Persoona.id – Kirab Budaya dalam rangka peringatan Milangkala Tatar Sunda di Kabupaten Karawang berlangsung meriah, Sabtu malam (9/5/26). Ribuan masyarakat antusias memadati ruas jalan Ir. H. Juanda – Arif Rahman Hakim – Tuparev hingga Alun-alun Karawang.

Acara dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dan Wakil Bupati Karawang H. Maslani. Rombongan turut ambil bagian dalam kirab budaya dengan menunggangi kuda, mengiringi kereta kencana yang membawa Mahkota Binokasih.

Kirab Budaya tersebut menampilkan pertunjukan seni khas dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat termasuk Kabupaten Karawang yang menampilkan Jajangkungan hingga Topeng Banjet.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa Kabupaten Karawang menjadi salah satu

Ia juga mengungkapkan rencana terkait penataan infrastruktur yang akan dilakukan di Kabupaten Karawang salah satunya adalah pembangunan pelataran cinta (penataan lampu jalan, trotoar, taman, serta pemindahan tiang listrik dan penguburan kabel listrik di bawah tanah) yang dilakukan di sepanjang Jalan Arif Rahman Hakim hingga Alun-alun Karawang .

Baca juga : FTPBS 2026 Karawang Resmi Dibuka: Ajang Pelajar Unjuk Gigi di Panggung Teater Basa Sunda

“Kedepan pak Bupati, kita tata oleh provinsi dan kabupaten, kita tata lampu, trotoar hingga taman dari sana (Jalan Arif Rahman Hakim) sampai sini (Alun-alun). Kita buat batu tulis isinya pesan-pesan cinta,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Jawa Barat beserta jajaran atas terselenggaranya perayaan kirab budaya di Kabupaten Karawang serta apresiasi kepada masyarakat yang antusias hadir memeriahkan Milangkala Tatar Sunda.

“Alhamdulillah Kabupaten Karawang ini yang ketujuh. Terimakasih Kepada pak Gubernur dan masyarakat, kita kalau melihat antusias masyarakat ini sangat luar biasa,” ujarnya.

Menanggapi terkait penataan infrastruktur, Bupati Aep mengapresiasi dan siap mendukung terkait penataan infrastruktur yang akan dilakukan oleh Provinsi Jawa Barat.

Alhamdulillah mudah-mudahan Pak Gub perencanaan untuk penurunan kabel dan lain-lain berjalan lancar. Dan insyaallah Karawang maju tentunya Jabar istimewa,” tutupnya. (Diskominfo)

Persoona.id – Kemeriahan melanda pusat Kota Karawang saat ribuan warga memadati kawasan Jalan Ir. H. Juanda (Tuparev) untuk menyaksikan puncak perayaan Cap Go Meh 2577, Minggu (8/3/2026) pagi. Berpusat di Kelenteng Bio Kwan Tee Koen – Hiap Thian Kiong, acara ini menjadi panggung akulturasi budaya yang memukau.

Perayaan tahun ini menghadirkan atraksi utama berupa Kirab Budaya Gotong Toa Pe Kong dan Ruwat Bumi. Tak hanya tradisi Tionghoa, kesenian lokal seperti Egrang turut ditampilkan sebagai upaya pelestarian budaya daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi kepada generasi muda.

Rute kirab dimulai dari halaman Bio Kwan Tee Koen, melintasi ruas jalan utama kota, dan kembali ke titik awal. Sepanjang jalur, antusiasme masyarakat dari berbagai latar belakang terlihat sangat tinggi, menunjukkan bahwa acara ini telah menjadi milik seluruh warga Karawang.

Pemerintah Kabupaten Karawang menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan simbol gotong royong lintas budaya. Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan tokoh lintas agama menjadi bukti kuatnya nilai toleransi di Kabupaten Karawang.

“InsyaAllah, Kami Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang bersama Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) serta seluruh stakeholder tokoh agama akan selalu menjaga silaturahmi dan menjunjung tinggi perbedaan antar umat beragama,” tegas perwakilan Pemkab Karawang dalam sambutannya.

Melalui momen Cap Go Meh 2577 ini, diharapkan semangat persaudaraan dan harmoni di tengah keberagaman masyarakat Karawang tetap terjaga sebagai modal utama pembangunan daerah yang inklusif./***