Karawang – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang secara resmi melepas 810 peserta Program Mudik Gratis Tahun 2025 pada Kamis, 27 Maret 2025. Acara pelepasan ini berlangsung di Plaza Pemda Karawang dan dihadiri oleh Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh serta unsur Forkopimda. Para pemudik diberangkatkan menggunakan 15 armada bus yang telah disiapkan oleh pemerintah.

Baca juga : DPAC PKB Tempuran Gelar Berbagi Takjil Gratis di Bulan Ramadhan

Program Mudik Gratis ini diluncurkan dengan tujuan untuk meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi pada saat mudik, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mengurangi beban jalan yang seringkali padat ketika musim mudik tiba. Bupati Aep menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Program Mudik Gratis ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap keselamatan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa para pemudik dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang dan aman,” ujar Bupati Aep dalam sambutannya.

Selain itu, Bupati Aep juga mengungkapkan rencana untuk menambah moda transportasi mudik, yaitu dengan menggunakan Kereta Api. Hal ini diharapkan dapat memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin mudik dengan lebih nyaman dan aman.

Bupati Aep mengucapkan selamat jalan kepada para peserta mudik dan berharap mereka menjaga kesehatan selama perjalanan. “Minal aidzin walfaidzin, Selamat merayakan hari raya Idul Fitri 1446 H,” tambahnya, sembari memohon maaf jika ada kekurangan dalam pelaksanaan program ini.

Para pemudik yang mengikuti Program Mudik Gratis Tahun 2025 ini akan diberangkatkan ke sembilan daerah tujuan, yaitu Cirebon, Kuningan, Tasik, Garut, Brebes, Tegal, Pekalongan, Purwokerto, dan Semarang. Melalui inisiatif ini, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat yang akan merayakan hari raya Idul Fitri.

Dengan program mudik ini, Pemkab Karawang menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik dan menjamin keselamatan masyarakat saat bepergian. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi tradisi positif yang terus berlanjut di masa-masa mendatang. (FK-KIM Diskominfo)

Karawang, 17 Maret 2025 – Menjelang mudik Lebaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka persiapan Operasi Ketupat 2025. Rapat yang dipimpin oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

Baca juga : Uji Petik DTSEN Capai 25%, Mensos Gus Ipul Targetkan Segera Rampung

Bupati Aep mengungkapkan bahwa ruas jalan kabupaten yang dilalui oleh pemudik ditargetkan rampung pada 20 Maret 2025. “InsyaAllah tanggal 20 Maret 2025 sudah selesai dikerjakan. Namun, ada juga jalan provinsi dan pusat yang perlu segera diselesaikan sebelum 25 Maret 2025,” jelasnya saat acara yang berlangsung di Aula Gedung Singaperbangsa, lantai 3.

Dalam konteks Operasi Ketupat 2025, Bupati Aep menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan personel yang akan bersinergi dengan Polri dan TNI untuk menjaga keamanan selama periode mudik. “Setiap posko akan dilengkapi dengan tenaga medis dari puskesmas serta mobil ambulans. Saya juga telah meminta Dinas Perhubungan untuk melakukan pengecekan rambu-rambu jalan dan Penerangan Jalan Umum (PJU),” tambahnya.

Bupati Aep juga memperkirakan adanya kenaikan jumlah pemudik sebesar 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan kondisi ini, ia berharap Operasi Ketupat 2025 dapat berjalan dengan lancar dan aman, memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.

Baca juga : Awas, Dinkes Karawang Ingatkan Bahaya Makan Gorengan Berlebihan Saat Buka Puasa

Kapolres Karawang, AKBP Edwar Zulkarnain, juga memberikan keterangan mengenai pelaksanaan Operasi Ketupat yang akan berlangsung dari 23 Maret hingga 8 April 2025, dengan disiapkan 32 pos pengamanan di lokasi strategis. Ia mengingatkan para personel untuk bersinergi dalam menjaga keamanan mudik lebaran, serta menjaga psikologis pemudik. “Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan perhatikan kondisi psikologis masyarakat selama mudik dan arus balik,” tegasnya.

