Persoona.id – Hari Santri Nasional 2026, Bupati Karawang: Santri Menjadi Benteng Moral dan Agen Perubahan

Kab. Karawang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menggelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 di Plaza Pemda Kabupaten Karawang pada Kamis, (22/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh dalam sambutannya menegaskan bahwa para santri di wilayahnya siap menjadi pilar kokoh penyangga bangsa serta agen perubahan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Bupati Aep menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh ulama, pimpinan pondok pesantren, dan para santri atas peran strategis mereka sejak era perjuangan kemerdekaan hingga era modern saat ini.

Menurutnya, santri kini mampu berdiri sebagai jembatan yang menghubungkan nilai-nilai spiritual tradisional dengan kebutuhan zaman modern, termasuk memiliki keterampilan digital serta literasi inovatif.

Baca juga : PKB Tegaskan Hari Santri Nasional 2026 Jadi Momentum Kerja Nyata, Serahkan Ambulans dan 3.000 Sertifikat Wakaf di Riau

“Kita pastikan, di balik gemuruh investasi dan derasnya laju modernisasi di Karawang, para santri tetap menjadi benteng moral dan agen perubahan melalui pembinaan yang konsisten di pondok pesantren,” ujarnya.

Ia merinci, berdasarkan data Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang, saat ini terdapat 632 pesantren dengan total 31.568 santri yang tersebar di 30 kecamatan. Potensi besar ini mendasari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perhatian nyata kepada dunia pesantren.

Sebagai bentuk dukungan konkret, laniut dia, Pemkab Karawang telah menghadirkan berbagai program, di antaranya penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) tingkat kecamatan untuk menjaring bakat santri, pemberian ‘kadeudeuh’ bagi santri berprestasi, serta alokasi beasiswa Karawang Cerdas (Kacer) bagi santri dan tahfiz Quran.

Selain itu, pemerintah daerah secara rutin mengalokasikan dana insentif bagi guru ngaji dan marbot masjid di wilayah Kabupaten Karawang.

“Dari pesantren untuk bangsa, dari Karawang untuk peradaban Indonesia,” ungkapnya./***

Persoona.id – Berlangsung Khidmat, Masyarakat Larut Dalam Acara Karawang Bersholawat

Kab. Karawang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Karawang menggelar “Karawang Bersholawat” di halaman Masjid Agung Karawang, Rabu (21/10/2026) malam.

Kegiatan keagamaan yang menghadirkan ulama kharismatik Habib Luthfi bin Ali bin Yahya ini digelar dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional 2026.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memadati lokasi acara sejak siang dan sore hari. Menurutnya, gelaran ini merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk mengharapkan keberkahan bagi Kabupaten Karawang.

“Alhamdulillah malam hari ini kita berada di majelis di halaman Masjid Agung untuk mencari keberkahan. Saya sebagai bupati menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karawang dalam menyongsong Hari Santri yang akan kita selenggarakan esok hari,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aep juga mengapresiasi jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang atas pendataan lembaga pendidikan keagamaan di wilayahnya.

Bupati menyebutkan bahwa saat ini terdapat sekitar 540 pondok pesantren di Kabupaten Karawang yang seluruhnya telah terverifikasi secara resmi.

Baca juga : Rahmat Hidayat Djati Dukung Usulan Riset S3 Dedi Mulyadi Terkait Ideologi Politik Sunda

Sebagai puncak peringatan Hari Santri Nasional pada Kamis (22/10/2026), Pemkab Karawang dijadwalkan menggelar upacara resmi. Selain upacara, Bupati Aep juga mengeluarkan instruksi khusus kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Karawang.

“Saya menginstruksikan seluruh Kepala OPD besok untuk melaksanakan khotmil Qur’an di setiap OPD masing-masing. Ini merupakan salah satu ikhtiar kita untuk mendekatkan diri dan memohon perlindungan kepada Allah SWT,” tegasnya.

