Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 200 Kepala Sekolah serta menyerahkan pengangkatan jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh SE, di Plaza Pemkab Karawang, Jumat 24 April 2026.

Adapun kepala sekolah yang dilantik terdiri dari 191 Kepala Sekolah Dasar (SD) dan 9 Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP). Selain itu, Pemerintah Kabupaten Karawang juga menyerahkan pengangkatan kepada 256 pejabat fungsional di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang serta 6 jabatan fungsional di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Dalam sambutannya, Bupati Karawang menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan dan pengangkatan jabatan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh tahapan juga telah dilaporkan dan dilaksanakan sesuai mekanisme yang ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Baca juga : Wujudkan Digitalisasi Karawang, UKM Prisain Politeknik Kepribadian Hadirkan ‘Digi Talks’: Ruang Ekspresi Inklusif bagi UMKM hingga Tokoh Publik

“Semua proses berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Tidak ada unsur titipan, kedekatan, maupun praktik yang tidak sesuai kaidah dalam pelaksanaan pelantikan dan pengangkatan jabatan ini,” ujar Bupati Karawang.

Ia menambahkan, penempatan dan pengangkatan jabatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, kompetensi, integritas, serta kinerja aparatur sipil negara guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Karawang.

Bupati Aep juga berharap para kepala sekolah dan pejabat fungsional yang telah dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, serta dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.

Baca juga : Kreator Logo HUT Karawang & Ketua Forum Film Pilih Kuliah di Bisnis Digital Politeknik Prisain

Momentum ini harus menjadi penguat semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan pelayanan pemerintahan.

“Mari bersama-sama membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berintegritas demi kemajuan Kabupaten Karawang,” pungkasnya./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE resmi lantik 9 Kepala Desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Berbasis Elektronik bertempat di Aula Husni Hamid, Senin (16/3/2026).

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Pilkades Serentak Berbasis Elektronik Serentak Tahun 2026 Gelombang III yang telah sukses dilaksanakan pada 28 Desember 2025 lalu.

Bupati Aep berpesan, kepada seluruh kepala desa yang dilantik agar tetap rendah hati dan membuktikan kinerja yang nyata untuk masyarakat.

“Sumpah yang diucapkan bukan sekadar kata-kata, tapi harus dibuktikan dengan kerja nyata untuk rakyat. Kita ini superteam, bukan superman, bapak dan ibu tidak bisa bekerja sendirian, rangkul semua pihak,” ucap Bupati.

Selain itu, Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada para Pejabat Sementara (Pjs) Kades yang sudah menjaga dan menggerakan roda pemerintahan desa selama masa transisi.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dan masyarakat, saya berterima kasih kepada para Pjs yang telah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Ini adalah bukti bahwa tanggung jawab kita sebagai pelayan masyarakat dijalankan dengan integritas,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan ini pun, Bupati Aep juga mengapresiasi seluruh masyarakat Kabupaten Karawang yang telah bekerjasama dalam mensukseskan Pilkades Serentak Berbasis Elektronik dengan aman dan lancar.

Sebagai informasi, berikut adalah nama-nama kepala desa yang resmi menjabat mulai hari ini yaitu; Amah Maryamah Desa Wanakerta (Kec. Telukjambe Barat), Jumadi Desa Sarimulya (Kec. Kotabaru), Casmita Desa Jatisari (Kec. Jatisari), Nurki Desa Cadaskertajaya (Kec. Telagasari), Edi Suparjono Desa Cikampek Selatan (Kec. Cikampek), Wadma (Kec. Rawamerta): Amas Subhan, S.Hut Desa Payungsari (Kec. Pedes), Umar Desa Cikampek Utara (Kec. Kotabaru), Helen Aini Syifa Desa Tanjungmekar (Kec. Pakisjaya)./kimkrw

Persoona.id – Wakil Bupati Karawang, H. Maslani menghadiri kegiatan Safari Ramadhan Tarawih Keliling di Masjid Darussalam, Desa Karangjaya, Kecamatan Pedes, pada Selasa (24/2/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong masyarakat Kecamatan Pedes.

Menurutnya, pembangunan sebuah daerah bukan hanya menjadi tugas pemerintah saja namun juga membutuhkan semangat gotong royong masyarakat.

