Persoona.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menunjukkan empati mendalam dengan mengunjungi rumah duka para korban kecelakaan maut Majalengka. Yang berada di wilayah Warudoyong, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Selasa (24/3).

Selain menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada pihak keluarga. Bupati Aep juga menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp50 juta untuk masing-masing ahli waris korban yang meninggal dunia.

Dalam kunjungannya, Bupati menjelaskan bahwa para korban meninggal dalam insiden tersebut tidak mendapatkan santunan dari Jasa Raharja. Hal ini dikarenakan kendaraan yang digunakan saat kejadian adalah mobil pribadi (plat hitam), bukan angkutan umum resmi.

“Karena menggunakan plat hitam, meskipun statusnya sewa, namun tetap tidak bisa mendapatkan bantuan dari Jasa Raharja. Karena dianggap bukan kendaraan resmi angkutan umum,” ujar Bupati Aep saat memberikan penjelasan kepada keluarga korban.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang mengambil langkah cepat untuk meringankan beban keluarga. Bupati menegaskan bahwa Pemda Karawang hadir untuk menutupi ketiadaan santunan tersebut.

“Karena tidak dapat dari Jasa Raharja, maka kami dari Pemda Karawang. Memberikan bantuan sebesar Rp50 juta untuk masing-masing korban meninggal dunia,” terangnya.

Tanggung Biaya Pengobatan Korban Luka
Tak hanya bagi korban meninggal, Bupati Aep juga memastikan bahwa seluruh korban luka-luka. Yang saat ini masih dalam masa pemulihan akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.

“Untuk yang luka atau sedang dirawat, semua biaya akan kita tanggung. RSUD Rengasdengklok juga sudah siap menampung pasien kecelakaan ini kapanpun mereka butuh kontrol atau perawatan lanjutan,” tegas Bupati.

Setelah mengunjungi titik di Rengasdengklok Selatan, Bupati beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke rumah korban lainnya. Desa Medang Asem, Kecamatan Jayakerta, serta menuju wilayah Kecamatan Pedes untuk menemui keluarga sopir mobil tersebut.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang. Dalam memastikan setiap warganya yang tertimpa musibah mendapatkan perhatian dan pelayanan maksimal dari negara./***

Persoona.id – Mentimun (Cucumis sativus) selama ini dikenal sebagai sayuran segar pelengkap hidangan. Namun, tahukah Anda bahwa merendam irisan mentimun dalam air selama 12 jam dapat melipatgandakan manfaatnya bagi kesehatan?

Metode yang dipopulerkan oleh Food Network ini cukup sederhana. Iris tipis satu buah mentimun, masukkan ke dalam dua liter air, dan biarkan selama 12 jam. Proses ini memungkinkan nutrisi dalam mentimun terserap sempurna ke dalam air.

Baca juga : Mengurangi dan Mencegah Penyakit Asam Urat Secara Alami dan Medis

Berikut adalah 9 manfaat luar biasa dari rutin mengonsumsi air rendaman mentimun:

