Persoona.id – Di tengah dinamisnya era digital, Politeknik Kepribadian Bangsa Indonesia meluncurkan “DIGITALKS”, sebuah platform kreatif yang dirancang khusus untuk memfasilitasi ekspresi diri Generasi Z (Gen Z). Langkah strategis ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan media komunikasi yang kasual, interaktif, namun tetap memiliki bobot substansi yang kuat.

Menggabungkan Inovasi Digital dan Akar Budaya Lokal
Kampus menyadari bahwa pola komunikasi konvensional tidak lagi cukup relevan untuk menjangkau Gen Z. Melalui DIGITALKS, mahasiswa tidak hanya didorong untuk mahir dalam teknologi, tetapi juga tetap memegang teguh identitas akar budaya lokal.

“Gen Z adalah generasi yang sangat ekspresif. Mereka membutuhkan ruang digital yang valid untuk mendokumentasikan setiap langkah dalam membentuk jati diri mereka. DIGITALKS hadir untuk mengambil peran penting tersebut,” ungkap perwakilan tim kreatif.

Baca juga : Panitia Gelar Pendampingan Intensif ke 11 Ekstrakurikuler Teater SMA/SMK se-Karawang

Podcast FTPBS 2026
Sebagai debut pertamanya, DIGITALKS melakukan kolaborasi eksklusif dalam Festival Teater Pelajar Bahasa Sunda (FTPBS) 2026 yang akan diselenggarakan pada 25–26 Juli 2026. Festival ini menjadi panggung besar bagi sekolah-sekolah unggulan di Kabupaten Karawang untuk unjuk gigi dalam seni teater.

Septian Public Relation DIGITALKS, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan konten eksklusif bagi para audiens. “Kami telah merampungkan 11 episode Podcast FTPBS 2026 Batch 1 siap tayang sore ini di akun youtube svkarawang.

Batch 1 terdiri dari Tesnika Sman 1 Karawang, Teater Merput Sman 3 Karawang, Teater Bunga Sman 5 Karawang, Teater Saca Binangkit SMKN 2 Karawang, Teater Hoshi Sman 1 Klari, Teater AUfklarung Sman 1 Ciampel, Teater Sacila Sman 1 Cilamaya, Nawasena SMKN 1 Rengasdengklok, Teater Sangkar Manuk MAN 2 Karawang dan Teater Steta SMK Texar. Saya menyaksikan langsung bagaimana semangat kawan-kawan pelajar dalam mengekspresikan ide kreatif, mulai dari proses pertunjukan hingga manajemen produksinya, sangat luar biasa,” jelasnya.

Saksikan Keseruannya!
Ingin melihat bagaimana Gen Z Karawang berekspresi sekaligus melestarikan budaya lokal melalui teater? Temukan jawaban dan keseruannya dalam serial podcast eksklusif kami.

Tonton episode perdananya hari ini, Rabu 15 Juli 2026, melalui kanal YouTube resmi svkarawang.

Jangan lewatkan setiap episodenya dan jadilah bagian dari perjalanan kreatif Gen Z dalam membentuk masa depan melalui platform DIGITALKS PRISAIN.*asp

Persoona.id – Menjelang pelaksanaan Festival Teater Pelajar Basa Sunda (FTPBS) 2026 yang akan digelar pada akhir Juli mendatang, panitia pelaksana mulai tancap gas melakukan serangkaian pendampingan intensif kepada para peserta. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 11 grup teater dari ekstrakurikuler SMA dan SMK se-Kabupaten Karawang telah memastikan diri untuk ambil bagian dalam festival bergengsi tersebut.

Tidak tanggung-tanggung, panitia FTPBS 2026 turun langsung mengunjungi sekolah-sekolah peserta. Langkah ini diambil untuk melihat langsung proses latihan sekaligus memberikan pembinaan khusus agar performa masing-masing kelompok teater semakin matang.

