Karawang – Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Tahun 2025 di Desa Tegalurung, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, resmi dimulai. Upacara pembukaan BSMSS Tahun Anggaran 2025 dilaksanakan di Plaza Pemda Karawang pada hari ini. Kamis 27/02/2025

Dandim 0604/Karawang, Letkol Inf Dede Hermawan, menyampaikan bahwa program BSMSS dilaksanakan setiap tahun anggaran oleh satuan jajaran Kodam III/Siliwangi di wilayah Jawa Barat dan Banten. Tujuan utama dari program ini adalah untuk membantu kesulitan masyarakat di sekitar wilayah satuan dan memperkokoh kemanunggalan TNI-Rakyat.

Baca juga : TPID Karawang Sinergi Jaga Harga Jelang Ramadan

“Besar harapan kami fasilitas yang akan dibangun tersebut hendaknya dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat,” ujar Dandim.

Adapun sasaran fisik yang akan dilakukan pada BSMSS tahun 2025 di Desa Tegalurung yaitu:

  • Pembangunan Jalan Usaha Tani 1 titik
  • Pembangunan sarana air bersih sebanyak 2 unit
  • Perbaikan drainase irigasi lingkungan sebanyak 1 titik
  • Pembangunan rutilahu (rumah tidak layak huni) sebanyak 12 unit

Dalam acara ini juga dilaksanakan penandatanganan naskah serah terima dan penyerahan sarana kontak secara simbolis serta benih ikan oleh Dandim 0604/Karawang dan Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang.

Pentingnya Program BSMSS bagi Masyarakat
Program BSMSS merupakan perwujudan Darma Bakti TNI di Jajaran Kodam III/Siliwangi sebagai alat pertahanan negara. Program ini mendayagunakan kemampuan TNI bersama pemerintah daerah dan komponen bangsa lainnya dalam rangka tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) untuk membantu pemerintah memberdayakan wilayah pertahanan semesta dan menangani permasalahan sosial di daerah.

Baca juga : Bulog Karawang Gandeng TNI dan Pemda Optimalkan Penyerapan Gabah

Dengan adanya program BSMSS, diharapkan dapat membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, fasilitas umum, dan fasilitas sosial di Desa Tegalurung.(FK-KIM Diskominfo)

Karawang – Menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1446H/2025M, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karawang mengintensifkan upaya menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok. Dalam rangka ini, TPID menggelar High Level Meeting (HLM) yang berlangsung di Aula Husni Hamid pada Rabu (26/2/2025).

Baca juga : Bulog Karawang Gandeng TNI dan Pemda Optimalkan Penyerapan Gabah

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, serta sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Fokus utama pertemuan adalah membangun sinergi untuk menghadapi potensi tantangan inflasi yang kerap terjadi saat momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Strategi TPID untuk Tekan Inflasi Menjelang Ramadan
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang menyampaikan bahwa kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri adalah tren yang berulang setiap tahun. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan konsumen selama periode tersebut.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karawang


“Kami berharap melalui kolaborasi ini, para narasumber dapat memberikan solusi konkret yang dapat segera diimplementasikan oleh Pemerintah Daerah untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok tetap terjaga,” ujar H. Asep Aang Rahmatullah.


Sekda juga menekankan pentingnya langkah strategis untuk mengantisipasi potensi masalah di lapangan, baik dari sisi distribusi maupun harga komoditas.

Kolaborasi antar Lembaga Jadi Kunci HLM tersebut menghadirkan empat narasumber kompeten, yaitu:

  • Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah III, Kementerian Dalam Negeri RI,
  • Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat,
  • Asisten Direktur Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, dan
  • Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Karawang serta Wakil Pimpinan Bulog Cabang Karawang.
  • Setiap narasumber memaparkan langkah-langkah strategis yang dapat diterapkan oleh TPID, termasuk optimalisasi distribusi bahan pokok, pengawasan harga di pasar, dan pemetaan potensi risiko inflasi.

Baca juga : Wabup Maslani Ajak Wujudkan Karawang Maju

Upaya Konkret untuk Stabilitas Harga dan Pasokan
Hasil dari pertemuan ini diharapkan mampu menjadi panduan bagi pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan strategis untuk menekan inflasi dan menjaga pasokan bahan pokok selama Ramadan. Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pusat, dan sektor terkait menjadi kunci sukses dalam menghadapi tantangan pasar di momen penting ini.