  1. Memperkuat Sistem Imun
    Kombinasi Vitamin C, Vitamin D, dan B Kompleks dalam rendaman ini menjadi tameng bagi tubuh. Vitamin C khususnya, sangat berperan dalam mempercepat proses penyembuhan dan menjaga kebugaran harian.
  2. Senjata Alami Melawan Kanker
    Mengutip Healthline, mentimun mengandung senyawa cucurbitacins, lignan, dan flavonoid fisetin. Kandungan ini menurut studi dalam Journal of Cancer Research dapat membantu memperlambat perkembangan kanker prostat. Serta membuang radikal bebas pemicu kerusakan sel.
  3. Solusi Bau Mulut
    Kandungan phytochemicals dalam mentimun efektif mematikan bakteri penyebab aroma tak sedap di mulut. Meminum air rendaman ini jauh lebih alami dibandingkan penggunaan obat kumur kimiawi.
  4. Perlindungan Saraf dan Otak
    Kandungan antiinflamasi fisetin membantu meningkatkan kesehatan otak dan melancarkan aliran darah ke organ vital tersebut. Sehingga risiko kerusakan otak dapat diminimalisir.
  5. Memperkuat Tulang dan Otot
    Mentimun kaya akan Vitamin K yang krusial untuk pembentukan protein tulang. Selain itu, kandungan silika di dalamnya berperan penting dalam menjaga jaringan ikat agar otot tetap kuat.
  6. Nutrisi Kulit dari Dalam
    Kaya akan asam pantotenat (Vitamin B-5), air rendaman mentimun. Telah lama digunakan sebagai terapi jerawat alami dan penenang kulit yang terbakar matahari.
  7. Menurunkan Kolesterol Jahat
    Kandungan sterol membantu menjaga kadar kolesterol tetap stabil. Memperlancar aliran darah, serta mencegah risiko hipertensi dan penyakit jantung.
  8. Detoksifikasi Ginjal
    Minuman ini membantu membuang kreatinin dan asam urat. Serta limbah sisa metabolisme lainnya dari ginjal, sehingga fungsi organ penyaring darah ini tetap optimal.
  9. Pembersih Racun Tubuh (Detoks)
    Air rendaman mentimun adalah sarana detoksifikasi yang efektif. Nutrisinya membantu organ-organ tubuh bekerja lebih maksimal dalam mengeluarkan racun secara alami./***

Persoona.id – Timun sering kali hanya dianggap sebagai pelengkap hidangan atau pencuci mulut setelah menyantap sambal. Padahal, sayuran yang murah dan mudah didapat ini menyimpan segudang nutrisi yang vital bagi kebugaran tubuh. Dengan kandungan air mencapai 95,5%, timun adalah “senjata” alami untuk hidrasi dan detoksifikasi.

Kandungan Nutrisi (per 100 gram)
Berdasarkan data USDA, dalam setiap 100 gram mentimun mentah terkandung nutrisi penting seperti:

  • Kalori: 16 kkal (Sangat rendah, cocok untuk diet)
  • Kalium: 170 mg (Baik untuk tekanan darah)
  • Vitamin K: 24 mcg (Penting untuk tulang)
  • Kalsium & Magnesium: Menjaga kepadatan tulang dan fungsi otot.

Baca juga : Rahasia Sehat dengan Air Rendaman Mentimun: Detoks Alami hingga Cegah Kanker

10 Manfaat Utama Timun untuk Kesehatan

  • Hidrasi Maksimal: Kandungan air yang tinggi membantu mengganti cairan tubuh yang hilang, menjaga suhu tubuh tetap stabil, dan membantu ginjal membuang racun.
  • Kontrol Gula Darah: Indeks glikemik rendah dan kandungan cucurbita di dalamnya membantu merangsang insulin, menjadikannya camilan aman bagi penderita diabetes.
  • Kesehatan Jantung: Perpaduan serat, antioksidan, dan kalium membantu menurunkan kolesterol jahat serta mengatur tekanan darah guna mencegah risiko stroke.
  • Manajemen Berat Badan: Tinggi serat dan air memberikan efek kenyang lebih lama dengan asupan kalori yang sangat minimal.
  • Pencernaan Lancar: Serat dalam timun melancarkan pergerakan usus, sehingga ampuh mencegah sembelit dan menjaga kesehatan usus besar.
  • Kesehatan Tulang: Kombinasi Vitamin K dan Kalsium membantu meningkatkan massa tulang dan mencegah osteoporosis.
  • Kesehatan Mata: Sifat mendinginkannya efektif meredakan mata lelah dan bengkak akibat iritasi hanya dengan kompres irisan timun selama 15 menit.
  • Pencegah Kanker: Kandungan antioksidan seperti flavonoid dan tanin bekerja melawan radikal bebas yang memicu sel kanker, terutama kanker usus besar, payudara, dan prostat.
  • Kesehatan Kulit: Membantu produksi kolagen, mengecilkan pori-pori (astringen), dan meredakan peradangan jerawat.
  • Detoksifikasi Alami: Cairan dalam timun membantu melarutkan sisa metabolisme dalam saluran kemih agar organ tetap sehat.

