Persoona.id – Politeknik Inovasi Nusantara (POLTEVARA) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Politeknik Kepribadian Bangsa guna meningkatkan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tersebut dilaksanakan di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/10).

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Direktur POLTEVARA, Dr. Ir. Fandy Iood, bersama Direktur Politeknik Kepribadian Bangsa, Liya Yulia, S.HI., M.Kesos. Kerja sama ini mencakup tiga pilar utama Tridharma, yakni bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Agenda penandatanganan ini berlangsung di sela-sela rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-5 Perkumpulan Politeknik Swasta Seluruh Indonesia (PELITA) 2026 yang bertempat di Hotel Claro, Makassar.

Baca juga : Ketua Komisi I DPRD Jabar Apresiasi Sinergi KPID dan Politeknik Kepribadian: Penguatan Platform Digital Kunci Utama Kemajuan Penyiaran Daerah

Dalam bidang pendidikan dan pengajaran, kedua institusi sepakat membuka peluang kolaborasi melalui penyelenggaraan seminar, pelatihan, program magang, hingga studi ekskursi mahasiswa. Kerja sama ini juga mencakup penyediaan narasumber guna mendukung akselerasi pengembangan mutu pendidikan di masing-masing kampus.

Sementara itu, pada bidang penelitian, POLTEVARA dan Politeknik Kepribadian Bangsa akan mendorong pertukaran informasi serta bahan riset, dengan fokus khusus pada pengembangan bidang teknologi dan informasi. Kedua perguruan tinggi juga membuka ruang seluas-luasnya untuk pelaksanaan penelitian bersama (joint research) yang melibatkan dosen serta mahasiswa.

Adapun pada bidang pengabdian kepada masyarakat, kerja sama difokuskan pada kegiatan penyuluhan dan advokasi. Kedua institusi juga dapat berkolaborasi dalam mendiseminasikan serta mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat melalui berbagai media maupun jurnal ilmiah baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi kedua institusi untuk mengembangkan kegiatan akademik secara sinergis. Melalui program yang terarah, kerja sama ini diyakini mampu mendongkrak kompetensi mahasiswa, memperkuat inovasi riset, serta meningkatkan kontribusi nyata perguruan tinggi kepada masyarakat.

Kehadiran POLTEVARA dalam ajang Rakernas PELITA ke-5 ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memperkuat jejaring antarpoliteknik swasta di Indonesia. Melalui kemitraan lintas institusi, pengembangan pendidikan vokasi diharapkan semakin adaptif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta masyarakat luas./***

Persoona.id – Perkembangan tSinergi KPID dan Politeknik Kepribadian, RHD: Penguatan Platform Digital Kunci Utama Kemajuan Penyiaran Daeraheknologi informasi yang begitu masif telah mengubah cara masyarakat dalam menerima dan berinteraksi dengan informasi. Dunia penyiaran dituntut untuk tidak hanya mempertahankan kualitas siaran on air, tetapi juga wajib mengoptimalkan berbagai platform digital guna memperluas jangkauan dan mendekatkan penyiaran kepada masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Rahmat Hidayat Djati, M.IP, saat hadir sebagai Keynote Speaker dalam kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat dan Politeknik Kepribadian. Kegiatan bertema “Optimalisasi Platform Digital untuk Menunjang Siaran On Air” ini diselenggarakan di Aula Kampus Politeknik Kepribadian Jl. R Ali Muhtar No. 34, Karawang pada Jumat, 25 September 2026.

Dr. H. Rahmat Hidayat Djati, M.IP menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terjalinnya kerja sama strategis ini. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga penyiaran dan dunia pendidikan vokasi merupakan langkah konkret yang sangat strategis dalam memperkuat kompetensi generasi muda serta membangun ekosistem penyiaran yang kreatif, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi.

Baca juga : BMKG dan Komisi V DPR RI Gelar Sekolah Lapang Iklim Tematik 2026 di Karawang, Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian Lewat Mitigasi Cuaca

“Saya sangat mengapresiasi penandatanganan MoU antara KPID Jawa Barat dan Politeknik Kepribadian ini. Ini adalah langkah kolaboratif yang luar biasa dalam memperkuat kompetensi generasi muda serta membangun ekosistem penyiaran yang kreatif, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi,” ujar Rahmat Hidayat Djati.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kolaborasi ini membuka peluang besar yang sangat relevan dengan kebutuhan pengembangan kompetensi mahasiswa dari berbagai program studi. Program Studi Bisnis Digital dapat mengambil peran dalam pemasaran digital, pengelolaan media sosial, strategi komunikasi, serta produksi konten. Sementara itu, Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak berkontribusi dalam pengembangan platform digital dan aplikasi pendukung penyiaran. Di sisi lain, Program Studi Pembangunan Pedesaan dan Ekonomi Masyarakat turut berperan dalam penyebarluasan informasi publik, promosi potensi desa, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan komunikasi berbasis komunitas.

Melalui sinergi ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperluas jejaring kelembagaan, tetapi juga mendapatkan ruang untuk memperoleh pengalaman praktis, melahirkan inovasi, serta meningkatkan kesiapan dalam menghadapi dinamika dunia kerja dan industri kreatif digital.

Di akhir penyataannya, Ketua Komisi I DPRD Jabar ini mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memajukan sektor penyiaran di Tatar Pasundan.

“Mari kita dorong penyiaran Jawa Barat untuk terus berinovasi, menghadirkan informasi yang berkualitas, dan tetap menempatkan kepentingan masyarakat sebagai bagian utama dari setiap prosesnya,” pungkasnya.