Persoona.id – Antusias Masyarakat Padati Gebyar Paten Cilamaya Kulon

Kab Karawang – Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) Tahun 2026 disambut baik oleh masyarakat Kabupaten Karawang. Hal tersebut terlihat saat pelaksanaan Gebyar Paten di Kecamatan Cilamaya Kulon.

Ratusan masyarakat memadati halaman Kantor Kecamatan Cilamaya Kulon untuk mengakses berbagai layanan publik, Rabu (13/5/26).

Gebyar Paten sendiri menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mengurus berbagai keperluan administratif hingga kesehatan tanpa harus menempuh jarak jauh ke pusat pemerintahan.

Adapun layanan yang disediakan dalam Gebyar Paten tahun 2026 diantaranya Administrasi Kependudukan, Pemeriksaan kesehatan gratis dan layanan KB (IUD & Implan), Perpanjangan SIM/STNK, dan pembayaran Pajak hingga konsultasi izin usaha dan berbagai layanan sektoral lainnya.

Baca juga : FTPBS 2026 Karawang Resmi Dibuka: Ajang Pelajar Unjuk Gigi di Panggung Teater Basa Sunda

Dalam kegiatan tersebut juga menjadi ajang promosi bagi produk lokal. Berbagai stand UMKM turut memeriahkan dengan memamerkan produk unggulan mulai dari olahan ikan pindang hingga berbagai camilan.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dan Wakil Bupati Karawang H. Maslani beserta unsur Forkopimda meninjau pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasinya atas antusiasme warga yang luar biasa dalam mengakses pelayanan yang ada.

Ia menegaskan bahwa program tersebut adalah komitmen pemerintah dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai informasi, Gebyar Paten ini dipastikan akan terus dilaksanakan secara bergantian di setiap kecamatan di Kabupaten Karawang sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. (Diskominfo)

Persoona.id – Kirab Budaya dalam rangka peringatan Milangkala Tatar Sunda di Kabupaten Karawang berlangsung meriah, Sabtu malam (9/5/26). Ribuan masyarakat antusias memadati ruas jalan Ir. H. Juanda – Arif Rahman Hakim – Tuparev hingga Alun-alun Karawang.

Acara dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dan Wakil Bupati Karawang H. Maslani. Rombongan turut ambil bagian dalam kirab budaya dengan menunggangi kuda, mengiringi kereta kencana yang membawa Mahkota Binokasih.

Kirab Budaya tersebut menampilkan pertunjukan seni khas dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat termasuk Kabupaten Karawang yang menampilkan Jajangkungan hingga Topeng Banjet.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa Kabupaten Karawang menjadi salah satu

Ia juga mengungkapkan rencana terkait penataan infrastruktur yang akan dilakukan di Kabupaten Karawang salah satunya adalah pembangunan pelataran cinta (penataan lampu jalan, trotoar, taman, serta pemindahan tiang listrik dan penguburan kabel listrik di bawah tanah) yang dilakukan di sepanjang Jalan Arif Rahman Hakim hingga Alun-alun Karawang .

Baca juga : FTPBS 2026 Karawang Resmi Dibuka: Ajang Pelajar Unjuk Gigi di Panggung Teater Basa Sunda

“Kedepan pak Bupati, kita tata oleh provinsi dan kabupaten, kita tata lampu, trotoar hingga taman dari sana (Jalan Arif Rahman Hakim) sampai sini (Alun-alun). Kita buat batu tulis isinya pesan-pesan cinta,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Jawa Barat beserta jajaran atas terselenggaranya perayaan kirab budaya di Kabupaten Karawang serta apresiasi kepada masyarakat yang antusias hadir memeriahkan Milangkala Tatar Sunda.

“Alhamdulillah Kabupaten Karawang ini yang ketujuh. Terimakasih Kepada pak Gubernur dan masyarakat, kita kalau melihat antusias masyarakat ini sangat luar biasa,” ujarnya.

Menanggapi terkait penataan infrastruktur, Bupati Aep mengapresiasi dan siap mendukung terkait penataan infrastruktur yang akan dilakukan oleh Provinsi Jawa Barat.