Dengan langkah-langkah yang telah disiapkan oleh Pemkab Karawang, diharapkan mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung dengan aman dan nyaman bagi semua pemudik.(FK KIM Diskominfo)

Karawang – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Jami Miftahul Huda, Desa Kedungjaya, Kecamatan Cibuaya. Pada kesempatan ini, Pemkab Karawang menyalurkan berbagai bantuan sosial yang mengedepankan kepedulian terhadap masyarakat. Rabu 05/03/2025

Baca juga : Karawang Tuan Rumah Sinergi Pembangunan Jabar

Dalam sambutannya, Bupati Aep mengungkapkan bahwa Pemkab Karawang telah mendistribusikan 30 soundsystem portable dan 60 gulung karpet untuk masjid-masjid yang tersebar di 30 kecamatan. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan fasilitas ibadah masyarakat.


Lebih lanjut, Bupati Aep menegaskan bahwa Pemkab Karawang juga bersinergi dengan Baznas Kabupaten Karawang untuk menyerahkan 1.500 santunan kepada anak yatim. Selain itu, bantuan sosial insentif diberikan kepada para guru ngaji, guru TPQ, guru MI, guru MTS, guru DTA, amil, dan marbot, sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan dan kegiatan keagamaan.

Sebagai langkah untuk meningkatkan sektor keagamaan, Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang pada tahun 2025 kembali memberikan dana hibah keagamaan. Jumlah hibah yang diberikan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, yang menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung kegiatan keagamaan.

Baca juga : Gubernur Dedi Mulyadi Kunjungi Karawang untuk Ngantor

Acara yang dihadiri oleh Wakil Bupati Karawang H. Maslani, unsur Forkopimda, instansi vertikal, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, dan masyarakat ini mengusung tema “Membangun Karakter Islami Untuk Karawang Maju”. Kegiatan Tarling ini akan dilaksanakan dari tanggal 3 hingga 19 Maret 2025 di 10 titik lokasi di seluruh Kabupaten Karawang.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat serta meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.(FK-KIM Diskominfo)

Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang mengadakan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1446 H/2025 M pada Senin, 10 Februari 2025, di Aula Husni Hamid. Dengan mengusung tema “Spiritualitas Isra Miraj sebagai Inspirasi Terwujudnya Karawang Maju”, acara ini bertujuan memperkuat keimanan, ketaqwaan, serta menjalin ukhuwah islamiyah antara ulama, pemerintah, dan masyarakat di Kabupaten Karawang.

Baca juga : Musorkablub KONI: Bupati Karawang Dorong Kemajuan Olahraga

Hadir dalam acara tersebut Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), serta tokoh masyarakat setempat. Acara ini juga diwarnai dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan duafa, sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Momentum Kebersamaan dan Kebijakan Efisiensi Anggaran
Dalam sambutannya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menyampaikan bahwa peringatan Isra Miraj kali ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Ia juga menyoroti kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini diterapkan oleh Pemkab Karawang untuk memastikan anggaran lebih terkonsentrasi pada prioritas pembangunan.

“Kami tetap memprioritaskan anggaran untuk sektor penting seperti pembangunan jalan, kesehatan, dan pendidikan. Namun, kami mengurangi anggaran yang tidak mendesak seperti perjalanan dinas ke luar negeri atau sosialisasi luar kota,” ujar Bupati.

Baca juga : Masyarakat Bisa Nikmati Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Mulai 10 Februari 2025

Lebih lanjut, Bupati menambahkan, “Ini adalah hasil pemikiran bersama pemerintah daerah untuk memastikan kebijakan yang kami terapkan benar-benar berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karawang.”

Acara ini diharapkan mampu memberikan inspirasi spiritual sekaligus mempererat hubungan antara ulama, umaro, dan masyarakat demi Karawang yang lebih maju.(FK-KIM Diskominfo)

Karawang – Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, menerima audiensi dari anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Karawang terkait progres perbaikan jalan rusak yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Dalam pertemuan tersebut, HMI mendesak agar upaya perbaikan jalan berlubang segera dilakukan karena telah banyak korban akibat kerusakan jalan di jalur utama. Kamis, 06/02/2025

Ketua Umum HMI Cabang Karawang, Reza Ferdiansyah, menyampaikan bahwa perbaikan jalan rusak harus menjadi prioritas pemerintah. “Sudah banyak korban berjatuhan akibat jalan berlubang. Kami berharap segera diperbaiki karena membahayakan keselamatan pengguna jalan,” tegas Reza dalam audiensi yang berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah.