Pimpinan Produksi FTPBS 2026, Dicky Purnama Gumelar, menegaskan bahwa kunjungan langsung ke sekolah merupakan komitmen panitia untuk memastikan seluruh peserta mendapatkan bekal seni peran yang cukup sebelum tampil di atas panggung.

“Jadi kami tidak hanya mengundang peserta saat workshop atau technical meeting. Tim juga datang langsung ke sekolah untuk berdiskusi dengan pembina dan peserta, melihat proses latihan mereka, sekaligus memberikan masukan sesuai kebutuhan masing-masing kelompok,” ujar Dicky saat diwawancarai pada Minggu (5/7/2026) sore.

Tantangan Seni Peran: Dari Belajar Otodidak hingga Minim Fasilitas Pelatih
Dari hasil kunjungan lapangan tersebut, panitia menemukan dinamika dan kondisi ekstrakurikuler teater di setiap sekolah yang cukup beragam. Beberapa sekolah tercatat sudah rutin mengikuti FTPBS sehingga proses latihannya jauh lebih terarah. Namun, tidak sedikit pula sekolah yang baru pertama kali bergabung sehingga membutuhkan pendampingan yang lebih intensif.

Berdasarkan temuan Dicky, tantangan terbesar saat ini adalah masih banyaknya anggota ekstrakurikuler teater tingkat SMA/SMK yang belum pernah mengecap pembelajaran dasar seni peran. Aspek krusial seperti olah vokal, olah tubuh, olah rasa, hingga teknik dasar membangun karakter di atas panggung masih perlu diasah.

“Temuan kami cukup menarik. Ternyata masih banyak anak-anak teater yang semangatnya luar biasa, tetapi belum pernah mendapatkan materi dasar berteater. Ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kami untuk berbagi ilmu selama proses pendampingan,” tambahnya.

Selain masalah materi dasar, panitia juga menyoroti kendala sumber daya pengajar. Ada sejumlah sekolah yang memiliki fasilitas kesenian memadai, namun belum memiliki pelatih atau pembimbing teater yang mendampingi siswa secara rutin.

Baca juga : FTPBS 2026 Karawang Resmi Dibuka: Ajang Pelajar Unjuk Gigi di Panggung Teater Basa Sunda

“Beberapa sekolah sebenarnya sudah didukung fasilitas, tetapi belum memiliki tenaga pelatih. Akhirnya anak-anak belajar secara otodidak atau hanya mengandalkan senior. Karena itu, kami berharap FTPBS bisa menjadi ruang belajar bersama, bukan hanya ajang kompetisi,” jelas Dicky.

Rangkaian Pra-Festival: Hadirkan Workshop hingga Digitalks Podcast
Sebagai bagian dari strategi penguatan kapasitas peserta, panitia FTPBS 2026 juga telah menyiapkan sejumlah agenda pra-festival yang interaktif. Selain pendampingan langsung ke sekolah, para peserta akan dilibatkan dalam kegiatan workshop seni peran.

Tak hanya itu, panitia juga menghadirkan sesi Digitalks Podcast yang bekerja sama dengan Kampus Politeknik Kepribadian Bangsa Indonesia. Sesi ini akan menghadirkan perwakilan dari seluruh grup peserta untuk mengenalkan eksistensi mereka ke publik.

Melalui program DigiPodcast ini, para pelajar tidak hanya belajar berteater, tetapi juga diajak berbagi cerita mengenai proses kreatif, tantangan persiapan menuju festival, hingga mempromosikan kelompok teater mereka kepada masyarakat luas secara digital.

Tentang Festival Teater Pelajar Basa Sunda (FTPBS):
Festival Teater Pelajar Basa Sunda (FTPBS) merupakan ajang tahunan yang menjadi wadah kreativitas, pelestarian budaya Sunda, dan pengembangan bakat seni peran bagi pelajar tingkat menengah atas (SMA/SMK) di wilayah Kabupaten Karawang./***