Tips: Masker Timun Alami di Rumah
Untuk mendapatkan kulit halus dan kencang, Anda cukup menghaluskan setengah buah timun, saring pastanya, dan oleskan pada wajah selama 15 menit. Anda juga bisa menambahkan madu atau lidah buaya untuk hasil yang lebih lembap./***

Persoona.id – Perayaan Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran merupakan momen kemenangan yang identik dengan tradisi silaturahmi dan jamuan hidangan khas yang melimpah. Namun, di balik kemeriahan tersebut, perubahan pola makan dan aktivitas fisik sering kali menjadi tantangan bagi kesehatan tubuh.

Guna memastikan masyarakat dapat merayakan hari raya dengan nyaman dan tanpa gangguan kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI merilis panduan praktis untuk menjaga kebugaran. Informasi ini ditekankan kembali melalui unggahan akun Instagram resmi Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, pada Minggu (22/3/2026).

Baca juga : Lebih dari Sekadar Lalapan, Ini 10 Manfaat Luar Biasa Timun bagi Tubuh

Berikut adalah lima tips kesehatan utama dari Kemenkes untuk menjaga tubuh tetap prima selama masa perayaan Idulfitri:

  1. Pertahankan Pola Makan Seimbang
    Meski hidangan bersantan dan gorengan menggoda selera, Kemenkes mengimbau masyarakat untuk tetap menyertakan serat dalam piring makan. Pastikan ada asupan buah-buahan, sayuran, serta protein tanpa lemak di setiap sesi makan. Memilih metode masak seperti mengukus atau memanggang sangat disarankan untuk mengurangi akumulasi lemak berlebih yang dapat memicu gangguan pencernaan.
  2. Jaga Hidrasi Tubuh
    Transisi dari bulan puasa menuntut tubuh untuk beradaptasi kembali dalam menyerap cairan. Masyarakat diingatkan untuk mencukupi asupan air putih sepanjang hari. Kemenkes juga menyarankan konsumsi makanan tinggi air seperti semangka atau sup, serta membatasi minuman manis guna menghindari lonjakan gula darah yang memicu rasa lemas.
  3. Kendalikan Porsi Makan
    Kunci menghindari perut kembung dan begah adalah kontrol porsi. Mulailah dengan porsi kecil saat mencicipi berbagai hidangan Lebaran. Langkah bijak ini efektif mencegah makan berlebihan yang sering kali menjadi pemicu masalah pencernaan selama libur panjang.
  4. Tetap Aktif Bergerak
    Silaturahmi bukan alasan untuk berhenti beraktivitas fisik. Kemenkes menyarankan kegiatan sederhana seperti berjalan kaki setelah makan, peregangan ringan, atau yoga singkat. Aktivitas ini berperan vital dalam memperbaiki sistem metabolisme dan menjaga berat badan tetap stabil di tengah asupan kalori yang meningkat.
  5. Prioritaskan Tidur yang Cukup
    Padatnya jadwal kunjungan keluarga sering kali memangkas waktu istirahat. Namun, kurang tidur dapat menurunkan sistem imun dan memperburuk suasana hati. Upayakan tetap tidur selama 7 hingga 8 jam per malam. Jika perlu, manfaatkan waktu tidur siang singkat untuk memulihkan energi dan menjaga stamina.

Dengan menerapkan langkah-langkah preventif ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati momen kemenangan Idulfitri 1447 H dengan penuh sukacita dan kesehatan yang terjaga optimal./***

Persoona.id – Kebahagiaan ganda menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang pada Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Sebanyak tiga orang warga binaan dinyatakan langsung bebas setelah mendapatkan Remisi Khusus (RK) Lebaran, Minggu (22/03/2026).

Kepala Lapas Karawang, Christo Toar, mengungkapkan bahwa pada momentum Idul Fitri tahun ini, total terdapat 855 warga binaan yang memenuhi syarat untuk menerima pengurangan masa hukuman.

