegiatan Polres Karawang Bersholawat ini, kita semua diberikan keberkahan dan juga mendapatkan syafaat. Semoga Kabupaten Karawang senantiasa kondusif, aman, dan damai,” tutupnya.

Kegiatan ini menegaskan sinergi kuat antara Pemerintah Daerah dan aparat keamanan di Karawang dalam menciptakan suasana yang harmonis dan damai melalui pendekatan spiritual./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, secara resmi melantik dan mengambil sumpah 9 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Fungsional Tertentu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang. Upacara pelantikan berlangsung di Tugu Surotokunto, Karawang Timur, pada Kamis (21/8/25).

Adapun sembilan pejabat yang dilantik terdiri dari 4 Jabatan Pimpinan Tinggi dan 5 Jabatan Fungsional. Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Karawang Nomor: 800.1.3.3/kep.2348/BKPSDM dan Nomor: 800.1.3.3/kep.2276/BKPSDM.

Baca juga : Pemkab Karawang Terima Kunjungan Bappenas, Perkuat Peran sebagai Lumbung Padi Nasional

Dalam amanatnya, Bupati Aep menyampaikan bahwa rotasi dan mutasi jabatan adalah hal yang lumrah dalam sebuah organisasi pemerintahan. Ia menekankan bahwa pergeseran posisi ini merupakan kebutuhan untuk menciptakan sistem yang lebih profesional dan efisien.

“Saya sebagai bupati tentunya hari ini ingin menyampaikan kepada bapak ibu yang namanya jabatan mutasi rotasi itu hal yang sudah biasa, ini adalah sebuah kebutuhan organisasi,” ucap Bupati Aep.

Bupati Aep berharap para pejabat yang baru dilantik dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab dan bersinergi demi pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Bantu saya untuk bekerja sebaik-baiknya, memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Saya tidak minta apa-apa, saya hanya minta bapak ibu untuk bekerja sebaik-baiknya,” tegasnya.

Baca juga : Karawang Diguncang Gempa Dangkal M4,7, BMKG Imbau Masyarakat Tenang

Ia juga menambahkan bahwa setiap promosi dan mutasi di Pemkab Karawang dilakukan berdasarkan sistem meritokrasi, yang menilai kualifikasi, kompetensi, dan kinerja individu. Hal ini bertujuan untuk memastikan pemerintahan yang profesional, efisien, dan transparan.

Turut hadir dalam acara ini, Wakil Bupati Karawang, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta sejumlah pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Karawang.(*)