Lebih lanjut, memasuki tahun kedua kepemimpinannya bersama Wakil Bupati H. Maslani, Bupati memohon doa restu dari para ulama dan masyarakat agar program pembangunan daerah dapat terus berjalan optimal. Ia menilai potensi besar Karawang sebagai kota industri sekaligus lumbung padi nasional harus diimbangi dengan nilai-nilai religiusitas agar membawa kesejahteraan bagi warga./***

Persoona.id – Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti Lapangan Karangpawitan, Kabupaten Karawang, saat ribuan warga memadati lokasi untuk mengikuti kegiatan “Karawang Mengaji” pada Jumat (4/9/2026) malam. Acara akbar ini digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke 393 Kabupaten Karawang.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karawang, kepala perangkat daerah, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta antusiasme ribuan jamaah dari berbagai penjuru wilayah. Puncak acara terasa istimewa dengan kehadiran pendakwah kondang, Ustaz Hanan Attaki, yang memberikan tausiyah penyejuk hati bagi warga yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menyampaikan bahwa momentum Hari Jadi ke-393 bukan sekadar perayaan untuk mengenang perjalanan sejarah panjang Kabupaten Karawang, melainkan wadah refleksi kolektif guna menatap masa depan yang lebih gemilang. Ia menegaskan, bertambahnya usia daerah harus selaras dengan komitmen bersama dalam menghadirkan pembangunan yang berkesinambungan dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Di usia Karawang yang ke-393 tahun ini, kita berharap Karawang semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, pendidikannya semakin baik, ekonominya semakin kuat, dan kehidupan sosial serta keagamaannya semakin baik,” ujar Bupati Aep di hadapan ribuan jamaah.

Baca juga : Disdikbud Karawang Sukses Gelar FTPBS 2026, Teater Aufklärung SMAN 1 Ciampel Keluar Sebagai Juara Umum

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kegiatan Karawang Mengaji ini sebagai sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT demi mendatangkan keberkahan bagi bumi Karawang.

Sementara itu, dalam sesi tausiyahnya, Ustaz Hanan Attaki mengajak para jamaah untuk memaknai umur dan waktu sebagai anugerah termahal yang tidak dapat diulang kembali. Ia mengingatkan bahwa penyesalan terbesar manusia kelak di akhirat bukanlah perihal harta atau jabatan yang ditinggalkan, melainkan kesadaran bahwa waktu hidup di dunia banyak terbuang tanpa diisi dengan amal kebajikan.

“Penyesalan terbesar ketika manusia sudah meninggal adalah usia. Bukan harta, jabatan atau lainnya. Menyesal karena di usia semasa hidup tidak melakukan hal-hal baik,” pesan Ustaz Hanan Attaki di hadapan ribuan jamaah yang menyimak dengan penuh antusias.

Melalui penyelenggaraan Karawang Mengaji dalam perayaan HUT ke-393 ini, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap nilai-nilai spiritual dan kebersamaan di tengah masyarakat semakin kokoh. Sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat diharapkan terus terjalin kuat guna mengawal pembangunan Karawang menuju daerah yang semakin maju, sejahtera, dan penuh keberkahan./***

Persoona.id – Antusias Masyarakat Padati Gebyar Paten Cilamaya Kulon

Kab Karawang – Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) Tahun 2026 disambut baik oleh masyarakat Kabupaten Karawang. Hal tersebut terlihat saat pelaksanaan Gebyar Paten di Kecamatan Cilamaya Kulon.

Ratusan masyarakat memadati halaman Kantor Kecamatan Cilamaya Kulon untuk mengakses berbagai layanan publik, Rabu (13/5/26).

Gebyar Paten sendiri menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mengurus berbagai keperluan administratif hingga kesehatan tanpa harus menempuh jarak jauh ke pusat pemerintahan.

Adapun layanan yang disediakan dalam Gebyar Paten tahun 2026 diantaranya Administrasi Kependudukan, Pemeriksaan kesehatan gratis dan layanan KB (IUD & Implan), Perpanjangan SIM/STNK, dan pembayaran Pajak hingga konsultasi izin usaha dan berbagai layanan sektoral lainnya.

Baca juga : FTPBS 2026 Karawang Resmi Dibuka: Ajang Pelajar Unjuk Gigi di Panggung Teater Basa Sunda

Dalam kegiatan tersebut juga menjadi ajang promosi bagi produk lokal. Berbagai stand UMKM turut memeriahkan dengan memamerkan produk unggulan mulai dari olahan ikan pindang hingga berbagai camilan.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dan Wakil Bupati Karawang H. Maslani beserta unsur Forkopimda meninjau pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasinya atas antusiasme warga yang luar biasa dalam mengakses pelayanan yang ada.