“Ratusan warga binaan tersebut mendapat pengurangan masa hukuman yang bervariasi, mulai dari 15 hari hingga dua bulan. Bahkan, ada tiga orang yang langsung menghirup udara bebas hari ini,” ujar Christo di Karawang.

Syarat dan Makna Remisi
Remisi Khusus merupakan hak narapidana yang diberikan pada hari besar keagamaan. Namun, pemberian ini tidak dilakukan sembarangan. Para penerima harus memenuhi syarat administratif dan substantif, di antaranya:

  • Berkelakuan baik selama masa tahanan.
  • Telah menjalani masa pidana minimal enam bulan.
  • Aktif mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan pihak Lapas.

Christo menegaskan bahwa remisi ini adalah bentuk apresiasi negara atas perubahan perilaku positif para warga binaan. Ia berharap hal ini menjadi motivasi bagi mereka yang masih menjalani masa tahanan untuk terus memperbaiki diri dan menaati aturan.

Kisah Bahagia di Hari Kemenangan
Salah satu warga binaan yang langsung bebas, Ramadhan, tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Setelah menerima pengurangan masa pidana selama satu bulan, ia kini bisa merayakan lebaran di rumah bersama keluarga.

“Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan remisi dan langsung bebas di hari lebaran. Ini adalah kado terindah bagi saya dan keluarga,” ungkap Ramadhan singkat.

Pihak Lapas Karawang berharap, momentum pemberian remisi ini menjadi titik balik bagi para warga binaan untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik dan kontributif saat kembali ke tengah masyarakat nanti./***

Persoona.id – Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karawang mematok target tinggi untuk kunjungan wisatawan pada masa libur Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Pemerintah daerah optimistis arus pelancong akan meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Disparpora Karawang, Abas Sudrajat, mengungkapkan bahwa pada periode libur Lebaran 2025 lalu, jumlah kunjungan tercatat sebanyak 74.428 orang. Tahun ini, angka tersebut diproyeksikan melonjak hingga 25 persen.

“Untuk tahun ini kami menargetkan sekitar 100.000 pengunjung. Kami optimistis target ini tercapai melihat tren antusiasme masyarakat yang terus meningkat,” ujar Abas, Minggu (22/3/2026).

Destinasi Unggulan Jadi Magnet Utama
Abas menjelaskan, Karawang memiliki keragaman destinasi yang siap menyambut pemudik dan warga lokal. Mulai dari wisata buatan yang modern, kesejukan kawasan pegunungan di wilayah selatan, hingga eksotisme deretan pantai di pesisir utara Karawang.

Momen Lebaran dinilai sebagai waktu paling potensial bagi keluarga untuk mengeksplorasi kekayaan alam dan kreativitas lokal tanpa harus keluar daerah.

Dukungan untuk UMKM dan Ekonomi Kreatif
Selain mengejar angka kunjungan, Disparpora juga mendorong para wisatawan untuk menjadi penggerak ekonomi daerah. Abas mengajak pengunjung untuk tidak ragu membelanjakan uangnya pada produk-produk pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di lokasi wisata.

“Melalui kunjungan wisata ini, kita tidak hanya menikmati liburan, tetapi juga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Karawang. Mari dukung produk lokal kita,” ajaknya.

Himbauan Keselamatan dan Kebersihan
Menyambut lonjakan pengunjung, pihak dinas memberikan catatan penting terkait kenyamanan bersama. Wisatawan diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan destinasi serta mengutamakan keselamatan, terutama di objek wisata alam yang memiliki risiko cuaca.

Disparpora berharap libur Lebaran tahun ini berlangsung aman dan nyaman, sehingga mampu meninggalkan kesan positif yang membuat wisatawan ingin kembali berkunjung ke Kabupaten Karawang di masa mendatang./***

Persoona.id – Pemerintah resmi mengambil langkah luar biasa pasca-periode cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah. Dengan menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Kebijakan ini merupakan respon cepat pemerintah terhadap lonjakan harga minyak dunia akibat eskalasi ketegangan geopolitik di Selat Hormuz.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa kebijakan ini berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Dan bersifat imbauan strategis untuk sektor swasta. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dari fluktuasi harga energi global.