Baca juga : Diskominfo Karawang Gelar Bimtek Indeks Keamanan Informasi

Aspirasi HMI dan Komitmen Pemkab
Sebelum audiensi, HMI Karawang menggelar aksi longmarch ke kantor Pemkab Karawang dengan membawa puluhan kader sambil menyuarakan aspirasi mereka. Aksi ini bertujuan menyoroti lambatnya perbaikan jalan rusak yang dinilai membahayakan masyarakat.
Sekretaris Daerah, H. Asep Aang Rahmatullah, menjelaskan bahwa pembagian kewenangan jalan menjadi faktor yang harus dipahami bersama. “Jalan itu ada yang menjadi tanggung jawab kabupaten, provinsi, dan pusat. Mayoritas aduan yang kami terima terkait kerusakan jalan berada pada jalan milik pemerintah pusat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sekda menegaskan bahwa Pemkab Karawang telah berulang kali melakukan inspeksi kerusakan jalan bersama bupati dan penanggung jawab jalan nasional wilayah 1 Jawa Barat. “Bupati Karawang bahkan sudah menindaklanjuti langsung dengan menelepon dan mempertanyakan kapan perbaikan jalan ini bisa segera dikerjakan. Artinya, beliau sangat serius menangani persoalan ini,” tambahnya.

Perbaikan Jalan Direncanakan Maret
Sekda juga menjelaskan bahwa perbaikan jalan tidak bisa dilakukan secara instan. Proses perbaikan memerlukan sejumlah tahapan, mulai dari perencanaan anggaran hingga pelaksanaan teknis, yang juga dipengaruhi oleh kondisi cuaca.
“Ya, kita tidak bisa bekerja hanya karena sesuatu viral di media sosial. Semua ada proses yang harus kita ikuti bersama. Insya Allah, Maret nanti jalan rusak ini mudah-mudahan bisa segera diperbaiki,” ujar Sekda.

Melalui audiensi ini, Pemkab Karawang menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong pemerintah pusat agar mempercepat perbaikan jalan nasional yang rusak. Pemkab juga berharap masyarakat dapat memahami prosedur yang harus dilalui sebelum pengerjaan dimulai.

HMI Dorong Keselamatan Pengguna Jalan
HMI Karawang berharap pemerintah lebih memperhatikan keselamatan pengguna jalan. Menurut mereka, jalan berlubang tidak hanya membahayakan pengguna kendaraan tetapi juga menciptakan kerugian sosial dan ekonomi bagi masyarakat yang terdampak.
“Kami akan terus mengawal agar perbaikan ini tidak hanya menjadi wacana, tetapi segera terealisasi,” tutup Reza Ferdiansyah.(FK-KIM Diskominfo)

Karawang, 24 Januari 2025 — Program pemberian makanan bergizi gratis (MBG) untuk anak-anak sekolah mulai digencarkan di Karawang. Namun, pemerintah setempat menghadapi tantangan dalam mendirikan dapur untuk program ini karena biaya peralatan yang tinggi.Sebanyak 3.000 porsi makanan bergizi telah didistribusikan kepada siswa SD, SMP, dan SMA. Program ini bertujuan untuk mendukung kebutuhan gizi anak-anak guna meningkatkan kesehatan dan kualitas pendidikan.

Dukungan dari Pemerintah Daerah

Bupati Karawang, Aep Syaepulloh, menyampaikan bahwa pemerintah daerah mengambil peran aktif dalam mendukung program ini. Ia menjelaskan, “Kodim menyiapkan lahan yang dibangun oleh BGN (Badan Gizi Nasional), sementara pemerintah daerah hadir dengan dukungan sarana seperti kebutuhan lainnya. Mudah-mudahan sinergi ini terus berjalan dengan baik.”