Alhamdulillah mudah-mudahan Pak Gub perencanaan untuk penurunan kabel dan lain-lain berjalan lancar. Dan insyaallah Karawang maju tentunya Jabar istimewa,” tutupnya. (Diskominfo)

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi melepas keberangkatan 443 jemaah haji yang tergabung dalam kloter JKS 04, pada Jumat (24/4/2026). Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, bersama Forkopimda Kabupaten Karawang di Islamic Center.

Bupati Aep menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pemberangkatan. Ia menjelaskan, total jemaah yang diberangkatkan dalam kloter ini berjumlah 443 orang, termasuk petugas pendamping.

“Alhamdulillah hari ini kami melepas jemaah haji kloter JKS 04 sebanyak 443 orang. Pemberangkatan ini merupakan bagian dari lima gelombang yang telah disiapkan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, jemaah tertua dalam rombongan ini berusia sekitar 82 tahun, sementara yang termuda berusia 21 tahun.

Baca juga : Ubah Skill Digital Jadi Peluang Bisnis, Dosen Bisnis Digital Politeknik Prisain Cetak Young Entrepreneur di SMKN 1 Kota Bekasi

Bupati Aep menegaskan, persiapan pemberangkatan haji tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui evaluasi rutin setiap tahun. Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi para calon jemaah.

“Persiapan ini bukan hanya hari ini saja, tapi setiap tahun kami evaluasi. Alhamdulillah seluruh jemaah dalam kondisi sehat, berkat dukungan dari Dinas Kesehatan yang telah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh,” katanya.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara Pemkab Karawang dengan Kementerian Haji dan Umroh serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemberangkatan.

Selain pemeriksaan kesehatan, Pemkab Karawang turut memberikan berbagai fasilitas kepada jemaah, mulai dari konsumsi, perlengkapan, hingga atribut identitas daerah.

Menurutnya, atribut tersebut penting sebagai penanda identitas jemaah asal Karawang, sehingga memudahkan koordinasi selama berada di Tanah Suci, terutama bagi jemaah lanjut usia.

Baca juga : Wujudkan Digitalisasi Karawang, UKM Prisain Politeknik Kepribadian Hadirkan ‘Digi Talks’: Ruang Ekspresi Inklusif bagi UMKM hingga Tokoh Publik

“Dengan adanya identitas ini, diharapkan memudahkan pengenalan, baik oleh petugas maupun sesama jemaah, apalagi jumlah jemaah haji dari seluruh dunia sangat banyak,” jelasnya.

Bupati Aep juga berencana meningkatkan fasilitas pemberangkatan di Islamic Center Karawang agar semakin representatif. Terkait kondisi di Timur Tengah, ia memastikan bahwa situasi di Arab Saudi aman dan kondusif bagi pelaksanaan ibadah haji.
“InsyaAllah aman, jalur penerbangan juga normal, sekitar sembilan jam. Kita doakan seluruh jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, dan kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur,” ungkapnya./***

Persoona.id – Idulfitri menjadi hal penting untuk menunjukan kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat.

Pemerintah Daerah tidak hanya menjalankan hal administratif, tetapi juga berperan sebagai fasilitator kebahagiaan untuk masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Aep saat memberikan sambutan pada agenda pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H / 2026 M. Yang berlangsung di Lapangan Karangpawitan, Karawang Barat, Sabtu (21/3/2026).

Bupati menambahkan, berbagai kebijakan dan program seperti operasi pasar bersubsidi, pengamanan arus mudik, mudik gratis. Hingga penyaluran bantuan sosial menjadi bentuk nyata kepedulian kami kepada masyarakat di bulan suci ramadan.

“Kami percaya semua yang kami lakukan bukan hanya rutinitas tahunan. Tetapi sebagai pembangunan kepercayaan publik serta memperkuat legitimasi pemerintah melalui pelayanan yang responsif, cepat, dan humanis,”ucap Bupati Aep.