Kebijakan WFH
Kebijakan WFH ini ditujukan untuk menekan konsumsi energi nasional pasca-libur panjang,” ujar Airlangga, Sabtu (21/3/2026). Ia menambahkan bahwa koordinasi intensif sedang dilakukan bersama Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Dalam Negeri untuk teknis pelaksanaannya.

Target Penghematan BBM 20 Persen
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengonfirmasi bahwa target utama. Dari kebijakan ini adalah penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diperkirakan bisa mencapai 20 persen. Jadi meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa sektor pelayanan publik tetap diwajibkan bekerja di kantor (WFO) guna menjamin layanan masyarakat tidak terhenti.

“Kita kaji pelaksanaannya secara selektif. Ada hal-hal yang tidak bisa dikerjakan dengan baik lewat WFH, jadi tidak semua sektor bisa ikut serta. Kita tidak ingin produktivitas menurun total,” tegas Purbaya.

Tekanan Global di Selat Hormuz
Keputusan pemerintah ini dipicu oleh ancaman Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Terhadap infrastruktur energi Iran yang menyebabkan jalur logistik minyak di Selat Hormuz terganggu. Sehingga kondisi ini langsung memukul pasar komoditas global.

Data terbaru dari Goldman Sachs
Menunjukkan harga minyak Brent. Telah melonjak ke level 112,42 dollar AS per barel (sekitar Rp 1.903.965 dengan kurs Rp 16.900). Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga naik menjadi 98,51 dollar AS per barel. Analis memprediksi tren kenaikan ini akan terus berlanjut hingga pertengahan April 2026 selama aliran di Selat Hormuz belum kembali normal.

Melalui kebijakan WFH ini, pemerintah berharap dapat meringankan beban fiskal. Pada dasarnya subsidi energi dan memastikan ketahanan stok BBM nasional tetap aman pasca-puncak konsumsi di masa mudik Lebaran./***

Persoona.id – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Gus Muhaimin, menyampaikan pesan mendalam dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah, Sabtu (21/3/2026).

Gus Muhaimin menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan ritual tahunan, melainkan momentum krusial bagi bangsa Indonesia untuk kembali ke fitrah kesucian dan memperkuat ikatan kebangsaan.

“Di tengah perbedaan, kita dipertemukan oleh nilai yang sama: saling memaafkan, saling menguatkan, dan saling menjaga sebagai satu bangsa,” tegas Gus Muhaimin di Jakarta.

Baca juga : PKB Karawang Salurkan 8.000 Bingkisan Lebaran Hingga Pengurus RT, Bukti Nyata Melayani Rakyat

Sebagai Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, ia memberikan penekanan khusus pada aspek solidaritas sosial. Menurutnya, semangat berbagi yang dipupuk selama Ramadan harus bertransformasi menjadi aksi nyata dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat pasca-lebaran.

Gus Muhaimin mendorong agar seluruh elemen bangsa fokus pada penguatan ekonomi keluarga dan dukungan terhadap usaha kecil sebagai jalan mewujudkan keadilan sosial.

“Pemberdayaan adalah kunci. Kita ingin masyarakat bangkit bersama, mendukung usaha kecil, dan membuka peluang bagi sesama. Dari situlah keadilan sosial bisa kita wujudkan,” lanjutnya.

Mengakhiri pesannya, Gus Muhaimin yang mewakili keluarga besar PKB menghaturkan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh rakyat Indonesia, serta menitipkan salam hangat bagi para pemudik yang tengah berkumpul bersama keluarga di kampung halaman./***

Persoona.id – Kabupaten Karawang kembali mengukuhkan dominasinya di bidang seni budaya dengan meraih Juara Pertama pada ajang bergengsi Festival Dulag Istimewa tingkat Jawa Barat 2026. Kemenangan ini diraih dalam kompetisi yang digelar di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (20/3/2026) malam.