TPID Kabupaten Karawang juga berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi perkembangan harga di lapangan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama menjalani Ramadan dan merayakan Idul Fitri.(FK-KIM Diskominfo)

Karawang – Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, dengan penuh semangat memimpin apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang pada Senin, 24 Februari 2025. Apel ini diadakan di Plaza Pemda dan merupakan apel perdana setelah pelantikan resmi oleh Presiden RI Prabowo di Istana Negara.

Baca juga : Inagurasi Politeknik Kepribadian Pilih Pemimpin Baru Mahasiswa Periode 2025-2026

Dalam sambutannya, Wabup Maslani menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pegawai atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kepadanya. Ia mengajak semua jajaran pemerintahan untuk bersinergi dan saling mendukung dalam upaya mewujudkan visi Karawang Maju.

“Ini adalah apel pertama saya sebagai Wakil Bupati Karawang. Terima kasih kepada rekan-rekan atas dukungan dan kepercayaannya. Mari kita bersama-sama bekerja dan saling mendukung untuk mencapai tujuan kita,” ungkap Maslani dengan semangat.

Fokus pada Pelayanan dan Stabilitas Harga Menjelang Ramadan
Wabup Maslani juga menekankan pentingnya pemantauan perkembangan harga pokok menjelang bulan suci Ramadan. Ia meminta kepada seluruh dinas dan camat agar proaktif dalam mengawasi stabilitas harga di wilayah masing-masing, untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik.

Menjelang bulan suci Ramadan, saya harap tidak ada penurunan semangat. Kita harus mampu memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat,

Maslani mengingatkan semua Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap menjaga komitmen dalam memberikan pelayanan yang terbaik selama bulan Ramadan. “Kita harus bekerja sama dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat, terutama di bulan yang penuh berkah ini,” tegasnya.

Baca juga : Angklung SANGSAKA SMA Negeri 1 Karawang Juara Nasional

Semangat Bersama untuk Karawang yang Lebih Baik
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari semua pihak, Wabup Maslani optimis bahwa visi Karawang Maju dapat tercapai. Apel pagi ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen semua pegawai dalam melayani masyarakat dan berkontribusi positif bagi kemajuan daerah. “Mari kita wujudkan Karawang yang lebih baik, bersama-sama,” tutupnya.(FK-KIM Diskominfo)

Karawang – Ribuan masyarakat Karawang tumpah ruah ke jalan untuk mengikuti pawai obor dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 2025. Acara yang berlangsung meriah ini dimulai dari halaman Islamic Center Karawang dan berlanjut dengan rute mengitari Jalan Jenderal Ahmad Yani pada Senin malam (23/2/2025). Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, turut hadir dan berbaur bersama masyarakat dalam tradisi tahunan yang penuh makna ini.

Baca juga : Inagurasi Politeknik Kepribadian Pilih Pemimpin Baru Mahasiswa Periode 2025-2026

Dalam sambutannya, Wabup Maslani menyampaikan bahwa pawai obor merupakan tradisi khas masyarakat Karawang yang menggambarkan kebahagiaan dalam menyambut Ramadan. “Obor ini menjadi simbol dari harapan, penerangan di tengah gelapnya malam, yang menuntun kita menuju tujuan, yaitu kemenangan,” ujar Maslani. Ia juga menambahkan bahwa tradisi ini mencerminkan karakter religius dan akhlak mulia masyarakat Karawang.

Bagian dari Islamic Tarhib Ramadan 2025
Pawai obor ini merupakan rangkaian acara Islamic Tarhib Ramadan 2025, sebuah kegiatan yang digagas oleh para tokoh muslim di Karawang. Salah satu pencetus acara, Shalahudin Al-Ayubi, menjelaskan bahwa Islamic Tarhib Ramadan bertujuan untuk menyebarkan semangat dakwah Islam dan memotivasi masyarakat menjelang Ramadan.

“Acara ini tidak hanya pawai obor, tetapi juga diisi dengan pembekalan ilmu bisnis, motivasi untuk remaja, serta lomba-lomba keagamaan yang melibatkan masyarakat Karawang,” ujar Ayubi.

Sebagai puncak acara, masyarakat juga diundang untuk menghadiri tausiyah yang akan disampaikan oleh ustadz Zaki Mirza. “Kami berharap acara ini memberikan keberkahan dan manfaat bagi seluruh masyarakat Karawang,” tambahnya.