Baca juga : Kementerian PKP Kirim Draf Road Map 3 Juta Rumah, Wakil Ketua Komisi V DPR Beri Apresiasi

Evaluasi dan Anggaran

Meskipun program telah berjalan, evaluasi lebih lanjut masih dalam proses. Pemerintah daerah memastikan bahwa pelaksanaan program MBG ini akan selaras dengan kebijakan dan kebutuhan masyarakat. Dalam hal anggaran, pemerintah daerah telah menyiapkan alokasi melalui APBD murni. Namun, petunjuk teknis (juknis) dan struktur organisasi tata kerja (SOTK) program masih menunggu penyelesaian.Bupati Aep menambahkan, “Kalau pemerintah harus membuat dapur sendiri, tantangannya cukup berat karena biaya peralatan tinggi. Saya lebih mendorong pemberdayaan sumber daya yang sudah ada, dengan dukungan dan pengawasan dari Dinas Kesehatan.”

Komitmen untuk Keberlanjutan Program

Pemerintah daerah berkomitmen untuk mengoptimalkan fasilitas yang sudah ada daripada memulai dari awal dengan biaya yang besar. Fokus utama adalah memastikan distribusi makanan bergizi dapat berjalan secara efektif dan efisien.“Yang terpenting adalah bagaimana anak-anak mendapatkan makanan bergizi yang terjamin kualitasnya. Kami akan terus memantau dan mengontrol program ini agar memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” tambah Bupati Aep.Program MBG ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak di Karawang, sekaligus menjadi model kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga nasional, dan instansi lainnya.(*)

Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar sosialisasi mengenai Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang berlangsung di Gedung Singaperbangsa Lt 3, pada Rabu (22/1/25).

Sistem Opsen PKB dan BBNKB adalah pungutan tambahan pajak berdasarkan persentase tertentu yang diberlakukan oleh pemerintah kabupaten/kota sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Acara ini dihadiri oleh 92 peserta undangan, termasuk para pengelola kawasan, pengusaha penyedia jasa angkutan umum dan barang, serta stakeholder terkait. Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai kebijakan terbaru dalam sistem pemungutan pajak kendaraan bermotor.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Baca juga : Komisi I DPRD Jabar Desak Evaluasi Perizinan Tambang di Seluruh Wilayah

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten untuk mengoptimalkan pemungutan pajak, salah satunya melalui penerapan Opsen PKB dan BBNKB. Menurutnya, optimalisasi pemungutan pajak diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah serta kesejahteraan masyarakat.

Bupati Aep juga berharap kegiatan ini dapat menghasilkan strategi yang efektif untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya. Sebagai penutup, ia mengajak seluruh stakeholder terkait untuk bersinergi dalam meningkatkan pendapatan daerah, khususnya melalui penerapan Opsen PKB dan BBNKB. (FK-KIM Diskominfo)

Karawang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal. Hal ini dibuktikan dengan monitoring pelaksanaan Tes Ijon PT Yamaha Motor Manufacturing West Java, yang digelar di SMKS Bina Karya 2 Karawang pada Senin (20/1/2025).

Monitoring ini diwakili oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang, Rosmalia Dewi, atas nama Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh. Dalam sambutannya, Rosmalia menyampaikan apresiasi kepada PT Yamaha Motor Manufacturing West Java yang konsisten memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.

“Alhamdulillah, setiap tahun peminat Tes Ijon ini terus meningkat. Kami berharap perusahaan-perusahaan lain di Karawang juga dapat meniru langkah Yamaha ini dalam menyerap tenaga kerja lokal,” ujarnya.

Baca juga : Bupati Tegaskan Gerbang Belakang PT Chang Sin Harus Dibuka Kembali

Pelaksanaan Tes Ijon ini menjadi momen penting bagi para peserta, sebagai pintu awal untuk menembus dunia kerja di perusahaan besar. Rosmalia pun berpesan kepada peserta untuk mempersiapkan diri dengan maksimal agar dapat melewati setiap tahapan tes, seperti psikotes dan wawancara, dengan baik.

SDM Unggul Jadi Kunci Sukses di Dunia Kerja
Rosmalia juga menekankan pentingnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di Kabupaten Karawang, terutama mengingat tingginya Upah Minimum Regional (UMR) di wilayah ini.