“Membangun Karawang tidak bisa hanya oleh pemerintah saja, harus bersama-sama. Seperti shalat berjamaah, kalau imamnya sudah benar, makmumnya harus kompak agar tujuan kita menuju Karawang yang maju dan sejahtera dapat tercapai,” ujar Wakil Bupati.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, dalam kegiatan tersebut diserahkan secara simbolis sejumlah bantuan, diantaranya santunan kepada anak yatim, fasilitas penunjang ibadah, serta insentif kepada Guru Ngaji, Guru TPQ, dan Guru DTA, Guru Madrasah (MI dan MTS), Amil dan Marbot Masjid.

Kegiatan pun ditutup dengan buka puasa bersama, dan dilanjutkan shalat tarawih bersama dengan unsur masyarakat Kecamatan Pedes dan sekitarnya.

Sebagai informasi Tarawih Keliling ini merupakan agenda tahunan Pemkab Karawang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan masyarakat di berbagai wilayah kecamatan. Selain sebagai sarana ibadah bersama, kegiatan Tarling ini menjadi ruang dialog terbuka bagi masyarakat sekitar./kimkrw

Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, secara resmi melantik dan mengambil sumpah 9 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Fungsional Tertentu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang. Upacara pelantikan berlangsung di Tugu Surotokunto, Karawang Timur, pada Kamis (21/8/25).

Adapun sembilan pejabat yang dilantik terdiri dari 4 Jabatan Pimpinan Tinggi dan 5 Jabatan Fungsional. Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Karawang Nomor: 800.1.3.3/kep.2348/BKPSDM dan Nomor: 800.1.3.3/kep.2276/BKPSDM.

Baca juga : Pemkab Karawang Terima Kunjungan Bappenas, Perkuat Peran sebagai Lumbung Padi Nasional

Dalam amanatnya, Bupati Aep menyampaikan bahwa rotasi dan mutasi jabatan adalah hal yang lumrah dalam sebuah organisasi pemerintahan. Ia menekankan bahwa pergeseran posisi ini merupakan kebutuhan untuk menciptakan sistem yang lebih profesional dan efisien.

“Saya sebagai bupati tentunya hari ini ingin menyampaikan kepada bapak ibu yang namanya jabatan mutasi rotasi itu hal yang sudah biasa, ini adalah sebuah kebutuhan organisasi,” ucap Bupati Aep.

Bupati Aep berharap para pejabat yang baru dilantik dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab dan bersinergi demi pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Bantu saya untuk bekerja sebaik-baiknya, memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Saya tidak minta apa-apa, saya hanya minta bapak ibu untuk bekerja sebaik-baiknya,” tegasnya.

Baca juga : Karawang Diguncang Gempa Dangkal M4,7, BMKG Imbau Masyarakat Tenang

Ia juga menambahkan bahwa setiap promosi dan mutasi di Pemkab Karawang dilakukan berdasarkan sistem meritokrasi, yang menilai kualifikasi, kompetensi, dan kinerja individu. Hal ini bertujuan untuk memastikan pemerintahan yang profesional, efisien, dan transparan.

Turut hadir dalam acara ini, Wakil Bupati Karawang, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta sejumlah pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Karawang.(*)

Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengawasan Koperasi Merah Putih di Aula Husni Hamid Komplek Pemda Karawang pada hari Rabu (20/8/2025). Acara ini diikuti oleh 309 peserta, termasuk Ketua Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Kecamatan Merah Putih dari seluruh Kabupaten Karawang.

Dalam sambutannya, Bupati Aep menjelaskan bahwa program Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif strategis dari pemerintah pusat yang digagas langsung oleh Presiden Republik Indonesia. “Program Koperasi Merah Putih ini adalah program strategis dari pemerintah pusat skala nasional yang diinisiasi oleh bapak Presiden RI. Untuk itu kami harus pastikan program ini benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Baca juga : Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Karawang Berlangsung Khidmat, Wakil Bupati Pimpin Acara

Ia menegaskan bahwa program ini bertujuan utama untuk memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Koperasi Merah Putih (KMP) diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi berbagai persoalan klasik seperti rantai pasok yang panjang dan dominasi tengkulak. “KMP lahir sebagai upaya memperkuat ekonomi desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mengatasi berbagai persoalan klasik,” ujar Bupati Aep.

Lebih lanjut, Bupati Aep berharap Bimtek ini dapat menciptakan iklim profesionalisme yang baik bagi para pengawas koperasi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan antara pengawas dengan lembaga-lembaga terkait.

“Semoga Bimtek ini bisa meningkatkan kapasitas profesionalisme SDM pengawas koperasi, mendorong efisiensi dan efektivitas pengawasan koperasi, serta memperkuat kolaborasi yang baik dari kecamatan, pengawas koperasi, dan pihak eksternal seperti kejaksaan, babinsa, bhabinkamtibmas, maupun lembaga terkait lainnya,” pungkasnya.