Baca juga : Vokalis Band Sukatani Resmi Dipecat dari Sekolah, Ini Alasannya

Semangat Kebersamaan Menyambut Ramadan
Pawai obor dan rangkaian acara lainnya menjadi simbol kebersamaan masyarakat Karawang dalam menyambut bulan yang penuh berkah. Dengan antusiasme yang tinggi, acara ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi serta membangkitkan semangat religius dan sosial di tengah masyarakat.

“Mari kita jadikan Ramadan tahun ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri, mempererat ukhuwah, dan berbagi keberkahan dengan sesama,” tutup Wabup Maslani.(FK-KIM Diskominfo)

Karawang – Tim Angklung SANGSAKA dari SMA Negeri 1 Karawang kembali mengharumkan nama daerah dengan meraih Juara 1 dalam ajang bergengsi Kompetisi Musik Angklung Padaeng ke-XIII tingkat nasional. Kompetisi yang berlangsung pada 22 Februari 2025 di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung ini mengusung tema “Cinta Bumi Nusantara” dan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga : Usai Dilantik, Bupati Karawang Aep Syaepuloh Ikut Retreat di Akmil Magelang

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata atas dedikasi, kerja keras, dan kecintaan Angklung SANGSAKA terhadap seni dan budaya tradisional Indonesia. Prestasi ini sekaligus menegaskan komitmen mereka dalam melestarikan angklung sebagai warisan budaya yang diakui dunia oleh UNESCO.

Angklung Sangsaka SMAN 1 Karawang

Dedikasi dan Kerja Keras untuk Seni Budaya
Tim Angklung SANGSAKA telah mempersiapkan diri dengan matang untuk kompetisi ini, mulai dari latihan intensif hingga menyusun repertoar musik yang memadukan kreativitas modern dengan unsur tradisional khas Indonesia. “Prestasi ini tidak hanya milik kami, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi sekolah, masyarakat Karawang, dan seni budaya nasional,” ujar salah satu perwakilan tim.

Kompetisi Musik Angklung Padaeng ke-XIII merupakan ajang tahunan yang bertujuan untuk mengapresiasi generasi muda yang memiliki dedikasi tinggi terhadap seni musik angklung. Dengan kemenangan ini, Angklung SANGSAKA tidak hanya berhasil menjadi juara, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mencintai budaya Indonesia.

Meningkatkan Kesadaran Akan Budaya Nusantara
Melalui tema “Cinta Bumi Nusantara”, kompetisi ini juga mengajak generasi muda untuk lebih mencintai seni dan budaya tradisional Indonesia. Angklung SANGSAKA SMA Negeri 1 Karawang telah menunjukkan bahwa seni tradisional dapat terus relevan dan berprestasi di kancah nasional.

Baca juga : Masyarakat Karawang Sambut Bupati Baru dengan Antusias

Prestasi gemilang ini menjadi momentum untuk terus mengembangkan dan mempromosikan seni budaya Indonesia, khususnya angklung, agar semakin dikenal dan dihargai baik di dalam negeri maupun di mancanegara. Selamat kepada Angklung SANGSAKA atas pencapaian luar biasa ini!.(FK-KIM Diskominfo)

Jakarta – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, SE, resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam acara pelantikan serentak kepala daerah masa jabatan 2025-2030. Acara ini digelar pada Kamis, 20 Februari 2025, bertempat di Istana Kepresidenan Jakarta. Dalam momen bersejarah tersebut, Presiden mengambil sumpah jabatan para gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota dari seluruh Indonesia.

Baca juga : Masyarakat Karawang Sambut Bupati Baru dengan Antusias

Bupati Karawang Bersyukur dan Siap Jalankan Tugas
Pelantikan berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran prosesi tersebut. “Alhamdulillah, pelantikannya berjalan lancar. Mohon doanya setelah ini saya akan ikut retreat ke Magelang,” ujar Aep singkat.

Setelah pelantikan, Bupati Aep langsung menghadiri agenda retreat selama 8 hari di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri sebagai bagian dari pembekalan kepada kepala daerah yang baru dilantik untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan di masa jabatan mendatang.

