Persoona.id – Dunia pendidikan dan seni teater di Jawa Barat mendapakan angin segar di bawah kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM). Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi mendorong kesenian teater untuk masuk ke lingkungan sekolah sebagai bagian integral dari penguatan pendidikan karakter siswa.
Kebijakan strategis ini tertuang secara resmi dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 107/PK.03.03/DISDIK tentang “Teater Masuk Sekolah sebagai Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter Pancawaluya”.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat telah menerbitkan surat instruksi tertanggal 2 September 2026. Surat tersebut ditujukan kepada para Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I sampai XIII, pengawas sekolah, serta kepala SMA, SMK, dan SLB baik negeri maupun swasta di seluruh wilayah Jawa Barat.
Melalui kebijakan ini, para kepala sekolah didorong untuk aktif melaksanakan dan memfasilitasi kegiatan Teater Masuk Sekolah. Aktivitas teater diarahkan agar menjadi wadah yang edukatif, kreatif, dan partisipatif, dengan tetap memprioritaskan aspek keamanan, inklusivitas, serta perlindungan bagi para peserta didik.
Baca juga : Disdikbud Karawang Sukses Gelar FTPBS 2026, Teater Aufklärung SMAN 1 Ciampel Keluar Sebagai Juara Umum
Langkah progresif ini disambut antusias oleh para pegiat seni, seniman teater, serta komunitas ekstrakurikuler teater di berbagai daerah, tak terkecuali di Kabupaten Karawang. Selama ini, geliat teater pelajar di Karawang tumbuh subur lewat berbagai komunitas dan pementasan, seperti penampilan apik naskah ‘Kalangsu’ karya Babeh Ayi G. Sasmita yang dibawakan oleh Teater Sacila SMAN 1 Cilamaya Karawang pada Festival Teater Basa Sunda Juli lalu.
Dengan adanya kebijakan resmi dari Pemprov Jabar, para pegiat seni kini memiliki ruang dan legitimasi yang lebih besar untuk berkontribusi dalam membangun ekosistem teater pelajar. Pemprov Jabar juga menginstruksikan kepada seluruh Kepala Cabang Dinas Pendidikan untuk mengoordinasikan, memfasilitasi, serta membina langsung pelaksanaan program ini di wilayahnya masing-masing.
Kebijakan Teater Masuk Sekolah diharapkan tidak hanya berhenti pada ajang festival atau pementasan sesaat, tetapi mampu menghidupkan ekosistem seni yang berkelanjutan serta melahirkan generasi muda Jawa Barat yang berkarakter, kreatif, dan berkebudayaan tinggi./***