Ia menegaskan bahwa program tersebut adalah komitmen pemerintah dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai informasi, Gebyar Paten ini dipastikan akan terus dilaksanakan secara bergantian di setiap kecamatan di Kabupaten Karawang sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. (Diskominfo)

Persoona.id – Kirab Budaya dalam rangka peringatan Milangkala Tatar Sunda di Kabupaten Karawang berlangsung meriah, Sabtu malam (9/5/26). Ribuan masyarakat antusias memadati ruas jalan Ir. H. Juanda – Arif Rahman Hakim – Tuparev hingga Alun-alun Karawang.

Acara dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dan Wakil Bupati Karawang H. Maslani. Rombongan turut ambil bagian dalam kirab budaya dengan menunggangi kuda, mengiringi kereta kencana yang membawa Mahkota Binokasih.

Kirab Budaya tersebut menampilkan pertunjukan seni khas dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat termasuk Kabupaten Karawang yang menampilkan Jajangkungan hingga Topeng Banjet.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa Kabupaten Karawang menjadi salah satu

Ia juga mengungkapkan rencana terkait penataan infrastruktur yang akan dilakukan di Kabupaten Karawang salah satunya adalah pembangunan pelataran cinta (penataan lampu jalan, trotoar, taman, serta pemindahan tiang listrik dan penguburan kabel listrik di bawah tanah) yang dilakukan di sepanjang Jalan Arif Rahman Hakim hingga Alun-alun Karawang .

Baca juga : FTPBS 2026 Karawang Resmi Dibuka: Ajang Pelajar Unjuk Gigi di Panggung Teater Basa Sunda

“Kedepan pak Bupati, kita tata oleh provinsi dan kabupaten, kita tata lampu, trotoar hingga taman dari sana (Jalan Arif Rahman Hakim) sampai sini (Alun-alun). Kita buat batu tulis isinya pesan-pesan cinta,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Jawa Barat beserta jajaran atas terselenggaranya perayaan kirab budaya di Kabupaten Karawang serta apresiasi kepada masyarakat yang antusias hadir memeriahkan Milangkala Tatar Sunda.

“Alhamdulillah Kabupaten Karawang ini yang ketujuh. Terimakasih Kepada pak Gubernur dan masyarakat, kita kalau melihat antusias masyarakat ini sangat luar biasa,” ujarnya.

Menanggapi terkait penataan infrastruktur, Bupati Aep mengapresiasi dan siap mendukung terkait penataan infrastruktur yang akan dilakukan oleh Provinsi Jawa Barat.

Alhamdulillah mudah-mudahan Pak Gub perencanaan untuk penurunan kabel dan lain-lain berjalan lancar. Dan insyaallah Karawang maju tentunya Jabar istimewa,” tutupnya. (Diskominfo)

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi melepas keberangkatan 443 jemaah haji yang tergabung dalam kloter JKS 04, pada Jumat (24/4/2026). Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, bersama Forkopimda Kabupaten Karawang di Islamic Center.

Bupati Aep menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pemberangkatan. Ia menjelaskan, total jemaah yang diberangkatkan dalam kloter ini berjumlah 443 orang, termasuk petugas pendamping.

“Alhamdulillah hari ini kami melepas jemaah haji kloter JKS 04 sebanyak 443 orang. Pemberangkatan ini merupakan bagian dari lima gelombang yang telah disiapkan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, jemaah tertua dalam rombongan ini berusia sekitar 82 tahun, sementara yang termuda berusia 21 tahun.

Baca juga : Ubah Skill Digital Jadi Peluang Bisnis, Dosen Bisnis Digital Politeknik Prisain Cetak Young Entrepreneur di SMKN 1 Kota Bekasi

Bupati Aep menegaskan, persiapan pemberangkatan haji tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui evaluasi rutin setiap tahun. Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi para calon jemaah.

“Persiapan ini bukan hanya hari ini saja, tapi setiap tahun kami evaluasi. Alhamdulillah seluruh jemaah dalam kondisi sehat, berkat dukungan dari Dinas Kesehatan yang telah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh,” katanya.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara Pemkab Karawang dengan Kementerian Haji dan Umroh serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemberangkatan.

Selain pemeriksaan kesehatan, Pemkab Karawang turut memberikan berbagai fasilitas kepada jemaah, mulai dari konsumsi, perlengkapan, hingga atribut identitas daerah.

Menurutnya, atribut tersebut penting sebagai penanda identitas jemaah asal Karawang, sehingga memudahkan koordinasi selama berada di Tanah Suci, terutama bagi jemaah lanjut usia.