Baca juga : 928 Warga Binaan Lapas Karawang Terima Remisi HUT RI ke-80, Termasuk Remisi Dasawarsa 2025

Bimtek ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Karawang untuk memastikan bahwa program strategis Koperasi Merah Putih berjalan optimal dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.(*)

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan 1.500 paket sembako kepada warga Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru, yang terdampak aktivitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalupang. Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh SE, didampingi Wakil Bupati, Sekda, serta Kepala OPD terkait, pada Jumat (25/7) lalu.

Baca juga : Pemkab Karawang Perkuat Transparansi, Gelar Rakor Sinergi Pemberantasan Korupsi Bersama KPK RI

Komitmen Pemkab Karawang Tangani Permasalahan Sampah
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aep menegaskan keseriusan Pemkab Karawang dalam menangani persoalan sampah, khususnya di wilayah TPA Jalupang. “Persoalan sampah tidak hanya terjadi di Karawang, tetapi hampir di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia,” ungkapnya.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemkab Karawang berencana melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah di TPA Jalupang. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karawang saat ini tengah menyusun Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah terpadu.

Bupati Aep menjelaskan, lahan seluas enam hektare telah disiapkan untuk fasilitas ini. Nantinya, akan dibangun buffer zone atau zona penyangga di sekitar TPA untuk meredam bau dan debu yang dikeluhkan warga, serta Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT).

Baca juga : Bupati Aep Hadiri Pisah Sambut Kepala Kejari Karawang, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Daerah

Bantuan Berkelanjutan untuk Warga Terdampak
Kepala DLH Karawang, Iwan Ridwan F, menambahkan bahwa bantuan sembako untuk warga Wancimekar akan diberikan dua kali dalam setahun. “Rencananya bantuan tahap kedua akan disalurkan pada bulan Desember nanti,” jelas Iwan.

Ia berharap, bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dan meringankan beban 1.500 kepala keluarga yang terdampak TPA Jalupang.(*)

Persoona.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.

Baca juga : Workshop Audit Keamanan SPBE Perkuat Sistem Informasi Pemerintah Karawang

Penghargaan ini menjadi kali ke-10 secara berturut-turut bagi Kabupaten Karawang dalam meraih opini tertinggi dari BPK RI tersebut. Penyerahan penghargaan dilakukan secara langsung oleh perwakilan BPK RI Jawa Barat dan diterima langsung oleh Bupati Karawang pada Senin (26/5/2025), di Kantor BPK RI Jawa Barat.

Dalam proses pemeriksaannya, BPK RI melaksanakan tiga jenis pemeriksaan, yaitu pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu. Kabupaten Karawang dinilai sebagai salah satu daerah yang konsisten menunjukkan komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola keuangan yang baik dan profesional.

Predikat opini WTP ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan dalam pengelolaan keuangan, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja keras seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang.

Baca juga : GEMA PETANI: Langkah Nyata Pemkab Karawang Dorong Produksi Pertanian dan Ketahanan Pangan

“Ini adalah hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemkab Karawang dalam memastikan pengelolaan keuangan berjalan sesuai standar akuntansi pemerintahan, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Bupati Karawang.(FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 Tahun 2025 dengan tema “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat”, bertempat di Plaza Kantor Bupati Karawang, Selasa (20/5/2025).

Tema tersebut menggambarkan semangat kolektif bangsa Indonesia untuk bangkit dari berbagai tantangan dan bergerak maju membangun negara yang kuat, mandiri, dan sejahtera.

Baca juga : Pemda Karawang Gandeng Usaha Besar, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat MoU Strategis

Bupati Aep: Ini Momen Refleksi dan Penggerak Semangat
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, yang bertindak sebagai inspektur upacara menyampaikan bahwa Harkitnas bukan hanya seremonial tahunan, melainkan menjadi momentum reflektif bagi seluruh elemen bangsa untuk terus bergerak maju dan beradaptasi menghadapi dinamika zaman.

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini harus menjadi pengingat untuk memperkuat semangat juang, kolaborasi, dan inovasi dalam membangun bangsa, termasuk di Kabupaten Karawang,” tegas Bupati.

Wujud Nyata Semangat Kebangkitan di Daerah
Lebih lanjut, Bupati Aep menegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional telah diwujudkan di Karawang melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), hingga percepatan digitalisasi pelayanan publik.

Kita berkomitmen membangun infrastruktur inklusif, meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi serta industri berkelanjutan,” ujarnya.

