Persoona.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia teater pelajar Jawa Barat. Teater Aufklarung dari SMAN 1 Ciampel sukses memukau dewan juri dan penonton. Lewat pementasan naskah drama berbahasa Sunda berjudul “Karunya Si Mamah” karya Nazarudin Azhar, sekaligus mengantarkan mereka meraih predikat. Juara 1 dalam ajang Festival Teater Pelajar Basa Sunda (FTPBS) 2026.

Pementasan yang disajikan kelompok teater muda ini berhasil mengeksplorasi kedalaman emosi serta realitas kehidupan seorang ibu (single parent) yang berjuang seorang diri membesarkan anaknya. Cerita berfokus pada dinamika hubungan ibu dan anak, di mana sang anak perlahan belajar memahami kesepian serta kebutuhan emosional ibunya untuk menemukan kebahagiaan baru.

Kekuatan pementasan ini terletak pada penjiwaan karakter yang sangat kuat dan natural dari para aktor muda Teater Aufklarung. Melalui dialog yang hidup dan penghayatan yang mendalam, mereka berhasil menghidupkan naskah sastra Sunda di atas panggung, sehingga pesan moral tentang kasih sayang dan pengorbanan seorang ibu tersampaikan secara menyentuh kepada penonton.

Naskah “Karunya Si Mamah” sarat akan pesan moral mengenai empati, pengorbanan, dan arti ketulusan. Cerita ini merefleksikan bagaimana kasih sayang seorang ibu kerap tanpa batas; menomorduakan kebahagiaan pribadi demi kesejahteraan sang buah hati, serta tetap tabah menghadapi kerasnya tantangan hidup sendirian.

Baca juga : Pemprov Jabar Luncurkan Program Teater Masuk Sekolah untuk Perkuat Karakter Siswa

Lebih dari itu, pementasan ini juga menyampaikan pesan penting bagi generasi muda tentang perlunya membangun empati terhadap orang tua. Anak diajak untuk menyadari bahwa orang tua, khususnya single parent, bukan sekadar sosok pengasuh, melainkan individu yang juga memiliki perasaan, kelelahan, serta hak atas kebahagiaan pribadinya. Komunikasi yang sehat dan dukungan emosional menjadi kunci utama dalam merajut hubungan keluarga yang hangat di tengah realitas kehidupan.

Keberhasilan Teater Aufklarung meraih Juara 1 di ajang FTPBS 2026 menjadi bukti nyata dedikasi tinggi para pelajar dalam melestarikan seni dan budaya lokal. Prestasi ini sekaligus memperkuat optimisme bahwa ekosistem teater sekolah di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Karawang, terus tumbuh subur, berkualitas, dan mampu melahirkan karya-karya seni yang bernyawa serta menginspirasi./mangs

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>