Baca juga : Wujudkan Digitalisasi Karawang, UKM Prisain Politeknik Kepribadian Hadirkan ‘Digi Talks’: Ruang Ekspresi Inklusif bagi UMKM hingga Tokoh Publik

“Dengan adanya identitas ini, diharapkan memudahkan pengenalan, baik oleh petugas maupun sesama jemaah, apalagi jumlah jemaah haji dari seluruh dunia sangat banyak,” jelasnya.

Bupati Aep juga berencana meningkatkan fasilitas pemberangkatan di Islamic Center Karawang agar semakin representatif. Terkait kondisi di Timur Tengah, ia memastikan bahwa situasi di Arab Saudi aman dan kondusif bagi pelaksanaan ibadah haji.
“InsyaAllah aman, jalur penerbangan juga normal, sekitar sembilan jam. Kita doakan seluruh jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, dan kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur,” ungkapnya./***

Persoona.id – Idulfitri menjadi hal penting untuk menunjukan kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat.

Pemerintah Daerah tidak hanya menjalankan hal administratif, tetapi juga berperan sebagai fasilitator kebahagiaan untuk masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Aep saat memberikan sambutan pada agenda pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H / 2026 M. Yang berlangsung di Lapangan Karangpawitan, Karawang Barat, Sabtu (21/3/2026).

Bupati menambahkan, berbagai kebijakan dan program seperti operasi pasar bersubsidi, pengamanan arus mudik, mudik gratis. Hingga penyaluran bantuan sosial menjadi bentuk nyata kepedulian kami kepada masyarakat di bulan suci ramadan.

“Kami percaya semua yang kami lakukan bukan hanya rutinitas tahunan. Tetapi sebagai pembangunan kepercayaan publik serta memperkuat legitimasi pemerintah melalui pelayanan yang responsif, cepat, dan humanis,”ucap Bupati Aep.

Selain itu, Idulfitri menjadi titik temu bagi masyarakat pekerja industri, petani, hingga nelayan. Dalam momen ini sekat-sekat sosial mencair digantikan oleh rasa persaudaraan yang hangat.

“Kita mampu menunjukkan di tengah modernisasi, industrialisasi nilai-nilai gotong royong dan kekeluargaan dapat terpelihara baik di Kabupaten Karawang”ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pembangunan daerah. Bupati menyatakan Pemkab Karawang telah menetapkan 10 pembangunan program strategis daerah tahun 2026.

Adapun yang menjadi skala prioritas seperti pemberian layanan kesehatan gratis kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karawang. Pembangunan fasilitas, infrastruktur kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur lainnya.

“Program-program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan”paparnya.

Bupati menegaskan, meskipun di tengah keterbatasan anggaran, Pemkab Karawang tidak menyurutkan prioritas dalam melayani serta menjalankan program. Yang langsung dari masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat./kimkrw

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Festival Ngadulag Bedug dan Takbir Keliling. Dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H, Jumat (20/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Karawang untuk membangkitkan kembali tradisi lama. Yang sarat nilai budaya dan religius di tengah masyarakat.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga diarahkan sebagai wadah kegiatan positif. Bagi masyarakat guna meminimalisir potensi aktivitas negatif pada malam takbiran. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi seluruh kecamatan yang turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

“Alhamdulillah, ribuan masyarakat meriahkan. InsyaAllah kegiatan seperti inilah yang diinginkan masyarakat,” kata Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE

Pelaksanaan festival dipusatkan di tiga titik, yakni Kantor Bupati Karawang sebagai pusat acara, Kecamatan Cikampek, dan Kecamatan Jayakerta. Penyelenggaraan di beberapa lokasi ini bertujuan untuk menjangkau partisipasi masyarakat secara lebih luas sekaligus menjaga kondusifitas wilayah.

Ajang budaya yang menampilkan kreativitas tabuhan bedug ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana melestarikan tradisi lokal.

Dalam pengumuman resmi panitia, grup peserta dari berbagai kecamatan menunjukkan performa terbaik mereka. Setelah melalui penilaian ketat dari dewan juri, akhirnya keluar sebagai juara utama. Adalah Grup Ngadulag dari Kecamatan Majalaya dengan skor 747.

Juara kedua diraih Grup Ngadulag dari Kecamatan Karawang Barat dengan skor 725. Sementara juara ketiga disabet oleh Grup Ngadulag dari Kecamatan Klari dengan skor 690.

Usai pelaksanaan festival, Bupati Karawang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Melaksanakan monitoring pengamanan malam takbiran di sejumlah titik strategis, di antaranya Bunderan Ciplaz dan kawasan Galuh Mas.

Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

Pemerintah Kabupaten Karawang mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Hari Raya. Dengan penuh suka cita, serta terus menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersamaan./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE resmi lantik 9 Kepala Desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Berbasis Elektronik bertempat di Aula Husni Hamid, Senin (16/3/2026).

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Pilkades Serentak Berbasis Elektronik Serentak Tahun 2026 Gelombang III yang telah sukses dilaksanakan pada 28 Desember 2025 lalu.

Bupati Aep berpesan, kepada seluruh kepala desa yang dilantik agar tetap rendah hati dan membuktikan kinerja yang nyata untuk masyarakat.

“Sumpah yang diucapkan bukan sekadar kata-kata, tapi harus dibuktikan dengan kerja nyata untuk rakyat. Kita ini superteam, bukan superman, bapak dan ibu tidak bisa bekerja sendirian, rangkul semua pihak,” ucap Bupati.

Selain itu, Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada para Pejabat Sementara (Pjs) Kades yang sudah menjaga dan menggerakan roda pemerintahan desa selama masa transisi.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dan masyarakat, saya berterima kasih kepada para Pjs yang telah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Ini adalah bukti bahwa tanggung jawab kita sebagai pelayan masyarakat dijalankan dengan integritas,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan ini pun, Bupati Aep juga mengapresiasi seluruh masyarakat Kabupaten Karawang yang telah bekerjasama dalam mensukseskan Pilkades Serentak Berbasis Elektronik dengan aman dan lancar.

Sebagai informasi, berikut adalah nama-nama kepala desa yang resmi menjabat mulai hari ini yaitu; Amah Maryamah Desa Wanakerta (Kec. Telukjambe Barat), Jumadi Desa Sarimulya (Kec. Kotabaru), Casmita Desa Jatisari (Kec. Jatisari), Nurki Desa Cadaskertajaya (Kec. Telagasari), Edi Suparjono Desa Cikampek Selatan (Kec. Cikampek), Wadma (Kec. Rawamerta): Amas Subhan, S.Hut Desa Payungsari (Kec. Pedes), Umar Desa Cikampek Utara (Kec. Kotabaru), Helen Aini Syifa Desa Tanjungmekar (Kec. Pakisjaya)./kimkrw

Persoona.id – Suasana di Kampung Tanjung, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, terasa berbeda. Warga berkumpul di depan rumah sederhana milik Acem.

Dinding rumahnya rapuh, sebagian kayu mulai lapuk dimakan usia. Namun hari itu, harapan baru datang mengetuk pintu rumahnya.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh SE, datang langsung ke kampung tersebut bersama rombongan pemerintah daerah.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Karawang itu bukan sekadar kunjungan biasa. Ia membawa kabar baik, yakni bantuan Rumah Layak Huni (Rulahu) bagi dua warga yang selama ini tinggal dalam kondisi rumah yang jauh dari kata layak.

“InsyaAllah, program Rulahu ini adalah salah satu program unggulan Pemkab. Dan saya pastikan tepat sasaran karena saya langsung terjun untuk mengeceknya,” kata Bupati Aep.

Penerima pertama adalah Acem, warga Tanjung RT 025/RW 006, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur. Rumah yang selama ini ia tempati akan segera diperbaiki agar menjadi hunian yang lebih aman dan nyaman bagi keluarganya.

Tak jauh dari sana, bantuan serupa juga diberikan kepada Tamin, warga RW 05 RT 22, Kelurahan Plawad. Selama bertahun-tahun, ia harus bertahan di rumah dengan kondisi terbatas. Program Rulahu yang disalurkan pemerintah daerah kini menjadi titik awal perubahan bagi kehidupannya.

Kedatangan Bupati Karawang bersama Asisten Daerah, Asep Hazar, dan Lurah Plawad Nabiyil Anzar Diaswara disambut hangat oleh warga sekitar. Senyum dan sapaan warga mengiringi langkah rombongan saat meninjau langsung kondisi rumah para penerima bantuan.

Bagi masyarakat setempat, kehadiran pemerintah di tengah kampung mereka menjadi bukti bahwa perhatian itu benar-benar hadir.

Tak hanya menyerahkan bantuan pembangunan rumah, dalam kesempatan tersebut pemerintah daerah juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Tim kesehatan melakukan pengecekan kondisi masyarakat, memastikan bahwa mereka juga mendapatkan perhatian dari sisi kesehatan./kimkrw