Keputusan Presiden dan Menteri Dalam Negeri
Pelantikan para kepala daerah ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) dan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri). Keppres yang dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti, adalah:

  • Keppres RI Nomor 15/P Tahun 2025
  • Keppres RI Nomor 24/P Tahun 2025

Adapun untuk bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota, pelantikan didasarkan pada Kepmendagri yang dibacakan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir:

  • Kepmendagri Nomor 100.2.1.3 – 221 Tahun 2025
  • Kepmendagri Nomor 100.2.1.3 – 1719 Tahun 2025

Pelantikan yang Bersejarah dan Penuh Keragaman
Dalam pelantikan ini, Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan. Acara berlanjut dengan penandatanganan berita acara oleh perwakilan kepala daerah dari berbagai agama, mencerminkan semangat keragaman Indonesia. Berikut daftar perwakilan:

  • Islam : Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal
  • Protestan : Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda
  • Buddha : Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie
  • Katolik : Bupati Merauke, Yosep Gebze
  • Hindu : Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata
  • Konghucu : Wali Kota Manado, Andrei Angouw

Baca juga : DTSEN Rampung: Kolaborasi Menteri Ciptakan Sejarah Baru Data Nasional

Ucapan Selamat dari Para Pemimpin Negara
Setelah prosesi selesai, Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming, didampingi Ibu Selvi Gibran Rakabuming, menyampaikan ucapan selamat kepada para kepala daerah yang baru dilantik. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, para menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan para ketua umum partai politik juga turut hadir dalam momen penting ini.(FK-KIM Diskominfo)

Karawang – Masyarakat Kabupaten Karawang menyambut dengan penuh suka cita kedatangan pasangan pemimpin baru, H. Aep Syaepuloh dan H. Maslani, yang telah resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Karawang periode 2025-2030. Pelantikan ini dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Negara pada Kamis, 20/02/2025.

Baca juga : Pencairan Bansos Triwulan Pertama 2025 Hampir Rampung, Target Selesai Sebelum Ramadan

Euforia Masyarakat Karawang di Hari Pelantikan
Setelah pelantikan resmi, Bupati dan Wakil Bupati langsung bertolak ke Kabupaten Karawang untuk menghadiri acara syukuran pelantikan yang berlangsung di Bale Nyi Pager Asih. Kehangatan dan antusiasme masyarakat sangat terasa, menyelimuti suasana sejak siang hari.

Ribuan warga Karawang dengan penuh semangat menunggu kedatangan pemimpin baru mereka. Acara yang digelar di Bale Nyi Pager Asih berlangsung penuh haru, kebersamaan, dan rasa syukur. Baik Bupati Aep maupun Wakil Bupati Maslani turut membaur bersama masyarakat, mempererat rasa persatuan dan kedekatan dengan warga.

Tarian Penyambutan Bupati & Wakil Bupati Karawang

Pernyataan dan Komitmen Bupati Karawang
Dalam sambutannya, Bupati H. Aep Syaepuloh, didampingi oleh Wakil Bupati H. Maslani, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada masyarakat atas dukungan yang telah diberikan sepanjang proses pemilihan hingga pelantikan.

“Kami akan jalankan amanah ini. Mohon dukungannya, Bismillah kita hadapi lima tahun ke depan. Kami mohon doa restu untuk Karawang yang lebih maju dan lebih baik lagi,” kata Aep di hadapan masyarakat yang hadir.

Lebih lanjut, Aep menegaskan bahwa salah satu prioritas utama dalam masa kepemimpinannya adalah memperbaiki tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berpihak pada masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi semua pihak untuk mewujudkan visi dan misi demi kesejahteraan masyarakat Karawang.

“Seorang pemimpin harus mampu mensejahterakan masyarakatnya. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama demi Karawang yang lebih baik,” tambahnya.

Baca juga : Reshuffle Perdana Kabinet Prabowo, Brian Yuliarto Dilantik Sebagai Mendiktisaintek

Karawang Menuju Masa Depan yang Lebih Baik
Pelantikan dan sambutan hangat dari masyarakat Karawang menandai awal perjalanan baru untuk Kabupaten Karawang di bawah kepemimpinan H. Aep Syaepuloh dan H. Maslani. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari masyarakat, diharapkan Karawang mampu berkembang menjadi kabupaten yang lebih maju, inovatif, dan sejahtera dalam lima tahun mendatang(FK-KIM Diskominfo)

Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang serius menangani masalah sekolah rusak yang tersebar di berbagai wilayah. Dalam peresmian bangunan baru SDN Palumbonsari I Karawang Timur, Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, menyampaikan bahwa ada 3.080 sekolah yang masuk kategori rusak ringan hingga rusak berat.