Ajak Masyarakat Melangkah Bersama Menuju Indonesia Kuat
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh komponen masyarakat untuk melangkah bersama, saling menguatkan, dan menjaga kebersamaan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih kuat, adil, dan beradab.

Baca juga : DIGIKAR Resmi Diluncurkan, Pemkab Karawang Percepat Transformasi Digital Layanan Publik

Peringatan ini menjadi wujud nyata semangat kebangkitan nasional yang terus hidup di tengah masyarakat Karawang, selaras dengan upaya pemerintah pusat dan daerah dalam membangun bangsa secara holistik dan berkelanjutan.(FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-29 Tahun 2025 di Halaman Plaza Pemda Karawang, Jumat (25/4/2025). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Karawang, H. Maslani.

Baca juga : Gubernur Dedi Mulyadi Ancam Cabut Izin Tambang dan Tindak Pembakaran Batu Kapur Ilegal di Karst Karawang

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati H. Maslani membacakan amanat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, yang mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045.”

“Atas nama pemerintah, saya menyampaikan salam sekaligus apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintahan daerah, tokoh masyarakat, akademisi, insan pers, serta seluruh elemen bangsa yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan pelaksanaan Otonomi Daerah di Indonesia,” ujar H. Maslani.

Dalam sambutannya, H. Maslani juga menyampaikan pesan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya kesatuan visi, arah kebijakan, sinergitas, dan kesinambungan di setiap tingkat pemerintahan sebagai kekuatan utama dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

Lebih lanjut, ia menyampaikan tiga poin utama dalam amanat tersebut. Pertama, penguatan sumber daya manusia (SDM) dan aparatur pemerintahan melalui pelatihan, sertifikasi kompetensi, kerja sama dengan perguruan tinggi, serta pemberian beasiswa.

“Kedua, peningkatan kapasitas keuangan daerah melalui optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), desain Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berbasis kinerja, dan kerja sama dengan perbankan guna membangun akses pembiayaan alternatif,” tuturnya.

Ketiga, penguatan kelembagaan dan tata kelola pemerintahan melalui reformasi birokrasi, digitalisasi layanan publik, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas.

Baca juga : Bank Sampah di Tanjungpakis: Ubah Sampah Jadi Cuan, Laut Lebih Bersih

“Mari kita jadikan momentum Hari Otonomi Daerah ini sebagai semangat untuk terus memperkuat sinergi antara pusat dan daerah,” tutupnya.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh jajaran pejabat Pemkab Karawang, ASN, serta unsur Forkopimda.(FK-KIM Diskominfo)

Persoona.id – Pemerintah Kabupaten Karawang dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang menandatangani Nota Kesepakatan Bersama tentang Penanganan Masalah Hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Singaperbangsa, lantai 3 Kantor Bupati Karawang, pada Kamis (24/4).

Baca juga : Fraksi PKB Desak Pemprov Jabar Masukkan Program Pesantren dalam RPJMD dan APBD

Kesepakatan ini bertujuan untuk mempererat kerja sama antara pemerintah daerah dan Kejaksaan dalam hal pemberian bantuan hukum, pendampingan, serta mitigasi permasalahan hukum, khususnya di bidang perdata dan tata usaha negara.

Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Syaifullah, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang. Ia juga memohon maaf apabila dalam proses pendampingan sebelumnya masih terdapat kekurangan.

“Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dan Kejaksaan Negeri Karawang dapat terus terjalin erat dalam upaya penegakan hukum dan perlindungan kepentingan negara,” ujarnya.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, dalam sambutannya juga mengucapkan terima kasih atas pendampingan yang telah dilakukan oleh Kejari Karawang. Ia berharap seluruh perangkat daerah dapat semakin optimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya, dengan dukungan pendampingan hukum dari Kejaksaan.

“Hari ini saya, atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh perangkat daerah, mengucapkan terima kasih atas pendampingan hukum yang diberikan oleh Kejaksaan Negeri Karawang,” kata Bupati Aep.

Pada acara tersebut, Bupati juga menyerahkan Piagam Penghargaan atas Kontribusi dalam Pemulihan Keuangan Daerah kepada tujuh personel Kejaksaan Negeri Karawang yang telah berjasa dalam pemulihan keuangan daerah.

Baca juga : Bupati Karawang Buka Asessmen dan Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karawang, saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada tujuh personel Kejari Karawang atas dedikasi dan kontribusinya,” tutup Bupati.

Acara ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara lembaga pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, khususnya dalam menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan daerah.( FK-KIM Diskominfo )