Persoona.id – Kabar gembira bagi para pegiat seni dan pelajar di Kota Pangkal Perjuangan. Festival Teater Pelajar Basa Sunda (FTPBS) 2026. Kembali hadir sebagai wadah kreativitas sekaligus benteng pelestarian budaya, bagi pelajar tingkat SMA/SMK sederajat di Kabupaten Karawang.

Pendaftaran peserta untuk ajang bergengsi ini resmi dibuka mulai hari ini, Selasa (12/5/2026). Kegiatan yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang tersebut dijadwalkan pelaksanaannya pada tanggal 25–26 Juli 2026.

Media Kreatif untuk Ngamumule Basa Sunda
Pimpinan Produksi FTPBS 2026, Dicky Purnama Gumelar, menjelaskan bahwa festival ini bukan sekadar ajang kompetisi seni peran. Lebih dari itu, FTPBS merupakan gerakan nyata untuk menjaga eksistensi Bahasa Sunda, agar tidak tergerus zaman, terutama di kalangan Gen Z dan Alpha.

“Lewat teater, pelajar bukan hanya belajar tampil di atas panggung, tetapi juga belajar memahami budaya, bahasa, kerja sama, dan kepercayaan diri. Kami ingin Basa Sunda tetap hidup dan dicintai anak muda,” ujar Dicky saat diwawancarai.

Baca juga : Sinergi Teater dan Digital: Yusuf Adriansyah, Mahasiswa Politeknik Prisain yang Siap Taklukkan Industri Kreatif

Menurutnya, teater adalah media yang sangat efektif karena mengemas unsur kebahasaan ke dalam bentuk visual dan emosiona yang relevan dengan kehidupan pelajar masa kini.

Detail Pelaksanaan FTPBS 2026
Setelah sukses digelar pada tahun 2024 silam, edisi tahun ini membawa misi regenerasi pelaku seni di Karawang. Berikut adalah poin penting terkait pelaksanaan festival:

Membangun Karakter Melalui Seni
Selain menjadi ruang ekspresi, FTPBS 2026 diharapkan mampu membangun semangat ngamumule (melestarikan) budaya daerah di tengah serbuan budaya modern. Disdikbud Karawang memberikan dukungan penuh agar festival ini menjadi kalender tahunan yang mampu mencetak bibit-bibit unggul di bidang seni pertunjukan.

Panitia mengajak seluruh sekolah menengah atas di Karawang untuk segera mendaftarkan tim teater terbaik mereka. Inilah saatnya menunjukkan bahwa jati diri bangsa, khususnya budaya Sunda, tetap berkilau di tangan generasi muda./ys

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>