Acara yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ini diikuti oleh perwakilan dari 27 kabupaten/kota serta 27 perangkat daerah se-Jawa Barat. Festival ini bertujuan melestarikan tradisi dulag (tabuh bedug) sebagai warisan budaya yang religius dan sarat nilai lokal.

Kepala Bidang Budaya Disdikbud Karawang, Waya Karmila, menyatakan rasa syukur dan bangganya atas capaian ini. Menurutnya, prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa kesenian tradisional Karawang tidak hanya eksis, namun mampu bersaing di level provinsi.

“Kami sangat bangga. Kemenangan ini menunjukkan tradisi Karawang tetap kuat. Kami berharap festival ini rutin digelar agar budaya dulag terus berkembang,” ujar Waya, Jumat (20/3/2026).

Menariknya, raihan ini menandai keberhasilan Karawang dalam mempertahankan gelar juara selama dua kali berturut-turut. Waya menegaskan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari dukungan penuh pimpinan daerah.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati Karawang yang selalu memberikan perhatian luar biasa terhadap kegiatan budaya. Dukungan dari pimpinan serta Kepala Dinas Pendidikan dan Budaya (Disdikbud) menjadi motivasi besar bagi tim kami di lapangan,” tambahnya.

Kemenangan di jantung ibu kota Jawa Barat ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi para pegiat seni di Karawang untuk terus berinovasi tanpa meninggalkan akar tradisi./***

Persoona.id – Sebuah momen menyentuh hati mewarnai arus mudik Lebaran 2026 di wilayah hukum Polres Karawang, Jawa Barat. Arifin, seorang perantau asal Riau, ditemukan terlantar dalam kondisi kelelahan saat nekat berjalan kaki dari Bekasi menuju Surabaya. Demi bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga.

Aksi heroik jajaran Polres Karawang yang memberikan bantuan spontan kepada pemudik ini menjadi bukti nyata komitmen kepolisian. Dalam melayani masyarakat di tengah padatnya arus lalu lintas.

Nekat Jalan Kaki Ratusan Kilometer karena Tak Ada Ongkos
Kejadian bermula pada Kamis (19/3/2026), saat personel Polres Karawang yang bersiaga. Di lapangan menemukan Arifin terduduk lemas di pinggir jalan. Setelah dihampiri petugas, terungkap fakta memilukan bahwa pria yang baru selesai merantau ini. Tidak memiliki biaya untuk pulang ke kampung halaman.

Tanpa pilihan lain, Arifin memutuskan berjalan kaki membawa barang seadanya. menempuh rute ratusan kilometer di bawah terik matahari dan kepulan debu jalanan.

Respon Cepat Polres Karawang: Tiket Gratis dan Uang Saku
Mendengar penuturan tersebut, Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan, segera menginstruksikan tindakan cepat. Polres Karawang tidak hanya mengevakuasi Arifin, tetapi juga memberikan solusi menyeluruh agar ia bisa sampai ke tujuan dengan layak.

“Sebagai bentuk kepedulian nyata, kami langsung memfasilitasi keberangkatan Pak Arifin. Petugas mengantarkannya ke terminal. Memberikan tiket bus gratis hingga Surabaya, serta uang saku untuk bekal selama perjalanan,” ujar Ipda Cep Wildan.

Tak berhenti di situ, petugas juga berkoordinasi khusus dengan kru bus untuk memastikan Arifin mendapatkan pelayanan yang baik. Dan sampai ke alamat tujuan dengan selamat.

Imbauan Kamtibmas bagi Pemudik
Atas kejadian ini, Polres Karawang mengimbau masyarakat yang sedang melaksanakan mudik. Agar tidak memaksakan diri jika mengalami kendala teknis maupun finansial.

Kepolisian menegaskan bahwa keberadaan Pos Pengamanan (Pos Pam) di sepanjang jalur mudik. Tidak hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga sebagai tempat mengadu dan mendapatkan bantuan darurat bagi warga yang membutuhkan./***