Baca juga : Pencairan Bansos Triwulan Pertama 2025 Hampir Rampung, Target Selesai Sebelum Ramadan

Pembangunan gedung baru SDN Palumbonsari I sendiri merupakan hasil dari dana swadaya masyarakat, yang berhasil terkumpul dan dimanfaatkan untuk renovasi sekolah. Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan, H. Cecep Mulyawan. Rabu 19/02/2025


“Total ada 3.080 unit masuk kategori rusak ringan dan rusak berat. Dan ini menjadi tugas kita menuntaskan persoalan sekolah rusak,” kata Sekda Asep Aang dalam pengarahannya.

Target Perbaikan 600 Sekolah per Tahun
Untuk mengatasi persoalan ini, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, telah menyusun roadmap yang jelas. Dengan masa jabatan selama lima tahun, Bupati Aep menargetkan renovasi 600 sekolah rusak per tahun agar semua selesai dalam waktu lima tahun.


“Kalau 3.000 dibagi 5, maka setahun kita harus menyelesaikan 600 sekolah,” jelas Sekda Asep Aang saat menyampaikan arahan dari Bupati.

Penanganan sekolah rusak ini akan dilakukan secara bertahap dan fokus berdasarkan wilayah daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Sebagai contoh, wilayah Karawang Timur yang termasuk dapil 6 mencakup daerah Karawang Timur, Majalaya, Klari, Ciampel, dan Purwasari akan menjadi prioritas perbaikan di tahun pertama.

“Setahun itu berarti fokus di dapil itu. Sehingga nanti di tahun ke-5 semua selesai,” tambahnya.

Efektivitas dan Kualitas Renovasi Jadi Prioritas
Bupati Aep juga menegaskan bahwa perbaikan sekolah harus dilakukan secara efektif dan berkualitas untuk memastikan tidak ada lagi sekolah rusak di Karawang. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan fasilitas yang layak bagi siswa di seluruh wilayah Karawang.

Baca juga : Tempat Hiburan Malam di Karawang Sepakat Hentikan Aktivitas Selama Ramadhan 2025

Kunjungan Sekda ke SDN Palumbonsari I juga bertujuan untuk melihat langsung kondisi bangunan baru serta memastikan penataan inventaris aset sekolah berjalan dengan baik. Kerja sama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik di Karawang.(FK-KIM Diskominfo)

Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Satu Data Indonesia terkait Penyelenggaraan Geospasial Tahun 2025. Acara ini berlangsung di Aula I Bappeda Kabupaten Karawang pada Selasa (18/2/2025) dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari instansi terkait.

Baca juga : Sosialisasi Perda Pesantren di Karawang Timur oleh Kang Rahmat Hidayat Djati

Peningkatan Kualitas Data Lewat Kebijakan Satu Data Indonesia
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Persandian Diskominfo Kabupaten Karawang, H. Ade Kurnia, S.Kom, mewakili Kepala Diskominfo Wahidin, SE, M.Si, dijelaskan bahwa Satu Data Indonesia adalah kebijakan strategis yang bertujuan untuk menciptakan data yang berkualitas, akurat, terintegrasi, dan transparan. Kebijakan ini diharapkan menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan pemerintah yang lebih tepat dan berbasis data valid.

“Dengan adanya kebijakan ini, kita dapat mendukung perencanaan pembangunan yang lebih efektif dan efisien. Data yang berkualitas adalah kunci utama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar H. Ade Kurnia.

Satu Peta Indonesia untuk Efisiensi Data Geospasial
Selain membahas Satu Data Indonesia, Rakor ini juga menyoroti pentingnya implementasi Satu Peta Indonesia, sebuah inisiatif nasional yang bertujuan untuk menyatukan sistem informasi geospasial. Melalui inisiatif ini, seluruh data peta di Indonesia dapat digunakan secara seragam oleh pemerintah, masyarakat, dan sektor terkait.

Menurut H. Ade Kurnia, langkah ini sangat penting untuk mendukung program pembangunan, pengelolaan sumber daya alam, serta perencanaan wilayah yang lebih baik. “Implementasi Satu Peta Indonesia memberikan efisiensi dalam pengolahan data peta untuk berbagai kebutuhan pembangunan,” tambahnya.

