Persoona.id – Siapa bilang mahasiswa pertanian hanya akrab dengan lumpur, lahan, dan tanaman? Stigma klasik tersebut baru saja dipatahkan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Multimedia Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).

Melalui sebuah workshop kreatif yang digelar baru-baru ini, mereka membuktikan bahwa keahlian agrikultur dan teknologi digital bisa menjadi kombinasi yang kuat di era transformasi digital. Mengusung konsep intimate sharing session, kegiatan ini fokus pada pelatihan pembuatan teks carousel untuk mengoptimalkan konten edukasi dan promosi di media sosial.

Sesi berbagi ilmu ini dipandu langsung oleh Agung Dwi Julianto, S.P., salah satu founder dari Multimedia Unsika. Ia secara aktif menantang para mahasiswa untuk berani terjun ke dunia digital kreatif.

Baca juga : Wujudkan Digitalisasi Karawang, UKM Prisain Politeknik Kepribadian Hadirkan ‘Digi Talks’: Ruang Ekspresi Inklusif bagi UMKM hingga Tokoh Publik

Bukan Sekadar Lahan dan Tanaman
Dalam sesi tersebut, Agung menekankan bahwa latar belakang keilmuan agrikultur bukanlah penghalang untuk mengeksplorasi potensi diri sebagai seorang content creator. Justru, pengetahuan teknis pertanian yang dikemas dengan visual menarik bisa menjadi konten edukasi berharga untuk memajukan potensi tani lokal Karawang.

“Bentar, bentar… kayaknya anak pertanian bisa kayak gini juga lho,” tegas Agung dengan nada bercanda namun serius saat melihat hasil karya para peserta.

Ia menegaskan bahwa kemampuan copywriting dan visualisasi konten adalah keterampilan wajib di masa kini bagi setiap mahasiswa, apa pun disiplin ilmunya.

Kolaborasi Ekspresi Seni dan Masa Depan Digital
Meski digelar dengan peserta terbatas agar lebih eksklusif, antusiasme audiens sangat tinggi. Mahasiswa diajarkan cara menyusun pesan yang kuat agar setiap slide pada konten carousel mampu mengikat perhatian audiens (engagement rate) hingga akhir.

Baca juga : Ubah Skill Digital Jadi Peluang Bisnis, Dosen Bisnis Digital Politeknik Prisain Cetak Young Entrepreneur di SMKN 1 Kota Bekasi

Kegiatan ini merupakan langkah awal dari serangkaian program peningkatan kapasitas yang dicanangkan oleh Multimedia Faperta Unsika. Ke depannya, mereka berencana untuk terus mengulik ranah digital lainnya, termasuk teknik fotografi dan videografi profesional untuk mendokumentasikan hasil riset pertanian.

Semangat pergerakan mahasiswa ini juga berjalan selaras dengan semangat rekan-rekan UKM Ekspresi Seni. Melalui jargon kebanggaan mereka, “Seni, Ekspresi, Entitas Diri”, kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan talenta kreatif baru dari Karawang yang siap bersaing di kancah nasional tanpa meninggalkan identitas sebagai pejuang pangan./kimkrw