“UMR Karawang yang tinggi membuat perusahaan menginginkan tenaga kerja dengan kualitas yang mumpuni. Oleh karena itu, adik-adik harus membuktikan bahwa SDM Karawang unggul dan siap bersaing,” tambahnya.

Menurutnya, para peserta harus memiliki semangat tinggi dan terus belajar untuk memastikan mereka dapat memenuhi ekspektasi perusahaan, tidak hanya dari segi keterampilan, tetapi juga etos kerja.

Dukungan untuk Perusahaan Lokal
Selain memotivasi peserta, Rosmalia juga mendorong perusahaan-perusahaan lain di Karawang untuk aktif dalam memberikan peluang kerja bagi warga setempat. Hal ini sejalan dengan visi Pemkab Karawang untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui peningkatan lapangan kerja.

Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat Karawang semakin mampu bersaing di dunia kerja dan menunjukkan bahwa SDM lokal memiliki potensi besar untuk berkembang di tingkat nasional.(FK-KIM Diskominfo)

Karawang – Pemkab Karawang Gelar Senam & Cek Kesehatan bagi Kesehatan ASN. Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar kegiatan senam bersama dan cek kesehatan gratis di Plaza Kantor Bupati Karawang pada Jumat, 27 Desember 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani, serta mempererat tali silaturahmi antar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Karawang.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyampaikan bahwa kegiatan senam bersama ini akan dirutinkan setiap hari Jumat. “Kegiatan ini bertujuan agar ASN dapat menjaga kesehatan tubuh setelah hampir satu minggu bekerja. Selain itu, ini juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antar perangkat daerah di Kabupaten Karawang,” ujar Bupati Aep.

Baca juga : Pemkab Karawang Tandatangani Kerjasama Dengan Bank BJB dan Pengadilan Agama

Selain senam, peserta juga mendapat layanan cek kesehatan gratis, termasuk pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, dan konsultasi kesehatan dasar. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari seluruh perangkat daerah Kabupaten Karawang dan kecamatan di wilayah tersebut.

Bupati Aep juga mengingatkan seluruh ASN untuk meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Semoga dengan adanya kegiatan ini, para ASN lebih rileks dan sehat, serta mampu memberikan kontribusi lebih besar dalam pembangunan Kabupaten Karawang,” tambahnya.

Kegiatan senam bersama dan cek kesehatan gratis ini menjadi inisiatif positif yang diharapkan dapat mendorong peningkatan kesehatan ASN di Karawang, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif.(*)

Karawang – Pemkab Karawang Tandatangani Kerjasama Dengan Bank BJB dan Pengadilan Agama. Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten tbk cabang Karawang. Bertempat di Resinda Hotel, Jumat (27/12/24).

Selain penandatanganan kerjasama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten tbk cabang Karawang, juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepakatan Pengadilan Agama Karawang.

Baca juga : Refleksi Tahun 2024 dan Outlook 2025, DPRD Jabar

“Alhamdulilah hari ini penandatanganan tentunya nanti kerjasama yang insyaallah akan kita lakukan bersama BJB dan Nota Kesepakatan dengan Pengadilan Agama,” ujar Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh.

Ia menyebutkan bahwa Bank BJB merupakan salah satu mitra Pemerintah Kabupaten Karawang dan berharap ke depan Bank BJB bisa berakselerasi mendukung Karawang dalam swasembada pangan.

Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Pengadilan Agama Kabupaten Karawang terkait penandatanganan nota kesepakatan terkait pelayanan pendampingan perempuan dan anak.

“Kami harap kerjasama ini mampu memberikan manfaat dan meningkatkan kinerja kita bersama,” ujarnya.

Adapun penandatanganan perjanjian kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten tbk cabang Karawang mengenai integrasi data kepegawaian dan data gaji, pemanfaatan fasilitas kartu ATM dan co-branding, pengelaolaan keuangan daerah kabupaten Karawang, pengunaan dan penyelenggaraan kartu kredit pemda serta pengelolaan penerimaan pembayaran pajak daerah. (*)