Kolaborasi dan Langkah Strategis untuk Kabupaten Karawang
Rakor ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, memperkuat kolaborasi, dan menyusun langkah-langkah konkret dalam implementasi Satu Data dan Satu Peta Indonesia di Kabupaten Karawang. Diskusi dan pertukaran ide diharapkan mampu menghasilkan strategi yang lebih baik untuk mendukung kebijakan tersebut.

Baca juga : Perayaan Kirab Cap Go Meh 2576/2025 di Kabupaten Karawang Berlangsung Meriah

“Melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan seluruh pihak yang terlibat, kita dapat mewujudkan integrasi data yang lebih baik dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Karawang,” jelas H. Ade Kurnia.

Ia juga mengajak seluruh peserta rapat untuk memanfaatkan momentum ini dengan berdiskusi secara produktif demi keberhasilan implementasi kedua kebijakan besar tersebut. “Mari bersama-sama menyusun strategi yang optimal untuk Satu Data dan Satu Peta Indonesia yang akurat, transparan, dan terintegrasi,” pungkasnya.(FK-KIM Diskominfo)

Karawang, – Segenap unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Karawang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) atau pengelola Tempat Hiburan Malam (THM) sepakat untuk menghentikan seluruh aktivitas selama Bulan Suci Ramadhan 1446 H/2025 M. Kesepakatan ini diambil guna menghormati kesucian bulan Ramadhan dan menjaga kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah. Selasa 18/02/2025

Baca juga : Sosialisasi Perda Pesantren di Karawang Timur oleh Kang Rahmat Hidayat Djati

Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Pelaksanaan Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H, yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, mewakili Bupati Karawang. Rapat ini turut dihadiri berbagai pihak, termasuk jajaran TNI-Polri, Kejaksaan, Satpol PP, Bapenda, Bagian Hukum, serta Bagian Kesra.
“Kesepakatan ini berangkat dari komitmen kita bersama untuk menghormati kesucian bulan Ramadhan,” ujar Sekda Karawang dalam pertemuan tersebut.

Detail Kesepakatan: THM Tutup H-1 Ramadhan hingga H+3 Lebaran
Dalam butir kesepakatan yang ditandatangani bersama, pengusaha THM diwajibkan untuk menghentikan seluruh aktivitas usaha mereka mulai H-1 Ramadhan hingga H+3 setelah Idul Fitri. Namun, pemerintah daerah tetap mengingatkan para pengusaha THM agar memenuhi kewajiban terhadap pegawainya.

“Meskipun tempat usaha tidak beroperasi, hak-hak pegawai seperti upah tetap harus diberikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku,” tegas Sekda.

Sekda juga menambahkan bahwa kondisi ini bukanlah hal baru bagi para pengusaha, mengingat kebijakan serupa telah diterapkan setiap tahun. Ia memastikan bahwa operasional selama 11 bulan lainnya dapat mengompensasi penutupan satu bulan selama Ramadhan.

Tirai untuk Warung Makan dan Larangan Aktivitas Negatif
Selain penutupan THM, kesepakatan ini juga mencakup himbauan kepada warung makan agar menggunakan tirai untuk menutup bagian depan saat beroperasi di siang hari. Hal ini dilakukan untuk menghormati masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Warung makan boleh buka, tetapi usahakan menggunakan tirai supaya tidak terlalu terbuka dan terlihat dari luar. Ini untuk menghormati yang berpuasa,” tandas Sekda.

Selain itu, pemberantasan aktivitas negatif seperti minuman keras, perjudian, prostitusi, premanisme, hingga tawuran juga menjadi bagian dari kesepakatan bersama ini. Pemerintah daerah menegaskan bahwa upaya ini dilakukan untuk menjaga kesucian Ramadhan serta memastikan warga dapat beribadah dengan khusyuk.

Baca juga : Perayaan Kirab Cap Go Meh 2576/2025 di Kabupaten Karawang Berlangsung Meriah

Dukungan untuk Ramadhan yang Kondusif
Sekda Karawang menegaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan arahan Bupati Karawang yang menginginkan suasana Ramadhan yang kondusif dan penuh penghormatan terhadap nilai-nilai agama.
“Kami ingin, sebagaimana arahan Bupati, agar Ramadhan ini terjaga kesuciannya dan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk,” tutupnya.

Rapat ini menjadi langkah penting dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pelaku usaha untuk memastikan bahwa bulan suci Ramadhan 2025 dapat berlangsung dengan penuh penghormatan dan kedamaian.(FK-KIM Diskominfo)