Selain itu, Idulfitri menjadi titik temu bagi masyarakat pekerja industri, petani, hingga nelayan. Dalam momen ini sekat-sekat sosial mencair digantikan oleh rasa persaudaraan yang hangat.

“Kita mampu menunjukkan di tengah modernisasi, industrialisasi nilai-nilai gotong royong dan kekeluargaan dapat terpelihara baik di Kabupaten Karawang”ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pembangunan daerah. Bupati menyatakan Pemkab Karawang telah menetapkan 10 pembangunan program strategis daerah tahun 2026.

Adapun yang menjadi skala prioritas seperti pemberian layanan kesehatan gratis kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karawang. Pembangunan fasilitas, infrastruktur kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur lainnya.

“Program-program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan”paparnya.

Bupati menegaskan, meskipun di tengah keterbatasan anggaran, Pemkab Karawang tidak menyurutkan prioritas dalam melayani serta menjalankan program. Yang langsung dari masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat./kimkrw

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Festival Ngadulag Bedug dan Takbir Keliling. Dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H, Jumat (20/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Karawang untuk membangkitkan kembali tradisi lama. Yang sarat nilai budaya dan religius di tengah masyarakat.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga diarahkan sebagai wadah kegiatan positif. Bagi masyarakat guna meminimalisir potensi aktivitas negatif pada malam takbiran. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi seluruh kecamatan yang turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

“Alhamdulillah, ribuan masyarakat meriahkan. InsyaAllah kegiatan seperti inilah yang diinginkan masyarakat,” kata Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE

Pelaksanaan festival dipusatkan di tiga titik, yakni Kantor Bupati Karawang sebagai pusat acara, Kecamatan Cikampek, dan Kecamatan Jayakerta. Penyelenggaraan di beberapa lokasi ini bertujuan untuk menjangkau partisipasi masyarakat secara lebih luas sekaligus menjaga kondusifitas wilayah.

Ajang budaya yang menampilkan kreativitas tabuhan bedug ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana melestarikan tradisi lokal.

Dalam pengumuman resmi panitia, grup peserta dari berbagai kecamatan menunjukkan performa terbaik mereka. Setelah melalui penilaian ketat dari dewan juri, akhirnya keluar sebagai juara utama. Adalah Grup Ngadulag dari Kecamatan Majalaya dengan skor 747.

Juara kedua diraih Grup Ngadulag dari Kecamatan Karawang Barat dengan skor 725. Sementara juara ketiga disabet oleh Grup Ngadulag dari Kecamatan Klari dengan skor 690.

Usai pelaksanaan festival, Bupati Karawang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Melaksanakan monitoring pengamanan malam takbiran di sejumlah titik strategis, di antaranya Bunderan Ciplaz dan kawasan Galuh Mas.

Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

Pemerintah Kabupaten Karawang mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Hari Raya. Dengan penuh suka cita, serta terus menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersamaan./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE resmi lantik 9 Kepala Desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Berbasis Elektronik bertempat di Aula Husni Hamid, Senin (16/3/2026).

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Pilkades Serentak Berbasis Elektronik Serentak Tahun 2026 Gelombang III yang telah sukses dilaksanakan pada 28 Desember 2025 lalu.

Bupati Aep berpesan, kepada seluruh kepala desa yang dilantik agar tetap rendah hati dan membuktikan kinerja yang nyata untuk masyarakat.

“Sumpah yang diucapkan bukan sekadar kata-kata, tapi harus dibuktikan dengan kerja nyata untuk rakyat. Kita ini superteam, bukan superman, bapak dan ibu tidak bisa bekerja sendirian, rangkul semua pihak,” ucap Bupati.

Selain itu, Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada para Pejabat Sementara (Pjs) Kades yang sudah menjaga dan menggerakan roda pemerintahan desa selama masa transisi.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dan masyarakat, saya berterima kasih kepada para Pjs yang telah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Ini adalah bukti bahwa tanggung jawab kita sebagai pelayan masyarakat dijalankan dengan integritas,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan ini pun, Bupati Aep juga mengapresiasi seluruh masyarakat Kabupaten Karawang yang telah bekerjasama dalam mensukseskan Pilkades Serentak Berbasis Elektronik dengan aman dan lancar.

