Persoona.id – Sebanyak 210 bakal calon kepala desa (kades) dari 67 desa yang tersebar di 25 kecamatan di Kabupaten Karawang mengikuti tahapan ujian tertulis berbasis Computer Assisted Test (CAT) sebagai bagian dari rangkaian seleksi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).
Pelaksanaan ujian tersebut dipusatkan di lantai 4 Kampus II Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), Jalan Lingkar Tanjungpura, Desa Margasari, Karawang. Jumlah peserta yang hadir ini merupakan hasil pemutakhiran data setelah sebelumnya terdapat satu bakal calon kepala desa dari Desa Duren, Kecamatan Klari, menyatakan mundur dari pencalonan.
Penerapan metode CAT ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam mendorong transparansi dan objektivitas sejak dini. Melalui sistem berbasis komputer ini, nilai dan hasil ujian peserta dapat langsung diketahui secara real-time sesaat setelah tes selesai dikerjakan, sehingga proses penilaian berjalan lebih terbuka serta akuntabel.
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., menegaskan bahwa seluruh materi ujian disusun secara independen bekerja sama dengan unsur akademisi, termasuk dari pihak Unsika. Pelibatan dunia kampus ini ditujukan untuk menjaga kualitas substansi soal sekaligus menjamin profesionalisme jalannya seleksi.
Ia juga menekankan agar tidak ada pihak yang melakukan intervensi, baik dalam perumusan materi maupun teknis pelaksanaan ujian. “Yang jelas kita ingin transparansi. Itu makanya dengan CAT, biar nanti pada pelaksanaan hasilnya bisa didapat langsung,” ujar Aep di lokasi ujian.
Menurutnya, keterbukaan dalam seleksi bakal calon kades sangat krusial guna merawat kepercayaan publik terhadap integritas penyelenggaraan Pilkades. Tahapan ini tidak sekadar menyaring peserta yang lolos, melainkan memastikan bahwa setiap tahapan pencalonan mematuhi koridor regulasi yang berlaku.
Meskipun perolehan nilai peserta dapat langsung dipantau seketika melalui sistem CAT, seluruh tahapan lanjutan tetap akan diproses secara cermat sesuai ketentuan hukum dan tata tertib Pilkades yang ditetapkan. Pemerintah Kabupaten Karawang berharap seluruh rangkaian seleksi ini dapat bermuara pada terpeliharanya kondusivitas, ketertiban, serta kualitas kepemimpinan di tingkat desa./***