Sebagai informasi, berikut adalah nama-nama kepala desa yang resmi menjabat mulai hari ini yaitu; Amah Maryamah Desa Wanakerta (Kec. Telukjambe Barat), Jumadi Desa Sarimulya (Kec. Kotabaru), Casmita Desa Jatisari (Kec. Jatisari), Nurki Desa Cadaskertajaya (Kec. Telagasari), Edi Suparjono Desa Cikampek Selatan (Kec. Cikampek), Wadma (Kec. Rawamerta): Amas Subhan, S.Hut Desa Payungsari (Kec. Pedes), Umar Desa Cikampek Utara (Kec. Kotabaru), Helen Aini Syifa Desa Tanjungmekar (Kec. Pakisjaya)./kimkrw

Persoona.id – Suasana di Kampung Tanjung, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, terasa berbeda. Warga berkumpul di depan rumah sederhana milik Acem.

Dinding rumahnya rapuh, sebagian kayu mulai lapuk dimakan usia. Namun hari itu, harapan baru datang mengetuk pintu rumahnya.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh SE, datang langsung ke kampung tersebut bersama rombongan pemerintah daerah.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Karawang itu bukan sekadar kunjungan biasa. Ia membawa kabar baik, yakni bantuan Rumah Layak Huni (Rulahu) bagi dua warga yang selama ini tinggal dalam kondisi rumah yang jauh dari kata layak.

“InsyaAllah, program Rulahu ini adalah salah satu program unggulan Pemkab. Dan saya pastikan tepat sasaran karena saya langsung terjun untuk mengeceknya,” kata Bupati Aep.

Penerima pertama adalah Acem, warga Tanjung RT 025/RW 006, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur. Rumah yang selama ini ia tempati akan segera diperbaiki agar menjadi hunian yang lebih aman dan nyaman bagi keluarganya.

Tak jauh dari sana, bantuan serupa juga diberikan kepada Tamin, warga RW 05 RT 22, Kelurahan Plawad. Selama bertahun-tahun, ia harus bertahan di rumah dengan kondisi terbatas. Program Rulahu yang disalurkan pemerintah daerah kini menjadi titik awal perubahan bagi kehidupannya.

Kedatangan Bupati Karawang bersama Asisten Daerah, Asep Hazar, dan Lurah Plawad Nabiyil Anzar Diaswara disambut hangat oleh warga sekitar. Senyum dan sapaan warga mengiringi langkah rombongan saat meninjau langsung kondisi rumah para penerima bantuan.

Bagi masyarakat setempat, kehadiran pemerintah di tengah kampung mereka menjadi bukti bahwa perhatian itu benar-benar hadir.

Tak hanya menyerahkan bantuan pembangunan rumah, dalam kesempatan tersebut pemerintah daerah juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Tim kesehatan melakukan pengecekan kondisi masyarakat, memastikan bahwa mereka juga mendapatkan perhatian dari sisi kesehatan./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, menjenguk seorang balita berusia 2,5 tahun yang menjadi korban tindak kekerasan dan tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang, pada Sabtu 14 Februari 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah daerah terhadap korban sekaligus memastikan balita tersebut mendapatkan penanganan medis terbaik dari pihak rumah sakit.

Saat berada di ruang perawatan, Bupati Aep berinteraksi langsung dengan tenaga medis serta keluarga korban untuk mengetahui kondisi terkini anak tersebut.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang akan memastikan seluruh proses perawatan berjalan optimal hingga korban benar-benar pulih.

“Kami hadir untuk memastikan anak ini mendapatkan penanganan terbaik. Keselamatan dan pemulihan korban menjadi prioritas utama,” ujar Bupati Aep.

Selain memberikan dukungan moral, Bupati juga menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada korban dan keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aep menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras tindakan kekerasan yang dialami balita tersebut.

Menurutnya, segala bentuk kekerasan terhadap anak merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi dan harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kekerasan terhadap anak adalah tindakan yang sangat memprihatinkan dan tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun. Kami mengecam keras perbuatan pelaku dan berharap proses hukum berjalan tegas,” tegasnya.

Bupati Aep juga memberikan motivasi dan semangat kepada ibu korban agar tetap kuat mendampingi proses pemulihan anaknya. Ia mengingatkan bahwa pemerintah daerah hadir untuk memberikan dukungan, baik secara moral maupun melalui layanan yang dibutuhkan.

“Yang terpenting sekarang ibu harus tetap kuat. Fokus kita bersama adalah kesembuhan anak ini. Pemerintah daerah akan terus memantau dan mendampingi,” ungkapnya memberi semangat.

Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak serta mendorong masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitar./kimkrw

Persoona.id – Peresmian Jembatan Curug 533 Meter Perkuat Konektivitas Klari–Ciampel dan Akses Menuju Purwakarta

Kab. Karawang – Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE meresmikan Jembatan Curug di Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jumat 13 Februari 2026.

Jembatan sepanjang 533 meter tersebut dibangun dengan anggaran kurang lebih Rp60 miliar yang bersumber dari APBN.

Peresmian ini menandai beroperasinya infrastruktur strategis yang menghubungkan wilayah Klari dan Ciampel, serta memperkuat akses lintas kabupaten menuju Purwakarta.

Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang antarwilayah, sehingga dapat mendukung perkembangan industri.

Dalam sambutannya, Bupati Aep menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, atas dukungan dan realisasi pembangunan Jembatan Curug.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PU yang telah membangun jembatan ini. Infrastruktur ini sangat penting dalam mendukung aktivitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Aep.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Curug merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan akses yang lebih baik, diharapkan terjadi efisiensi waktu tempuh serta peningkatan aktivitas ekonomi di kawasan Klari–Ciampel dan jalur perdagangan menuju Purwakarta.

Bupati juga menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, guna menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami juga harap agar jalan-jalan milik pusat di Kabupaten Karawang ini cepat diatasi,” kata Bupati./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karawang menggelar aksi nyata Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, indah) di Kawasan Ekowisata Mangrove Dusun Tangkolak, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan pada Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dandim 0604/Karawang Letkol Inf. Naryanto, Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah, Ketua DPRD Kabupaten Karawang H. Endang Sodikin, Wakil Bupati Karawang H. Maslani, Danyon 305/Tengkorak Mayor Inf. Afdal Eko Putra, dan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta para camat di lingkungan Kabupaten Karawang.

Hujan tidak menjadi halangan yang menyertai langkah puluhan aparatur pemerintah yang turun langsung memunguti sampah di kawasan pesisir tersebut. Bukan sekadar simbolik, aksi bersih-bersih ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Bupati Aep dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan ASRI yang menjadi instruksi Presiden kepada para kepala daerah saat Taklimat Presiden pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Kemarin saat rakor bersama Presiden, beliau menginginkan Indonesia harus asri. Hari ini kita hadir di Tangkolak bukan untuk seremonial, tapi kerja nyata. Kita ingin kebersihan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga dan pengunjung,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat dalam aksi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama menjaga lingkungan, khususnya di kawasan wisata. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tetap hadir meski kegiatan dilaksanakan di hari libur dan gerakan ini harus memberi dampak langsung bagi masyarakat, bukan sekadar agenda seremonial semata.

Alhamdulillah hari ini kami disupport oleh Forkopimda, termasuk juga rekan-rekan TNI-Polri dan para ASN yang hari ini kita sama-sama ikut melakukan Gerakan ASRI, bukan hanya datang ke sini lalu seremonial tetapi kita juga menginginkan ada aksi-aksi nyata yang memang betul-betul dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Pantai Mangrove Tangkolak dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis edukasi dan lingkungan, khususnya ekosistem mangrove.

Bupati Aep menyebut kawasan tersebut sebagai salah satu ikon wisata pesisir di wilayah Cilamaya yang perlu dijaga bersama agar terus berkembang dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar./kimkrw